Chevrolet stop jualan di Indonesia

Ingin membahas hal-hal umum mengenai mobil dan otomotif, silakan bahas disini...

Moderators: F 272, y_anjasrana, ginting, FRD, artoodetoo, b8099ok

Post Reply
pengendiesel
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 737
Joined: 22 May 2016, 11:20

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by pengendiesel » 28 Oct 2019, 20:41

IMHO, di kondisi market yang lagi lesu2nya ini, merk mobil yang masih cetak profit paling cuma toyodai, honda, suzuki, mitsu.
Lain2nya tanda tanya

User avatar
LTZ
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 110
Joined: 29 Feb 2016, 19:28

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by LTZ » 28 Oct 2019, 20:49

Jadi seperti di india yaa, masukin MG sebagai SAIC-GM. Kalau Disini ada SGMW😁
MITSUBISHI 4D56C
GENERAL MOTOR STEC-III L2B

User avatar
sandal
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3446
Joined: 03 Jul 2014, 08:13

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by sandal » 28 Oct 2019, 20:56

Scotty Kilmer is right then.....

erwinign
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1026
Joined: 19 Apr 2014, 10:45
Location: Semarang
Daily Vehicle: Ertiga

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by erwinign » 28 Oct 2019, 21:01

s4kti wrote:
28 Oct 2019, 20:25
Sangat disayangkan, padahal Trax dan Trailblazer lumayan sering terlihat dibanding santa fe dan kona.
Harus bisa kolaborasi saja, misal mobil chevy bisa servis di bengkel wuling :mky_08:
Udah kok om, wuling semarang pusat (ex dealer chevy) masih terima chevrolet jg. Cuma ya gitu deh, kumuh banget ruang bengkelnya hahaaha
Don't Judge The Book By It's Cover

hendrahot
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 144
Joined: 29 Sep 2013, 11:17

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by hendrahot » 28 Oct 2019, 21:14

carl wrote:Hal-hal kayak gini nih yang bikin orang-orang takut beli mobil non-mainstream di Indonesia. Tapi, tipikal produsen Amerika "datang-kabur-datang-kabur" emang gitu.. Ford, Chevrolet, FCA (Jeep-Chrysler) semuanya dalam 20 tahun terakhir begitu..
Suram ya.... Berita buruk nya terus-terusan. Tambah takut orang ambil di luar mainstream. Ujung2 nya masa balik ke zaman tahun 90an lagi? Mobil sak ada nya dan alakadarnya?
Mudah-mudahan merk wuling dll bisa bertahan demi adanya pilihan dan persaingan sehat di indonesia

hendrahot
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 144
Joined: 29 Sep 2013, 11:17

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by hendrahot » 28 Oct 2019, 21:17

Astargea wrote:
ongisnade wrote:
28 Oct 2019, 15:39
Hyundai desas-desusnya juga mau tutup di Indonesia, apa benar ?
2021 udah punya pabrik di Indonesia + LMPV mereka sendiri + mobil listrik, gak mungkin lah.
Emang yakin ni om? Tau2 mendadak lagi. Hehehe... Ada yg punya sumber pasti dan meyakinkan?

Emang pabrik udah ada confirmation nya?

carl
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 318
Joined: 31 Dec 2013, 21:57
Daily Vehicle: transjakarta

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by carl » 28 Oct 2019, 21:42

hendrahot wrote:
28 Oct 2019, 21:17
Astargea wrote:
ongisnade wrote:
28 Oct 2019, 15:39
Hyundai desas-desusnya juga mau tutup di Indonesia, apa benar ?
2021 udah punya pabrik di Indonesia + LMPV mereka sendiri + mobil listrik, gak mungkin lah.
Emang yakin ni om? Tau2 mendadak lagi. Hehehe... Ada yg punya sumber pasti dan meyakinkan?

Emang pabrik udah ada confirmation nya?
Secara ga langsung confirmed dari banyak lowongan2an buat pabrik dan new product (QC, Project Management Specialist for New Product, dsb)

silentIm2
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 632
Joined: 02 Feb 2015, 10:47

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by silentIm2 » 29 Oct 2019, 01:19

Yah apa boleh buat GM global sedang butuh duit untuk pengembangan self driving dan electric car masa depan mereka. So mereka butuh rasionalisasi berbagai lini market mereka.

Ditambah sedikit model mobil mereka yang cocok dengan selera dan kemampuan kantong orang Indonesia. gagal kapitalisasi pasar taksi online juga besar pengaruhnya. Padahal kalo mau mereka bisa rebranding wuling confero, cortez, atau almaz. Selain menambah pemasukan Wuling untuk next product development, juga nambah awareness produk. Wuling juga jadi tertutupi kesan mobil cinanya. Chevrolet jadi punya produk pengganti Spin mengisi kekosongan lini produk mereka untuk mobil 3 baris harga 200 jutaan. Seperti avanza xenia, agya ayla, rush terios, livina expander.

Tapi kayaknya gengsinya gede untuk sinergi dengan partner beda negaranya itu.




User avatar
Omnibus
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 688
Joined: 08 Apr 2008, 17:12

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by Omnibus » 29 Oct 2019, 03:28

udah kebaca .... jualan makin lama makin dikit, service spare parts tetep harus diurusin at least sampai 10 tahun dr last model sold idealnya begitu. siapa yang sanggup kl cuma second atau third tier brand

TUFF Stough
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3160
Joined: 29 Nov 2005, 12:44
Daily Vehicle: Ipin - Ipah

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by TUFF Stough » 29 Oct 2019, 08:02

silentIm2 wrote:Yah apa boleh buat GM global sedang butuh duit untuk pengembangan self driving dan electric car masa depan mereka. So mereka butuh rasionalisasi berbagai lini market mereka.

Ditambah sedikit model mobil mereka yang cocok dengan selera dan kemampuan kantong orang Indonesia. gagal kapitalisasi pasar taksi online juga besar pengaruhnya. Padahal kalo mau mereka bisa rebranding wuling confero, cortez, atau almaz. Selain menambah pemasukan Wuling untuk next product development, juga nambah awareness produk. Wuling juga jadi tertutupi kesan mobil cinanya. Chevrolet jadi punya produk pengganti Spin mengisi kekosongan lini produk mereka untuk mobil 3 baris harga 200 jutaan. Seperti avanza xenia, agya ayla, rush terios, livina expander.

Tapi kayaknya gengsinya gede untuk sinergi dengan partner beda negaranya itu.
kayanya gak semudah itu buat rebranding, apalagi di tengah perang dagang amrik-rrc.
semua perusahaan amrik yg punya hubungan dagang dgn rrc bakal ditarik semua.

ginting
SM Moderator
SM Moderator
Posts: 3579
Joined: 08 Dec 2013, 23:05
Location: CIPUTAT
Daily Vehicle: ISUZU MU-X
Contact:

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by ginting » 29 Oct 2019, 08:37

apa kata scotty, oom ?
sandal wrote:Scotty Kilmer is right then.....

martinnn
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2410
Joined: 17 Aug 2015, 13:32
Location: Jabodetabek
Daily Vehicle: Innova gen 1 vvti + Supra X 125 with Givi Top box

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by martinnn » 29 Oct 2019, 09:22

all other car are crap except his 1994 celica
Devikom.co.id ( Full service Branding Agency )
Interior Contractor
Property Broker
Sangjit Box Rental and Event Decorator
Allianz Insurance Agent
https://api.whatsapp.com/send?phone=6281288415145

User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 8903
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by ChZ » 29 Oct 2019, 09:38

kalao yang ngikutin postnya oom NR dulu yah ngerti kok sepak terjangnya si merek amrik satu ini emang gak konsisten.

dari sisi brand... coba tanya lah chevy identik sama merek yang gimana... honda identik anak muda... toyota identik mbl keluarga... mitsu identik mobil yang kuat krn fleet, suzuki identik mobil kecil dan pickup murmer... wuling aja brandingnya lebih jelas.

chevrolet ? bentar jualan pikup, bentar jualan SUV, bentar jualan MPV kecil, sesuai statement resmi mereka "tidak ada produk yang memberi keuntungan berkesinambungan" ... lah orang produknya gak sampe 2 generasi semua.

pabrik dibuka-tutup-buka gak jelas...

saya liat berita ini gak kaget. sdh jarang pameran, dealer setidaknya di jateng sdh berubah jadi wuling semua, dan tanda-tanda terakhir tdk ikut pameran besar...

jauh lbh mengagetkan berita ford tutup dulu klo saya sih...
Last edited by ChZ on 29 Oct 2019, 09:48, edited 1 time in total.
"Yang musuhmu nggak akan dengerin penjelasanmu, yang cinta sama kamu nggak butuh dijelasin" - Sujiwo Tejo

bensinsolar
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 349
Joined: 27 Sep 2016, 15:34

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by bensinsolar » 29 Oct 2019, 09:40

Sodara saya yg migrate dari Ford Ecopot ke Chevy Trax lgsg pusing dengernya pas saya infokan ini, kakaknya yg lebih sensible piih HRV. Not surprising sih sebenernya. Product Chevy di south east Asia juga biasa2 aja. Tidak ada yg menonjol dari service mereka juga. Jangan samakan Chevy dengan Wuling, mrk beda level. Kadang aja kita bedain produk CBU JDM & IDM yg beda level, ini lebih jauh lagi. Ya kasian juga org Thai yg beli Wuling Captiva terbaru seharga Chevy :mky_07:

FU27
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 358
Joined: 03 May 2017, 16:39
Location: Jakarta
Daily Vehicle: Karimun Wagon R
Contact:

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by FU27 » 29 Oct 2019, 09:49

ChZ wrote:
29 Oct 2019, 09:38
kalao yang ngikutin postnya oom NR dulu yah ngerti kok sepak terjangnya si merek amrik satu ini emang gak konsisten.

dari sisi brand... coba tanya lah chevy identik sama merek yang gimana... honda identik anak muda... toyota identik mbl keluarga... mitsu identik mobil yang kuat krn fleet, suzuki identik mobil kecil dan pickup murmer...

chevrolet ? bentar jualan pikup, bentar jualan SUV, bentar jualan MPV kecil, sesuai statement resmi mereka "tidak ada produk yang memberi keuntungan berkesinambungan" ... lah orang produknya gak sampe 2 generasi semua. wuling aja brandingnya lebih jelas.

pabrik dibuka-tutup-buka gak jelas...

saya liat berita ini gak kaget. sdh jarang pameran, dealer setidaknya di jateng sdh berubah jadi wuling semua, dan tanda-tanda terakhir tdk ikut pameran besar...

jauh lbh mengagetkan berita ford tutup dulu klo saya sih...
Marketingnya Chevy di sini kaya ga belajar konsep product hero. Bahwa mereka perlu punya produk jagoan yang mencerminkan perusahaan.

Toyota punya banyak banget produk yang bisa disebut product hero. Avanza, Innova, Fortuner. Agya yang tadinya mau di set sebagai hero mereka di LCGC dibantai Brio, lalu dengan cepat mereka switch ke Calya. Begitu juga merk2 mainstream lain. Honda punya Civic, Brio. Mitsu punya Pajero, Xpander. Suzuki punya Carry, Jimny, Karimun (biarpun ini gak terlalu laku, tetap dipelihara sampe 3 generasi model untuk menguatkan image produsen mobil kecil)

Bahkan Ford aja punya Ranger. Lah, chevy punya apaan.

Seandainya mereka berani pasarin produk legend mereka seperti Camaro di sini, mungkin image brand ini akan lebih bagus. Honda aja berani pasarin Civic Type R, padahal secara volum pasti kecil banget, tapi mereka harus invest sarana untuk mendukung aftersalesnya si type R itu. Cuma buat bangun image merk. Makanya mereka sekarang suka bawa2 replika red bull F1 klo pameran besar. Langkah Honda juga diikutin Toyota yang jualan Supra baru.

User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 8903
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by ChZ » 29 Oct 2019, 10:09

FU27 wrote:
29 Oct 2019, 09:49

Marketingnya Chevy di sini kaya ga belajar konsep product hero. Bahwa mereka perlu punya produk jagoan yang mencerminkan perusahaan.

Toyota punya banyak banget produk yang bisa disebut product hero. Avanza, Innova, Fortuner. Agya yang tadinya mau di set sebagai hero mereka di LCGC dibantai Brio, lalu dengan cepat mereka switch ke Calya. Begitu juga merk2 mainstream lain. Honda punya Civic, Brio. Mitsu punya Pajero, Xpander. Suzuki punya Carry, Jimny, Karimun (biarpun ini gak terlalu laku, tetap dipelihara sampe 3 generasi model untuk menguatkan image produsen mobil kecil)

Bahkan Ford aja punya Ranger. Lah, chevy punya apaan.
naah ada yang paham maksud saya... wkwkwk...

dari product product itu muncullah brand image. sy sering bilang disini klo yang terpenting adalah brand image ketimbang banyak-banyakan fitur. krn sebelum orang beli mobil mereka udah punya bayangan cari mobil kayak apa.

orang disuruh beli mobil dari puluhan merek dan ratusan jenis mobil jelas susah disuruh mengingat secara spesifik fitur dan harga kecuali konsumennya b-channel... wkwkkwkw... mereka cm inget merek ini identik dengan apa, dan ditambah merek-merek mainstream ini sering terlihat d jalan... jd mudah buat diingat.

tp yah maklum orang di forum mobil tdk semua paham ilmu branding dan jualan... laku tdk nya barang tdk ada hubungannya dengan fitur...

Ford kalo liat videonya soni setiawan Ranger di kaltim termasuk yang laris dan mudah partnya katanya... malah dibanding hilux yang toyota partnya lebih mudah ranger walau gak ada bengkel resminya. Reputasi Ford di US terkenal pembuat truck, di INA pun terkenal truck (dcab) nya. Sampe divisi mobil penumpang nya dihentikan.
"Yang musuhmu nggak akan dengerin penjelasanmu, yang cinta sama kamu nggak butuh dijelasin" - Sujiwo Tejo

moltje
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 38
Joined: 22 Aug 2016, 14:47

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by moltje » 29 Oct 2019, 10:22

padahal ini brand udah berada di sini dari sebelum merdeka

punya entry port dan perakitan di ancol/tj priuk

umumnya yg beredar di asean cuma regional car doank

klo pindah jadi LHD, semua brand bisa masuk sini

User avatar
Slowslowglow
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 58
Joined: 13 Aug 2019, 10:55
Location: Jakarta
Daily Vehicle: K15B

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by Slowslowglow » 29 Oct 2019, 10:25

Ada yg udah pernah coba beli Ford dari bekas tambang... Gimana ketersediaan part nya sekarang
ChZ wrote:
FU27 wrote:
29 Oct 2019, 09:49

Marketingnya Chevy di sini kaya ga belajar konsep product hero. Bahwa mereka perlu punya produk jagoan yang mencerminkan perusahaan.

Toyota punya banyak banget produk yang bisa disebut product hero. Avanza, Innova, Fortuner. Agya yang tadinya mau di set sebagai hero mereka di LCGC dibantai Brio, lalu dengan cepat mereka switch ke Calya. Begitu juga merk2 mainstream lain. Honda punya Civic, Brio. Mitsu punya Pajero, Xpander. Suzuki punya Carry, Jimny, Karimun (biarpun ini gak terlalu laku, tetap dipelihara sampe 3 generasi model untuk menguatkan image produsen mobil kecil)

Bahkan Ford aja punya Ranger. Lah, chevy punya apaan.
naah ada yang paham maksud saya... wkwkwk...

dari product product itu muncullah brand image. sy sering bilang disini klo yang terpenting adalah brand image ketimbang banyak-banyakan fitur. krn sebelum orang beli mobil mereka udah punya bayangan cari mobil kayak apa.

orang disuruh beli mobil dari puluhan merek dan ratusan jenis mobil jelas susah disuruh mengingat secara spesifik fitur dan harga kecuali konsumennya b-channel... wkwkkwkw... mereka cm inget merek ini identik dengan apa, dan ditambah merek-merek mainstream ini sering terlihat d jalan... jd mudah buat diingat.

tp yah maklum orang di forum mobil tdk semua paham ilmu branding dan jualan... laku tdk nya barang tdk ada hubungannya dengan fitur...

Ford kalo liat videonya soni setiawan Ranger di kaltim termasuk yang laris dan mudah partnya katanya... malah dibanding hilux yang toyota partnya lebih mudah ranger walau gak ada bengkel resminya. Reputasi Ford di US terkenal pembuat truck, di INA pun terkenal truck (dcab) nya. Sampe divisi mobil penumpang nya dihentikan.

lamatlancah
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 244
Joined: 14 Sep 2016, 18:20
Daily Vehicle: 4Runner TRD Pro

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by lamatlancah » 29 Oct 2019, 10:53

HA...another POS Murican products.

ginting
SM Moderator
SM Moderator
Posts: 3579
Joined: 08 Dec 2013, 23:05
Location: CIPUTAT
Daily Vehicle: ISUZU MU-X
Contact:

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by ginting » 29 Oct 2019, 11:26

FU27 wrote:
29 Oct 2019, 09:49
ChZ wrote:
29 Oct 2019, 09:38
kalao yang ngikutin postnya oom NR dulu yah ngerti kok sepak terjangnya si merek amrik satu ini emang gak konsisten.

dari sisi brand... coba tanya lah chevy identik sama merek yang gimana... honda identik anak muda... toyota identik mbl keluarga... mitsu identik mobil yang kuat krn fleet, suzuki identik mobil kecil dan pickup murmer...

chevrolet ? bentar jualan pikup, bentar jualan SUV, bentar jualan MPV kecil, sesuai statement resmi mereka "tidak ada produk yang memberi keuntungan berkesinambungan" ... lah orang produknya gak sampe 2 generasi semua. wuling aja brandingnya lebih jelas.

pabrik dibuka-tutup-buka gak jelas...

saya liat berita ini gak kaget. sdh jarang pameran, dealer setidaknya di jateng sdh berubah jadi wuling semua, dan tanda-tanda terakhir tdk ikut pameran besar...

jauh lbh mengagetkan berita ford tutup dulu klo saya sih...
Marketingnya Chevy di sini kaya ga belajar konsep product hero. Bahwa mereka perlu punya produk jagoan yang mencerminkan perusahaan.

Toyota punya banyak banget produk yang bisa disebut product hero. Avanza, Innova, Fortuner. Agya yang tadinya mau di set sebagai hero mereka di LCGC dibantai Brio, lalu dengan cepat mereka switch ke Calya. Begitu juga merk2 mainstream lain. Honda punya Civic, Brio. Mitsu punya Pajero, Xpander. Suzuki punya Carry, Jimny, Karimun (biarpun ini gak terlalu laku, tetap dipelihara sampe 3 generasi model untuk menguatkan image produsen mobil kecil)

Bahkan Ford aja punya Ranger. Lah, chevy punya apaan.

Seandainya mereka berani pasarin produk legend mereka seperti Camaro di sini, mungkin image brand ini akan lebih bagus. Honda aja berani pasarin Civic Type R, padahal secara volum pasti kecil banget, tapi mereka harus invest sarana untuk mendukung aftersalesnya si type R itu. Cuma buat bangun image merk. Makanya mereka sekarang suka bawa2 replika red bull F1 klo pameran besar. Langkah Honda juga diikutin Toyota yang jualan Supra baru.
Jangan lupa Isuzu si Raja Diesel punya Hero juga yaitu Isuzu Panther...yang terus dipiara walau yang beli per bulan bisa dihitung pakai jari...wkwkwkw
Dan hero satu lagi "Elf"...sampai sampai micro bus nanggung antar kota dalam provinsi biasanya ...semua terlanjur dipanggil "elf" padahal bisa aja buatan Mitsu atau Hyno wkwkwkw

Hero memang langsung mengangkat harkat dan martabat suatu merk...

kunaskun
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2131
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by kunaskun » 29 Oct 2019, 12:47

FU27 wrote:
29 Oct 2019, 09:49
Marketingnya Chevy di sini kaya ga belajar konsep product hero. Bahwa mereka perlu punya produk jagoan yang mencerminkan perusahaan.

Toyota punya banyak banget produk yang bisa disebut product hero. Avanza, Innova, Fortuner. Agya yang tadinya mau di set sebagai hero mereka di LCGC dibantai Brio, lalu dengan cepat mereka switch ke Calya. Begitu juga merk2 mainstream lain. Honda punya Civic, Brio. Mitsu punya Pajero, Xpander. Suzuki punya Carry, Jimny, Karimun (biarpun ini gak terlalu laku, tetap dipelihara sampe 3 generasi model untuk menguatkan image produsen mobil kecil)

Bahkan Ford aja punya Ranger. Lah, chevy punya apaan.

Seandainya mereka berani pasarin produk legend mereka seperti Camaro di sini, mungkin image brand ini akan lebih bagus. Honda aja berani pasarin Civic Type R, padahal secara volum pasti kecil banget, tapi mereka harus invest sarana untuk mendukung aftersalesnya si type R itu. Cuma buat bangun image merk. Makanya mereka sekarang suka bawa2 replika red bull F1 klo pameran besar. Langkah Honda juga diikutin Toyota yang jualan Supra baru.
gimana mau ada product hero, lah jualan aja mentog hitungan dekade, 2 generasi saja belum selesai :mky_02:
intinya mau jualan di Indo, ikutin aja cara jepang, main aman di jangka panjang, beresin ASS, masalahanya merek gila mana yang mau buang duit cuma buat market indo? ya ga bisa salahin merek2 yg cabut dari Indo, karena ini kan soal duit dan jualan, yaa mendingan ke India atau Africa sekalian, the next big market. ASEAN mah udah jenuh lah. Thai udah full of industry, penjualan mau berapa banyak, Malay udah ada Perodua, Vietnam lagi getol2nya bikin National Car, lah tinggal Indo doang yg pagi siang sore malam dikasi daitoyo udah cukupan, dikasi ahond berasanya uda naik germany. [emo-yesno]
Last edited by kunaskun on 29 Oct 2019, 12:47, edited 1 time in total.

silentIm2
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 632
Joined: 02 Feb 2015, 10:47

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by silentIm2 » 29 Oct 2019, 12:47

ginting wrote:
FU27 wrote:
29 Oct 2019, 09:49
ChZ wrote:
29 Oct 2019, 09:38
kalao yang ngikutin postnya oom NR dulu yah ngerti kok sepak terjangnya si merek amrik satu ini emang gak konsisten.

dari sisi brand... coba tanya lah chevy identik sama merek yang gimana... honda identik anak muda... toyota identik mbl keluarga... mitsu identik mobil yang kuat krn fleet, suzuki identik mobil kecil dan pickup murmer...

chevrolet ? bentar jualan pikup, bentar jualan SUV, bentar jualan MPV kecil, sesuai statement resmi mereka "tidak ada produk yang memberi keuntungan berkesinambungan" ... lah orang produknya gak sampe 2 generasi semua. wuling aja brandingnya lebih jelas.

pabrik dibuka-tutup-buka gak jelas...

saya liat berita ini gak kaget. sdh jarang pameran, dealer setidaknya di jateng sdh berubah jadi wuling semua, dan tanda-tanda terakhir tdk ikut pameran besar...

jauh lbh mengagetkan berita ford tutup dulu klo saya sih...
Marketingnya Chevy di sini kaya ga belajar konsep product hero. Bahwa mereka perlu punya produk jagoan yang mencerminkan perusahaan.

Toyota punya banyak banget produk yang bisa disebut product hero. Avanza, Innova, Fortuner. Agya yang tadinya mau di set sebagai hero mereka di LCGC dibantai Brio, lalu dengan cepat mereka switch ke Calya. Begitu juga merk2 mainstream lain. Honda punya Civic, Brio. Mitsu punya Pajero, Xpander. Suzuki punya Carry, Jimny, Karimun (biarpun ini gak terlalu laku, tetap dipelihara sampe 3 generasi model untuk menguatkan image produsen mobil kecil)

Bahkan Ford aja punya Ranger. Lah, chevy punya apaan.

Seandainya mereka berani pasarin produk legend mereka seperti Camaro di sini, mungkin image brand ini akan lebih bagus. Honda aja berani pasarin Civic Type R, padahal secara volum pasti kecil banget, tapi mereka harus invest sarana untuk mendukung aftersalesnya si type R itu. Cuma buat bangun image merk. Makanya mereka sekarang suka bawa2 replika red bull F1 klo pameran besar. Langkah Honda juga diikutin Toyota yang jualan Supra baru.
Jangan lupa Isuzu si Raja Diesel punya Hero juga yaitu Isuzu Panther...yang terus dipiara walau yang beli per bulan bisa dihitung pakai jari...wkwkwkw
Dan hero satu lagi "Elf"...sampai sampai micro bus nanggung antar kota dalam provinsi biasanya ...semua terlanjur dipanggil "elf" padahal bisa aja buatan Mitsu atau Hyno wkwkwkw

Hero memang langsung mengangkat harkat dan martabat suatu merk...
Dulu belum ada panther pickup, belum ada L 300, bapak saya ambil Chevrolet LUV duluan 2 unit. Banyak yang ga tau kalo mesin panther hi grade lama tipe C223 ini aslinya dari Chevrolet LUV. dikembangkan Isuzu bersama GM waktu Isuzu masih milik GM.

User avatar
Turboman
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 18967
Joined: 12 Dec 2005, 12:14

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by Turboman » 29 Oct 2019, 13:12

bensinsolar wrote:Sodara saya yg migrate dari Ford Ecopot ke Chevy Trax lgsg pusing dengernya pas saya infokan ini, kakaknya yg lebih sensible piih HRV. Not surprising sih sebenernya. Product Chevy di south east Asia juga biasa2 aja. Tidak ada yg menonjol dari service mereka juga. Jangan samakan Chevy dengan Wuling, mrk beda level. Kadang aja kita bedain produk CBU JDM & IDM yg beda level, ini lebih jauh lagi. Ya kasian juga org Thai yg beli Wuling Captiva terbaru seharga Chevy :mky_07:
Di Thai si Cepi mah jalan terus

erwinign
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1026
Joined: 19 Apr 2014, 10:45
Location: Semarang
Daily Vehicle: Ertiga

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by erwinign » 29 Oct 2019, 13:13

silentIm2 wrote:
29 Oct 2019, 12:47
ginting wrote:
FU27 wrote:
29 Oct 2019, 09:49


Marketingnya Chevy di sini kaya ga belajar konsep product hero. Bahwa mereka perlu punya produk jagoan yang mencerminkan perusahaan.

Toyota punya banyak banget produk yang bisa disebut product hero. Avanza, Innova, Fortuner. Agya yang tadinya mau di set sebagai hero mereka di LCGC dibantai Brio, lalu dengan cepat mereka switch ke Calya. Begitu juga merk2 mainstream lain. Honda punya Civic, Brio. Mitsu punya Pajero, Xpander. Suzuki punya Carry, Jimny, Karimun (biarpun ini gak terlalu laku, tetap dipelihara sampe 3 generasi model untuk menguatkan image produsen mobil kecil)

Bahkan Ford aja punya Ranger. Lah, chevy punya apaan.

Seandainya mereka berani pasarin produk legend mereka seperti Camaro di sini, mungkin image brand ini akan lebih bagus. Honda aja berani pasarin Civic Type R, padahal secara volum pasti kecil banget, tapi mereka harus invest sarana untuk mendukung aftersalesnya si type R itu. Cuma buat bangun image merk. Makanya mereka sekarang suka bawa2 replika red bull F1 klo pameran besar. Langkah Honda juga diikutin Toyota yang jualan Supra baru.
Jangan lupa Isuzu si Raja Diesel punya Hero juga yaitu Isuzu Panther...yang terus dipiara walau yang beli per bulan bisa dihitung pakai jari...wkwkwkw
Dan hero satu lagi "Elf"...sampai sampai micro bus nanggung antar kota dalam provinsi biasanya ...semua terlanjur dipanggil "elf" padahal bisa aja buatan Mitsu atau Hyno wkwkwkw

Hero memang langsung mengangkat harkat dan martabat suatu merk...
Dulu belum ada panther pickup, belum ada L 300, bapak saya ambil Chevrolet LUV duluan 2 unit. Banyak yang ga tau kalo mesin panther hi grade lama tipe C223 ini aslinya dari Chevrolet LUV. dikembangkan Isuzu bersama GM waktu Isuzu masih milik GM.
Mesin lejen, dan saya nggak pernah lupa masa kecil dihabisin di panther. Itu mobil yg ada seni nya saking teknologinya kuno hahahaha. Btw, di palembang ford RMA juga mulai jualan ranger om
Don't Judge The Book By It's Cover

User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 8903
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Chevrolet stop jualan di Indonesia

Post by ChZ » 29 Oct 2019, 13:25

ginting wrote:
29 Oct 2019, 11:26
FU27 wrote:
29 Oct 2019, 09:49
Seandainya mereka berani pasarin produk legend mereka seperti Camaro di sini, mungkin image brand ini akan lebih bagus. Honda aja berani pasarin Civic Type R, padahal secara volum pasti kecil banget, tapi mereka harus invest sarana untuk mendukung aftersalesnya si type R itu. Cuma buat bangun image merk. Makanya mereka sekarang suka bawa2 replika red bull F1 klo pameran besar. Langkah Honda juga diikutin Toyota yang jualan Supra baru.
Jangan lupa Isuzu si Raja Diesel punya Hero juga yaitu Isuzu Panther...yang terus dipiara walau yang beli per bulan bisa dihitung pakai jari...wkwkwkw
Dan hero satu lagi "Elf"...sampai sampai micro bus nanggung antar kota dalam provinsi biasanya ...semua terlanjur dipanggil "elf" padahal bisa aja buatan Mitsu atau Hyno wkwkwkw

Hero memang langsung mengangkat harkat dan martabat suatu merk...
branding chevy yang kuat di film transformer yang sayangnya productnya gak ada yang dijual di Indonesia kecuali spark dan trax, itupun nggak jadi mobil tokoh utama jadi tetep aja dilupain. yang diinget sama orang Camaro = Bumblebee.

di pasar murican (pickup truck raksasa dan muscle / ponycar) kayanya skrg masih dipegang Ford juga di US. Dari the big three yang nasibnya gak ngenes-ngenes amat ya si mpord ini. Lha gimana, pickup F-150 jumbo gitu bisa jadi mobil terlaris :mky_07: beruntungnya mpord pasar dobel cabin setidaknya masih hidup di kaltim.

GM masih bertahan jadi mobil official pemerintahan.

saking populernya si panther, mux pun sering dibilang panther baru yak um :ngacir:

soal elf pokoknya asal mobil microbus mau itu dutro, elf beneran, atau hiace kadang masih disebut "numpak elf"... :ngacir:

kayak isuzu dan mitsubishi sebenernya enak udah punya reputasi sebagai mobil yang kuat krn lebih populer fleetnya ketimbang passengernya
Last edited by ChZ on 29 Oct 2019, 13:29, edited 1 time in total.
"Yang musuhmu nggak akan dengerin penjelasanmu, yang cinta sama kamu nggak butuh dijelasin" - Sujiwo Tejo

Post Reply