Toyota Hilux Double Cab
Moderators: Ryan Steele, sh00t, r12qiSonH4ji, avantgardebronze, akbarfit
-
- Member of Junior Mechanic
- Posts: 38
- Joined: Wed Dec 13, 2006 3:52
- Location: Jakarta
Toyota Hilux Double Cab
Di AutoBild edisi 95 terbaru ada ulasan Toyota Hilux Double Cab akan resmi dijual oleh pihak TAM bulan Pebruari 2007 & type mesin yg ditawarkan adalah 2TR-FE & 1TR-FE (gasoline) serta hanya penggerak roda balakang alias 4x2.
Di AutoBild ditulisnya harga 150 jt, mungkin itu yg tipe single cab yah, kalo yg double cab rasa2-nya sih akan bermain di >250 jt.
Apa sudah ada yg tau bocoran2 yg lebih detail ?
Chevy Colorado double cab juga akan mulai dijual di Indo pada kuartal pertama, harga 250-325 jt...
Di AutoBild ditulisnya harga 150 jt, mungkin itu yg tipe single cab yah, kalo yg double cab rasa2-nya sih akan bermain di >250 jt.
Apa sudah ada yg tau bocoran2 yg lebih detail ?
Chevy Colorado double cab juga akan mulai dijual di Indo pada kuartal pertama, harga 250-325 jt...
-
- Member of Mechanic Engineer
- Posts: 2980
- Joined: Thu Jul 22, 2004 14:10
- Location: Kingdom of Heaven
-
- Full Member of Mechanic Engineer
- Posts: 4612
- Joined: Wed Sep 15, 2004 13:33
- Location: jauh di mata, dekat di hati
-
- New Member of Senior Mechanic
- Posts: 146
- Joined: Thu Sep 16, 2004 7:08
- Location: Jabodetabek
Re: Toyota Hilux Double Cab
Nggak ada versi dieselnya? Weleh-weleh.. MengecewakanDanny1205 wrote:Di AutoBild edisi 95 terbaru ada ulasan Toyota Hilux Double Cab akan resmi dijual oleh pihak TAM bulan Pebruari 2007 & type mesin yg ditawarkan adalah 2TR-FE & 1TR-FE (gasoline) serta hanya penggerak roda balakang alias 4x2.
Di AutoBild ditulisnya harga 150 jt,

-
- Member of Junior Mechanic
- Posts: 38
- Joined: Wed Dec 13, 2006 3:52
- Location: Jakarta
Yang versi D4D 3.0 4x4 memang sudah bisa dipesan ke TAM (280.800 jt) +inden 2 bulan, tapi spec. body-nya beda dengan versi IU, Front grill & bumper yg versi TAM warna hitam serta bak belakang ada cantelan pinggir untuk terpal persis seperti Hilux single cab.
Soal mesin 3.0 D4D yg jadi ganjelan lagi2 soal kualitas & harga solar. Mesin2 CRD kan butuh kualitas solar yg bagus, kalo tidak injector-nya mampet en pihak TAM sendiri sudah men-syarat-kan agar mesin2 CRD harus pakai solar yg low sulphur alias PertaDEX. Bisa2 warranty-nya hangus gara2 udah dibilangin kudu pakai pertaDEX en masih aja pakai solar biasa en kalau injector-nya mampet TAM yg disalahin padahal konsumen-nya sendiri yg bandel.
Mungkin gara2 infrastruktur bahan bakar solar di Indo yg belum aman untuk pihak TAM jadi yg di launch Hilux versi bensin (di Thailand adanya Hilux versi 2.7 bensin yg dipakai Fortuner).
Soal Hilux DC yg katanya akan launch dengan spek. 4x2 + mesin 2.0 bensin kog rasanya agak kurang 'sreg' en kasarnya sedikit 'banci'
Soal mesin 3.0 D4D yg jadi ganjelan lagi2 soal kualitas & harga solar. Mesin2 CRD kan butuh kualitas solar yg bagus, kalo tidak injector-nya mampet en pihak TAM sendiri sudah men-syarat-kan agar mesin2 CRD harus pakai solar yg low sulphur alias PertaDEX. Bisa2 warranty-nya hangus gara2 udah dibilangin kudu pakai pertaDEX en masih aja pakai solar biasa en kalau injector-nya mampet TAM yg disalahin padahal konsumen-nya sendiri yg bandel.
Mungkin gara2 infrastruktur bahan bakar solar di Indo yg belum aman untuk pihak TAM jadi yg di launch Hilux versi bensin (di Thailand adanya Hilux versi 2.7 bensin yg dipakai Fortuner).
Soal Hilux DC yg katanya akan launch dengan spek. 4x2 + mesin 2.0 bensin kog rasanya agak kurang 'sreg' en kasarnya sedikit 'banci'
-
- SM Specialist
- Posts: 22072
- Joined: Mon Dec 12, 2005 5:14
Danny1205 wrote: Soal mesin 3.0 D4D yg jadi ganjelan lagi2 soal kualitas & harga solar. Mesin2 CRD kan butuh kualitas solar yg bagus, kalo tidak injector-nya mampet en pihak TAM sendiri sudah men-syarat-kan agar mesin2 CRD harus pakai solar yg low sulphur alias PertaDEX. Bisa2 warranty-nya hangus gara2 udah dibilangin kudu pakai pertaDEX en masih aja pakai solar biasa en kalau injector-nya mampet TAM yg disalahin padahal konsumen-nya sendiri yg bandel.
Soal Hilux DC yg katanya akan launch dengan spek. 4x2 + mesin 2.0 bensin kog rasanya agak kurang 'sreg' en kasarnya sedikit 'banci'
Kalau utk pemakaian di Jabodetabek, mesin Toyota D4 D bisa pake solar biasa / biosolar yg dioplos dengan DEX 20% scr aman.
Di Innova D4 D dari baru hingga 10.000 pakai biosolar + DEX 20% + racun TCB / ACB pas 10.000 km di purging terlihat dari cairan purging yg tersisa warnanya enggak jadi kecoklatan, cuman agak sedikit keruh aja.
Kalau Hi Lux pake mesin 2000 cc gasoline 1TR-FE sih kayaknya berat, masalah mesin 1TR-FE Torsinya dicapai di RPM agak tinggi, walau ratio gardan sudah dibuat agak jauh, kalau bawa beban berat lalu stop & go driving sih tetap agak susah utk mencapai kons. BBM yg ekonomis.
Utk menarik beban, apalagi dimensi mobilnya relatif besar, steel ladder chassis, haruslah mesin2 yg dapat memompa Torsi besar di RPM relatif rendah, mesin Diesel / TurboDiesel atau mesin2 gasoline macam VW 1.4 TSI / Audi 1.8 TFSI yg juga dpt mencapai Torsi besar sejak 1750 RPM.
Kalau harus mesin gasoline konvensional, maka saya nggak akan pilih yg konfigurasi DOHC, tapi saya akan pilih yg OHV EFI, dimana mesin2 OHV biasanya peak torque dicapai di RPM rendah, kalau perlu OHV EFI yg di assist dengan Supercharger serta Cam dgn konfigurasi utk mobil Drag race, (koil tetap 1 busi = 1 koil) biar mesin Top Speednya ga tinggi, tetapi pumping power di RPM rendahnya gede banget, pemakaian BBM bisa lebih efisien utk stop & go.
So far berarti L 200 Strada mesin 4D56 menjadi pilihan terbaik.
Koreksi kalau salah.
-
- Member of Junior Mechanic
- Posts: 38
- Joined: Wed Dec 13, 2006 3:52
- Location: Jakarta
Saya pribadi setuju dengan Turboman....
Serta dengan curb weight >1.8 ton rasanya fuel consumption (dilihat dari power to weight ratio) Hilux mesin 2.0 bensin + coefficient of drag Hilux yg teoritically lebih tinggi (adanya efek turbulensi dari bak pada kecepatan tinggi) akan semakin parah dibandingkan dengan innova 2.0 bensin.
Teman sy juga sudah praktek di innova D4D yg di-oplos dengan PertaDex 50%, hasil-nya oke + dia juga melakukan purging secara berkala setiap 10.000 - 15.000 km. Yah memang jadi agak repot karena harus oplos meng-oplos, lebih time consuming.... Kurang cocok buat org yg super sibuk.
L200 Strada rules !!
Serta dengan curb weight >1.8 ton rasanya fuel consumption (dilihat dari power to weight ratio) Hilux mesin 2.0 bensin + coefficient of drag Hilux yg teoritically lebih tinggi (adanya efek turbulensi dari bak pada kecepatan tinggi) akan semakin parah dibandingkan dengan innova 2.0 bensin.
Teman sy juga sudah praktek di innova D4D yg di-oplos dengan PertaDex 50%, hasil-nya oke + dia juga melakukan purging secara berkala setiap 10.000 - 15.000 km. Yah memang jadi agak repot karena harus oplos meng-oplos, lebih time consuming.... Kurang cocok buat org yg super sibuk.
L200 Strada rules !!

-
- Full Member of Mechanic Engineer
- Posts: 4612
- Joined: Wed Sep 15, 2004 13:33
- Location: jauh di mata, dekat di hati
-
- Member of Junior Mechanic
- Posts: 58
- Joined: Tue Feb 27, 2007 1:50
- Location: Bontang, Kalimantan Timur
Isuzu D-Max tahun 2004 yang baru saya beli kilo-nya sudah 120 rebu dan selama ini pakai solar biasa aman2 saja ... Performa juga OK gak masalah. Tenaga selalu ada, nggak pernah ngempos dan tanjakan2 sepanjang Balikpapan-Samarinda-Bontang-Sangatta cukup dengan gigi 4 dan gigi 3.
Konsumsi solar saya ukur pertama jalan waktu baru abis beli 1:11. Sekarang saya pasang magnet supersaver = 1:13.
Rencananya saya mau coba liqui moly seperti disarankan boss Turboman tapi kemaren ke Atrium kok pada gak ada yang tau yak ...
Di Balikpapan saya beli additive solar tapi mereknya asli lupa lagi. Sayang gak bisa dibawa naek pesawat
Ada yang pernah pake additif solar?
Merek apa dan apakah ada pengaruhnya?
Konsumsi solar saya ukur pertama jalan waktu baru abis beli 1:11. Sekarang saya pasang magnet supersaver = 1:13.
Rencananya saya mau coba liqui moly seperti disarankan boss Turboman tapi kemaren ke Atrium kok pada gak ada yang tau yak ...
Di Balikpapan saya beli additive solar tapi mereknya asli lupa lagi. Sayang gak bisa dibawa naek pesawat

Ada yang pernah pake additif solar?
Merek apa dan apakah ada pengaruhnya?
my.opera.com/mrtaufik
-
- SM Specialist
- Posts: 22072
- Joined: Mon Dec 12, 2005 5:14
Cari Liqui Moly bisa ke Synergy - Daan Mogot (021)5667222 atau ke TODA.HidupMerekLain wrote: Rencananya saya mau coba liqui moly seperti disarankan boss Turboman tapi kemaren ke Atrium kok pada gak ada yang tau yak ...
Di Balikpapan saya beli additive solar tapi mereknya asli lupa lagi. Sayang gak bisa dibawa naek pesawat
Ada yang pernah pake additif solar?
Merek apa dan apakah ada pengaruhnya?
Additive solar yg recommended :
Utk boost cetane number :
1. Amsoil Cetane Booster (ACB)
2. Total Cetane Booster (TCB) di TODA ada
3. Magic 1 Shot (bukan Bull's one shot, beda)
CB CB tsb. menggunakan bahan dasar DTBP (Di Tertiary Butyl Peroxide) yg memiliki Thermal stability lebih baik dibanding EHN2 (Alkyl Nitrate).
Lainnya yg recommended :
1. Methorel CCB G2
Utk Diesel fuel conditioning :
1. Amsoil Diesel Concentrate (ADF)
http://www.amsoil.com/storefront/adf.aspx
Additive2 solar bermutu diperlukan bila kita selalu isi solar / biosolar biasa yg hargane 4300, sebab solar / biosolar biasa miskin additive, ditandai dgn busa sewaktu dituang, sedang solar yg additive-nya cukup tidak akan berbusa sewaktu dituang.
Utk produk2 Amsoil / Methorel bisa kontak Jimmy di 08562333333
-
- Member of Junior Mechanic
- Posts: 58
- Joined: Tue Feb 27, 2007 1:50
- Location: Bontang, Kalimantan Timur
-
- Member of Junior Mechanic
- Posts: 58
- Joined: Tue Feb 27, 2007 1:50
- Location: Bontang, Kalimantan Timur
-
- SM Specialist
- Posts: 22072
- Joined: Mon Dec 12, 2005 5:14
Bisa dilakukan sendiri, tinggal cabut 2 selang yg di pompa injeksi, selang Fuel in & fuel out, masukkan kedua selang tsb. ke kaleng LMDP, selang fuel in harus mentok sampai ke dasar, then hidupkan mesin, biarkan mesin jalan dgn LMDP sbg bahan bakar.HidupMerekLain wrote:O ya boss Turboman, purging pakai Liqui Moly bisa dilakukan sendiri gak ya? Atau perlu special tools?
jalankan stasioner, sekali2 di gas, sampai obat hampir habis, matikan mesin, pasang kembali selang2 ke posisi semula, pompa separator / filter, hidupkan mesin, selesai.
kalau utk mesin CRD selang Fuel out yg dari port yg gabungan arah balik dr Fuel rail & pompa injeksi.
Kalau takut lakukan sendiri nah silahkan join [email protected], cari nick benjoel-x alias oom Matz, beliau punya bengkel di Samarinda, sudah terbiasa dgn Purging & LMDP.
-
- New Member of Mechanic Engineer
- Posts: 629
- Joined: Fri Apr 06, 2007 1:37
- Location: Jakarta Selatan
Re: Toyota Hilux Double Cab
Nih ada spek Toyota Hilux Vigo
http://www.4x4.ie/4x4/vigo_specification.htm
Belum tau mana yg bakal masuk indo?
http://www.4x4.ie/4x4/vigo_specification.htm
Belum tau mana yg bakal masuk indo?
ID42NER - TOYOTA FORTUNER CLUB OF INDONESIA
http://www.id42ner.org | http://groups.yahoo.com/group/id42ner | http://fortunerforum.fr.yuku.com/
http://www.id42ner.org | http://groups.yahoo.com/group/id42ner | http://fortunerforum.fr.yuku.com/