Aston Martin vs Ferrari Maranello
Moderators: Ryan Steele, sh00t, r12qiSonH4ji, avantgardebronze, akbarfit
-
- New Member of Mechanic Engineer
- Posts: 570
- Joined: Mon Aug 19, 2002 6:44
- Location: 600km away
Aston Martin vs Ferrari Maranello
Saya ambil dari topik lama ..
Sumber: Mobilmotor.co.id
The Moment Of Truth
Ketika tim Aston Martin menyiapkan varian terbaru Vanquish, tak pelak lagi mereka memang membidik Ferrari Maranello sebagai sasaran `tembak` utama. Tujuan mereka sederhana, mengalahkan Maranello dan membangkitkan kembali kejayaan sportscar Inggris. Kehadiran keduanya memunculkan pertanyaan; siapa yang lebih hebat?ÂÂ
ÂÂ
DISAIN
Aston Martin Vanquish: Beberapa pengamat otomotif di Eropa menyebut gaya eksterior Aston Martin sebagai 'pemuas dahaga para pencinta disain mobil.' Garis-garis bodi Vanquish terlihat indah dan gemulai. Selain bernilai estetika, juga fungsional untuk memperkecil angka cd sehingga lebih aerodinamis. Dalam keadaan diam atau bergerak, sosok Vanquish sangat agresif dan cenderung `mengintimidasi.` Gril depannya bak mulut ikan hiu yang menganga lebar. Sedangkan sayap belakangnya mirip ekor itik yang tampil manis dan sedikit menonjol dari ujung kap bagasi. Mirip Carl Lewis yang berbaju tuxedo.    ÂÂ
ÂÂ
Ferrari F575 Maranello: Berbeda dengan Vanquish, gaya penampilan Maranello berwarna silver ini terkesan lebih `kalem.` Dilihat dari belakang, ciri spesifik sang kuda jingkrak berupa lampu-lampu model bulat masih tetap dipertahankan. Mirip Vanquish, gril Maranello juga bergaya mulut ikan hiu yang siap menerkam mangsanya. Tapi sejujurnya, ada kesan klasik saat menatap garis bodi Maranello mulai dari kap mesin, kaca depan, hingga kombinasi lampu-lampu belakang di buritan. ÂÂ
ÂÂ
Aston Martin Vanquish * * * *
Ferrari F575 Maranello * * * *
Komentar: Keduanya mewakili super sportscar yang terbaik dari Inggris dan Italia. Perbedaan disain mencerminkan gaya sentuhan dan budaya otomotif yang mereka capai.   ÂÂ
ÂÂ
INTERIOR
Aston Martin Vanquish: Kabinnya mencerminkan interpretasi Inggris terhadap gaya interior mobil abad 21. Makanya, lapisan kulit asli jahitan tangan dan lapisan kayu veneer yang menjadi ciri khas mobil Inggris kelas papan atas telah menghilang. Sebagai gantinya, Aston Martin menyisipkan dasbor set Alcantara; panel dasbor, krom, dan aluminium yang dipadukan dengan lapisan kulit. Nuansanya seperti sedan masa kini pada umumnya. Sayang, banyak nada prihatin untuk Vanquish. Mutu perakitannya tidak merefleksikan sentuhan khas Inggris. Celah antar komponen tidak konsisten dan permukaannya masih terasa kasar. Malah asbak plastiknya terlihat murahan. O ya, kabinnya rada berisik. Pendek kata, finishing interiornya jauh dari standar mobil Inggris pada umumnya.
ÂÂ
Ferrari F550 Maranello: Penataan ruang dalamnya menegaskan kembali benang merah yang telah digariskan selama bergenerasi oleh para punggawa sang kuda jingkrak; tradisional. Tepatnya, kombinasi klasik antara kulit berwarna merah marun-hitam, panel instrumen bulat berlapis krom dengan latar belakang putih dan tuas transmisi berbahan metal. Semuanya telah menjadi nilai Ferrari sejak dulu sampai sekarang. Mutu perakitan Ferrari berada di tengah; bukan yang terbaik tapi boleh diacungi jempol. Atmosfir interiornya terasa lega dan nyaman. Jok dan suspensi memang terasa firm, tapi tak masalah. Perjalanan jauh menggunakan Maranello terasa nikmat berkat alunan bunyi knalpot mesin V-12.  ÂÂ
Aston Martin Vanquish * * * *
Ferrari F575 Maranello  * * * * ½
Komentar : Aston Martin mencoba sentuhan baru untuk memberi nuansa yang lain bagi interior. Sayang, kualitas eksekusinya kurang konsisten. Sebaliknya, Ferrari tetap mempertahankan pendekatan tradisionalnya yang membuat pemakainya selalu feel at home.ÂÂ
ÂÂ
PERFORMA
Aston Martin Vanquish: Setelah menghidupkan mesinnya, yakinkan dulu jalanan di depan Anda bersih dari apa pun. Baru kemudian Anda boleh menekan pedal gas. Ingat, mobil ini sanggup melaju kencang seperti roket. Anda juga harus siap lahir batin saat mengendalikan mobil ini pada kecepatan tinggi. Bunyi mesin dan knalpot sudah cukup untuk membuat Anda sakit kepala. Tapi jangan salah, paduan mesin V-12 dan girboks sekuensial menghasilkan unjuk kerja yang sangat efektif. Mesin terasa fleksibel pada berbagai rentang putaran berkat girboks sekuensial buatan Magnetti-Marelli dengan gear ratio yang progresif. Pada kecepatan tinggi hingga 300+km/jam, pengendalian terasa mantap. Di jalan keriting, respons kemudi Vanquish lebih mirip Mercy. Singkatnya, Vanquish memiliki nilai tambah dalam hal overall balance dan kenikmatan berkendara.
ÂÂ
Ferrari F550 Maranello: Inilah kehebatan Ferrari, mempunyai mesin performa tinggi yang fleksibel. Untuk berkendara santai, Anda hanya perlu menekan pedal gas secara lembut. Sebaliknya, mesin V-12 Maranello siap bernyanyi tenor jika Anda ingin membelah angin. Ada nuansa yang berbeda dengan Vanquish ketika Anda memacu Maranello. Bukan sekadar alunan musik mesin, girboks, dan knalpot saja yang mengisi telinga. Tubuh juga merasakannya dalam bentuk getaran yang merambati punggung dan kepala yang tersentak ke sandaran kepala. Jangan takut menghadapi performa tinggi Maranello, karena mobil ini memiliki pengendalian yang balance.ÂÂ
ÂÂ
Aston Martin Vanquish * * * *
Ferrari F575 Maranello      * * * *
Komentar: Aston Martin mempunyai karakter Grand Tourer yang kental, cocok untuk perjalanan jauh dengan kecepatan jelajah tinggi. Marenello masih dapat memenuhi kebutuhan Anda secara normal. [/url]
Sumber: Mobilmotor.co.id
The Moment Of Truth
Ketika tim Aston Martin menyiapkan varian terbaru Vanquish, tak pelak lagi mereka memang membidik Ferrari Maranello sebagai sasaran `tembak` utama. Tujuan mereka sederhana, mengalahkan Maranello dan membangkitkan kembali kejayaan sportscar Inggris. Kehadiran keduanya memunculkan pertanyaan; siapa yang lebih hebat?ÂÂ
ÂÂ
DISAIN
Aston Martin Vanquish: Beberapa pengamat otomotif di Eropa menyebut gaya eksterior Aston Martin sebagai 'pemuas dahaga para pencinta disain mobil.' Garis-garis bodi Vanquish terlihat indah dan gemulai. Selain bernilai estetika, juga fungsional untuk memperkecil angka cd sehingga lebih aerodinamis. Dalam keadaan diam atau bergerak, sosok Vanquish sangat agresif dan cenderung `mengintimidasi.` Gril depannya bak mulut ikan hiu yang menganga lebar. Sedangkan sayap belakangnya mirip ekor itik yang tampil manis dan sedikit menonjol dari ujung kap bagasi. Mirip Carl Lewis yang berbaju tuxedo.    ÂÂ
ÂÂ
Ferrari F575 Maranello: Berbeda dengan Vanquish, gaya penampilan Maranello berwarna silver ini terkesan lebih `kalem.` Dilihat dari belakang, ciri spesifik sang kuda jingkrak berupa lampu-lampu model bulat masih tetap dipertahankan. Mirip Vanquish, gril Maranello juga bergaya mulut ikan hiu yang siap menerkam mangsanya. Tapi sejujurnya, ada kesan klasik saat menatap garis bodi Maranello mulai dari kap mesin, kaca depan, hingga kombinasi lampu-lampu belakang di buritan. ÂÂ
ÂÂ
Aston Martin Vanquish * * * *
Ferrari F575 Maranello * * * *
Komentar: Keduanya mewakili super sportscar yang terbaik dari Inggris dan Italia. Perbedaan disain mencerminkan gaya sentuhan dan budaya otomotif yang mereka capai.   ÂÂ
ÂÂ
INTERIOR
Aston Martin Vanquish: Kabinnya mencerminkan interpretasi Inggris terhadap gaya interior mobil abad 21. Makanya, lapisan kulit asli jahitan tangan dan lapisan kayu veneer yang menjadi ciri khas mobil Inggris kelas papan atas telah menghilang. Sebagai gantinya, Aston Martin menyisipkan dasbor set Alcantara; panel dasbor, krom, dan aluminium yang dipadukan dengan lapisan kulit. Nuansanya seperti sedan masa kini pada umumnya. Sayang, banyak nada prihatin untuk Vanquish. Mutu perakitannya tidak merefleksikan sentuhan khas Inggris. Celah antar komponen tidak konsisten dan permukaannya masih terasa kasar. Malah asbak plastiknya terlihat murahan. O ya, kabinnya rada berisik. Pendek kata, finishing interiornya jauh dari standar mobil Inggris pada umumnya.
ÂÂ
Ferrari F550 Maranello: Penataan ruang dalamnya menegaskan kembali benang merah yang telah digariskan selama bergenerasi oleh para punggawa sang kuda jingkrak; tradisional. Tepatnya, kombinasi klasik antara kulit berwarna merah marun-hitam, panel instrumen bulat berlapis krom dengan latar belakang putih dan tuas transmisi berbahan metal. Semuanya telah menjadi nilai Ferrari sejak dulu sampai sekarang. Mutu perakitan Ferrari berada di tengah; bukan yang terbaik tapi boleh diacungi jempol. Atmosfir interiornya terasa lega dan nyaman. Jok dan suspensi memang terasa firm, tapi tak masalah. Perjalanan jauh menggunakan Maranello terasa nikmat berkat alunan bunyi knalpot mesin V-12.  ÂÂ
Aston Martin Vanquish * * * *
Ferrari F575 Maranello  * * * * ½
Komentar : Aston Martin mencoba sentuhan baru untuk memberi nuansa yang lain bagi interior. Sayang, kualitas eksekusinya kurang konsisten. Sebaliknya, Ferrari tetap mempertahankan pendekatan tradisionalnya yang membuat pemakainya selalu feel at home.ÂÂ
ÂÂ
PERFORMA
Aston Martin Vanquish: Setelah menghidupkan mesinnya, yakinkan dulu jalanan di depan Anda bersih dari apa pun. Baru kemudian Anda boleh menekan pedal gas. Ingat, mobil ini sanggup melaju kencang seperti roket. Anda juga harus siap lahir batin saat mengendalikan mobil ini pada kecepatan tinggi. Bunyi mesin dan knalpot sudah cukup untuk membuat Anda sakit kepala. Tapi jangan salah, paduan mesin V-12 dan girboks sekuensial menghasilkan unjuk kerja yang sangat efektif. Mesin terasa fleksibel pada berbagai rentang putaran berkat girboks sekuensial buatan Magnetti-Marelli dengan gear ratio yang progresif. Pada kecepatan tinggi hingga 300+km/jam, pengendalian terasa mantap. Di jalan keriting, respons kemudi Vanquish lebih mirip Mercy. Singkatnya, Vanquish memiliki nilai tambah dalam hal overall balance dan kenikmatan berkendara.
ÂÂ
Ferrari F550 Maranello: Inilah kehebatan Ferrari, mempunyai mesin performa tinggi yang fleksibel. Untuk berkendara santai, Anda hanya perlu menekan pedal gas secara lembut. Sebaliknya, mesin V-12 Maranello siap bernyanyi tenor jika Anda ingin membelah angin. Ada nuansa yang berbeda dengan Vanquish ketika Anda memacu Maranello. Bukan sekadar alunan musik mesin, girboks, dan knalpot saja yang mengisi telinga. Tubuh juga merasakannya dalam bentuk getaran yang merambati punggung dan kepala yang tersentak ke sandaran kepala. Jangan takut menghadapi performa tinggi Maranello, karena mobil ini memiliki pengendalian yang balance.ÂÂ
ÂÂ
Aston Martin Vanquish * * * *
Ferrari F575 Maranello      * * * *
Komentar: Aston Martin mempunyai karakter Grand Tourer yang kental, cocok untuk perjalanan jauh dengan kecepatan jelajah tinggi. Marenello masih dapat memenuhi kebutuhan Anda secara normal. [/url]
-
- New Member of Mechanic Master
- Posts: 8856
- Joined: Fri Feb 14, 2003 9:05
- Location: Jakarta - Tangerang
-
- New Member of Mechanic Engineer
- Posts: 570
- Joined: Mon Aug 19, 2002 6:44
- Location: 600km away
-
- New Member of Mechanic Master
- Posts: 8856
- Joined: Fri Feb 14, 2003 9:05
- Location: Jakarta - Tangerang
-
- New Member of Mechanic Engineer
- Posts: 570
- Joined: Mon Aug 19, 2002 6:44
- Location: 600km away
-
- New Member of Mechanic Master
- Posts: 9595
- Joined: Thu May 15, 2003 16:12
- Location: Indonesia
-
- Full Member of Senior Mechanic
- Posts: 449
- Joined: Sat Aug 24, 2002 8:44
- Location: Yogyakarta
-
- New Member of Mechanic Master
- Posts: 9595
- Joined: Thu May 15, 2003 16:12
- Location: Indonesia
-
- Full Member of Senior Mechanic
- Posts: 449
- Joined: Sat Aug 24, 2002 8:44
- Location: Yogyakarta
-
- New Member of Mechanic Master
- Posts: 8856
- Joined: Fri Feb 14, 2003 9:05
- Location: Jakarta - Tangerang
-
- New Member of Mechanic Master
- Posts: 9595
- Joined: Thu May 15, 2003 16:12
- Location: Indonesia
-
- New Member of Mechanic Master
- Posts: 9595
- Joined: Thu May 15, 2003 16:12
- Location: Indonesia
-
- New Member of Mechanic Master
- Posts: 9595
- Joined: Thu May 15, 2003 16:12
- Location: Indonesia
Saya sih tetep pegang Ferrari. Kalo udah lawan sama Ferrari ENZO, semuanya pasti kalah.
Tenaga Ferrari emang ga ada duanya. Handling juga still the Best hingga sekarang. Akselerasi juga oke. Top speed bisa sampe 330 km / jam !
Aston juga bagus, tapi secara keseluruhan masih dibawah Ferrari.
Skyline juga cepet, tapi pengendaliannya sedikit liar. Walopun udah All Wheel Drive.
Tenaga Ferrari emang ga ada duanya. Handling juga still the Best hingga sekarang. Akselerasi juga oke. Top speed bisa sampe 330 km / jam !
Aston juga bagus, tapi secara keseluruhan masih dibawah Ferrari.
Skyline juga cepet, tapi pengendaliannya sedikit liar. Walopun udah All Wheel Drive.
yg enzo class nya dah beda oom ama aston
skyline kenapa pengendalian nya liar karena dia mobil turbo, dan mobil apapun san se hebat apapun handling nya, kalo pas turbo nge boost, pasti stirnya putat petot kiri kanan...hehehehe percaya deh
dan satu yg hrs di inget....skyline bukan supercar lho...skyline itu sportscar masuknya
kalo ga salah sih itu juga
maklum...masih awam
skyline kenapa pengendalian nya liar karena dia mobil turbo, dan mobil apapun san se hebat apapun handling nya, kalo pas turbo nge boost, pasti stirnya putat petot kiri kanan...hehehehe percaya deh
dan satu yg hrs di inget....skyline bukan supercar lho...skyline itu sportscar masuknya
kalo ga salah sih itu juga
maklum...masih awam
-
- New Member of Mechanic Master
- Posts: 9595
- Joined: Thu May 15, 2003 16:12
- Location: Indonesia
-
- New Member of Mechanic Master
- Posts: 9595
- Joined: Thu May 15, 2003 16:12
- Location: Indonesia
-
- New Member of Mechanic Master
- Posts: 9595
- Joined: Thu May 15, 2003 16:12
- Location: Indonesia