Mobilio S, 180rb km 4thn, apa rasanya?

Mau review kendaraan yang ada? Silakan post disini...

Moderators: b8099ok, F 272, ChZ, ginting, FRD, artoodetoo

Post Reply
Ngasepngaspal
New Member of Junior Mechanic
New Member of Junior Mechanic
Posts: 15
Joined: 07 Dec 2018, 10:33
Location: Makassar
Daily Vehicle: Captiva diesel nfl 2007

Mobilio S, 180rb km 4thn, apa rasanya?

Post by Ngasepngaspal » 07 Dec 2018, 18:43

Sebelumnya, salken suhu2 sekalian. Ini thread pertama saya dg akun ini, sebelumnya sy punya akun, tp lupa passnya dan ga bisa di recovery, entah kenapa.

Bulan April thn 2016, saya sudah pernah mereview mobil ini, lebih tepatnya long term review. Di link berikut
viewtopic.php?p=861458#p861458

Kini mobil tersebut sudah bukan lagi milik saya, susah saya lepas di km 150rb sekian, setahun yg lalu. Lantas kenapa saya beri judul 180rb km? Krn sampai detik ini, mobil tersebut masih dalam pantauan saya, karena saya jual ke kawan yg tinggal di medan.

Lantas apa yg membuat saya berenkarnasi kemudian memilih lahir kembali di dunia per SM an ini, pertama karena saya teringat janji saya untuk membuat review mobilio tersebut di 150rb km, kedua sekarang saya memelihara seekor badak vcdi yg menuntut saya kembali mereview ilmu per minyakan yg hanya bisa ditemui di SM selain dr web2 luar.

Kembali ke topik, si mobilio s legendaris ini, berawal dr rasa penasaran saya terhadap kondisi mobil tsbt yg kini mukim di medan, owner barunya memang selalu komunikssi dg saya, bukan ttg mobil, tp dlm setiap obrolan selalu saya sisipkan pertanyaan ttg si mobilio.

Sejauh ini 180rb km, dia ga ada keluhan, terasa sama seperti waktu awal pindah tangan dr saya. Memang mobilio ini dapat pelayana super dr saya sejak awal, makan minum semua di resto mahal, minumnya klo ga yg biru di resto lokal, ya yg merah di cafe eropa, klo rada tipis kantung, di cafe eropa minum yg hijau, tp tidak pernah dibawah itu.

Begitupula dg makanannya, impor langsung dr USA, tepatnya amsoil signature yg paling encer, jelek2 klo habis, cari pengganti yg grade IV atau V merk lain. Gantinya juga tiap 8.000km.

Ngomongin suplemen, Redline C1FSC ga pernah kelewat dua bulan sekali, saya pakai metode sekali pakai, sekali habis, bukan yg tuang dikit2 spt om turboman.

Oke balik ke kondisi terkini mobilio, cuman sekali si empu barunya nelp buat nanya mobil tersebut, tepatnya bulan lalu, ternuata aki soak, kaget saya, kok baru soak padahal itu sudah 2 tahun.

Dr situ saya ambil kesimpulan, ini mobil punya durabilitas yg mumpuni, selama qc honda baik, artinya line produksi lain pun pasti tak beda jauh dg mobilio saya, tp entahlah, masalah mobilio kebanyakan di BQ nya, harusnya ada perbaikan, kecuali itu disengaja untuk saving cost.

Masalah performa, kepraktisan dll mungkin ga akan saya bahas, kita semua sudah kenyang. Sedikit saja komentar saya ttg dashboard baru yg menurut saya ketinggian dan sedikit mengganggu visibilitas pengemudi, tidak serendah dasboard lama.

Kemudian HL baru, yg jujur saya pede itu ubahan karena usulan saya beberapa kali ke HPMuntuk menyeragamkan muka Mobilio agar pakai aliran spicy wingnya honda, kecewa, kayak ga niat itu mereka bikin ubahannya, suduh HL nya nanggung, harusnya dibikin tajam sekalian spt Civic Turbo.

Untuk review kali ini saya lebih tertarik sedikit mereview eksistensi Mobilio di tengah gempuran LMPV baru, dr Mitsu, pabrikan2 china, permak2 ala Suzuki dan juga yg masih banyak beririsan di segmen ini adalah Ruster terbaru.

Mungkin aga panjang, banyak aspek. Tp saya langsung kepada kesimpulan saja. SURAM. Bisa dilihat dr data penjualan, yg memang terbentuk akibat kurangnya inovasi dan inisiatif Honda belakangan terhadap Mobilio, FL2 yg ada ga bikin perubahan signifikan. Udah ah sekian saja. Saya suka mobil ini, saya berharap honda kasih perhatian lebih.

Maafin saya suhu2 kalo bikin thread mabok. Sekian.

This topic has 20 replies

You must be a registered member and logged in to view the replies in this topic.


Register Login
 
Post Reply

Return to “Review Corner”