Batu Makam Terpinggirkan

Ingin membahas hal-hal umum mengenai mobil dan otomotif, silakan bahas disini...

Moderators: b8099ok, y_anjasrana, F 272, ginting, FRD, artoodetoo

User avatar
alvin23
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1579
Joined: 01 Jan 2007, 09:58
Location: CGK-BDO-JOG

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by alvin23 »

antekakio wrote:
DOHC wrote:
31 Jul 2020, 22:28
cabut sehh kaga

terpinggirkan sudah pasti

tuh si mantan calon wapres aj ampe lepas kepemilikan nya di batu makam

susah jg sehh, dr pusat nya di nihon nya sana jg ogah2, upgrade model lama amat, ditambah di sini jg model jadul masi dijual, aftersales jg ga bagus2 amat..

Ini yg dulu ceritanya petinggi mpm samperin ke jepang biar nissan mau jual line up baru ya terus ditolak sama si nissan jepang. Sekarang salah 1 ex showroom nissan mpm di alsut jd gedung kosong doang.
Wqwqwq emang nissan globalnya aja kacrut...

Skrg tinggal nunggu mati semua lineupnya
Captiva LTZ 2017
Yaris S A/T 2012

senbei
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 46
Joined: 14 Nov 2016, 09:50

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by senbei »

Suryaputra wrote:
01 Aug 2020, 16:18
Herman7103 wrote:
01 Aug 2020, 15:39
Senargitar wrote:Nissan global jg lg mengap2 sepertinya krn corona

Nissan forecasts US$6.3 billion net loss for fiscal 2020

https://paultan.org/2020/07/28/nissan-f ... scal-2020/
Nissan mah belum mengap2 om, utangnya masih jauh di bawah utangnya Group VW atau Toyota.
2 perusahaan ini yg kalau ngak hati hati bukan tidak mungkin ada probability untuk ......

Qoute

Sebuah studi baru-baru ini merangkumkan keuangan 900 perusahaan terkemuka di dunia. Dalam studi itu disimpulkan Volkswagen menempati urutan pertama di dunia sebagai perusahaan yang paling banyak berutang.

Utang Volkswagen tercatat dalam studi ini senilai USD 192 miliar atau sama dengan Rp 2,8 kuadriliun! Fakta menariknya, jumlah utang itu lebih besar daripada utang negara, seperti Afrika Selatan sebesar USD 180 miliar atau Rp 2,6 kuadriliun dan Hungaria USD 101 miliar Rp 1,4 kuadriliun.

Baca juga: Harley-Davidson Pinjam Uang Rp 2 T untuk Lewati Pandemi

Sebagian besar utanh VW ini berasal dari divisi pembiayaannya.

Volkswagen tidak sendirian dalam posisinya sebagai pembuat mobil dengan tumpukan utang. Pembuat mobil Jerman lainnya, Daimler adalah perusahaan dengan jumlah utang terbesar ketiga di dunia. Angkanya mencapai USD 151 miliar atau Rp 2,2 kuadriliun.

Perusahaan otomotif lainnya yang berada di belakang dengan utang terbesar adalah Toyota. Perusahaan otomotif terbesar di dunia ini memiliki utang USD 138 miliar atau Rp 2,02 kuadriliun. Selanjutnya ada juga BMW yang berhutang sebesar USD 114 miliar atau Rp 1,8 kuadriliun.

PSA Group Pinjam Uang USD 3,3 Miliar Demi Lewati Pandemi Corona

Alphabet, perusahaan induk Google, memiliki USD 104 miliar atau Rp 1,5 kuadriliun dalam bentuk tunai. Perusahaan lain yang tak memiliki utang dan justru punya banyak simpanan adalah Samsung, Microsoft, Facebook, dan Alibaba Group.

Source:

https://m.detik.com/oto/berita/d-509877 ... kuadriliun
setuju om.
Utang ini ibarat bom waktu aja.
Reputasi di depan publik wah, tapi yg tau kekayaan sesungguhnya adalah orang2 keuangan yg kerja di balik layar perusahaan nya.

Senior2 saya bilang, orang sudah sukses dan kaya, jika tidak punya hutang.
karena orang yg kaya adalah yg sudah tercukupi kebutuhannya dan tanpa utang.
hal ini jg berlaku untuk perusahaan.

perusahaan terbesar konteksnya adalah dalam hal kapasitas produksi dan penjualan.
klo dikurangi hutang, gagal dong citra baiknya :upss:

ya ada betulnya memang yaa soal hutang2an ini.
Liat juga asset nya.

Tidak semua utang itu negative.
Kalo di kelola dgn bener utang itu yg bikin perusahaan Makin besar.

Contoh:
Perusahaan invest robot baru, produktivitas Naik 50% Dan biaya produksi turun 30%. BEP robot 3 tahun.
Pendapatan perusahaan meningkat tiap tahun, perusahaan semakin besar.

perusahaan Tanpa visi Dan misi biasanya puas dgn keuntungan diangka yg sama tiap tahun

User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 9841
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by ChZ »

alvin23 wrote:
01 Aug 2020, 19:41
antekakio wrote:
DOHC wrote:
31 Jul 2020, 22:28
cabut sehh kaga

terpinggirkan sudah pasti

tuh si mantan calon wapres aj ampe lepas kepemilikan nya di batu makam

susah jg sehh, dr pusat nya di nihon nya sana jg ogah2, upgrade model lama amat, ditambah di sini jg model jadul masi dijual, aftersales jg ga bagus2 amat..

Ini yg dulu ceritanya petinggi mpm samperin ke jepang biar nissan mau jual line up baru ya terus ditolak sama si nissan jepang. Sekarang salah 1 ex showroom nissan mpm di alsut jd gedung kosong doang.
Wqwqwq emang nissan globalnya aja kacrut...

Skrg tinggal nunggu mati semua lineupnya
batu makam lineup nya ud kebanyakan mau beralih ke electric cars... ud gak tertarik jualan mobil bensin kayaknya wkwkwkkw.

di +62 ga potential buat jual EV ga heran ogah ogahan garapnya... mehong, ga ada incentive, gebuk gebukan ama toyota honda matek.
2011 Toyota XU30
2011 Volkswagen PQ35-5K
2013 Suzuki GXB71S
2015 Honda RU5 / 2017 Honda FK4 / 2018 Honda RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog

User avatar
Suryaputra
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1462
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Jakarta - Bekasi

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by Suryaputra »

ChZ wrote:
01 Aug 2020, 19:38
Suryaputra wrote:
01 Aug 2020, 16:18
setuju om.
Utang ini ibarat bom waktu aja.
Reputasi di depan publik wah, tapi yg tau kekayaan sesungguhnya adalah orang2 keuangan yg kerja di balik layar perusahaan nya.

Senior2 saya bilang, orang sudah sukses dan kaya, jika tidak punya hutang.
karena orang yg kaya adalah yg sudah tercukupi kebutuhannya dan tanpa utang.
hal ini jg berlaku untuk perusahaan.

perusahaan terbesar konteksnya adalah dalam hal kapasitas produksi dan penjualan.
klo dikurangi hutang, gagal dong citra baiknya :upss:

ya ada betulnya memang yaa soal hutang2an ini.
tp ngomong2 hutang... serius nanya...

klo pewe atau toyota grup mahh bukanya utang gede krn emg size perusahaannya jg gede yahh... anak perusahaannya aj gila-gilaan ntu isinya.

repotnya perush otomotif susah buat ga berhutang sih, hubungannya ama pembiayaan dan supply chain...
hutang dgn supplier, punya term of payments dan pny aturan yg berbeda dgn utang sama bank.

klo utang sm bank, ya spt dijelasin sm om herman, ada resiko suku bunga yg gak stabil dan denda yg hrs dibayar jika telat.

tp terlalu complex ngomomgin utang piutang di sini. malah jd oot dah :big_biglaugh:
*Colek Me if I'm Wrong

User avatar
Herman7103
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1147
Joined: 03 Oct 2016, 06:17
Location: SOUTH SUMATRA

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by Herman7103 »

Coba bayangkan saja bila separuh dari Asset terdiri dari hutang yg masih harus dibayarkan bunga dan pokok pinjamannya dengan perusahaan yg tidak memiliki hutang sama sekali secara financial kuatan mana?
Setahu saya ya perusahaan yg benar benar kuat itu adalah perusahaan yg tidak memiliki hutang dan justru punya banyak simpanan seperti Samsung, Microsoft, Facebook, dan Alibaba Group. Ngak ada peringkat rating yg menyatakan bahwa perusahaan yg paling banyak hutangnya adalah perusahaan yg paling sehat wkwkwk.
:glodak:
HR15DE 2014

User avatar
Suryaputra
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1462
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Jakarta - Bekasi

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by Suryaputra »

Herman7103 wrote:
01 Aug 2020, 21:02
Coba bayangkan saja bila separuh dari Asset terdiri dari hutang yg masih harus dibayarkan bunga dan pokok pinjamannya dengan perusahaan yg tidak memiliki hutang sama sekali secara financial kuatan mana?
Setahu saya ya perusahaan yg benar benar kuat itu adalah perusahaan yg tidak memiliki hutang dan justru punya banyak simpanan seperti Samsung, Microsoft, Facebook, dan Alibaba Group. Ngak ada peringkat rating yg menyatakan bahwa perusahaan yg paling banyak hutangnya adalah perusahaan yg paling sehat wkwkwk.
perusahaan yg om sebut itu malah jd investor buat prsh lain :big_grin:
*Colek Me if I'm Wrong

User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 9841
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by ChZ »

Suryaputra wrote:
01 Aug 2020, 20:24

hutang dgn supplier, punya term of payments dan pny aturan yg berbeda dgn utang sama bank.

klo utang sm bank, ya spt dijelasin sm om herman, ada resiko suku bunga yg gak stabil dan denda yg hrs dibayar jika telat.

tp terlalu complex ngomomgin utang piutang di sini. malah jd oot dah :big_biglaugh:
macem maskapai nasional yang di depan kayaknya lempeng ternyata laporan keuangannya babak belur... :big_biglaugh:

pandemi korona gini emang berasa bgt terutama buat industri otomotif... :ungg: yahh gmn gak ngutang tambah byk produksi berenti jualan seret
2011 Toyota XU30
2011 Volkswagen PQ35-5K
2013 Suzuki GXB71S
2015 Honda RU5 / 2017 Honda FK4 / 2018 Honda RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog

senbei
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 46
Joined: 14 Nov 2016, 09:50

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by senbei »

Herman7103 wrote:
01 Aug 2020, 21:02
Coba bayangkan saja bila separuh dari Asset terdiri dari hutang yg masih harus dibayarkan bunga dan pokok pinjamannya dengan perusahaan yg tidak memiliki hutang sama sekali secara financial kuatan mana?
Setahu saya ya perusahaan yg benar benar kuat itu adalah perusahaan yg tidak memiliki hutang dan justru punya banyak simpanan seperti Samsung, Microsoft, Facebook, dan Alibaba Group. Ngak ada peringkat rating yg menyatakan bahwa perusahaan yg paling banyak hutangnya adalah perusahaan yg paling sehat wkwkwk.
Saya bicara perusahan yang sehat, perusahaan yang debt to earning ratio nya terkendali.

Apakah anda sudah membaca laporan keuangan dari semua perusahaan2 tersebut sampe bilang kalo perusahan2 tersebut tidak punyak hutang?.

benzz89
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 456
Joined: 09 Feb 2008, 21:32

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by benzz89 »

Set deh... ini dari batu makam terpinggirkan (di indo) sampai ke batu makam global, sampai ke laporan keuangan beberpa merek market leader dunia... hahahaha

Ane sih blom pernah liat secara langsung dengan mata kepala ane sendiri laporan2 keuangan semua perusahaan2 otomotif global, karena ane bukan owner dari perusahaan2 tersebut. Laporan2 keuangan yang "di expose" buat publik sedikit banyak sudah "di make up" oleh internal mereka, ini sudah rahasia umum.

Ane juga gak tau apakah perusahaan2 macam samsung, microsoft, alibaba itu tidak punya hutang sama sekali (tidak pernah berhutang juga sama sekali sejak didirikan) & simpanannya banyak. Jujur ane juga blom pernah liat semua laporan keuangan perusahaan2 tsb.

Buat ane sih sebagai pengusaha itu penting yang namanya leveraging. Ada istilah OPM (Other People Money) & OPT (Other People Time). Kalau bisa pakai uang orang lain ngapain pakai uang sendiri? Kalau bisa pakai tenaga orang lain ngapain harus kerjakan semuanya sendiri?

Kalau ane jadi owner & liat laporan keuangan dari direksi ane, perusahaan tidak ada hutang sama sekali, tapi laba juga tidak sesuai dengan ekspektasi ane, tidak ada rencana ekspansi yang jelas untuk jangka menengah & panjang ya langsung ane ganti direksinya. Apakah perusahaan ane sehat? Sehat sekali (saat ini) tapi ntah beberapa taon lagi kalau tidak bisa mengenerate laba yang sesuai ekspektasi ane.

Bisnis ada ups & down, direksi yang berani ambil resiko (tapi terkendali) misal dengan OPM (berhutang) untuk jangka menengah & panjang menurut ane malah berpotensi berumur lebih panjang banding perusahaan yang sangat konservative tidak mau berhutang sama sekali, ini subjective ane yah sebagai pengusaha, bukan sebagai pekerja (kuli), tau sendiri pekerja mah maunya aman, nyaman, semua terkendali, tidak mau ada resiko & kalau perlu tidak perlu ambil resiko.

Hutang yah pedang bermata dua, harus hati2 menggunakannya, bisa saja terlihat besar karena memang skala perusahaannya juga besar, semua ada rasio2nya, yang penting terkendali. Gak ada yang berhutang yah bank tutup semua. Gak ada hutang = tidak ada leveraging (daya ungkit), semua ini ada hukum ekonominya kok.

Kalau beli mobil pribadi yah sebisa mungkin cash, rugi 2x kalau kredit (berhutang). Kalau perusahaan mau beli armada dalam jumlah besar untuk operasional sedangkan cash flow ketat yah sah2 aja kredit tapi jangka pendek 2 taon misalnya, asalkan kendaraan tersebut bisa mengenerate laba perusahaan lebih besar, why not?

Mau beli property? Yah KPR lah (berhutang) jangka menegah ke panjang juga tidak terlalu masalah. Property kan jangka panjang apresiasi gak kaya mobil. Bayangin kalau tidak mau berhutang sama sekali? Kebeli cash juga kagak kedepannya, buat ekspansi juga gak bisa = mati.

Perusahaan2 yang berani ya dialah pemenang di masa depannya. Simple aja cara berpikirnya, hutang bukan sesuatu yang harus dihindari, tapi harus bisa dikendalikan, dimanage, bisa direstrukturisasi apabila ada force majeure, bukan kiamat juga kalau (masih blom) bisa bayar cicilannya. Bukan pengusaha namanya kalau akalnya gak banyak (dalam artian positip yah).

Ada pepatah, dalam keadaan terdesak manusia akan mengeluarkan semua daya & upayanya untuk keluar dari mara bahaya. Jadi berhutang selama terkendali yah aman2 & sehat2 saja, malah makin memecut untuk bekerja lebih keras karena masih ada "tanggungan"... bukan leha2 syantik santuy [cencored] tau2 dut koit Hahahaha

Sudahlah kita sudahi saja OOT ini, jadi nasib batu makan (DI INDO) ini bijimane kedepannya? Nissan Note katanya taon depan mau masukkah? Ane tertarik juga nih ama note, tapi karena batu makam semakin terpinggirkan jadi mikir2 deh





















kandlcorp
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 222
Joined: 13 Feb 2020, 09:52
Location: banten
Daily Vehicle: wuling confero

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by kandlcorp »

ChZ wrote:
01 Aug 2020, 19:38

tp ngomong2 hutang... serius nanya...

klo pewe atau toyota grup mahh bukanya utang gede krn emg size perusahaannya jg gede yahh... anak perusahaannya aj gila-gilaan ntu isinya.

repotnya perush otomotif susah buat ga berhutang sih, hubungannya ama pembiayaan dan supply chain...
Ya kalo mau dibedah lagi, tinggal diliat rasio2nya om
Debt to equity
Debt to total asset
Dan lain2nya
Baru keliatan kesehatannya

iwansiagian
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 258
Joined: 12 Jan 2008, 19:45
Location: Bekasi
Daily Vehicle: ANKI 2GD-2019

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by iwansiagian »

benzz89 wrote:Set deh... ini dari batu makam terpinggirkan (di indo) sampai ke batu makam global, sampai ke laporan keuangan beberpa merek market leader dunia... hahahaha

Ane sih blom pernah liat secara langsung dengan mata kepala ane sendiri laporan2 keuangan semua perusahaan2 otomotif global, karena ane bukan owner dari perusahaan2 tersebut. Laporan2 keuangan yang "di expose" buat publik sedikit banyak sudah "di make up" oleh internal mereka, ini sudah rahasia umum.

Ane juga gak tau apakah perusahaan2 macam samsung, microsoft, alibaba itu tidak punya hutang sama sekali (tidak pernah berhutang juga sama sekali sejak didirikan) & simpanannya banyak. Jujur ane juga blom pernah liat semua laporan keuangan perusahaan2 tsb.

Buat ane sih sebagai pengusaha itu penting yang namanya leveraging. Ada istilah OPM (Other People Money) & OPT (Other People Time). Kalau bisa pakai uang orang lain ngapain pakai uang sendiri? Kalau bisa pakai tenaga orang lain ngapain harus kerjakan semuanya sendiri?

Kalau ane jadi owner & liat laporan keuangan dari direksi ane, perusahaan tidak ada hutang sama sekali, tapi laba juga tidak sesuai dengan ekspektasi ane, tidak ada rencana ekspansi yang jelas untuk jangka menengah & panjang ya langsung ane ganti direksinya. Apakah perusahaan ane sehat? Sehat sekali (saat ini) tapi ntah beberapa taon lagi kalau tidak bisa mengenerate laba yang sesuai ekspektasi ane.

Bisnis ada ups & down, direksi yang berani ambil resiko (tapi terkendali) misal dengan OPM (berhutang) untuk jangka menengah & panjang menurut ane malah berpotensi berumur lebih panjang banding perusahaan yang sangat konservative tidak mau berhutang sama sekali, ini subjective ane yah sebagai pengusaha, bukan sebagai pekerja (kuli), tau sendiri pekerja mah maunya aman, nyaman, semua terkendali, tidak mau ada resiko & kalau perlu tidak perlu ambil resiko.

Hutang yah pedang bermata dua, harus hati2 menggunakannya, bisa saja terlihat besar karena memang skala perusahaannya juga besar, semua ada rasio2nya, yang penting terkendali. Gak ada yang berhutang yah bank tutup semua. Gak ada hutang = tidak ada leveraging (daya ungkit), semua ini ada hukum ekonominya kok.

Kalau beli mobil pribadi yah sebisa mungkin cash, rugi 2x kalau kredit (berhutang). Kalau perusahaan mau beli armada dalam jumlah besar untuk operasional sedangkan cash flow ketat yah sah2 aja kredit tapi jangka pendek 2 taon misalnya, asalkan kendaraan tersebut bisa mengenerate laba perusahaan lebih besar, why not?

Mau beli property? Yah KPR lah (berhutang) jangka menegah ke panjang juga tidak terlalu masalah. Property kan jangka panjang apresiasi gak kaya mobil. Bayangin kalau tidak mau berhutang sama sekali? Kebeli cash juga kagak kedepannya, buat ekspansi juga gak bisa = mati.

Perusahaan2 yang berani ya dialah pemenang di masa depannya. Simple aja cara berpikirnya, hutang bukan sesuatu yang harus dihindari, tapi harus bisa dikendalikan, dimanage, bisa direstrukturisasi apabila ada force majeure, bukan kiamat juga kalau (masih blom) bisa bayar cicilannya. Bukan pengusaha namanya kalau akalnya gak banyak (dalam artian positip yah).

Ada pepatah, dalam keadaan terdesak manusia akan mengeluarkan semua daya & upayanya untuk keluar dari mara bahaya. Jadi berhutang selama terkendali yah aman2 & sehat2 saja, malah makin memecut untuk bekerja lebih keras karena masih ada "tanggungan"... bukan leha2 syantik santuy [cencored] tau2 dut koit Hahahaha Image

Sudahlah kita sudahi saja OOT ini, jadi nasib batu makan (DI INDO) ini bijimane kedepannya? Nissan Note katanya taon depan mau masukkah? Ane tertarik juga nih ama note, tapi karena batu makam semakin terpinggirkan jadi mikir2 deh Image
Mantab om benz main nya high finance ha-ha.. kalo bisa pakai duit orang ngapain pake duit sendiri.
Paling enak usaha pake duit supplier ya om

User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 9841
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by ChZ »

kandlcorp wrote:
02 Aug 2020, 08:29
Ya kalo mau dibedah lagi, tinggal diliat rasio2nya om
Debt to equity
Debt to total asset
Dan lain2nya
Baru keliatan kesehatannya
nahh makanya sepengetahuan sotoy ane segede toyota dan VW group bukannya wajar utang segitu gede... ane ga bilang sehat yah... wajar. anak perusahaannya aja ada brapa biji, mana pewe itu pegang merek-merek eksotis macem bentley lamborghini bugatti...

lg an fair kah membandingkan utang tech giants macem google alibaba dll vs automakers... secara dalam kondisi gini automakers itu paling kena dampak. airlines juga pastinya utang banyak.

kya ngomong utang negara aja bandingin utangnya mamarika vs utang endonesia jg bisa aja bilang utang mamarika lebih gede... tp GDP nya kan jg di depan mata ud beda banget.
benzz89 wrote:
02 Aug 2020, 08:29

Sudahlah kita sudahi saja OOT ini, jadi nasib batu makan (DI INDO) ini bijimane kedepannya? Nissan Note katanya taon depan mau masukkah? Ane tertarik juga nih ama note, tapi karena batu makam semakin terpinggirkan jadi mikir2 deh Image
:big_biglaugh: :big_biglaugh: :big_biglaugh: :big_biglaugh:

note atau leaf om? rasanya klo mobil bermesin hybrid/EV batumakam masih ada masa depan...

yg mesin bensin msh ada harapan cuma lipina, lainnya tinggal pelan-pelan diliat di convert ke EV atau dibumihanguskan...
2011 Toyota XU30
2011 Volkswagen PQ35-5K
2013 Suzuki GXB71S
2015 Honda RU5 / 2017 Honda FK4 / 2018 Honda RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog

kompresorz
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 5050
Joined: 28 Oct 2012, 11:58

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by kompresorz »

benzz89 wrote:
02 Aug 2020, 08:29
Set deh... ini dari batu makam terpinggirkan (di indo) sampai ke batu makam global, sampai ke laporan keuangan beberpa merek market leader dunia... hahahaha

Ane sih blom pernah liat secara langsung dengan mata kepala ane sendiri laporan2 keuangan semua perusahaan2 otomotif global, karena ane bukan owner dari perusahaan2 tersebut. Laporan2 keuangan yang "di expose" buat publik sedikit banyak sudah "di make up" oleh internal mereka, ini sudah rahasia umum.

Ane juga gak tau apakah perusahaan2 macam samsung, microsoft, alibaba itu tidak punya hutang sama sekali (tidak pernah berhutang juga sama sekali sejak didirikan) & simpanannya banyak. Jujur ane juga blom pernah liat semua laporan keuangan perusahaan2 tsb.

Buat ane sih sebagai pengusaha itu penting yang namanya leveraging. Ada istilah OPM (Other People Money) & OPT (Other People Time). Kalau bisa pakai uang orang lain ngapain pakai uang sendiri? Kalau bisa pakai tenaga orang lain ngapain harus kerjakan semuanya sendiri?

Kalau ane jadi owner & liat laporan keuangan dari direksi ane, perusahaan tidak ada hutang sama sekali, tapi laba juga tidak sesuai dengan ekspektasi ane, tidak ada rencana ekspansi yang jelas untuk jangka menengah & panjang ya langsung ane ganti direksinya. Apakah perusahaan ane sehat? Sehat sekali (saat ini) tapi ntah beberapa taon lagi kalau tidak bisa mengenerate laba yang sesuai ekspektasi ane.

Bisnis ada ups & down, direksi yang berani ambil resiko (tapi terkendali) misal dengan OPM (berhutang) untuk jangka menengah & panjang menurut ane malah berpotensi berumur lebih panjang banding perusahaan yang sangat konservative tidak mau berhutang sama sekali, ini subjective ane yah sebagai pengusaha, bukan sebagai pekerja (kuli), tau sendiri pekerja mah maunya aman, nyaman, semua terkendali, tidak mau ada resiko & kalau perlu tidak perlu ambil resiko.

Hutang yah pedang bermata dua, harus hati2 menggunakannya, bisa saja terlihat besar karena memang skala perusahaannya juga besar, semua ada rasio2nya, yang penting terkendali. Gak ada yang berhutang yah bank tutup semua. Gak ada hutang = tidak ada leveraging (daya ungkit), semua ini ada hukum ekonominya kok.

Kalau beli mobil pribadi yah sebisa mungkin cash, rugi 2x kalau kredit (berhutang). Kalau perusahaan mau beli armada dalam jumlah besar untuk operasional sedangkan cash flow ketat yah sah2 aja kredit tapi jangka pendek 2 taon misalnya, asalkan kendaraan tersebut bisa mengenerate laba perusahaan lebih besar, why not?

Mau beli property? Yah KPR lah (berhutang) jangka menegah ke panjang juga tidak terlalu masalah. Property kan jangka panjang apresiasi gak kaya mobil. Bayangin kalau tidak mau berhutang sama sekali? Kebeli cash juga kagak kedepannya, buat ekspansi juga gak bisa = mati.

Perusahaan2 yang berani ya dialah pemenang di masa depannya. Simple aja cara berpikirnya, hutang bukan sesuatu yang harus dihindari, tapi harus bisa dikendalikan, dimanage, bisa direstrukturisasi apabila ada force majeure, bukan kiamat juga kalau (masih blom) bisa bayar cicilannya. Bukan pengusaha namanya kalau akalnya gak banyak (dalam artian positip yah).

Ada pepatah, dalam keadaan terdesak manusia akan mengeluarkan semua daya & upayanya untuk keluar dari mara bahaya. Jadi berhutang selama terkendali yah aman2 & sehat2 saja, malah makin memecut untuk bekerja lebih keras karena masih ada "tanggungan"... bukan leha2 syantik santuy [cencored] tau2 dut koit Hahahaha Image

Sudahlah kita sudahi saja OOT ini, jadi nasib batu makan (DI INDO) ini bijimane kedepannya? Nissan Note katanya taon depan mau masukkah? Ane tertarik juga nih ama note, tapi karena batu makam semakin terpinggirkan jadi mikir2 deh Image
set deh.....

habisin waktu capein pikirin yg gak perlu dipikirin....

mau bangkrut kek....
mau jaya kek...
mau banyak utang kek...
biar aja...

mending pada bahas modif mobil sendiri....
sberapa kuat mobil setelah modif....
apakah selalu gasss..pollll...FLY....
apakah aliran klub siksa diri...pulse glide...

atau sekalian tempat mhases udah buka dimana bagus....biar sehat badan....

pd kelebihan energi gak tersalurkan pade ya....



wae aya wae...

benzz89
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 456
Joined: 09 Feb 2008, 21:32

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by benzz89 »


iwansiagian wrote:
benzz89 wrote:Set deh... ini dari batu makam terpinggirkan (di indo) sampai ke batu makam global, sampai ke laporan keuangan beberpa merek market leader dunia... hahahaha

Ane sih blom pernah liat secara langsung dengan mata kepala ane sendiri laporan2 keuangan semua perusahaan2 otomotif global, karena ane bukan owner dari perusahaan2 tersebut. Laporan2 keuangan yang "di expose" buat publik sedikit banyak sudah "di make up" oleh internal mereka, ini sudah rahasia umum.

Ane juga gak tau apakah perusahaan2 macam samsung, microsoft, alibaba itu tidak punya hutang sama sekali (tidak pernah berhutang juga sama sekali sejak didirikan) & simpanannya banyak. Jujur ane juga blom pernah liat semua laporan keuangan perusahaan2 tsb.

Buat ane sih sebagai pengusaha itu penting yang namanya leveraging. Ada istilah OPM (Other People Money) & OPT (Other People Time). Kalau bisa pakai uang orang lain ngapain pakai uang sendiri? Kalau bisa pakai tenaga orang lain ngapain harus kerjakan semuanya sendiri?

Kalau ane jadi owner & liat laporan keuangan dari direksi ane, perusahaan tidak ada hutang sama sekali, tapi laba juga tidak sesuai dengan ekspektasi ane, tidak ada rencana ekspansi yang jelas untuk jangka menengah & panjang ya langsung ane ganti direksinya. Apakah perusahaan ane sehat? Sehat sekali (saat ini) tapi ntah beberapa taon lagi kalau tidak bisa mengenerate laba yang sesuai ekspektasi ane.

Bisnis ada ups & down, direksi yang berani ambil resiko (tapi terkendali) misal dengan OPM (berhutang) untuk jangka menengah & panjang menurut ane malah berpotensi berumur lebih panjang banding perusahaan yang sangat konservative tidak mau berhutang sama sekali, ini subjective ane yah sebagai pengusaha, bukan sebagai pekerja (kuli), tau sendiri pekerja mah maunya aman, nyaman, semua terkendali, tidak mau ada resiko & kalau perlu tidak perlu ambil resiko.

Hutang yah pedang bermata dua, harus hati2 menggunakannya, bisa saja terlihat besar karena memang skala perusahaannya juga besar, semua ada rasio2nya, yang penting terkendali. Gak ada yang berhutang yah bank tutup semua. Gak ada hutang = tidak ada leveraging (daya ungkit), semua ini ada hukum ekonominya kok.

Kalau beli mobil pribadi yah sebisa mungkin cash, rugi 2x kalau kredit (berhutang). Kalau perusahaan mau beli armada dalam jumlah besar untuk operasional sedangkan cash flow ketat yah sah2 aja kredit tapi jangka pendek 2 taon misalnya, asalkan kendaraan tersebut bisa mengenerate laba perusahaan lebih besar, why not?

Mau beli property? Yah KPR lah (berhutang) jangka menegah ke panjang juga tidak terlalu masalah. Property kan jangka panjang apresiasi gak kaya mobil. Bayangin kalau tidak mau berhutang sama sekali? Kebeli cash juga kagak kedepannya, buat ekspansi juga gak bisa = mati.

Perusahaan2 yang berani ya dialah pemenang di masa depannya. Simple aja cara berpikirnya, hutang bukan sesuatu yang harus dihindari, tapi harus bisa dikendalikan, dimanage, bisa direstrukturisasi apabila ada force majeure, bukan kiamat juga kalau (masih blom) bisa bayar cicilannya. Bukan pengusaha namanya kalau akalnya gak banyak (dalam artian positip yah).

Ada pepatah, dalam keadaan terdesak manusia akan mengeluarkan semua daya & upayanya untuk keluar dari mara bahaya. Jadi berhutang selama terkendali yah aman2 & sehat2 saja, malah makin memecut untuk bekerja lebih keras karena masih ada "tanggungan"... bukan leha2 syantik santuy [cencored] tau2 dut koit Hahahaha Image

Sudahlah kita sudahi saja OOT ini, jadi nasib batu makan (DI INDO) ini bijimane kedepannya? Nissan Note katanya taon depan mau masukkah? Ane tertarik juga nih ama note, tapi karena batu makam semakin terpinggirkan jadi mikir2 deh Image
Mantab om benz main nya high finance ha-ha.. kalo bisa pakai duit orang ngapain pake duit sendiri.
Paling enak usaha pake duit supplier ya om
Paling enak pake duit supplier itu bayarnya pake SKBDN/LC LOCAL om... mundurin 3 bulan juga masih enak makan & tidur suppliernya, malah kita disuruh hutang lagi banyakan... hahahaha

Kalau mau dapat best price yah SKBDN 1 bulan lah, penting buat supplier itu jaminan bisa bayar, sama aja kalau kita pinjam bank kan harus ada jaminannya, emangnya gampang bisa pinjam ama bank juga?

Mau pinjam juga blom tentu di kasih, emangnya lu siape tiba2 aja gue (bank) mau kasih lu pinjem uang? Collateral ada gak? Nama baik ada gak? Makanya harus bisa bangun hubungan baik juga ama bank.

Kalau bingung taro serifikat dimana habis transaksi property (takut kena actio pauliana) sekolahin aja di bank, minta pinjaman sekecil2nya, jangka 1 taon, setelah kelar 1 taon gak usah diambil2 serifikatnya, taro aja di sana. Amannnn.

Kalau kena actio pauliana, suruh ambil sendiri sertifikat gue di bank, lawan lawyer bank, atur royanya ama bank. Jadi bukan gue pribadi lawan corporate lagi, tapi corporate lawan coorporate... santuyyy...

User avatar
Suryaputra
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1462
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Jakarta - Bekasi

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by Suryaputra »

kompresorz wrote:
02 Aug 2020, 09:39
benzz89 wrote:
02 Aug 2020, 08:29
Set deh... ini dari batu makam terpinggirkan (di indo) sampai ke batu makam global, sampai ke laporan keuangan beberpa merek market leader dunia... hahahaha

Ane sih blom pernah liat secara langsung dengan mata kepala ane sendiri laporan2 keuangan semua perusahaan2 otomotif global, karena ane bukan owner dari perusahaan2 tersebut. Laporan2 keuangan yang "di expose" buat publik sedikit banyak sudah "di make up" oleh internal mereka, ini sudah rahasia umum.

Ane juga gak tau apakah perusahaan2 macam samsung, microsoft, alibaba itu tidak punya hutang sama sekali (tidak pernah berhutang juga sama sekali sejak didirikan) & simpanannya banyak. Jujur ane juga blom pernah liat semua laporan keuangan perusahaan2 tsb.

Buat ane sih sebagai pengusaha itu penting yang namanya leveraging. Ada istilah OPM (Other People Money) & OPT (Other People Time). Kalau bisa pakai uang orang lain ngapain pakai uang sendiri? Kalau bisa pakai tenaga orang lain ngapain harus kerjakan semuanya sendiri?

Kalau ane jadi owner & liat laporan keuangan dari direksi ane, perusahaan tidak ada hutang sama sekali, tapi laba juga tidak sesuai dengan ekspektasi ane, tidak ada rencana ekspansi yang jelas untuk jangka menengah & panjang ya langsung ane ganti direksinya. Apakah perusahaan ane sehat? Sehat sekali (saat ini) tapi ntah beberapa taon lagi kalau tidak bisa mengenerate laba yang sesuai ekspektasi ane.

Bisnis ada ups & down, direksi yang berani ambil resiko (tapi terkendali) misal dengan OPM (berhutang) untuk jangka menengah & panjang menurut ane malah berpotensi berumur lebih panjang banding perusahaan yang sangat konservative tidak mau berhutang sama sekali, ini subjective ane yah sebagai pengusaha, bukan sebagai pekerja (kuli), tau sendiri pekerja mah maunya aman, nyaman, semua terkendali, tidak mau ada resiko & kalau perlu tidak perlu ambil resiko.

Hutang yah pedang bermata dua, harus hati2 menggunakannya, bisa saja terlihat besar karena memang skala perusahaannya juga besar, semua ada rasio2nya, yang penting terkendali. Gak ada yang berhutang yah bank tutup semua. Gak ada hutang = tidak ada leveraging (daya ungkit), semua ini ada hukum ekonominya kok.

Kalau beli mobil pribadi yah sebisa mungkin cash, rugi 2x kalau kredit (berhutang). Kalau perusahaan mau beli armada dalam jumlah besar untuk operasional sedangkan cash flow ketat yah sah2 aja kredit tapi jangka pendek 2 taon misalnya, asalkan kendaraan tersebut bisa mengenerate laba perusahaan lebih besar, why not?

Mau beli property? Yah KPR lah (berhutang) jangka menegah ke panjang juga tidak terlalu masalah. Property kan jangka panjang apresiasi gak kaya mobil. Bayangin kalau tidak mau berhutang sama sekali? Kebeli cash juga kagak kedepannya, buat ekspansi juga gak bisa = mati.

Perusahaan2 yang berani ya dialah pemenang di masa depannya. Simple aja cara berpikirnya, hutang bukan sesuatu yang harus dihindari, tapi harus bisa dikendalikan, dimanage, bisa direstrukturisasi apabila ada force majeure, bukan kiamat juga kalau (masih blom) bisa bayar cicilannya. Bukan pengusaha namanya kalau akalnya gak banyak (dalam artian positip yah).

Ada pepatah, dalam keadaan terdesak manusia akan mengeluarkan semua daya & upayanya untuk keluar dari mara bahaya. Jadi berhutang selama terkendali yah aman2 & sehat2 saja, malah makin memecut untuk bekerja lebih keras karena masih ada "tanggungan"... bukan leha2 syantik santuy [cencored] tau2 dut koit Hahahaha Image

Sudahlah kita sudahi saja OOT ini, jadi nasib batu makan (DI INDO) ini bijimane kedepannya? Nissan Note katanya taon depan mau masukkah? Ane tertarik juga nih ama note, tapi karena batu makam semakin terpinggirkan jadi mikir2 deh Image
set deh.....

habisin waktu capein pikirin yg gak perlu dipikirin....

mau bangkrut kek....
mau jaya kek...
mau banyak utang kek...
biar aja...

mending pada bahas modif mobil sendiri....
sberapa kuat mobil setelah modif....
apakah selalu gasss..pollll...FLY....
apakah aliran klub siksa diri...pulse glide...

atau sekalian tempat mhases udah buka dimana bagus....biar sehat badan....

pd kelebihan energi gak tersalurkan pade ya....



wae aya wae...
aliran klub siksa diri = pulse glide :big_biglaugh: :big_biglaugh:

mobilnya jg cpt carb fouling ini juga.
*Colek Me if I'm Wrong

KielConstantine
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 580
Joined: 03 Jul 2013, 13:23
Location: Indonesia

Re: Batu Makam Terpinggirkan

Post by KielConstantine »

kompresorz wrote:
02 Aug 2020, 09:39
set deh.....

habisin waktu capein pikirin yg gak perlu dipikirin....

mau bangkrut kek....
mau jaya kek...
mau banyak utang kek...
biar aja...

mending pada bahas modif mobil sendiri....
sberapa kuat mobil setelah modif....
apakah selalu gasss..pollll...FLY....
apakah aliran klub siksa diri...pulse glide...

atau sekalian tempat mhases udah buka dimana bagus....biar sehat badan....

pd kelebihan energi gak tersalurkan pade ya....



wae aya wae...
:big_biglaugh:

Sebagai ketua klub 3S topik bginian nggak cocok om.....

Enakan mentokin spido di tol BSD aja. Lagi sepi.... hari libur nihhh
S̶h̶e̶e̶r̶ ̶D̶r̶i̶v̶i̶n̶g̶ ̶P̶l̶e̶a̶s̶u̶r̶e̶
Sheer Repairing Pleasure :big_smoking:

Post Reply