Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Modifikasi umum akan suatu mobil / kendaraan tertentu. Silakan post disini...

Moderators: F 272, y_anjasrana, ginting, FRD, artoodetoo, b8099ok

Post Reply
User avatar
Turboman
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 17242
Joined: 12 Dec 2005, 12:14

Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by Turboman » 08 Dec 2018, 11:31

Dear all

Mobil2 modern rata rata menggunakan 1 belt lebar yang panjang utk memutar semua puli pada komponen2 sekitar mesin spt Alternator / AC / pompa power steering dll

Yuk mari kita mengenal bahan material Serpentine Belt

Umumnya material yang banyak digunakan adalah

1. EPDM = Ethylene Propylene Diene Monomer

Serp Belt bawaan pabrik umumnya jenis EPDM (utk mobil2 kelas menengah - mewah)

Usia pakai EPDM belt =
90 - 100 rb Km atau 4 - 5 tahun

EPDM ini kita katakan Serp Belt kelas premium

EPDM belt tidak akan mengalami pecah2 seiring berjalannya waktu pemakaian, dia akan aus spt halnya ban dan jika sudah mulai selip (bunyi) maka saatnya belt diganti


2. CR = Choloprene Rubber

CR rubber umumnya utk Serp Belt aftermarket yg kelas ekonomi & Serp Belt bawaan pabrik utk mobil2 kelas ekonomi / entry level

Usia pakai CR belt
50 - 60 rb km atau 2 - 3 tahun

Ciri khas CR belt jika sudah waktunya diganti akan terlihat retak2


Jadi pada saat membeli Serp Belt, lebih baik kita mengetahui Material Belt yg akan kita beli, utk faktor merek adalah faktor kedua sejauh bukan buatan pabrikan abal abal

Salam



1544243326124.jpg
You do not have the required permissions to view the files attached to this post.

User avatar
marmut
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2665
Joined: 16 Oct 2013, 13:27
Location: Selatan Jakarta

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by marmut » 08 Dec 2018, 12:15

orang-orang itu tetap bilangnya fan belt, padahal sudah jelas terlihat fan-nya tidak terhubung dengan belt.


*tepokjidat
pipes - cigars - coffee

User avatar
levofloxacine
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 95
Joined: 25 Jan 2017, 08:30

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by levofloxacine » 08 Dec 2018, 14:13

Mobil jaman now skrg tidak ada lagi yg menggunakan fan belt, tetapi saya sempat berpikir, dari sisi safety apakah tidak lebih baik kalo fan tetap menggunakan fan belt, walaupun memang akan membebani kerja mesin, akan tetapi kemungkinan untuk tewas mendadak seperti motor fan mungkin lebih kecil, dimana jaman sekarang semua mobil menggunakan motor elektrik pada kedua kipasnya, seringkali tidak ketahuan bahwa kipas mati, apalagi kalo yg bawa mobil mamah2 muda yg tidak aware dengan indikator suhu mesin, ini diperparah pada beberapa merek mobil skrg tidak lagi menggunakan jarum indikator suhu, tetapi pada saat sudah overheat barulah indikator H menyala, sehingga entah sudah berapa lama sejak kipas mati mesin bekerja pada suhu yg terlalu tinggi.
Kesimpulan saya sementara kasus overheat meningkat dengan penggunaan elektric motor pada kedua kipas.... :big_think:

User avatar
michaelgiri93
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 807
Joined: 03 Sep 2016, 20:25

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by michaelgiri93 » 08 Dec 2018, 19:45

Wih makasih infonya om
Dulu saya kira serpentine belt cuma 1 jenis/1 bahan aja.

Kalau cairan yang katanya bisa memperpanjang umur belt itu bener berguna atau tidak ya? (Belt conditioner kalo gak salah namanya)
'98 new galant st black -5 mt
'15 mx king blue movistar - 5 mt

bedidi
Visitor
Visitor
Posts: 5
Joined: 03 Mar 2016, 16:16

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by bedidi » 08 Dec 2018, 22:02

V belt ipah termasuk yg mana om

User avatar
Turboman
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 17242
Joined: 12 Dec 2005, 12:14

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by Turboman » 09 Dec 2018, 07:42

bedidi wrote:V belt ipah termasuk yg mana om
kalo bawaan pabrik = EPDM

User avatar
josomba
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 714
Joined: 05 Aug 2017, 19:00
Location: Tangerang Selatan
Daily Vehicle: Delman

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by josomba » 09 Dec 2018, 07:56

Om turbo... Untuk serpentine belt ini ada kah yg interchangeable antar merk mobil? Lalu xx PK itu menunjukkan kekuatan/beban yg dapat diterima oleh si belt?
Image
Image

User avatar
Turboman
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 17242
Joined: 12 Dec 2005, 12:14

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by Turboman » 09 Dec 2018, 08:07

josomba wrote:Om turbo... Untuk serpentine belt ini ada kah yg interchangeable antar merk mobil? Lalu xx PK itu menunjukkan kekuatan/beban yg dapat diterima oleh si belt?
kalo ada yg panjang belt nya sama dan lebar belt nya sama ya bisa aja

Cuman saya gak paham yg mana2 aja yg bisa tukar pakai

User avatar
arfs
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1179
Joined: 25 Jan 2016, 18:40
Location: Jakarta

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by arfs » 09 Jan 2019, 20:17

Kondisi V Belt / Serpentine Belt sx4 saya 78rb km - 7 tahun dari baru:

Dari main crankshaft pulley gerakin waterpump dan altenator:
Image

Dari main crankshaft pulley gerakin kompressor ac dan tension pulley:
Image
“We don’t need myths, we need examples to be followed.
Examples of courage, determination, hope.
We need to believe it’s possible to win.
And it is our duty to pursue it” - Ayrton Senna da Silva

User avatar
coklatMetalik
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1708
Joined: 24 Jun 2016, 18:26
Daily Vehicle: LGX

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by coklatMetalik » 20 Jan 2019, 15:02

Kira2 knp ya mobil jaman skrg beltnya cuma 1 dipake utk semua?
Bukankah dgn pake 3 belt kyk mobil jaman 2000an awal lbh aman ya? 1 putus tdk mematikan komponen lain....
1979 Datsun GN620
1992 Toyota KF40
2000 Toyota KF83

iwing
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1045
Joined: 23 Feb 2016, 09:09

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by iwing » 21 Jan 2019, 08:47

levofloxacine wrote:
08 Dec 2018, 14:13
Mobil jaman now skrg tidak ada lagi yg menggunakan fan belt, tetapi saya sempat berpikir, dari sisi safety apakah tidak lebih baik kalo fan tetap menggunakan fan belt, walaupun memang akan membebani kerja mesin, akan tetapi kemungkinan untuk tewas mendadak seperti motor fan mungkin lebih kecil, dimana jaman sekarang semua mobil menggunakan motor elektrik pada kedua kipasnya, seringkali tidak ketahuan bahwa kipas mati, apalagi kalo yg bawa mobil mamah2 muda yg tidak aware dengan indikator suhu mesin, ini diperparah pada beberapa merek mobil skrg tidak lagi menggunakan jarum indikator suhu, tetapi pada saat sudah overheat barulah indikator H menyala, sehingga entah sudah berapa lama sejak kipas mati mesin bekerja pada suhu yg terlalu tinggi.
Kesimpulan saya sementara kasus overheat meningkat dengan penggunaan elektric motor pada kedua kipas.... :big_think:
ada saudara yang masih pelihara kijang tahun 92 kalo gak salah. itu kipas radiator masih terhubung langsung dengan mesin. jadi mesin nyala ya kipas nya juga nyala (fan belt). yang luar biasa lagi, roda depan kayak gak pake shock breaker kayak mobil2 skrg tapi pakai seperti ada besi memanjang gitu. btw tapi memang keterlaluan mobil2 jaman now yang gak pake indikator suhu mesin, cuma main lampu2 doang (overheat/gak)

User avatar
Turboman
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 17242
Joined: 12 Dec 2005, 12:14

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by Turboman » 21 Jan 2019, 08:55

iwing wrote:
levofloxacine wrote:
08 Dec 2018, 14:13
Mobil jaman now skrg tidak ada lagi yg menggunakan fan belt, tetapi saya sempat berpikir, dari sisi safety apakah tidak lebih baik kalo fan tetap menggunakan fan belt, walaupun memang akan membebani kerja mesin, akan tetapi kemungkinan untuk tewas mendadak seperti motor fan mungkin lebih kecil, dimana jaman sekarang semua mobil menggunakan motor elektrik pada kedua kipasnya, seringkali tidak ketahuan bahwa kipas mati, apalagi kalo yg bawa mobil mamah2 muda yg tidak aware dengan indikator suhu mesin, ini diperparah pada beberapa merek mobil skrg tidak lagi menggunakan jarum indikator suhu, tetapi pada saat sudah overheat barulah indikator H menyala, sehingga entah sudah berapa lama sejak kipas mati mesin bekerja pada suhu yg terlalu tinggi.
Kesimpulan saya sementara kasus overheat meningkat dengan penggunaan elektric motor pada kedua kipas.... :big_think:
ada saudara yang masih pelihara kijang tahun 92 kalo gak salah. itu kipas radiator masih terhubung langsung dengan mesin. jadi mesin nyala ya kipas nya juga nyala (fan belt). yang luar biasa lagi, roda depan kayak gak pake shock breaker kayak mobil2 skrg tapi pakai seperti ada besi memanjang gitu. btw tapi memang keterlaluan mobil2 jaman now yang gak pake indikator suhu mesin, cuma main lampu2 doang (overheat/gak)
shock pake om

itu Per Torsion Beam.....kayak Panther / MU-7


iwing
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1045
Joined: 23 Feb 2016, 09:09

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by iwing » 21 Jan 2019, 08:58

Turboman wrote:
21 Jan 2019, 08:55
iwing wrote:
levofloxacine wrote:
08 Dec 2018, 14:13
Mobil jaman now skrg tidak ada lagi yg menggunakan fan belt, tetapi saya sempat berpikir, dari sisi safety apakah tidak lebih baik kalo fan tetap menggunakan fan belt, walaupun memang akan membebani kerja mesin, akan tetapi kemungkinan untuk tewas mendadak seperti motor fan mungkin lebih kecil, dimana jaman sekarang semua mobil menggunakan motor elektrik pada kedua kipasnya, seringkali tidak ketahuan bahwa kipas mati, apalagi kalo yg bawa mobil mamah2 muda yg tidak aware dengan indikator suhu mesin, ini diperparah pada beberapa merek mobil skrg tidak lagi menggunakan jarum indikator suhu, tetapi pada saat sudah overheat barulah indikator H menyala, sehingga entah sudah berapa lama sejak kipas mati mesin bekerja pada suhu yg terlalu tinggi.
Kesimpulan saya sementara kasus overheat meningkat dengan penggunaan elektric motor pada kedua kipas.... :big_think:
ada saudara yang masih pelihara kijang tahun 92 kalo gak salah. itu kipas radiator masih terhubung langsung dengan mesin. jadi mesin nyala ya kipas nya juga nyala (fan belt). yang luar biasa lagi, roda depan kayak gak pake shock breaker kayak mobil2 skrg tapi pakai seperti ada besi memanjang gitu. btw tapi memang keterlaluan mobil2 jaman now yang gak pake indikator suhu mesin, cuma main lampu2 doang (overheat/gak)
shock pake om

itu Per Torsion Beam.....kayak Panther / MU-7
oalah, thx om turbo

User avatar
coklatMetalik
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1708
Joined: 24 Jun 2016, 18:26
Daily Vehicle: LGX

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by coklatMetalik » 21 Jan 2019, 09:39

iwing wrote:
21 Jan 2019, 08:47
levofloxacine wrote:
08 Dec 2018, 14:13
Mobil jaman now skrg tidak ada lagi yg menggunakan fan belt, tetapi saya sempat berpikir, dari sisi safety apakah tidak lebih baik kalo fan tetap menggunakan fan belt, walaupun memang akan membebani kerja mesin, akan tetapi kemungkinan untuk tewas mendadak seperti motor fan mungkin lebih kecil, dimana jaman sekarang semua mobil menggunakan motor elektrik pada kedua kipasnya, seringkali tidak ketahuan bahwa kipas mati, apalagi kalo yg bawa mobil mamah2 muda yg tidak aware dengan indikator suhu mesin, ini diperparah pada beberapa merek mobil skrg tidak lagi menggunakan jarum indikator suhu, tetapi pada saat sudah overheat barulah indikator H menyala, sehingga entah sudah berapa lama sejak kipas mati mesin bekerja pada suhu yg terlalu tinggi.
Kesimpulan saya sementara kasus overheat meningkat dengan penggunaan elektric motor pada kedua kipas.... :big_think:
ada saudara yang masih pelihara kijang tahun 92 kalo gak salah. itu kipas radiator masih terhubung langsung dengan mesin. jadi mesin nyala ya kipas nya juga nyala (fan belt). yang luar biasa lagi, roda depan kayak gak pake shock breaker kayak mobil2 skrg tapi pakai seperti ada besi memanjang gitu. btw tapi memang keterlaluan mobil2 jaman now yang gak pake indikator suhu mesin, cuma main lampu2 doang (overheat/gak)
Klo gk salah diatas 1990 udh pake visco deh
1979 Datsun GN620
1992 Toyota KF40
2000 Toyota KF83

iwing
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1045
Joined: 23 Feb 2016, 09:09

Re: Serba Serbi V Belt / Serpentine Belt

Post by iwing » 21 Jan 2019, 10:00

coklatMetalik wrote:
21 Jan 2019, 09:39
iwing wrote:
21 Jan 2019, 08:47
levofloxacine wrote:
08 Dec 2018, 14:13
Mobil jaman now skrg tidak ada lagi yg menggunakan fan belt, tetapi saya sempat berpikir, dari sisi safety apakah tidak lebih baik kalo fan tetap menggunakan fan belt, walaupun memang akan membebani kerja mesin, akan tetapi kemungkinan untuk tewas mendadak seperti motor fan mungkin lebih kecil, dimana jaman sekarang semua mobil menggunakan motor elektrik pada kedua kipasnya, seringkali tidak ketahuan bahwa kipas mati, apalagi kalo yg bawa mobil mamah2 muda yg tidak aware dengan indikator suhu mesin, ini diperparah pada beberapa merek mobil skrg tidak lagi menggunakan jarum indikator suhu, tetapi pada saat sudah overheat barulah indikator H menyala, sehingga entah sudah berapa lama sejak kipas mati mesin bekerja pada suhu yg terlalu tinggi.
Kesimpulan saya sementara kasus overheat meningkat dengan penggunaan elektric motor pada kedua kipas.... :big_think:
ada saudara yang masih pelihara kijang tahun 92 kalo gak salah. itu kipas radiator masih terhubung langsung dengan mesin. jadi mesin nyala ya kipas nya juga nyala (fan belt). yang luar biasa lagi, roda depan kayak gak pake shock breaker kayak mobil2 skrg tapi pakai seperti ada besi memanjang gitu. btw tapi memang keterlaluan mobil2 jaman now yang gak pake indikator suhu mesin, cuma main lampu2 doang (overheat/gak)
Klo gk salah diatas 1990 udh pake visco deh
waktu saya tanya saudara, katanya itu kijang tahun 92. soal kipas radiator yang ikut muter bersamaan dengan mesin itu beneran saya lihat sendiri

Post Reply