rasio kompresi

Ingin membahas hal-hal umum mengenai mobil dan otomotif, silakan bahas disini...

Moderators: ricz, y_anjasrana, imingwahyudi, madcat015, ChZ, billyd1773dz, amfibi, imsus2c, ZombiEE, Turboman

jetcar
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 87
Joined: 13 Apr 2004, 07:13

rasio kompresi

Postby jetcar » 06 Mar 2005, 09:48

mungkin ini pertanyaan basic banget, tapi gue sering baca istilah itu di brosur2 mobil tapi ga ngerti apa maksudnya.
berhubung sekarang lagi nyari mobil, antara blazer & terrano.
kalo terrano 2400cc rasio kompresinya 8.3:1, blazer 2200cc 9.5:1.
bagusan mana ya? yg kompresinya lebih besar atau kecil?
trims!

User avatar
handling
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2297
Joined: 29 Jul 2004, 18:09

Postby handling » 06 Mar 2005, 12:47

Bung jet car, semakin besar rasio kompresi , maka bensin yang dipake juga memerlukan tingkat oktan yang lebih tingi pula.

Kalo dilihat dari rk terrano cukup memakai premium, sdgkn blazer memerlukan pertamax.

Kalo gak salah terrano masih pake karburator, jadi mesinnya lebih sederhana dan lebih gampang perawatan....Kalo blazer sering banyak yang bilang power to weight ratio nya jelek.
Image

User avatar
mpoezz
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2980
Joined: 22 Jul 2004, 21:10

Postby mpoezz » 06 Mar 2005, 14:36

rasanya kalo ngak salah baca yang kompresi nya sampe 8.8 masih bisa premium.tapi kalo udha diatas itu harus pertamax deh kalo ngak salah lo

Silver
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 68
Joined: 16 Aug 2004, 08:50

Postby Silver » 07 Mar 2005, 09:35

mpoezz wrote:rasanya kalo ngak salah baca yang kompresi nya sampe 8.8 masih bisa premium.tapi kalo udha diatas itu harus pertamax deh kalo ngak salah lo


[color=blue][color=blue]Nah kalau Honda Jazz, New City iDSi yg gw tahu kompresinya 1:10.5 seharusnya pakai minimum pertamax tapi kog masih bisa pakai premium. Pihak HPM juga bilang gak masalah pakai premium tapi tenaganya pasti berkurang performanya dan bensinnya tidak lebih irit dibanding dengan pakai pertamax. [/color][/color]

User avatar
gege
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 122
Joined: 12 Dec 2003, 18:20

Postby gege » 07 Mar 2005, 10:03

Silver wrote:Nah kalau Honda Jazz, New City iDSi yg gw tahu kompresinya 1:10.5 seharusnya pakai minimum pertamax tapi kog masih bisa pakai premium. Pihak HPM juga bilang gak masalah pakai premium tapi tenaganya pasti berkurang performanya dan bensinnya tidak lebih irit dibanding dengan pakai pertamax.


kalo kompresi emang sih bener..
tapi tentang bahan bakarnya keliatannya salah deh
kalo yg jazz CKD malahan lebih irit minum premium
dibandingin pertamax.. tenaganya emang turun, tapi
ga jauh2 amat artinya beda dikit banget sewaktu pake pertamax

pertanyaannya:
kompresi apa bisa dibuat patokan konsumni jenis bbm?

:shock:
.
Aksesoris Mobil Online
http://aksesorismobil.stop.to
YM contact: Honda_Jazz

User avatar
y_anjasrana
SM Moderator
SM Moderator
Posts: 8334
Joined: 14 Feb 2003, 16:05

Postby y_anjasrana » 07 Mar 2005, 14:01

Yups, bisa banget.

Untuk kompresi tinggi memang harus pakai bbm yg beroktan tinggi, kalu nggak mesin susah idupnya. Istilah yang biasa dipakai detonasi, atau bbm tidak mau terbakar. Sama halnya dengan premium yg dicampur minyak tanah, sangat sulit terbakar.

Sehingga utk mesin yg berkompresi tinggi (9 ke atas) sebaiknya pakai pertamax atau pertamax plus. Lagipula pada pemakaiannya jelas lebih irit pakai pertamax dibanding pakai premium. Karena untuk mencapai tenaga yang sama butuh bahan bakar lebih banyak bila memakai premium. Otomatis pemakaian premium akan lebih boros utk km/liternya.

Bahkan untuk mesin mobil/motor balap, punya kompresi yang lebih tinggi lagi, sehingga butuh bbm dengan oktan yg lebih tinggi lagi. Dengan pertamax saja masih terjadi gejala detonasi. Makanya dipakai bahan bakar khusus atau lebih dikenal dengan racing fuel.

Btw, utk mesin standar masa kini disarankan pakai pertamax. Menurut teman dari klub motor, karena bahan bakar ini masih bisa dicampur dengan premium. Sedangkan pertamax plus tidak bisa dicampur dengan premium (berat jenisnya berbeda jauh-seperti minyak dan air). Jadi jika tidak ketemu dengan pertamax, misalnya sedang diluar kota, masih bisa dicampur dengan premium. Tetapi idealnya tetap jangan gonta ganti bahan bakar.
Accurate V3&4 Accounting System Consultant

Image <=== Click me to call mods....

jetcar
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 87
Joined: 13 Apr 2004, 07:13

Postby jetcar » 07 Mar 2005, 16:42

oke2,, jadi sekarang gue tau dah.
btw terrano masi carb ya?
kayaknya di websitenya ditulis 'kontrol suplai bahan bakar' = electronic.
tapi memang disitu ga ditulis juga kalo injection.
anyway gue sendiri juga lebih prefer terrano sih.
tapi blazer interiornya lebih mewah...

trims..!

User avatar
mpoezz
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2980
Joined: 22 Jul 2004, 21:10

Postby mpoezz » 07 Mar 2005, 20:08

Silver wrote:
mpoezz wrote:rasanya kalo ngak salah baca yang kompresi nya sampe 8.8 masih bisa premium.tapi kalo udha diatas itu harus pertamax deh kalo ngak salah lo


[color=blue][color=blue]Nah kalau Honda Jazz, New City iDSi yg gw tahu kompresinya 1:10.5 seharusnya pakai minimum pertamax tapi kog masih bisa pakai premium. Pihak HPM juga bilang gak masalah pakai premium tapi tenaganya pasti berkurang performanya dan bensinnya tidak lebih irit dibanding dengan pakai pertamax. [/color][/color]


jawabannya karena banyak faktor lain misalnya kalibrasi ecu,sensor2 dan controller catalytic converter yang berpengaruh terhadap kebutuhan oktan minimal

User avatar
mpoezz
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2980
Joined: 22 Jul 2004, 21:10

Postby mpoezz » 07 Mar 2005, 20:15

terano itu mesin nya masih mesin tahun 80 an pak heheheh model nya aja oldies hehehehe.

blazer emang lebih modis tapi juga lebih ngerongrong dan sekarang ama ATPM nya sendiri udah di bunuh.

User avatar
mpoezz
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2980
Joined: 22 Jul 2004, 21:10

Postby mpoezz » 07 Mar 2005, 20:18

padahal di luar negeri,terano itu udah di rombak habis habis an tapi yaitu kata mr toru hasegawa vice president nissan indonesia (kalo ngak salah nulis namanya dan nulis jabatan nya) orang indonesia masih suka model terano yang sekarang jadi model nya ngak pernah di rubah padahal udah keluar sejak 95.

User avatar
DigitALL
New Member of Mechanic Master
New Member of Mechanic Master
Posts: 9539
Joined: 15 May 2003, 23:12

Postby DigitALL » 07 Mar 2005, 23:23

Gw juga lebih prefer Terrano. Dan New Terrano lumayan laku di tanah air. Bandel banget sih !

indy
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 466
Joined: 20 Aug 2002, 15:16

Postby indy » 08 Mar 2005, 09:02

Iya terrano modelnya lebih oldies tapi kalo dimodif gaya jip lebih kelihatan "laki-laki" dari pada blazer. Blazer lebih cocok di model custom macam low rider gitu.

Kalo mesin banyak yang bilang blazer kurang bertenaga dan boros bahan bakar, padahal kompresinya lebih tinggi ya...apakah karena rasio giginya, berat kendaraan, atau karena hal lain?? Ada solusi?

User avatar
mpoezz
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2980
Joined: 22 Jul 2004, 21:10

Postby mpoezz » 08 Mar 2005, 17:07

yup kurang tenaga karena mesin aslinya 4295cc daya 190dk

disini ganti 2,2 liter dohc 138dk belum lagi ada yang sohc 114dk,padahal beratnya 2,2 ton power to weight ratio nya 0,062dk yang sohc 0,052dk bandingkan dengan aveo yang 1500cc power to weight ratio nya 0,082dk

dan katanya suv bersasis paling gede,kalau diukur tebal sasis nya tiga kali tebal sasis kijang bayangin aja beratnya

User avatar
mpoezz
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2980
Joined: 22 Jul 2004, 21:10

Postby mpoezz » 08 Mar 2005, 17:12

lalu disain knalpolt kurang pas,diameter pipa kanalpot mulai dari manipold ke belakang terlalu besar sehingga alairan gas buang terlalu loss

disinyalir diameter nya sama dengan mesin 4,3 liter asli terlalu ngempos untuk mesin 2,2 liter

solusinya perkecil pipa dari muffler ke belakang dari 57mm menjadi 50mm begitu katanya sih


Return to “Common Topics of Cars or Automotive”

Who is online

Users browsing this forum: omsafety and 9 guests