Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Forum untuk mengobrol hal-hal bebas.
Bisa dibuka oleh visitor dan member.

Moderators: FRD, y_anjasrana, artoodetoo, b8099ok, F 272, ginting

User avatar
dudeck99
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 37
Joined: 13 Apr 2020, 17:16
Location: Bali

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by dudeck99 »

FR6 wrote: 24 Nov 2020, 18:48
dudeck99 wrote: 24 Nov 2020, 16:07
FR6 wrote: 24 Nov 2020, 12:51

saya cuma mikir, kalo perusahaan kaya gitu di "pailitkan", nilai asetnya gak setinggi nilai valuasi, sisanya ambil dari mana ya? :big_think:
Maksudnya sisanya ambil dari mana ini bagaimana oms? beli saham kan tidak seperti naruh uang deposito. Sebagai contoh saham Hanson International, punya Benny Tjokro yang tersangkut Jiwasraya. Itu kan nilainya sudah terjun bebas ke nilai terendah Rp.50/saham. Ya sudah, investor yang pegang bisanya jualan sekitaran segitu walaupun dulunya beli Rp1000/saham. Itu pun klo ada yg mau beli, klo ga ya terpaksa itu barang dipegang begitu aja.
Disclaimer dulu ya Om, saya noob banget soal jual beli saham hehe :big_childish:
nah, saya cuma mikir. perusahaan2 startup itu kan valuasinya sangat tinggi tapi aset sangat kecil, terus kalau ternyata banyak hutang, gak bisa bayar hutang kemudian di pailitkan oleh debitur.. nah, debitur gak dapet apa2 dong ya untuk pelunasan hutang? :big_think:
mohon maklum ya Om, gak pernah ngunyah pendidikan soal ekonomi hehe :big_childish: :big_childish:
Sama kok, saya juga tidak ada basic ekonomi. Cuma biasa jual beli saham kecil2an. Untuk debitur ya dia sebatas cuma bisa menyita asetnya saja. Pembeli saham bahkan tidak punya hak untuk itu. Kalau perusahaan pailit, ya sudah the end. Hilang semua, kecuali setelah aset diambil debitur masih ada sisa. Ya mgkn bisa dibagi.

Tapi Tesla saya yakin tidak akan pailit. Malah saya yakin paling ga dia bakal jadi the big 5 produsen mobil. Bahkan mungkin saja bakal jadi lebih besar dari toyota. Yang saya coba terangkan lewat post
saya cuma valuasi sahamnya untuk kondisi dia saat ini, itu terlalu mahal. Itu saja. Bukan perusahaannya bakal gagal atau bangkrut.
User avatar
Pugman
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1372
Joined: 16 Aug 2014, 11:39

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by Pugman »

pengendiesel wrote: 24 Nov 2020, 10:22 Buat ane valuasi perusahaan means almost nothing. Harga saham tidak selalu berbanding lurus dengan performa perusahaan itu sendiri.
ChZ wrote: 23 Nov 2020, 21:45
dudeck99 wrote: 23 Nov 2020, 18:46 Perlu diingat valuasi saham itu bukan nilai aset Tesla.
Lol hahahaha nailed it. Itulah knp saya selalu skeptis dengan so called digital start ups dengan valuasi yang fantastis...
Monkey Business, Janda Bolong..
:ungg: :mky_03:
User avatar
Herman7103
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1352
Joined: 03 Oct 2016, 06:17
Location: SOUTH SUMATRA

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by Herman7103 »


Ditranslate ke Bahasa Indonesia dari source https://thedriven.io/2020/02/05/why-tes ... e-company/
Terjemahannya sbb:

Pertama Elon Musk mengambil Big Oil, dan kemudian industri otomotif bernilai triliunan dolar.
Kemudian giliran dari utilitas energi warisan,  Musk meluncurkan model pertama kendaraan listrik Tesla-nya,
dan mengikutinya dengan Powerwall rumahan dan baterai besar berskala jaringan,
dan berjanji untuk menghilangkan karbonisasi dunia.

Bagaimana mereka tertawa.
Dan bagaimana mereka bertaruh melawannya.
Namun, tiba-tiba, banyak yang sadar bahwa Tesla dan Musk bukanlah lelucon yang mereka harapkan.

 Selama beberapa bulan terakhir, dan terutama dalam beberapa hari terakhir,
harga saham Tesla telah naik ke orbit.
Setelah melonjak 20 persen pada hari Senin, itu melakukan hal yang sama dan lebih baik pada hari Selasa,
melompat ke puncak USD 960 di awal perdagangan sebelum menetap di USD 887, masih 13 persen, atau keuntungan USD 16 miliar pada hari itu.
Ini melonjak “lima” kali lipat dalam waktu kurang dari setahun, tapi ini tidak seberapa.
Sekarang menjadi perusahaan senilai USD 237 miliar.
Yang pasti, ini bukan keuntungan pasar yang didasarkan pada “fundamental tradisional” struktur perusahaan dan pendapatan kuartalan.
Tidak ada petunjuk tentang nilai pasar saat ini dalam metrik konvensional.
Apa yang kita lihat sekarang adalah kesadaran yang berkembang
bahwa Musk benar-benar mungkin mengubah dunia menjadi lebih baik, dan dengan cara yang tidak ingin mereka bayangkan.
Lonjakan terbaru dalam harga saham
berhutang sesuatu kepada penjual jangka pendek
- banyak investor kaya yang mempertaruhkan rumah mereka pada kegagalan Musk
- tiba-tiba harus menutupi posisi mereka.
Kerugian gabungan mereka diperkirakan sekitar USD 5 miliar selama dua hari terakhir saja.
Itu juga terjadi setelah beberapa pemikiran ulang yang serius tentang nilai potensial Tesla,
dan masa depan industri warisan triliun dolar itu.
Salah satu yang terbaru datang adalah investor miliarder Ron Baron,
yang mengatakan perusahaan mobil listrik California itu berpotensi mencapai pendapatan USD 1 triliun  dalam 10 tahun.
Baron sudah menjadi miliarder sebelum dia berinvestasi di saham Tesla pada tahun 2014.
Sekarang dia menjadi miliarder lagi karena investasi USD 357 juta itu yang sekarang bernilai USD 1,5 miliar.
"Ada banyak peluang pertumbuhan dari pabrik itu ke depannya," kata Baron di CNBC.
“[Tesla] bisa menjadi salah satu perusahaan terbesar di seluruh dunia.”
Sehari sebelumnya, Ark Invest menyarankan saham bisa bernilai $ 7.000 per saham dalam lima tahun.
Itu setara dengan nilai pasar sekitar USD 1,5 triliun - membuatnya lebih berharga daripada saham teratas saat ini, Apple dan Saudi Aramco. (Dan ada banyak cara yang diusulkan Tesla untuk mengelola EV dan baterainya).
Alasan Ark Invest untuk hal ini patut diulangi. "Berdasarkan ekspektasi terbaru kami untuk penurunan biaya dan permintaan kendaraan listrik (EV),
serta perkiraan kami untuk potensi profitabilitas robotaxis,
nilai per saham TSLA kami yang diharapkan pada tahun 2024 adalah USD 7.000," tulisnya dalam sebuah catatan kepada investor selama akhir pekan.
Ini, pada dasarnya, adalah taruhan besar pada keberhasilan Tesla's Full Self Driving, dan impian Musk untuk berpotensi mengubah setiap Tesla dengan perangkat lunak yang sesuai menjadi robotaxi, dan mimpinya sendiri untuk membangun armada besar robo-taksi yang akan merevolusi cara kami melakukan perjalanan darat.
Tony Seba dari Universitas Stanford telah berbicara tentang kedatangan mengemudi sendiri selama beberapa tahun sekarang.
Lihat spiral kematian untuk mobil: Mengapa di tahun 2030 Anda mungkin tidak akan memilikinya.
Dan The Driven Podcast: Tony Seba tentang mengapa semua mobil baru akan menggunakan listrik pada tahun 2025.
Tidak banyak orang yang melihat ke masa depan yang meragukan kedatangannya –
pertanyaan terbesarnya adalah siapa yang memiliki teknologi untuk mengirimkan atau membuatnya.
Tidak semua orang yakin bahwa Tesla benar dalam mengemudi sendiri sepenuhnya.
Tetapi jika ya, FSD di Tesla kemungkinan besar akan terjadi pada sebagian kecil dari harga saingan seperti Google, Apple dan lainnya.
Itulah jenis keuntungan yang diberikan oleh analis paling optimis untuk penilaian mereka.
Semua orang, sementara itu, sedang melihat peluncuran pabrik giga baru di Cina dan Jerman,
Model Y baru, dan Tesla Semi yang akan datang dan Cybertruck. Mereka terobsesi dengan detail, nomor pengiriman, dan margin.
Menarik dan mengasyikkan karena perkembangan ini,
beberapa analis benar-benar yakin bahwa saham Tesla over-hyped dan menuju kehancuran.
Dan dengan ukuran konvensional apapun, mungkin saja, bahkan jika hal tersulit untuk diukur dan diprediksi dalam pergerakan saham adalah sentimen pasar.
Beberapa investor seperti mantan Goldman Sachs Michael Novogratz
membandingkan kenaikan saham Tesla dengan lonjakan meteorik Bitcoin tahun 2017 sebelum mengalami penurunan yang memalukan, Market Watch melaporkan.
Lainnya, seperti kepala strategi pasar di Miller Tabak, Matt Maley, yakin reli tidak bisa bertahan.
“Tesla telah menjadi parabola. Sahamnya akan benar-benar rusak di beberapa titik tidak lama lagi, ”katanya seperti dikutip oleh CNBC.
Tapi Tesla - sementara kekuatan yang mengganggu di pasar - adalah binatang yang berbeda dengan kesayangan cryptocurrency.
Dan untuk fokus pada data keras dari pendapatan kuartalannya, atau bahkan pangsa pasar EV AS,
atau "hari baterai" yang akan datang adalah melewatkan gambaran besarnya.

Model 3 US CAR Market

SUMBER: BLOOMBERG NEW ENERGY FINANCE

Dan gambaran besar itu adalah pergeseran,vmeskipun terlambat, dalam rencana pembuat mobil lama yang tampaknya Tesla gagal.

Mereka sekarang mengeluarkan puluhan miliar untuk meluncurkan model listrik, berharap mereka dapat mengejar dan bersaing dengan pemula di California.

Bahkan Ford misalnya, yang pada hari Selasa (waktu AS) membukukan hasil kuartal keempat 2019 yang mengecewakan yang melihat penurunan 9% dalam nilai saham,
memiliki Mustang Mach E serba listrik menunggu di sayap dan sekarang juga telah mengumumkan Lincoln listrik untuk dikembangkan oleh startup Michigan EV Rivian.

GM, seperti yang dilaporkan The Driven awal minggu ini, sekarang mencoba membuat terobosan besar dan pada Super Bowl tahun ini
meluncurkan iklan yang menampilkan LeBron James memperkenalkan Hummer serba listrik baru.

Ini adalah kendaraan yang mungkin - seperti yang ditunjukkan oleh data Twitter yang diberi tag geo pada penyebutan Mach E - menarik bagi penggemar SUV pasar massal, mobil otot, dan truk pickup besar yang sampai sekarang diabaikan.

Big Oil juga sedang bergerak, dengan sebagian besar perusahaan besar
sekarang merangkul stasiun pengisian daya listrik, angin dan surya, dan mencoba mengklaim saham dalam bisnis utilitas.
Cadangan bahan bakar fosil mereka
hanya beberapa perubahan kebijakan dari menjadi tidak berharga.
Dan yang terpenting, pemerintah sedang bergerak.
Inggris, dengan pemerintah Tory-nya, dengan cepat melacak pelarangan penjualan mobil diesel dan bensin baru dari tahun 2040 hingga 2035,
karena berupaya memberikan contoh menjelang pembicaraan iklim global "kesempatan terakhir" di Glasgow akhir tahun ini.
Dan untuk ukuran yang baik, Tories akan melarang hibrida konvensional juga.
Bang model bisnis satu-satunya perusahaan mobil yang masih bernilai lebih dari Tesla, raksasa Jepang Toyota.
Harga saham Tesla mungkin naik dan turun, tetapi investor baru saja mulai memahami seperti apa masa depan.
Dan sampai saingan Tesla mulai berbagi visi itu, banyak investor tidak punya alasan untuk memilih saham lain.
Miliarder Baron berkata: "Apakah Elon Musk sukses atau tidak,
saya sangat senang berinvestasi di perusahaan ini karena saya membantu - orang ini menyelamatkan Bumi.
Pria yang brilian, pengusaha hebat, dan menyelamatkan planet.
:glodak:
HR15DE 2014
User avatar
Suryaputra
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2093
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Jakarta - Bekasi

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by Suryaputra »

Menarik nih, imho.. si elon musk ini visioner sih
klo produsen mobil gak bisa ikutin pace development EV di masa depan, nasibnya bisa jadi spt nokia.





Gak nutup kemungkinan, jika si elon musk & manusia sejenis nya create Low cost electric vehicle, bisa jadi & besar kemungkinan, EV bisa diterima pasar di negara berflower.

yah.. time will tell :big_think:
*Colek Me if I'm Wrong
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10481
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by ChZ »

Suryaputra wrote: 25 Nov 2020, 11:12 Menarik nih, imho.. si elon musk ini visioner sih
klo produsen mobil gak bisa ikutin pace development EV di masa depan, nasibnya bisa jadi spt nokia.
nganu... imho... tp mnurut ane tidak sesimpel bahwa EV akan melenyapkan semua gasoline/diesel cars in the future... krn pergeseran di market otomotif itu sangat berbeda dgn gadget. ratusan thn orang bikin mobil perubahannya tidak pernah dramatis... mobil di 2020 tidak punya perbedaan fundamental dengan mobil di 1920... main energy source nya tetep sama.

auto industry priority konsumennya yang pertama bukan the latest tech / gadgets tp.... mana yang most practical n reliable... slama EV belum proven reliabilitynya (tesla reliability score bahkan sangat-sangat rock bottom...)... ya akan jd hype semata.

mgkn toyota fokus ke hybrid bkn karena ketinggalan spt yang orang orang blg... tp ya karena kita tau filosofi kaizen toyota dan hybrid toyota menjadi salah satu yang paling reliabel + practical krn orang tdk perlu cari charger, operasinya sama tetep pake minyak hanya dibantu batre... tdk susah orang pake mobil bensin shift ke hybrid toyota. budaya japanese sekali : selalu keep it simple, tdk suka hype, dan mengembangkan sesuatu sampe bener-bener bagus baru dipasarin.

saya malah mikirnya justru toyota yg visioner krn ngerti mana yang realistis mana yang cuma "mimpi"...

mgkn pop EV akan banyak? iya. tp to vanish all gas cars... sprti utopia yang berlebihan sih. oil sudah terbukti sebagai sumber energi yang praktis dan robust selama bertahun-tahun... lebih energy dense dari battery, lbh mudah (tdk perlu cari stasiun pengisian di tengah hutan cukup suruh tukang bawa jerigen 1 liter bensin mobil kembali nyala...)

smua EV mumbo jumbo mnrt saya cma marketing effort saja sejauh ini... nothing to do with environment. inget dulu awal trend diesel yang dibarengi oleh makin populernya minyak sawit? saya curiga sih pola yang sama akan terulang...

ntahlah... koq saya sulit membayangkan jalanan tanpa suara mobil... drag race cuma wazz wuzz wazz wuzz... tdk ada suara exhaust, camphasing atau turbo spool.
Last edited by ChZ on 25 Nov 2020, 12:38, edited 1 time in total.
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
Shonen
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 531
Joined: 27 Jan 2013, 20:34

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by Shonen »

Or4cle wrote: 24 Nov 2020, 21:33
Shonen wrote: 24 Nov 2020, 16:07 Ibarat dulu di ponsel pas zaman nokia anak 80an mah pasti tau...samsung sama apple jg sama pas baru2 ngejual mimpi jg sbelom ada android pake touch screen...dicelalah sama nokia ericson siemens motorola dkk...lah skrg yg nyela itu abis semua krn intinya ga inovatif ya pasar tertarik sama yg baru...skrg yg jualan mimpi mewujudkan mimpinya pun begitu sama tesla...mrk jualan mimpi dan teknologi which is pasar [cencored]..semua yg skrg ada dan besar jg dulunya jualan mimpi.pun begitu sama banyak startup dulu pas awal2 gojek sampe sebesar skrg juga jualan mimpi dan dulu dicibir jg sama perusahaan taksi dkk...
Skrg jg sama toyota ga punya dan ga siap sama pace teknologi yg ada di mobil...dia cape2 riset mobil hybrid jd ga guna karena tesla ud jualan listrik which is di amrik mobil hybrid ga laku krn kentang...toyota telat masuk ke industri mobil listrik palagi bbrp negara uda ngebanned traditional car makin panik tu mrk...besar bukan berarti ga bsa diganti sesuatu yg besar ada saatnya bakalan abiss uda terbukti kok bbrp perusahaan konvensional abis sama tech company...tech company pun banyak yg abis cuman sedikit yg bsa bertahan menyesuaikan perkembangan zaman
Mknya ane bilang, literally (tanpa tanda "petik") ide-ide bisnis "nabi" Elon Musk adalah menjual mimpi. Ane sih wait & see aja ide-ide bisnis Elon Musk, gak berani comment banyak soalnya banyak pemujanya ... Last not least, Jouska dulu juga over-gloryfied tapi ujung-ujungnya ?
klo contohnya financial institution startup mah jangan dibandingin om, mrk itu "sorry" bisnisnya jualan l*dah ga ada produk konkritnya disini kita bicara startup yang real yang punya produk konkrit ada barangnya...kalo financial si modal bacot jg kalo meyakinkan org bakal taro uangnya itu knp di kasus yang gagal bayar kan banyakan dr so called fin tech...
sedangkan mayoritas startup yang sukses punya produk konkrit di pasar...saya jg bingung si elon jualan mimpi awal2 tapi mayoritas org bangun bisnis juga inspirasinya jg dari mimpi jd sebenernya ga salah jualan mimpi tinggal tergantung si foundernya aja punya vision yang jelas apa ngga..klo bandingin sama wework terjun bebas baca beritanya foundernya malah beli jet pribadi bukannya ngurusin bisnis krn kaget dia disuntik masayoshi san si investment guru walopun ya bisnisnya kalo diliat bukan barang baru cuman sewa kantor pribadi idenya terlalu tradisional yang kemudian diangkat...ga semua hal tradisional bisa diangkat jadi sesuatu yang baru...
Mengenai valuasi yang pada diributkan itu kan perkiraan...gampangnya mrk dpt duid dari investor in total brp selama proses pendanaan 1 2 3 bukan total asset...semua duid dari angel investor...mrk ga akan mau melantai di bursa awalnya begitu bisnis udah mulai turning baru mereka berani melantai di bursa..semua itu duid dari angel investor yang berani rugi dan rata2 banyak yang duidnya memang bingung diputer dimana karena saking banyaknya mrk taruhan di suatu startup...semua founder kalo mau bikin pendanaan kan harus presentasi meyakinkan si investor rencana apa yang bakal dia buat ke depannya kalo investor ga yakin mana mau gelontorin dana triliunan yang ga jelas...ibarat kata kalo kita mau beli barang tapi salesnya neranginnya kurang yakin sama produknya sama sangsi sama produknya
fl4b1e
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 165
Joined: 27 Dec 2015, 22:18

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by fl4b1e »

Klau menurut saya pribadi, yang namanya trading saham itu bisnis persepsi. Ya bergantung persepsi investor dan model stock analyst masing2.. kalau dah untung.. ya udah profit taking aja :) Masalah PE ratio tinggi, layaknya saham lagi goreng, selama masih ada orang lain yg anggap valuasinya masih wajar dan willing to buy, ya ikutan wavenya aja.. tapi inget jangan serakah dan jangan ambil posisi besar relative to total market capitalization hahahaha..

Bicara tentang mobil listrik, kayaknya pernah liat cnbc bahwa di saat tesla dah jualan mobil listrik ini, ada satu negara yg sangat serius sama masalah electric car yakni China. Kalau gak salah negara tersebut sudah menargetkan berapa persen dr mobil di sana harus jadi mobil listrik di tahun 2030 (lupa angkanya berapa).

Selain china. Korea juga keliatan serius neh sama mobil listrik ( Hyundai Kona dan Ioniq).

Jadi ya mudah2an raksasa automotive di eropa. Jepang juga buru2 nambah alokasi budget R n D mereka tuh tuk batere dan mobil listrik..

terutama batere sih ini.. kalau bisa sekali charge bisa tuk 1000 km aman tuh jakarta surabaya sekali charge.. :)
mr_mytplx
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1212
Joined: 20 Apr 2009, 13:17

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by mr_mytplx »

IMO kl soal mobil listrik ini terlambat sedikit gpp.

Biar produsen yg rela berkorban mengedukasi konsumen, dan membangun fasilitas charging stasion maju duluan.

Nt kl konsumen sudah teredukasi dan charging stasion ud banyak tinggal bikin mobil yg kompatibel colokan chargingnya.

Biayanya akan tentu lebih murah dprd yg maju duluan.
User avatar
Suryaputra
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2093
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Jakarta - Bekasi

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by Suryaputra »

ChZ wrote: 25 Nov 2020, 11:31
Suryaputra wrote: 25 Nov 2020, 11:12 Menarik nih, imho.. si elon musk ini visioner sih
klo produsen mobil gak bisa ikutin pace development EV di masa depan, nasibnya bisa jadi spt nokia.
nganu... imho... tp mnurut ane tidak sesimpel bahwa EV akan melenyapkan semua gasoline/diesel cars in the future... krn pergeseran di market otomotif itu sangat berbeda dgn gadget. ratusan thn orang bikin mobil perubahannya tidak pernah dramatis... mobil di 2020 tidak punya perbedaan fundamental dengan mobil di 1920... main energy source nya tetep sama.

auto industry priority konsumennya yang pertama bukan the latest tech / gadgets tp.... mana yang most practical n reliable... slama EV belum proven reliabilitynya (tesla reliability score bahkan sangat-sangat rock bottom...)... ya akan jd hype semata.

mgkn toyota fokus ke hybrid bkn karena ketinggalan spt yang orang orang blg... tp ya karena kita tau filosofi kaizen toyota dan hybrid toyota menjadi salah satu yang paling reliabel + practical krn orang tdk perlu cari charger, operasinya sama tetep pake minyak hanya dibantu batre... tdk susah orang pake mobil bensin shift ke hybrid toyota. budaya japanese sekali : selalu keep it simple, tdk suka hype, dan mengembangkan sesuatu sampe bener-bener bagus baru dipasarin.

saya malah mikirnya justru toyota yg visioner krn ngerti mana yang realistis mana yang cuma "mimpi"...

mgkn pop EV akan banyak? iya. tp to vanish all gas cars... sprti utopia yang berlebihan sih. oil sudah terbukti sebagai sumber energi yang praktis dan robust selama bertahun-tahun... lebih energy dense dari battery, lbh mudah (tdk perlu cari stasiun pengisian di tengah hutan cukup suruh tukang bawa jerigen 1 liter bensin mobil kembali nyala...)

smua EV mumbo jumbo mnrt saya cma marketing effort saja sejauh ini... nothing to do with environment. inget dulu awal trend diesel yang dibarengi oleh makin populernya minyak sawit? saya curiga sih pola yang sama akan terulang...

ntahlah... koq saya sulit membayangkan jalanan tanpa suara mobil... drag race cuma wazz wuzz wazz wuzz... tdk ada suara exhaust, camphasing atau turbo spool.
itu td ane tulis dalam konteks global :weekk:

yah klo bicara dalam konteks profil market di NKRI

EV vanish all gasoline cars?... jelas tidak
biggest market di indo tetap Gas cars koq, karena melihat kondisi geografis di NKRI
*kondisi geograpfis memegang peranan paling penting juga.

& apakah EV akan punya porsi market yg besar di sini?
bisa jadi yess, but..... depends to:
- pricing policy
- reliability
- durability? depends lagi ke kemudahan swap batre dgn yg baru
- after sales service
- availability SPKLU

hybrid? yah let see, ini masih belum jelas juga, apakah market NKRI akan terima secara luas?
karena user harus maintain 2 jenis mekanikal: gas engine + batre dkk nya
*Colek Me if I'm Wrong
adri31
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 149
Joined: 24 Feb 2016, 16:01

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by adri31 »

Suryaputra wrote:
ChZ wrote: 25 Nov 2020, 11:31
Suryaputra wrote: 25 Nov 2020, 11:12 Menarik nih, imho.. si elon musk ini visioner sih
klo produsen mobil gak bisa ikutin pace development EV di masa depan, nasibnya bisa jadi spt nokia.
nganu... imho... tp mnurut ane tidak sesimpel bahwa EV akan melenyapkan semua gasoline/diesel cars in the future... krn pergeseran di market otomotif itu sangat berbeda dgn gadget. ratusan thn orang bikin mobil perubahannya tidak pernah dramatis... mobil di 2020 tidak punya perbedaan fundamental dengan mobil di 1920... main energy source nya tetep sama.

auto industry priority konsumennya yang pertama bukan the latest tech / gadgets tp.... mana yang most practical n reliable... slama EV belum proven reliabilitynya (tesla reliability score bahkan sangat-sangat rock bottom...)... ya akan jd hype semata.

mgkn toyota fokus ke hybrid bkn karena ketinggalan spt yang orang orang blg... tp ya karena kita tau filosofi kaizen toyota dan hybrid toyota menjadi salah satu yang paling reliabel + practical krn orang tdk perlu cari charger, operasinya sama tetep pake minyak hanya dibantu batre... tdk susah orang pake mobil bensin shift ke hybrid toyota. budaya japanese sekali : selalu keep it simple, tdk suka hype, dan mengembangkan sesuatu sampe bener-bener bagus baru dipasarin.

saya malah mikirnya justru toyota yg visioner krn ngerti mana yang realistis mana yang cuma "mimpi"...

mgkn pop EV akan banyak? iya. tp to vanish all gas cars... sprti utopia yang berlebihan sih. oil sudah terbukti sebagai sumber energi yang praktis dan robust selama bertahun-tahun... lebih energy dense dari battery, lbh mudah (tdk perlu cari stasiun pengisian di tengah hutan cukup suruh tukang bawa jerigen 1 liter bensin mobil kembali nyala...)

smua EV mumbo jumbo mnrt saya cma marketing effort saja sejauh ini... nothing to do with environment. inget dulu awal trend diesel yang dibarengi oleh makin populernya minyak sawit? saya curiga sih pola yang sama akan terulang...

ntahlah... koq saya sulit membayangkan jalanan tanpa suara mobil... drag race cuma wazz wuzz wazz wuzz... tdk ada suara exhaust, camphasing atau turbo spool.
itu td ane tulis dalam konteks global :weekk:

yah klo bicara dalam konteks profil market di NKRI

EV vanish all gasoline cars?... jelas tidak
biggest market di indo tetap Gas cars koq, karena melihat kondisi geografis di NKRI
*kondisi geograpfis memegang peranan paling penting juga.

& apakah EV akan punya porsi market yg besar di sini?
bisa jadi yess, but..... depends to:
- pricing policy
- reliability
- durability? depends lagi ke kemudahan swap batre dgn yg baru
- after sales service
- availability SPKLU

hybrid? yah let see, ini masih belum jelas juga, apakah market NKRI akan terima secara luas?
karena user harus maintain 2 jenis mekanikal: gas engine + batre dkk nya
Batre mobil sulit untuk swap. Berapa ratus kilo beratnya?
Yg laku mungkin mobil kecil kelas city car untuk sehari2 atau weekend ke bandung. Tapi kalau untuk weekend keluar kota, Jakarta-jogja misalnya, masih belum cukup baterenya.
Apalagi kalau roadtrip seperti f272, masa bawa genset untuk charge batre?
User avatar
Suryaputra
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2093
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Jakarta - Bekasi

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by Suryaputra »

adri31 wrote: 25 Nov 2020, 13:14
Suryaputra wrote:
ChZ wrote: 25 Nov 2020, 11:31

nganu... imho... tp mnurut ane tidak sesimpel bahwa EV akan melenyapkan semua gasoline/diesel cars in the future... krn pergeseran di market otomotif itu sangat berbeda dgn gadget. ratusan thn orang bikin mobil perubahannya tidak pernah dramatis... mobil di 2020 tidak punya perbedaan fundamental dengan mobil di 1920... main energy source nya tetep sama.

auto industry priority konsumennya yang pertama bukan the latest tech / gadgets tp.... mana yang most practical n reliable... slama EV belum proven reliabilitynya (tesla reliability score bahkan sangat-sangat rock bottom...)... ya akan jd hype semata.

mgkn toyota fokus ke hybrid bkn karena ketinggalan spt yang orang orang blg... tp ya karena kita tau filosofi kaizen toyota dan hybrid toyota menjadi salah satu yang paling reliabel + practical krn orang tdk perlu cari charger, operasinya sama tetep pake minyak hanya dibantu batre... tdk susah orang pake mobil bensin shift ke hybrid toyota. budaya japanese sekali : selalu keep it simple, tdk suka hype, dan mengembangkan sesuatu sampe bener-bener bagus baru dipasarin.

saya malah mikirnya justru toyota yg visioner krn ngerti mana yang realistis mana yang cuma "mimpi"...

mgkn pop EV akan banyak? iya. tp to vanish all gas cars... sprti utopia yang berlebihan sih. oil sudah terbukti sebagai sumber energi yang praktis dan robust selama bertahun-tahun... lebih energy dense dari battery, lbh mudah (tdk perlu cari stasiun pengisian di tengah hutan cukup suruh tukang bawa jerigen 1 liter bensin mobil kembali nyala...)

smua EV mumbo jumbo mnrt saya cma marketing effort saja sejauh ini... nothing to do with environment. inget dulu awal trend diesel yang dibarengi oleh makin populernya minyak sawit? saya curiga sih pola yang sama akan terulang...

ntahlah... koq saya sulit membayangkan jalanan tanpa suara mobil... drag race cuma wazz wuzz wazz wuzz... tdk ada suara exhaust, camphasing atau turbo spool.
itu td ane tulis dalam konteks global :weekk:

yah klo bicara dalam konteks profil market di NKRI

EV vanish all gasoline cars?... jelas tidak
biggest market di indo tetap Gas cars koq, karena melihat kondisi geografis di NKRI
*kondisi geograpfis memegang peranan paling penting juga.

& apakah EV akan punya porsi market yg besar di sini?
bisa jadi yess, but..... depends to:
- pricing policy
- reliability
- durability? depends lagi ke kemudahan swap batre dgn yg baru
- after sales service
- availability SPKLU

hybrid? yah let see, ini masih belum jelas juga, apakah market NKRI akan terima secara luas?
karena user harus maintain 2 jenis mekanikal: gas engine + batre dkk nya
Batre mobil sulit untuk swap. Berapa ratus kilo beratnya?
Yg laku mungkin mobil kecil kelas city car untuk sehari2 atau weekend ke bandung. Tapi kalau untuk weekend keluar kota, Jakarta-jogja misalnya, masih belum cukup baterenya.
Apalagi kalau roadtrip seperti f272, masa bawa genset untuk charge batre?
kan konon pemerintah support expansi SPKLU & belum lg niat bikin pabrik batre.

let see.
gw jg gak bs komen lbh jauh.

balik lg, semua tergantung ke implementasi sarana pendukung, agar EV bs hidup di sini.

jika masih gini2 aja, absolutely the market stick to gas cars.
*Colek Me if I'm Wrong
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10481
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by ChZ »

Suryaputra wrote: 25 Nov 2020, 13:03
itu td ane tulis dalam konteks global :weekk:

yah klo bicara dalam konteks profil market di NKRI

EV vanish all gasoline cars?... jelas tidak
biggest market di indo tetap Gas cars koq, karena melihat kondisi geografis di NKRI
*kondisi geograpfis memegang peranan paling penting juga.

& apakah EV akan punya porsi market yg besar di sini?
bisa jadi yess, but..... depends to:
- pricing policy
- reliability
- durability? depends lagi ke kemudahan swap batre dgn yg baru
- after sales service
- availability SPKLU

hybrid? yah let see, ini masih belum jelas juga, apakah market NKRI akan terima secara luas?
karena user harus maintain 2 jenis mekanikal: gas engine + batre dkk nya
yup stuju kalo kontekstual... kta savagegeese di review tesla nya : it all depends on where you live. artinya practicality mobil listrik atau gas akan sangat bergantung pada dimana kita tinggal. tidak bisa pukul rata bahwa BEV pasti better dari gas/diesel.

prediksi ane EV bakal jd favorit selebriti dan kalaupun ada EV murah bakal jd favorit penduduk urban di kota padat penduduk di luar faktor kebijakan dll nya. ada faktor china skrg jadi economic superpower jadi mau ga mau pasti trend nya naik.

tp utk long-range dan heavy duty vehicle spt large SUV minivan atau truck... rasanya sulit atau bahkan tdk akan pernah terjadi shift nya. gila sehh itu abis waktu brapa banyak charging nya...

ujungnya hybrid atau elektrik bergenset spt nissin epower atau mitsu phev... tapi lebih efisien saja dengan battery cap lebih besar sambil tetap utilizing gas engine...

imho popularitas EV skrg salah satu sisi positif yang saya masih masuk yaitu trigger pengembangan teknologi baterai dan ke depannya akan coexist dengan gasoline... krn mainstream car maker juga belum give up dengan pengembangan gas engine... :big_grin:
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
henbob
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 111
Joined: 26 Sep 2019, 14:33
Location: BSD-SBY

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by henbob »

Nah gini donk toyo udah kluarin versi electric tp lexus UX300e di indo, baru tadi info di : https://www.instagram.com/lexus_id/

:big_peace: dilanjut bikin pabrik baterenya om2 toyo sekalian ama versi mid n lcgcnya.. hehehe. :big_grin:
henbob
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 111
Joined: 26 Sep 2019, 14:33
Location: BSD-SBY

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by henbob »

Suryaputra wrote: 25 Nov 2020, 13:22
adri31 wrote: 25 Nov 2020, 13:14
Suryaputra wrote:
itu td ane tulis dalam konteks global :weekk:

yah klo bicara dalam konteks profil market di NKRI

EV vanish all gasoline cars?... jelas tidak
biggest market di indo tetap Gas cars koq, karena melihat kondisi geografis di NKRI
*kondisi geograpfis memegang peranan paling penting juga.

& apakah EV akan punya porsi market yg besar di sini?
bisa jadi yess, but..... depends to:
- pricing policy
- reliability
- durability? depends lagi ke kemudahan swap batre dgn yg baru
- after sales service
- availability SPKLU

hybrid? yah let see, ini masih belum jelas juga, apakah market NKRI akan terima secara luas?
karena user harus maintain 2 jenis mekanikal: gas engine + batre dkk nya
Batre mobil sulit untuk swap. Berapa ratus kilo beratnya?
Yg laku mungkin mobil kecil kelas city car untuk sehari2 atau weekend ke bandung. Tapi kalau untuk weekend keluar kota, Jakarta-jogja misalnya, masih belum cukup baterenya.
Apalagi kalau roadtrip seperti f272, masa bawa genset untuk charge batre?
kan konon pemerintah support expansi SPKLU & belum lg niat bikin pabrik batre.

let see.
gw jg gak bs komen lbh jauh.

balik lg, semua tergantung ke implementasi sarana pendukung, agar EV bs hidup di sini.

jika masih gini2 aja, absolutely the market stick to gas cars.
iya om namanya jg masa dpn, ga bisa nebak2. hehe. :big_smile] utk adaptasi dlm sisi maintenance mobil ya hrs belajar ngikutin yg brubah ke listrik. Trutama udah ga ada ganti oli mesin, oli transmisi, tanpa turbo, dll. Jd, mekanik skrng udah mulai tuh rajin2 tuh blajar kelistrikan. hehehe :mky_02:

kalo pabrik batere ga tau de pastinya, klo info : https://theinsiderstories.com/hyundai-l ... indonesia/ katanya termasuk tuh ama pabrik baterenya.

nah kalo yg toyo gw ga ngerti itu pake batere drmn, mungkin panasonic ato sony kali ya. hehe. kan mereka nasionalis gt loh. :upss:

Kalo opini gw, teknologi ya emang hrs terbuka aja, jgn skeptis lah..selow aja.. jadi inget ketika toko offline vs toko online (dulu kan bnyk yg skeptis jg kan, dan itu brubah dalam wkt cepet kan). jadi, diliat aja gimana nantinya, sambil ngeliat channel review mobil listrik, nunjukin bisa dipake pas ujan ga, servisnya kyk gmn, kekurangannya apa, kalo banjir gmn, dll. :big_weee:
User avatar
Suryaputra
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2093
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Jakarta - Bekasi

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by Suryaputra »

henbob wrote: 25 Nov 2020, 16:10
Suryaputra wrote: 25 Nov 2020, 13:22
adri31 wrote: 25 Nov 2020, 13:14 Batre mobil sulit untuk swap. Berapa ratus kilo beratnya?
Yg laku mungkin mobil kecil kelas city car untuk sehari2 atau weekend ke bandung. Tapi kalau untuk weekend keluar kota, Jakarta-jogja misalnya, masih belum cukup baterenya.
Apalagi kalau roadtrip seperti f272, masa bawa genset untuk charge batre?
kan konon pemerintah support expansi SPKLU & belum lg niat bikin pabrik batre.

let see.
gw jg gak bs komen lbh jauh.

balik lg, semua tergantung ke implementasi sarana pendukung, agar EV bs hidup di sini.

jika masih gini2 aja, absolutely the market stick to gas cars.
iya om namanya jg masa dpn, ga bisa nebak2. hehe. :big_smile] utk adaptasi dlm sisi maintenance mobil ya hrs belajar ngikutin yg brubah ke listrik. Trutama udah ga ada ganti oli mesin, oli transmisi, tanpa turbo, dll. Jd, mekanik skrng udah mulai tuh rajin2 tuh blajar kelistrikan. hehehe :mky_02:

kalo pabrik batere ga tau de pastinya, klo info : https://theinsiderstories.com/hyundai-l ... indonesia/ katanya termasuk tuh ama pabrik baterenya.

nah kalo yg toyo gw ga ngerti itu pake batere drmn, mungkin panasonic ato sony kali ya. hehe. kan mereka nasionalis gt loh. :upss:

Kalo opini gw, teknologi ya emang hrs terbuka aja, jgn skeptis lah..selow aja.. jadi inget ketika toko offline vs toko online (dulu kan bnyk yg skeptis jg kan, dan itu brubah dalam wkt cepet kan). jadi, diliat aja gimana nantinya, sambil ngeliat channel review mobil listrik, nunjukin bisa dipake pas ujan ga, servisnya kyk gmn, kekurangannya apa, kalo banjir gmn, dll. :big_weee:
iya kita jd penonton dan customer :big_biglaugh:
*Colek Me if I'm Wrong
User avatar
Herman7103
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1352
Joined: 03 Oct 2016, 06:17
Location: SOUTH SUMATRA

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by Herman7103 »

In December 2019, the Chinese Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) announced
(target) that new energy vehicles, composed mainly of plug-in electric vehicles (EVs), would represent 25% of overall vehicle sales by 2025.

Source:
https://macropolo.org/analysis/china-el ... -industry/
:glodak:
HR15DE 2014
henbob
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 111
Joined: 26 Sep 2019, 14:33
Location: BSD-SBY

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by henbob »

Suryaputra wrote: 25 Nov 2020, 16:36
henbob wrote: 25 Nov 2020, 16:10
Suryaputra wrote: 25 Nov 2020, 13:22

kan konon pemerintah support expansi SPKLU & belum lg niat bikin pabrik batre.

let see.
gw jg gak bs komen lbh jauh.

balik lg, semua tergantung ke implementasi sarana pendukung, agar EV bs hidup di sini.

jika masih gini2 aja, absolutely the market stick to gas cars.
iya om namanya jg masa dpn, ga bisa nebak2. hehe. :big_smile] utk adaptasi dlm sisi maintenance mobil ya hrs belajar ngikutin yg brubah ke listrik. Trutama udah ga ada ganti oli mesin, oli transmisi, tanpa turbo, dll. Jd, mekanik skrng udah mulai tuh rajin2 tuh blajar kelistrikan. hehehe :mky_02:

kalo pabrik batere ga tau de pastinya, klo info : https://theinsiderstories.com/hyundai-l ... indonesia/ katanya termasuk tuh ama pabrik baterenya.

nah kalo yg toyo gw ga ngerti itu pake batere drmn, mungkin panasonic ato sony kali ya. hehe. kan mereka nasionalis gt loh. :upss:

Kalo opini gw, teknologi ya emang hrs terbuka aja, jgn skeptis lah..selow aja.. jadi inget ketika toko offline vs toko online (dulu kan bnyk yg skeptis jg kan, dan itu brubah dalam wkt cepet kan). jadi, diliat aja gimana nantinya, sambil ngeliat channel review mobil listrik, nunjukin bisa dipake pas ujan ga, servisnya kyk gmn, kekurangannya apa, kalo banjir gmn, dll. :big_weee:
iya kita jd penonton dan customer :big_biglaugh:
nah itu tinggal milih mau jadi penonton, customer ato usaha baru bosku.. trutama utk bengkel modif ama ahli listrik nih. hehehe. :big_grin:
User avatar
Suryaputra
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2093
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Jakarta - Bekasi

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by Suryaputra »

henbob wrote: 25 Nov 2020, 16:49
Suryaputra wrote: 25 Nov 2020, 16:36
henbob wrote: 25 Nov 2020, 16:10

iya om namanya jg masa dpn, ga bisa nebak2. hehe. :big_smile] utk adaptasi dlm sisi maintenance mobil ya hrs belajar ngikutin yg brubah ke listrik. Trutama udah ga ada ganti oli mesin, oli transmisi, tanpa turbo, dll. Jd, mekanik skrng udah mulai tuh rajin2 tuh blajar kelistrikan. hehehe :mky_02:

kalo pabrik batere ga tau de pastinya, klo info : https://theinsiderstories.com/hyundai-l ... indonesia/ katanya termasuk tuh ama pabrik baterenya.

nah kalo yg toyo gw ga ngerti itu pake batere drmn, mungkin panasonic ato sony kali ya. hehe. kan mereka nasionalis gt loh. :upss:

Kalo opini gw, teknologi ya emang hrs terbuka aja, jgn skeptis lah..selow aja.. jadi inget ketika toko offline vs toko online (dulu kan bnyk yg skeptis jg kan, dan itu brubah dalam wkt cepet kan). jadi, diliat aja gimana nantinya, sambil ngeliat channel review mobil listrik, nunjukin bisa dipake pas ujan ga, servisnya kyk gmn, kekurangannya apa, kalo banjir gmn, dll. :big_weee:
iya kita jd penonton dan customer :big_biglaugh:
nah itu tinggal milih mau jadi penonton, customer ato usaha baru bosku.. trutama utk bengkel modif ama ahli listrik nih. hehehe. :big_grin:
future auto business opportunity :big_biglaugh:
*Colek Me if I'm Wrong
impactful
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 345
Joined: 09 Jan 2018, 08:09
Location: Bogor
Daily Vehicle: apa yang ada di garasi

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by impactful »

wuih, banyak banget fans Scotty Kilmer dimari...
numpang bakar sajen aja...

#HailTesla
#BuyTSLA
"eco and hybrid cars are good for the environtment, however using and maintaining older car is another way of being eco friendly"
FR6
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 225
Joined: 26 Jul 2017, 16:52
Location: Jakarta
Daily Vehicle: LMPV

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by FR6 »

ngomong2 soal BEV, ogut pernah komeng di trit penjualan Mobil..
Merk2 mobil harusnya bikin mobil BEV buat city commuter, range cukup 150km-an aja, harga seperti LCGC, target pasar di kota2 besar. Pasti banyak yg mau migrasi tuh, secara operational cost nya jauh lebih rendah dari mobil2 ICE.
Berharap sama VVuling/ DFSK/ MG berani keluarin city car BEV.
Weekend/road trip pake mobil ICE dehh...
User avatar
Herman7103
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1352
Joined: 03 Oct 2016, 06:17
Location: SOUTH SUMATRA

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by Herman7103 »

FR6 wrote:ngomong2 soal BEV, ogut pernah komeng di trit penjualan Mobil..
Merk2 mobil harusnya bikin mobil BEV buat city commuter, range cukup 150km-an aja, harga seperti LCGC, target pasar di kota2 besar. Pasti banyak yg mau migrasi tuh, secara operational cost nya jauh lebih rendah dari mobil2 ICE.
Berharap sama VVuling/ DFSK/ MG berani keluarin city car BEV.
Weekend/road trip pake mobil ICE dehh...
Kalau mobil EV yg dijual di dalam negeri seharga seekor LCGC, saya pribadi akan tambah mobil lagi jadi 1 mobil bensin dan 1 EV. Image
:glodak:
HR15DE 2014
Jupiemx99
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 118
Joined: 09 Mar 2016, 12:49

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by Jupiemx99 »

Herman7103 wrote: 25 Nov 2020, 19:14
FR6 wrote:ngomong2 soal BEV, ogut pernah komeng di trit penjualan Mobil..
Merk2 mobil harusnya bikin mobil BEV buat city commuter, range cukup 150km-an aja, harga seperti LCGC, target pasar di kota2 besar. Pasti banyak yg mau migrasi tuh, secara operational cost nya jauh lebih rendah dari mobil2 ICE.
Berharap sama VVuling/ DFSK/ MG berani keluarin city car BEV.
Weekend/road trip pake mobil ICE dehh...
Kalau mobil EV yg dijual di dalam negeri seharga seekor LCGC, saya pribadi akan tambah mobil lagi jadi 1 mobil bensin dan 1 EV. Image
Yg penting kalau nambah mobil jangan parkir di jalan.
:big_peace:
Or4cle
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 659
Joined: 02 Nov 2016, 08:59

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by Or4cle »

Shonen wrote: 25 Nov 2020, 12:00
Or4cle wrote: 24 Nov 2020, 21:33
Shonen wrote: 24 Nov 2020, 16:07 Ibarat dulu di ponsel pas zaman nokia anak 80an mah pasti tau...samsung sama apple jg sama pas baru2 ngejual mimpi jg sbelom ada android pake touch screen...dicelalah sama nokia ericson siemens motorola dkk...lah skrg yg nyela itu abis semua krn intinya ga inovatif ya pasar tertarik sama yg baru...skrg yg jualan mimpi mewujudkan mimpinya pun begitu sama tesla...mrk jualan mimpi dan teknologi which is pasar [cencored]..semua yg skrg ada dan besar jg dulunya jualan mimpi.pun begitu sama banyak startup dulu pas awal2 gojek sampe sebesar skrg juga jualan mimpi dan dulu dicibir jg sama perusahaan taksi dkk...
Skrg jg sama toyota ga punya dan ga siap sama pace teknologi yg ada di mobil...dia cape2 riset mobil hybrid jd ga guna karena tesla ud jualan listrik which is di amrik mobil hybrid ga laku krn kentang...toyota telat masuk ke industri mobil listrik palagi bbrp negara uda ngebanned traditional car makin panik tu mrk...besar bukan berarti ga bsa diganti sesuatu yg besar ada saatnya bakalan abiss uda terbukti kok bbrp perusahaan konvensional abis sama tech company...tech company pun banyak yg abis cuman sedikit yg bsa bertahan menyesuaikan perkembangan zaman
Mknya ane bilang, literally (tanpa tanda "petik") ide-ide bisnis "nabi" Elon Musk adalah menjual mimpi. Ane sih wait & see aja ide-ide bisnis Elon Musk, gak berani comment banyak soalnya banyak pemujanya ... Last not least, Jouska dulu juga over-gloryfied tapi ujung-ujungnya ?
klo contohnya financial institution startup mah jangan dibandingin om, mrk itu "sorry" bisnisnya jualan l*dah ga ada produk konkritnya disini kita bicara startup yang real yang punya produk konkrit ada barangnya...kalo financial si modal bacot jg kalo meyakinkan org bakal taro uangnya itu knp di kasus yang gagal bayar kan banyakan dr so called fin tech...
sedangkan mayoritas startup yang sukses punya produk konkrit di pasar...saya jg bingung si elon jualan mimpi awal2 tapi mayoritas org bangun bisnis juga inspirasinya jg dari mimpi jd sebenernya ga salah jualan mimpi tinggal tergantung si foundernya aja punya vision yang jelas apa ngga..klo bandingin sama wework terjun bebas baca beritanya foundernya malah beli jet pribadi bukannya ngurusin bisnis krn kaget dia disuntik masayoshi san si investment guru walopun ya bisnisnya kalo diliat bukan barang baru cuman sewa kantor pribadi idenya terlalu tradisional yang kemudian diangkat...ga semua hal tradisional bisa diangkat jadi sesuatu yang baru...
Mengenai valuasi yang pada diributkan itu kan perkiraan...gampangnya mrk dpt duid dari investor in total brp selama proses pendanaan 1 2 3 bukan total asset...semua duid dari angel investor...mrk ga akan mau melantai di bursa awalnya begitu bisnis udah mulai turning baru mereka berani melantai di bursa..semua itu duid dari angel investor yang berani rugi dan rata2 banyak yang duidnya memang bingung diputer dimana karena saking banyaknya mrk taruhan di suatu startup...semua founder kalo mau bikin pendanaan kan harus presentasi meyakinkan si investor rencana apa yang bakal dia buat ke depannya kalo investor ga yakin mana mau gelontorin dana triliunan yang ga jelas...ibarat kata kalo kita mau beli barang tapi salesnya neranginnya kurang yakin sama produknya sama sangsi sama produknya
Mksd ane disini bukan membandingkan,hanya memberikan contoh figure yang over-gloryfied, contoh dalam skala kecil di dalam negeri.
Elon Musk gak diragukan lagi, technopreneur paling inspiratif. Mungkin raksasa otomotif, si Toyota berpendapat bisnis konsep besar mesti punya profitabilitas jangka panjang.
Or4cle
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 659
Joined: 02 Nov 2016, 08:59

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by Or4cle »

Shonen wrote: 25 Nov 2020, 12:00
Or4cle wrote: 24 Nov 2020, 21:33
Shonen wrote: 24 Nov 2020, 16:07 Ibarat dulu di ponsel pas zaman nokia anak 80an mah pasti tau...samsung sama apple jg sama pas baru2 ngejual mimpi jg sbelom ada android pake touch screen...dicelalah sama nokia ericson siemens motorola dkk...lah skrg yg nyela itu abis semua krn intinya ga inovatif ya pasar tertarik sama yg baru...skrg yg jualan mimpi mewujudkan mimpinya pun begitu sama tesla...mrk jualan mimpi dan teknologi which is pasar [cencored]..semua yg skrg ada dan besar jg dulunya jualan mimpi.pun begitu sama banyak startup dulu pas awal2 gojek sampe sebesar skrg juga jualan mimpi dan dulu dicibir jg sama perusahaan taksi dkk...
Skrg jg sama toyota ga punya dan ga siap sama pace teknologi yg ada di mobil...dia cape2 riset mobil hybrid jd ga guna karena tesla ud jualan listrik which is di amrik mobil hybrid ga laku krn kentang...toyota telat masuk ke industri mobil listrik palagi bbrp negara uda ngebanned traditional car makin panik tu mrk...besar bukan berarti ga bsa diganti sesuatu yg besar ada saatnya bakalan abiss uda terbukti kok bbrp perusahaan konvensional abis sama tech company...tech company pun banyak yg abis cuman sedikit yg bsa bertahan menyesuaikan perkembangan zaman
Mknya ane bilang, literally (tanpa tanda "petik") ide-ide bisnis "nabi" Elon Musk adalah menjual mimpi. Ane sih wait & see aja ide-ide bisnis Elon Musk, gak berani comment banyak soalnya banyak pemujanya ... Last not least, Jouska dulu juga over-gloryfied tapi ujung-ujungnya ?
klo contohnya financial institution startup mah jangan dibandingin om, mrk itu "sorry" bisnisnya jualan l*dah ga ada produk konkritnya disini kita bicara startup yang real yang punya produk konkrit ada barangnya...kalo financial si modal bacot jg kalo meyakinkan org bakal taro uangnya itu knp di kasus yang gagal bayar kan banyakan dr so called fin tech...
sedangkan mayoritas startup yang sukses punya produk konkrit di pasar...saya jg bingung si elon jualan mimpi awal2 tapi mayoritas org bangun bisnis juga inspirasinya jg dari mimpi jd sebenernya ga salah jualan mimpi tinggal tergantung si foundernya aja punya vision yang jelas apa ngga..klo bandingin sama wework terjun bebas baca beritanya foundernya malah beli jet pribadi bukannya ngurusin bisnis krn kaget dia disuntik masayoshi san si investment guru walopun ya bisnisnya kalo diliat bukan barang baru cuman sewa kantor pribadi idenya terlalu tradisional yang kemudian diangkat...ga semua hal tradisional bisa diangkat jadi sesuatu yang baru...
Mengenai valuasi yang pada diributkan itu kan perkiraan...gampangnya mrk dpt duid dari investor in total brp selama proses pendanaan 1 2 3 bukan total asset...semua duid dari angel investor...mrk ga akan mau melantai di bursa awalnya begitu bisnis udah mulai turning baru mereka berani melantai di bursa..semua itu duid dari angel investor yang berani rugi dan rata2 banyak yang duidnya memang bingung diputer dimana karena saking banyaknya mrk taruhan di suatu startup...semua founder kalo mau bikin pendanaan kan harus presentasi meyakinkan si investor rencana apa yang bakal dia buat ke depannya kalo investor ga yakin mana mau gelontorin dana triliunan yang ga jelas...ibarat kata kalo kita mau beli barang tapi salesnya neranginnya kurang yakin sama produknya sama sangsi sama produknya
Mksd ane disini bukan membandingkan,hanya memberikan contoh figure yang over-gloryfied, contoh dalam skala kecil di dalam negeri.
Elon Musk gak diragukan lagi, technopreneur paling inspiratif. Mungkin raksasa otomotif, si Toyota berpendapat bisnis konsep besar mesti punya profitabilitas jangka panjang.
mchfi
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 66
Joined: 27 Mar 2019, 13:11

Re: Bos Toyota Sebut Tesla Ibarat “Koki Tanpa Dapur Restoran”

Post by mchfi »

Toyota jangan sampe jadi the next NOKIA
Post Reply