DFSK Glory 560

Segala mobil tipe SUV (2WD/4WD). (Cherokee, Terios, Rush, dll).

Moderators: y_anjasrana, F 272, ginting, FRD, artoodetoo, b8099ok

Motorolla
Visitor
Visitor
Posts: 7
Joined: 11 May 2019, 01:38
Location: Jkt
Daily Vehicle: Suzuki

Re: DFSK Glory 560

Post by Motorolla » 11 May 2019, 01:39

SUV terbaru DFSK Glory 560 menjadi kontributor terbesar dengan pemesanan mencapai 1.056 unit atau 71 persen dari total SPK DFSK di IIMS 2019. Jumlah ini nyaris menyundul pemesanan mobil terlaris di Indonesia, Toyota Avanza, yang di IIMS 2019 membukukan 1.106 unit.

DFSK Glory 580 mampu menyumbang 18 persen total SPK dan pikap Super Cab menyumbang 11 persen total SPK.

onie
Visitor
Visitor
Posts: 1
Joined: 08 Dec 2018, 10:30
Location: jogjakarta
Daily Vehicle: toyota avanza

Re: DFSK Glory 560

Post by onie » 11 May 2019, 02:04

Selamat Oom sudah pesan glory 560.

Ditunggu pengalaman berkendaranya,.... Mudah mudahan segera mendarat dirumah unitnya....

ngeja
New Member of Junior Mechanic
New Member of Junior Mechanic
Posts: 21
Joined: 30 Jan 2017, 13:41

Re: DFSK Glory 560

Post by ngeja » 11 May 2019, 04:16

Penasaran sama performa mesin 1.5T vs 1.8 nya , dengan harga sama apa performa jg sama

Motorolla
Visitor
Visitor
Posts: 7
Joined: 11 May 2019, 01:38
Location: Jkt
Daily Vehicle: Suzuki

Re: DFSK Glory 560

Post by Motorolla » 11 May 2019, 08:27

Ane rasa yg turbobpebih bertenaga juga pajak stnk lebih murah karena 1500 cc ..kurangnya mesti minimalbpertamax

aipiesblue
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 264
Joined: 10 Aug 2009, 10:01

Re: DFSK Glory 560

Post by aipiesblue » 11 May 2019, 09:17

DeFeSeK 560 ini memang menarik sih, liat review di yutub interiornya mengingatkan saya dengan ANF yg sudah ada terparkir di garasi rumah.

dengan harga dibawah 250 juta, desain eksterior dan interiornya seperti mobil kelas 400an juta.

Motorolla
Visitor
Visitor
Posts: 7
Joined: 11 May 2019, 01:38
Location: Jkt
Daily Vehicle: Suzuki

Re: DFSK Glory 560

Post by Motorolla » 11 May 2019, 10:41

Power dan torsinya juga setara 400 jutaan lol

sennarose88
New Member of Junior Mechanic
New Member of Junior Mechanic
Posts: 23
Joined: 10 Dec 2017, 13:16

Re: DFSK Glory 560

Post by sennarose88 » 11 May 2019, 10:45

aipiesblue wrote:
11 May 2019, 09:17
DeFeSeK 560 ini memang menarik sih, liat review di yutub interiornya mengingatkan saya dengan ANF yg sudah ada terparkir di garasi rumah.

dengan harga dibawah 250 juta, desain eksterior dan interiornya seperti mobil kelas 400an juta.
Desain interior seperti mobil 800an juta om, soalnya mirip plek dengan cx9 :ngacir:

Motorolla
Visitor
Visitor
Posts: 7
Joined: 11 May 2019, 01:38
Location: Jkt
Daily Vehicle: Suzuki

Re: DFSK Glory 560

Post by Motorolla » 11 May 2019, 14:07

Fitur juga jauh diatas avannza pantalash di iims penjualannya hampr sama dgn avz

Astargea
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 132
Joined: 31 Mar 2018, 21:14
Daily Vehicle: Mazda CX-5 Sport 2012

Re: DFSK Glory 560

Post by Astargea » 11 May 2019, 18:12

sennarose88 wrote:
11 May 2019, 10:45
aipiesblue wrote:
11 May 2019, 09:17
DeFeSeK 560 ini memang menarik sih, liat review di yutub interiornya mengingatkan saya dengan ANF yg sudah ada terparkir di garasi rumah.

dengan harga dibawah 250 juta, desain eksterior dan interiornya seperti mobil kelas 400an juta.
Desain interior seperti mobil 800an juta om, soalnya mirip plek dengan cx9 :ngacir:
takjub sama bahan soft touch nya sih, ada dimana-mana bahkan lebih banyak dari glory 580, dari yang cuma empuk kayak karet sampe empuk yang ada busanya, mewah sekali

rendr
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 239
Joined: 19 Mar 2018, 13:47

Re: DFSK Glory 560

Post by rendr » 11 May 2019, 23:18

Bagi yg anti cvt cvt club sih, defesek 560 1.5T 6speed manual ini menggoda bgt dibanding tetangga hahahaha...

Mana tipe manual terlengkapnya masih dikisaran 230jtan.. hemat 100jt dari tetangganya..


:ngacir: :ngacir:
European Enthusiasts
AJ-V6 / B6034S / M111 / M10 / M20 / M52 / M54

pjz888
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 40
Joined: 20 Jan 2019, 23:51
Location: Indonesia
Daily Vehicle: Kia Picanto

Re: DFSK Glory 560

Post by pjz888 » 12 May 2019, 02:49

Gile ngiler banget liat review youtube ini mobil, sy malah tertarik tipe B nya, karena ga butuh 7 seater, 5 seater cukup, tinggal bungkus jok dan tambah kamera mundur aja, kmrn lewat dfsk bandung blm ada glory 560 nya, pdhl pgn liat langsung n test drive kl ada.

Motorolla
Visitor
Visitor
Posts: 7
Joined: 11 May 2019, 01:38
Location: Jkt
Daily Vehicle: Suzuki

Re: DFSK Glory 560

Post by Motorolla » 12 May 2019, 02:53

Tinggal tambah chip dan nos, siap tarung di sirkuit lol

sendguruh
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 171
Joined: 12 May 2008, 09:07

Re: DFSK Glory 560

Post by sendguruh » 12 May 2019, 07:18

butuh review mobil sm review after salesnya nih, lmyn buat anter anak sekolah

User avatar
Pugman
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1170
Joined: 16 Aug 2014, 11:39

Re: DFSK Glory 560

Post by Pugman » 12 May 2019, 08:13

Motorolla wrote:
11 May 2019, 08:27
Ane rasa yg turbobpebih bertenaga juga pajak stnk lebih murah karena 1500 cc ..kurangnya mesti minimalbpertamax
Ah pajak disini mah aneh, cc mesin dilihat nomor sekian, yang pertama dilihat harga NJKB yang didaftarkan, kalau 1500cc kelas tertinggi didaftarkan dengan harga lebih tinggi dari yang 1800cc maka jangan harap harganya jadi murah dari yang 1500cc.

Apalagi kalau udah menentukan pajak mobil bekas, lebih aneh lagi. Contoh yang pernah saya lihat, Peugeot 408 2000cc pajaknya lebih murah dari 408 yang 1600cc turbo. Pajaknya ditentukan dari harga depresiasi versi Samsat, udah gitu penentuan harga depresiasi jauh di atas harga pasaran mobil bekas itu.

User avatar
Pugman
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1170
Joined: 16 Aug 2014, 11:39

Re: DFSK Glory 560

Post by Pugman » 12 May 2019, 08:20

farizfsa wrote:
09 May 2019, 10:57
aspsilver wrote:
08 May 2019, 15:26
Sama koq, naik E250 jg gitu.

Hebat kan sama Dengan mercedes benz
hahaha, emg mercy sampe sekarang ada delay di gas nya sih

abis itu naik mobil jepang, loncat2 kaya org br bs nyetir

sy penasaran sih seberapa nyaman ini mobil, apa empuk atau tdk secara hari gini mobil suspensi nya keras2 yg katanya biar stabil
Iya ya suspensi keras biar stabil tapi dipakai kencang serasa ngambang, di pakai nikung kencang serasa mau guling. Padahal intinya ga mau bikin suspensi rumit yang jelas lebih mahal dam butuh perawatan lebih.

Astargea
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 132
Joined: 31 Mar 2018, 21:14
Daily Vehicle: Mazda CX-5 Sport 2012

Re: DFSK Glory 560

Post by Astargea » 12 May 2019, 19:38

Pugman wrote:
12 May 2019, 08:13
Motorolla wrote:
11 May 2019, 08:27
Ane rasa yg turbobpebih bertenaga juga pajak stnk lebih murah karena 1500 cc ..kurangnya mesti minimalbpertamax
Ah pajak disini mah aneh, cc mesin dilihat nomor sekian, yang pertama dilihat harga NJKB yang didaftarkan, kalau 1500cc kelas tertinggi didaftarkan dengan harga lebih tinggi dari yang 1800cc maka jangan harap harganya jadi murah dari yang 1500cc.

Apalagi kalau udah menentukan pajak mobil bekas, lebih aneh lagi. Contoh yang pernah saya lihat, Peugeot 408 2000cc pajaknya lebih murah dari 408 yang 1600cc turbo. Pajaknya ditentukan dari harga depresiasi versi Samsat, udah gitu penentuan harga depresiasi jauh di atas harga pasaran mobil bekas itu.
Kalo 2.0 vs 1.6T lebih murah 2.0 menurut saya masuk akal, karena pas baru yg 1.6T lebih mahal dan bedanya juga tidak sedikit, kemudian 1.6 dan 2.0 kan masuk kategori perpajakan yang sama, kecuali kalo bahas 1.5 vs 2.0 barulah yang 1.5 akan menonjol murahnya.

Motorolla
Visitor
Visitor
Posts: 7
Joined: 11 May 2019, 01:38
Location: Jkt
Daily Vehicle: Suzuki

Re: DFSK Glory 560

Post by Motorolla » 12 May 2019, 21:26

Pjak mobil itu berdasarkan cc kalau udah 1500 keatas nah itu udah beda

User avatar
Pugman
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1170
Joined: 16 Aug 2014, 11:39

Re: DFSK Glory 560

Post by Pugman » 12 May 2019, 23:32

Astargea wrote:
12 May 2019, 19:38
Pugman wrote:
12 May 2019, 08:13
Motorolla wrote:
11 May 2019, 08:27
Ane rasa yg turbobpebih bertenaga juga pajak stnk lebih murah karena 1500 cc ..kurangnya mesti minimalbpertamax
Ah pajak disini mah aneh, cc mesin dilihat nomor sekian, yang pertama dilihat harga NJKB yang didaftarkan, kalau 1500cc kelas tertinggi didaftarkan dengan harga lebih tinggi dari yang 1800cc maka jangan harap harganya jadi murah dari yang 1500cc.

Apalagi kalau udah menentukan pajak mobil bekas, lebih aneh lagi. Contoh yang pernah saya lihat, Peugeot 408 2000cc pajaknya lebih murah dari 408 yang 1600cc turbo. Pajaknya ditentukan dari harga depresiasi versi Samsat, udah gitu penentuan harga depresiasi jauh di atas harga pasaran mobil bekas itu.
Kalo 2.0 vs 1.6T lebih murah 2.0 menurut saya masuk akal, karena pas baru yg 1.6T lebih mahal dan bedanya juga tidak sedikit, kemudian 1.6 dan 2.0 kan masuk kategori perpajakan yang sama, kecuali kalo bahas 1.5 vs 2.0 barulah yang 1.5 akan menonjol murahnya.
Motorolla wrote:
12 May 2019, 21:26
Pjak mobil itu berdasarkan cc kalau udah 1500 keatas nah itu udah beda
Makanya cermati yang saya sampaikan, saya katakan yang menentukan nilai PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) adalah "NJKB" (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) yang didaftarkan pada kementerian perdagangan sebagai dasar penentuan PKB bukan CC mesin apalagi emisi.

Saya beri contoh mobil tersebut supaya mudah melihat bahwa 1 tipe mobil yang sama jelas akan ada disegmen pajak yang sama dan juga membuat kita mudah melihat betapa CC mobil selama di bawah 3000cc dan bukan merupakan kendaraan komersial maka kubikasi mesin dengan selisih yang besarpun tidak akan meringankan pajak secara signifikan.

Contoh lain, mau yang 1500cc?
BMW 218i 1499cc i3(inline 3 silinder) Turbo Pajaknya 8,5jt
Mercedes Benz A 200 1332cc turbo Pajaknya 8,5jt
Mercedes Benz B 200 1332cc turbo Pajaknya 8,5jt
VW Touran TSI 1400cc, Pajaknya 5,4jt
Smart Fortwo 990cc Pajaknya 3,4jt

Bandingkan dengan yang sama 1500cc
Avanza 1.5?
Xpander 1.5?
Yaris 1.5?

Mobil2 itu sama ada dikelas HB/MPV tapi karena yang dilihat itu berdasarkan harga jual makanya meski mobil Eropa sudah mengecilkan kapasitas silindernya, sekali lagi ga pengaruh besar ke Pajak.
Di Eropa brand tersebut menurunkan kapasitas mesin dan tambah turbo karena berharap keringanan pajak dari emisi.
Disini bahkan smart Fortwo karena dijual 300jt-an, meski ga sampai 1000cc tetap saja pajaknya sedikit lebih tinggi dari kebanyakan LMPV 1500cc.
Itulah mengapa saya sebut aneh.

User avatar
jar-jit-no
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 682
Joined: 29 Nov 2012, 12:58
Location: Malang city

Re: DFSK Glory 560

Post by jar-jit-no » 13 May 2019, 05:16

Pugman wrote:
12 May 2019, 23:32
Astargea wrote:
12 May 2019, 19:38
Pugman wrote:
12 May 2019, 08:13


Ah pajak disini mah aneh, cc mesin dilihat nomor sekian, yang pertama dilihat harga NJKB yang didaftarkan, kalau 1500cc kelas tertinggi didaftarkan dengan harga lebih tinggi dari yang 1800cc maka jangan harap harganya jadi murah dari yang 1500cc.

Apalagi kalau udah menentukan pajak mobil bekas, lebih aneh lagi. Contoh yang pernah saya lihat, Peugeot 408 2000cc pajaknya lebih murah dari 408 yang 1600cc turbo. Pajaknya ditentukan dari harga depresiasi versi Samsat, udah gitu penentuan harga depresiasi jauh di atas harga pasaran mobil bekas itu.
Kalo 2.0 vs 1.6T lebih murah 2.0 menurut saya masuk akal, karena pas baru yg 1.6T lebih mahal dan bedanya juga tidak sedikit, kemudian 1.6 dan 2.0 kan masuk kategori perpajakan yang sama, kecuali kalo bahas 1.5 vs 2.0 barulah yang 1.5 akan menonjol murahnya.
Motorolla wrote:
12 May 2019, 21:26
Pjak mobil itu berdasarkan cc kalau udah 1500 keatas nah itu udah beda
Makanya cermati yang saya sampaikan, saya katakan yang menentukan nilai PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) adalah "NJKB" (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) yang didaftarkan pada kementerian perdagangan sebagai dasar penentuan PKB bukan CC mesin apalagi emisi.

Saya beri contoh mobil tersebut supaya mudah melihat bahwa 1 tipe mobil yang sama jelas akan ada disegmen pajak yang sama dan juga membuat kita mudah melihat betapa CC mobil selama di bawah 3000cc dan bukan merupakan kendaraan komersial maka kubikasi mesin dengan selisih yang besarpun tidak akan meringankan pajak secara signifikan.

Contoh lain, mau yang 1500cc?
BMW 218i 1499cc i3(inline 3 silinder) Turbo Pajaknya 8,5jt
Mercedes Benz A 200 1332cc turbo Pajaknya 8,5jt
Mercedes Benz B 200 1332cc turbo Pajaknya 8,5jt
VW Touran TSI 1400cc, Pajaknya 5,4jt
Smart Fortwo 990cc Pajaknya 3,4jt

Bandingkan dengan yang sama 1500cc
Avanza 1.5?
Xpander 1.5?
Yaris 1.5?

Mobil2 itu sama ada dikelas HB/MPV tapi karena yang dilihat itu berdasarkan harga jual makanya meski mobil Eropa sudah mengecilkan kapasitas silindernya, sekali lagi ga pengaruh besar ke Pajak.
Di Eropa brand tersebut menurunkan kapasitas mesin dan tambah turbo karena berharap keringanan pajak dari emisi.
Disini bahkan smart Fortwo karena dijual 300jt-an, meski ga sampai 1000cc tetap saja pajaknya sedikit lebih tinggi dari kebanyakan LMPV 1500cc.
Itulah mengapa saya sebut aneh.
Ini yg diomongin sama2 pajak, tapi beda. Kalo pkb emang dasarnya njkb. Ga ada pengaruh sama cc mobil. Tergantung nilai jual yg ditetapkan dinas pendapatan masing2 daerah.
Kalo yg pengaruh dari kubikasi mobil sepertinya PPnBM. Pajak ini dikenakan ketika mobil keluar dari pabrik. Kalo pph 22 produk otomotif setau saya fixed tarifnya. Ini untuk ckd ya. Kalo cbu beda lg struktur pajaknya.

Jadi, pkb itu pajak daerah..ppnbm dkk itu pajak pusat..gila ya?
4A91 4at - Slow Driver

User avatar
Pugman
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1170
Joined: 16 Aug 2014, 11:39

Re: DFSK Glory 560

Post by Pugman » 13 May 2019, 07:23

jar-jit-no wrote:
13 May 2019, 05:16
Pugman wrote:
12 May 2019, 23:32
Astargea wrote:
12 May 2019, 19:38


Kalo 2.0 vs 1.6T lebih murah 2.0 menurut saya masuk akal, karena pas baru yg 1.6T lebih mahal dan bedanya juga tidak sedikit, kemudian 1.6 dan 2.0 kan masuk kategori perpajakan yang sama, kecuali kalo bahas 1.5 vs 2.0 barulah yang 1.5 akan menonjol murahnya.
Motorolla wrote:
12 May 2019, 21:26
Pjak mobil itu berdasarkan cc kalau udah 1500 keatas nah itu udah beda
Makanya cermati yang saya sampaikan, saya katakan yang menentukan nilai PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) adalah "NJKB" (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) yang didaftarkan pada kementerian perdagangan sebagai dasar penentuan PKB bukan CC mesin apalagi emisi.

Saya beri contoh mobil tersebut supaya mudah melihat bahwa 1 tipe mobil yang sama jelas akan ada disegmen pajak yang sama dan juga membuat kita mudah melihat betapa CC mobil selama di bawah 3000cc dan bukan merupakan kendaraan komersial maka kubikasi mesin dengan selisih yang besarpun tidak akan meringankan pajak secara signifikan.

Contoh lain, mau yang 1500cc?
BMW 218i 1499cc i3(inline 3 silinder) Turbo Pajaknya 8,5jt
Mercedes Benz A 200 1332cc turbo Pajaknya 8,5jt
Mercedes Benz B 200 1332cc turbo Pajaknya 8,5jt
VW Touran TSI 1400cc, Pajaknya 5,4jt
Smart Fortwo 990cc Pajaknya 3,4jt

Bandingkan dengan yang sama 1500cc
Avanza 1.5?
Xpander 1.5?
Yaris 1.5?

Mobil2 itu sama ada dikelas HB/MPV tapi karena yang dilihat itu berdasarkan harga jual makanya meski mobil Eropa sudah mengecilkan kapasitas silindernya, sekali lagi ga pengaruh besar ke Pajak.
Di Eropa brand tersebut menurunkan kapasitas mesin dan tambah turbo karena berharap keringanan pajak dari emisi.
Disini bahkan smart Fortwo karena dijual 300jt-an, meski ga sampai 1000cc tetap saja pajaknya sedikit lebih tinggi dari kebanyakan LMPV 1500cc.
Itulah mengapa saya sebut aneh.
Ini yg diomongin sama2 pajak, tapi beda. Kalo pkb emang dasarnya njkb. Ga ada pengaruh sama cc mobil. Tergantung nilai jual yg ditetapkan dinas pendapatan masing2 daerah.
Kalo yg pengaruh dari kubikasi mobil sepertinya PPnBM. Pajak ini dikenakan ketika mobil keluar dari pabrik. Kalo pph 22 produk otomotif setau saya fixed tarifnya. Ini untuk ckd ya. Kalo cbu beda lg struktur pajaknya.

Jadi, pkb itu pajak daerah..ppnbm dkk itu pajak pusat..gila ya?
Yups, yang pengaruh adalah PPnBM, 1-1500cc dan 1501-3000cc tapi umumnya orang sudah tidak akan perduli lagi masalah ini, karena yang ada di price list mobil mainstream biasanya harga OTR, beda sama luxury car dimana yang ditampilkan adalah harga OFR.

User avatar
jar-jit-no
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 682
Joined: 29 Nov 2012, 12:58
Location: Malang city

Re: DFSK Glory 560

Post by jar-jit-no » 13 May 2019, 07:42

Pugman wrote:
13 May 2019, 07:23
jar-jit-no wrote:
13 May 2019, 05:16
Pugman wrote:
12 May 2019, 23:32



Makanya cermati yang saya sampaikan, saya katakan yang menentukan nilai PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) adalah "NJKB" (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) yang didaftarkan pada kementerian perdagangan sebagai dasar penentuan PKB bukan CC mesin apalagi emisi.

Saya beri contoh mobil tersebut supaya mudah melihat bahwa 1 tipe mobil yang sama jelas akan ada disegmen pajak yang sama dan juga membuat kita mudah melihat betapa CC mobil selama di bawah 3000cc dan bukan merupakan kendaraan komersial maka kubikasi mesin dengan selisih yang besarpun tidak akan meringankan pajak secara signifikan.

Contoh lain, mau yang 1500cc?
BMW 218i 1499cc i3(inline 3 silinder) Turbo Pajaknya 8,5jt
Mercedes Benz A 200 1332cc turbo Pajaknya 8,5jt
Mercedes Benz B 200 1332cc turbo Pajaknya 8,5jt
VW Touran TSI 1400cc, Pajaknya 5,4jt
Smart Fortwo 990cc Pajaknya 3,4jt

Bandingkan dengan yang sama 1500cc
Avanza 1.5?
Xpander 1.5?
Yaris 1.5?

Mobil2 itu sama ada dikelas HB/MPV tapi karena yang dilihat itu berdasarkan harga jual makanya meski mobil Eropa sudah mengecilkan kapasitas silindernya, sekali lagi ga pengaruh besar ke Pajak.
Di Eropa brand tersebut menurunkan kapasitas mesin dan tambah turbo karena berharap keringanan pajak dari emisi.
Disini bahkan smart Fortwo karena dijual 300jt-an, meski ga sampai 1000cc tetap saja pajaknya sedikit lebih tinggi dari kebanyakan LMPV 1500cc.
Itulah mengapa saya sebut aneh.
Ini yg diomongin sama2 pajak, tapi beda. Kalo pkb emang dasarnya njkb. Ga ada pengaruh sama cc mobil. Tergantung nilai jual yg ditetapkan dinas pendapatan masing2 daerah.
Kalo yg pengaruh dari kubikasi mobil sepertinya PPnBM. Pajak ini dikenakan ketika mobil keluar dari pabrik. Kalo pph 22 produk otomotif setau saya fixed tarifnya. Ini untuk ckd ya. Kalo cbu beda lg struktur pajaknya.

Jadi, pkb itu pajak daerah..ppnbm dkk itu pajak pusat..gila ya?
Yups, yang pengaruh adalah PPnBM, 1-1500cc dan 1501-3000cc tapi umumnya orang sudah tidak akan perduli lagi masalah ini, karena yang ada di price list mobil mainstream biasanya harga OTR, beda sama luxury car dimana yang ditampilkan adalah harga OFR.
kalo harga off the road itu bknnya cuma minus BBN dan pkb ya? apa banyak ya org yg beli luxury car cuma buat pajangan & ga dibayar bbn dan pkb nya? *asli nanya
4A91 4at - Slow Driver

mj2005
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 35
Joined: 02 Feb 2017, 19:37

Re: DFSK Glory 560

Post by mj2005 » 13 May 2019, 09:13

Mohon direview jenis bbm minimum yang cocok dan tingkat konsumsinya.

casabalancas
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 394
Joined: 02 Oct 2017, 17:20
Location: Jakarta

Re: DFSK Glory 560

Post by casabalancas » 13 May 2019, 09:18

Iya, pemerintah kita wacana teruss mau penyesuaian pajak, dan yang paling lebih super duper aneh lagi mobil 4x4 dianggap barang mewah dan kena PPNBM lagi, padahal kita sama2 tau akses jalan di pelosok Indonesia gimana, gak usah jauh2 ke pelosok Indonesia sih, jalanan di desa2 pulau jawa yang di kaki gunung aja aksesnya masih banyak yang butuh mobil 4x4.

Balik lagi ke DFSK, wajar sihh mereka punya banyak inspirasi untuk bikin interior mewah & nyaman, lahh mereka pemilik 13,3 % saham Peugeot Citroen (PSA Group), pasti ada aja penyerapan ilmu dari PSA untuk develop Dongfeng group.

User avatar
aspsilver
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 829
Joined: 28 Oct 2004, 15:38
Location: Jakarta

Re: DFSK Glory 560

Post by aspsilver » 13 May 2019, 10:16

Pajak itu tergantung dari harga mobil, atau nilai jual, Bukan cc.

Cc itu menentukan bea masuk, atau ppn bm
Jadi harga barunya yang terkena imbas dari cc.

Nah tiap pemda yang menentukan besaran nilai jual dan besaran pajak

Jakarta mobil pertama, kena 2% dari nilai jual.
Jawa barat mobil pertama, kena 1,75% dari nilai jual

User avatar
Pugman
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1170
Joined: 16 Aug 2014, 11:39

Re: DFSK Glory 560

Post by Pugman » 13 May 2019, 12:32

jar-jit-no wrote:
13 May 2019, 07:42
Pugman wrote:
13 May 2019, 07:23
jar-jit-no wrote:
13 May 2019, 05:16


Ini yg diomongin sama2 pajak, tapi beda. Kalo pkb emang dasarnya njkb. Ga ada pengaruh sama cc mobil. Tergantung nilai jual yg ditetapkan dinas pendapatan masing2 daerah.
Kalo yg pengaruh dari kubikasi mobil sepertinya PPnBM. Pajak ini dikenakan ketika mobil keluar dari pabrik. Kalo pph 22 produk otomotif setau saya fixed tarifnya. Ini untuk ckd ya. Kalo cbu beda lg struktur pajaknya.

Jadi, pkb itu pajak daerah..ppnbm dkk itu pajak pusat..gila ya?
Yups, yang pengaruh adalah PPnBM, 1-1500cc dan 1501-3000cc tapi umumnya orang sudah tidak akan perduli lagi masalah ini, karena yang ada di price list mobil mainstream biasanya harga OTR, beda sama luxury car dimana yang ditampilkan adalah harga OFR.
kalo harga off the road itu bknnya cuma minus BBN dan pkb ya? apa banyak ya org yg beli luxury car cuma buat pajangan & ga dibayar bbn dan pkb nya? *asli nanya
Iya OFR minus BBN dan PKB, maksud saya adalah kalau mobil mainstream di price list benar-benar kita ibarat dibutakan segala soal pajak di tahun pertama, tahu nya nanti tahun kedua bayar PKB sekian, kecuali mau repot ambil OFR, kalau mobil Luxury ada kan member sini yang ambil seri 5, harga OFR sekitar 800 setelah Pajak jadi 1,1... Buat orang yang pas-pasan kaya saya denger gitu ya keder juga.

Nah kalau si Om sendiri kira2 gimana? Mending tahu dari awal harga OTR sekian, atau dikasih harga OFR?

Kalau mobil Saya rasa ada aja seh mobil Luxury yang ga bayar BBN tapi mungkin ga banyak. Di Batam sepertinya ada. Kalau yang jelas banyak itu Moge, maka ada istilah moge No Paper.

Post Reply