Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Forum untuk mengobrol hal-hal bebas.
Bisa dibuka oleh visitor dan member.

Moderators: b8099ok, y_anjasrana, F 272, ginting, FRD, artoodetoo

Post Reply
kunaskun
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2021
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by kunaskun » 11 May 2019, 21:08

ginting wrote:
11 May 2019, 18:44
Bener..memang skrg mereka coba rebound dr kondisi yg dulu berdarah darah.
nah bener pikiran saya juga gini
aaya perhatikan begini.
sekitar 15 tahun lalu harga "normal" tiket Jakarta - Medan itu 750,000
kalau murah bisa dapat 500
tapi kadang bisa 1 jutaan.

lalu anggap inflasi 4% per tahun rata rata , compundedd, maka menurut aku sih harga tiket itu mmg harusnya 1 jutaan - 1,5 jt
eh iya juga ya. harga nasi ponggol di daerah saya saja sudah naik 500-1000 rupiah sejak 5 tahun lalu, dari 2000-2500 sekarang 3000-3500. berarti naiknya sudah 20-40% ya :mky_01:
lalu kenapa tiket pesawat LN lbh murah.
ini perlu dicek apakah krn subsidi silang antar rute, operasional cost yg lbh efisien, leasing rate lbh murah, dll
pernah baca juga entah dimana, dan saya juga setuju: tariff luar negeri si ga heran bisa lebih murah, karena open & free market. misal CGK-SIN atau SIN - DPS atau DPS - SYD atau sekalian CGK - HKG jalur padet gitu mau naik etihad business (bener ada kan ya setidaknya transit), mau naik super murah macem air asia atau jetstar juga ada, dan semua airlines lainnya sebut saja tiap negara di ASEAN pasti ada belum lagi negara Asia lain, dan semua org akan cari yang sesuai kantong dan kebutuhan masing2. nah kalau indo? airlines saja praktis tinggal dua sebenernya.

dan kalau suatu market sudah dikuasai sedikit pemain, ya seperti biasa yang terjadi apalah-poli gitu2, apalagi di indo :mky_08:
Tapi kenapa masy kaget ?
karena naeknya bareng dan langsung.

coba bayangkan dulu 2004 kita asumsikan 120 lbr tiket Jakarta Medan setara 1 Avanza.
sekarang Avanza saja sdh 200 jutaan
ah bener ya naiknya serempak ga pake pemanasan dulu :mky_01:

bravely88
Newbie
Newbie
Posts: 14
Joined: 28 Nov 2017, 05:06

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by bravely88 » 11 May 2019, 22:21

Tahun lalu mudik jogja - makassar cuman 700an skarang 1.5jt ... Yg gila surabaya-makassar dulu 400an sekarang 1,4 jt wtf ....

sendguruh
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 171
Joined: 12 May 2008, 09:07

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by sendguruh » 12 May 2019, 07:21

tp dgn kondisi tiket mahal, pesawat jd kosong, bukannya rugi ya?

kmrn naik GA dr jkt-ygk, penuh.. tp pas balik cm isi 60%

tp nti liat pas mudik, rencana naik citilink, penuh apa gk

mike22
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 937
Joined: 15 Nov 2010, 17:28
Location: SOC, INA
Daily Vehicle: GO+

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by mike22 » 12 May 2019, 08:28

ginting wrote:
11 May 2019, 18:44
kunaskun wrote:
aipiesblue wrote:
10 May 2019, 08:00
padahal pemerintah udah investasi banyak untuk bandara soekarno hatta dengan membangun kereta bandara dan juga kereta shuttle antar terminal, kalo sepi gini kapan bisa balik modalnya. bisa-bisa rencana untuk pembangunan terminal 4 ditunda, atopun rencana renovasi terminal 1 dan 2 ditunda juga.
pasti begitu. karena ga ada yang naik.

tapi pernah baca dimana gitu, ada yang blg juga: memang selama ini persaingan antara airlines indonesia itu sudah ga beres, kaya ojol yang bakar duit terus, nah dengan naiknya tarif akan ada titik temu lagi seperti biasanya hukum penawaran berlaku(lupa ini bener ga), dimana airlines juga akan amsiong kalau ga ada penumpang, maka harga akan diubah lagi sampe laku lagi tapi airlines bisa jaga profit, kalau sekarang2 ini naik segitu karena ya airlines lagi cari profit untuk nutup rugi selama ini perang harga dan masih merasa konsumen butuh.

ini balik jaman dulu lagi banting harga antara PO Bus AKAP. terus mati pelan2 karena kualitas kacau balau, bus maut, eh kalah murah dengan pesawat dan kereta. terus karena kualitas meningkat seiring tariff, sekarang jadi masuk akal, malah makin keren busnya sejak ada trans jawa. kedepannya bisa jadi berulang lagi, banting2 harga lagikah karena org indo kan carinya murah dulu (kecuali untuk pamer) sebab pesawat mahal. :mky_01:
Bener..memang skrg mereka coba rebound dr kondisi yg dulu berdarah darah.

aaya perhatikan begini.
sekitar 15 tahun lalu harga "normal" tiket Jakarta - Medan itu 750,000
kalau murah bisa dapat 500
tapi kadang bisa 1 jutaan.

lalu anggap inflasi 4% per tahun rata rata , compundedd, maka menurut aku sih harga tiket itu mmg harusnya 1 jutaan - 1,5 jt

lalu kenapa tiket pesawat LN lbh murah.
ini perlu dicek apakah krn subsidi silang antar rute, operasional cost yg lbh efisien, leasing rate lbh murah, dll

Tapi kenapa masy kaget ?
karena naeknya bareng dan langsung.

coba bayangkan dulu 2004 kita asumsikan 120 lbr tiket Jakarta Medan setara 1 Avanza.
sekarang Avanza saja sdh 200 jutaan
Atau paling simpel gini, dulu flagship smartphone 2009 harganya paling mahal 10 jutaan.
Sekarang? Bisa sampai 20juta lebih kan?
Itupun masih laris2 saja hp nya, malah masih rela antre buat beli.

pengendiesel
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 695
Joined: 22 May 2016, 11:20

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by pengendiesel » 12 May 2019, 08:55

T2 Juanda Surabaya sudah kayak kuburan. Entah kebetulan atau memang kondisi realnya seperti itu.

Hmmm...bingung juga kalo seperti ini apa semua stakeholder gak tambah rugi?

silentIm2
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 611
Joined: 02 Feb 2015, 10:47

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by silentIm2 » 12 May 2019, 09:30


mike22 wrote: Atau paling simpel gini, dulu flagship smartphone 2009 harganya paling mahal 10 jutaan.
Sekarang? Bisa sampai 20juta lebih kan?
Itupun masih laris2 saja hp nya, malah masih rela antre buat beli.
Customer pesawat ga bisa disamain sama customer smartphone. Pesawat itu bisnis jasa transportasi, smartphone bisnis retail barang konsumsi, alat komunikasi. Jasa transportasi itu konsumen memilih antara kebutuhan/urgensi, biaya, waktu, dan fasilitas/kenyamanan. Merek itu faktor belakang dalam memilih tiket pesawat pada umumnya, ga ada kan orang koleksi tiket executive class, dilaminating, trus pamer ke orang.
Customer smartphone memilih antara harga, OS/apps, fitur2, dan emosi(gengsi/marketing) brand itu sendiri, dan mungkin after sales/ garansi. sejak hp china murah masuk, praktis merek premium cuma bertahan dengan prestise/brand. sementara hp china marketing makin gencar, garansi yang sama atau melebihi merek premium, dengan fitur kira2 80-99 persen dari merek premium. Tapi meski begitu tetep ada orang yang fanatik brand tertentu, karena faktor emosi/ gengsi tadi, rela beli bekas premium daripada baru tapi hp cina. Walopun hp premium juga buatan china ato rakitan batam juga, walopun barang BM.

mpvlover
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 550
Joined: 23 Feb 2007, 20:26

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by mpvlover » 12 May 2019, 10:01

silentIm2 wrote:
12 May 2019, 09:30
mike22 wrote: Atau paling simpel gini, dulu flagship smartphone 2009 harganya paling mahal 10 jutaan.
Sekarang? Bisa sampai 20juta lebih kan?
Itupun masih laris2 saja hp nya, malah masih rela antre buat beli.
Customer pesawat ga bisa disamain sama customer smartphone. Pesawat itu bisnis jasa transportasi, smartphone bisnis retail barang konsumsi, alat komunikasi. Jasa transportasi itu konsumen memilih antara kebutuhan/urgensi, biaya, waktu, dan fasilitas/kenyamanan. Merek itu faktor belakang dalam memilih tiket pesawat pada umumnya, ga ada kan orang koleksi tiket executive class, dilaminating, trus pamer ke orang.
Customer smartphone memilih antara harga, OS/apps, fitur2, dan emosi(gengsi/marketing) brand itu sendiri, dan mungkin after sales/ garansi. sejak hp china murah masuk, praktis merek premium cuma bertahan dengan prestise/brand. sementara hp china marketing makin gencar, garansi yang sama atau melebihi merek premium, dengan fitur kira2 80-99 persen dari merek premium. Tapi meski begitu tetep ada orang yang fanatik brand tertentu, karena faktor emosi/ gengsi tadi, rela beli bekas premium daripada baru tapi hp cina. Walopun hp premium juga buatan china ato rakitan batam juga, walopun barang BM.
Btw Belom pernah ada executive class di airline

Kalo diperkeretaan, banyak

User avatar
Turboman
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 18530
Joined: 12 Dec 2005, 12:14

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by Turboman » 12 May 2019, 10:54

mpvlover wrote:
silentIm2 wrote:
12 May 2019, 09:30
mike22 wrote: Atau paling simpel gini, dulu flagship smartphone 2009 harganya paling mahal 10 jutaan.
Sekarang? Bisa sampai 20juta lebih kan?
Itupun masih laris2 saja hp nya, malah masih rela antre buat beli.
Customer pesawat ga bisa disamain sama customer smartphone. Pesawat itu bisnis jasa transportasi, smartphone bisnis retail barang konsumsi, alat komunikasi. Jasa transportasi itu konsumen memilih antara kebutuhan/urgensi, biaya, waktu, dan fasilitas/kenyamanan. Merek itu faktor belakang dalam memilih tiket pesawat pada umumnya, ga ada kan orang koleksi tiket executive class, dilaminating, trus pamer ke orang.
Customer smartphone memilih antara harga, OS/apps, fitur2, dan emosi(gengsi/marketing) brand itu sendiri, dan mungkin after sales/ garansi. sejak hp china murah masuk, praktis merek premium cuma bertahan dengan prestise/brand. sementara hp china marketing makin gencar, garansi yang sama atau melebihi merek premium, dengan fitur kira2 80-99 persen dari merek premium. Tapi meski begitu tetep ada orang yang fanatik brand tertentu, karena faktor emosi/ gengsi tadi, rela beli bekas premium daripada baru tapi hp cina. Walopun hp premium juga buatan china ato rakitan batam juga, walopun barang BM.
Btw Belom pernah ada executive class di airline

Kalo diperkeretaan, banyak
Business class kan ?

Kalo long haul flight ada 1st Class en bahkan Suite class dgn bed

Kelas Premium ekonomi makin lama juga makin banyak erlen yg menjual

kangadut
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 28
Joined: 16 Aug 2018, 20:25
Location: jakarta
Daily Vehicle: hyundai

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by kangadut » 12 May 2019, 15:26

Lebaran tinggal hitung hari.
Lonjakan transportasi non udara bakal membludak akibat kondisi yg skrg.
Semoga bs diantisipasi.
Situasi yg mepet sy rasa agak riskan utk pecat menhub.
Tp sy yakin menhub yg skrg cepat atau lambat bakal kena pecat

mike22
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 937
Joined: 15 Nov 2010, 17:28
Location: SOC, INA
Daily Vehicle: GO+

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by mike22 » 12 May 2019, 15:55

silentIm2 wrote:
12 May 2019, 09:30
mike22 wrote: Atau paling simpel gini, dulu flagship smartphone 2009 harganya paling mahal 10 jutaan.
Sekarang? Bisa sampai 20juta lebih kan?
Itupun masih laris2 saja hp nya, malah masih rela antre buat beli.
Customer pesawat ga bisa disamain sama customer smartphone. Pesawat itu bisnis jasa transportasi, smartphone bisnis retail barang konsumsi, alat komunikasi. Jasa transportasi itu konsumen memilih antara kebutuhan/urgensi, biaya, waktu, dan fasilitas/kenyamanan. Merek itu faktor belakang dalam memilih tiket pesawat pada umumnya, ga ada kan orang koleksi tiket executive class, dilaminating, trus pamer ke orang.
Customer smartphone memilih antara harga, OS/apps, fitur2, dan emosi(gengsi/marketing) brand itu sendiri, dan mungkin after sales/ garansi. sejak hp china murah masuk, praktis merek premium cuma bertahan dengan prestise/brand. sementara hp china marketing makin gencar, garansi yang sama atau melebihi merek premium, dengan fitur kira2 80-99 persen dari merek premium. Tapi meski begitu tetep ada orang yang fanatik brand tertentu, karena faktor emosi/ gengsi tadi, rela beli bekas premium daripada baru tapi hp cina. Walopun hp premium juga buatan china ato rakitan batam juga, walopun barang BM.
Bukan menyamakan sih, cuman menerka2 saja kenapa akhirnya skrg airline service sdh berani menaikkan tarif.
Alasannya ya mungkin itu, daya beli masy indo dianggap sudah tinggi, makanya mereka skrg berani.

Btw duduk di excecutive class sering jadi bahan buat posting di instagram kok.

Senargitar
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 256
Joined: 11 Dec 2015, 19:21

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by Senargitar » 12 May 2019, 17:03

mike22 wrote:
12 May 2019, 15:55
silentIm2 wrote:
12 May 2019, 09:30
mike22 wrote: Atau paling simpel gini, dulu flagship smartphone 2009 harganya paling mahal 10 jutaan.
Sekarang? Bisa sampai 20juta lebih kan?
Itupun masih laris2 saja hp nya, malah masih rela antre buat beli.
Customer pesawat ga bisa disamain sama customer smartphone. Pesawat itu bisnis jasa transportasi, smartphone bisnis retail barang konsumsi, alat komunikasi. Jasa transportasi itu konsumen memilih antara kebutuhan/urgensi, biaya, waktu, dan fasilitas/kenyamanan. Merek itu faktor belakang dalam memilih tiket pesawat pada umumnya, ga ada kan orang koleksi tiket executive class, dilaminating, trus pamer ke orang.
Customer smartphone memilih antara harga, OS/apps, fitur2, dan emosi(gengsi/marketing) brand itu sendiri, dan mungkin after sales/ garansi. sejak hp china murah masuk, praktis merek premium cuma bertahan dengan prestise/brand. sementara hp china marketing makin gencar, garansi yang sama atau melebihi merek premium, dengan fitur kira2 80-99 persen dari merek premium. Tapi meski begitu tetep ada orang yang fanatik brand tertentu, karena faktor emosi/ gengsi tadi, rela beli bekas premium daripada baru tapi hp cina. Walopun hp premium juga buatan china ato rakitan batam juga, walopun barang BM.
Bukan menyamakan sih, cuman menerka2 saja kenapa akhirnya skrg airline service sdh berani menaikkan tarif.
Alasannya ya mungkin itu, daya beli masy indo dianggap sudah tinggi, makanya mereka skrg berani.

Btw duduk di excecutive class sering jadi bahan buat posting di instagram kok.
Berapa banyak yg beli excecutive/business class cm utk pamer d medsos?

mike22
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 937
Joined: 15 Nov 2010, 17:28
Location: SOC, INA
Daily Vehicle: GO+

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by mike22 » 12 May 2019, 19:24

Senargitar wrote:
12 May 2019, 17:03
mike22 wrote:
12 May 2019, 15:55
silentIm2 wrote:
12 May 2019, 09:30


Customer pesawat ga bisa disamain sama customer smartphone. Pesawat itu bisnis jasa transportasi, smartphone bisnis retail barang konsumsi, alat komunikasi. Jasa transportasi itu konsumen memilih antara kebutuhan/urgensi, biaya, waktu, dan fasilitas/kenyamanan. Merek itu faktor belakang dalam memilih tiket pesawat pada umumnya, ga ada kan orang koleksi tiket executive class, dilaminating, trus pamer ke orang.
Customer smartphone memilih antara harga, OS/apps, fitur2, dan emosi(gengsi/marketing) brand itu sendiri, dan mungkin after sales/ garansi. sejak hp china murah masuk, praktis merek premium cuma bertahan dengan prestise/brand. sementara hp china marketing makin gencar, garansi yang sama atau melebihi merek premium, dengan fitur kira2 80-99 persen dari merek premium. Tapi meski begitu tetep ada orang yang fanatik brand tertentu, karena faktor emosi/ gengsi tadi, rela beli bekas premium daripada baru tapi hp cina. Walopun hp premium juga buatan china ato rakitan batam juga, walopun barang BM.
Bukan menyamakan sih, cuman menerka2 saja kenapa akhirnya skrg airline service sdh berani menaikkan tarif.
Alasannya ya mungkin itu, daya beli masy indo dianggap sudah tinggi, makanya mereka skrg berani.

Btw duduk di excecutive class sering jadi bahan buat posting di instagram kok.
Berapa banyak yg beli excecutive/business class cm utk pamer d medsos?
Aku ga point out ke arah situ, yg sy maksud ialah "bentuk" pamernya dimana om silentim2 bilang tiket dilaminating, dan sy sebut bentuk pamernya ialah dengan postingan2.

silentIm2
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 611
Joined: 02 Feb 2015, 10:47

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by silentIm2 » 12 May 2019, 22:26


mike22 wrote: Bukan menyamakan sih, cuman menerka2 saja kenapa akhirnya skrg airline service sdh berani menaikkan tarif.
Alasannya ya mungkin itu, daya beli masy indo dianggap sudah tinggi, makanya mereka skrg berani.

Btw duduk di excecutive class sering jadi bahan buat posting di instagram kok.
Kartel dan duopoli om, simpel saja, tanda2nya maksa agen travel depak airasia kan. Manajemen mungkin mikir kemungkinan jeleknya paling didenda 10 20M kayak astra & yamaha, tapi omset naik 100M ya worth it.
Mudah2an KPPU ga lemes karena politik dan proteksi bumn.
Ya banyak sih yg naik 1st class, tapi ya yang mampu, ato perjalanan dinas. Mereka ya mungkin pamer di instsgram, tapi kan tujuan utamanya orang naik pesawat itu transportasinya sampai tujuan dengan cepat, bukan prestisenya.


User avatar
Turboman
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 18530
Joined: 12 Dec 2005, 12:14

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by Turboman » 12 May 2019, 23:30

jadi teringat nick flyingdent di indoflyer......akakakaka

Kalo Sam Chui naek 1st class mungkin dapet dr endorsing ? kalo Flyingdent mah bayar sendiri........

User avatar
alvin23
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1487
Joined: 01 Jan 2007, 09:58
Location: CGK-BDO-JOG

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by alvin23 » 13 May 2019, 06:45

kangadut wrote:
12 May 2019, 15:26
Lebaran tinggal hitung hari.
Lonjakan transportasi non udara bakal membludak akibat kondisi yg skrg.
Semoga bs diantisipasi.
Situasi yg mepet sy rasa agak riskan utk pecat menhub.
Tp sy yakin menhub yg skrg cepat atau lambat bakal kena pecat
Betul, menteri yg sekarang political capitalnya sudah habis..zero respect
tinggal tunggu waktu saja

bahkan gacuma tiket, proyek2 bandara beliau saat masih DI AP saja banyak yang kritisi
Captiva LTZ 2017
Yaris S A/T 2012

halooo
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 272
Joined: 29 Dec 2013, 06:45

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by halooo » 13 May 2019, 08:28

ginting wrote:
11 May 2019, 18:44
:
Bener..memang skrg mereka coba rebound dr kondisi yg dulu berdarah darah.

aaya perhatikan begini.
sekitar 15 tahun lalu harga "normal" tiket Jakarta - Medan itu 750,000
kalau murah bisa dapat 500
tapi kadang bisa 1 jutaan.

lalu anggap inflasi 4% per tahun rata rata , compundedd, maka menurut aku sih harga tiket itu mmg harusnya 1 jutaan - 1,5 jt

lalu kenapa tiket pesawat LN lbh murah.
ini perlu dicek apakah krn subsidi silang antar rute, operasional cost yg lbh efisien, leasing rate lbh murah, dll

Tapi kenapa masy kaget ?
karena naeknya bareng dan langsung.

coba bayangkan dulu 2004 kita asumsikan 120 lbr tiket Jakarta Medan setara 1 Avanza.
sekarang Avanza saja sdh 200 jutaan
[/quote]

Sy setuju sm pendapat om ginting. Dari 1 pswt crash, belum yg max lain di grounded. Bayangkan pendapatan ratusan juta setiap hari yg loss, juga airlines plat merah. Hanya masyarakat shock biasa tiket murah skrg jadi tidak terjangkau. Skrg siapa yang mau bayar kerugian airlines kalau bkn dgn cara menyesuaikan tarif tiket?

User avatar
Turboman
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 18530
Joined: 12 Dec 2005, 12:14

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by Turboman » 13 May 2019, 09:13



IGedeAmat
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 884
Joined: 15 Mar 2017, 16:14
Location: Tangerang
Daily Vehicle: Yamaha

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by IGedeAmat » 13 May 2019, 09:19

Turboman wrote:
13 May 2019, 09:13
asumsi 1 flight 100 orang,
berarti berkurang 100 flight dlm sehari.. ??

nurekopriyo
Newbie
Newbie
Posts: 11
Joined: 22 Oct 2012, 06:07

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by nurekopriyo » 13 May 2019, 09:24

Turboman wrote:
12 May 2019, 23:30
jadi teringat nick flyingdent di indoflyer......akakakaka

Kalo Sam Chui naek 1st class mungkin dapet dr endorsing ? kalo Flyingdent mah bayar sendiri........
kangen dg forum yg itu....forum yg gk kalah 'bergizi'....

om flyingdent ini klo saya gk salah cukup sering naik cx dari sub.....
suka terkagum2 dg foto2 lounge (makanan, fasilitas kursi, fasilitas kamar mandi, etc...) yg tak lepas dr tiap posting

epinjose
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 126
Joined: 27 Dec 2013, 18:59

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by epinjose » 13 May 2019, 10:32

nurekopriyo wrote:
13 May 2019, 09:24
Turboman wrote:
12 May 2019, 23:30
jadi teringat nick flyingdent di indoflyer......akakakaka

Kalo Sam Chui naek 1st class mungkin dapet dr endorsing ? kalo Flyingdent mah bayar sendiri........
kangen dg forum yg itu....forum yg gk kalah 'bergizi'....

om flyingdent ini klo saya gk salah cukup sering naik cx dari sub.....
suka terkagum2 dg foto2 lounge (makanan, fasilitas kursi, fasilitas kamar mandi, etc...) yg tak lepas dr tiap posting
Sub forum nya Trip Report ya kalo ndak salah.. ngangenin liat poto2 in-flight meal nya.

mpvlover
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 550
Joined: 23 Feb 2007, 20:26

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by mpvlover » 13 May 2019, 10:54

GROUNDBREAKING! BERITA BAIK YANG SDH LAMA DITUNGGU TUNGGU

https://m.detik.com/finance/berita-ekon ... n-hari-ini

User avatar
dizco
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 373
Joined: 29 Sep 2016, 18:10
Location: Sleman

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by dizco » 13 May 2019, 11:02

Senargitar wrote:
12 May 2019, 17:03
mike22 wrote:
12 May 2019, 15:55

Btw duduk di excecutive class sering jadi bahan buat posting di instagram kok.
Berapa banyak yg beli excecutive/business class cm utk pamer d medsos?
duduk doang nggak usah beli tiket kelas itu kok

saya pakai garuda bulan april lalu dari cgk-jog, lihat ada artis dan anaknya numpang duduk di kelas bisnis, minta difoto pramugari, lalu pindah duduk ke kelas ekonomi di belakang

pencitraan doang :mky_07:
Si ego certiorem faciam, mihi tu delendus eris

antekakio
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 351
Joined: 18 Sep 2013, 09:26
Location: Di atas genteng
Daily Vehicle: CX-5

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by antekakio » 13 May 2019, 11:27

Tarif Batas Atas Pesawat Batal Turun Hari Ini

Jakarta - Pemerintah batal memfinalkan penurunan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat atau angkutan udara hari ini. Padahal sejak jauh-jauh hari, pemerintah telah mengagendakan rapat tersebut.

Sekertaris Menko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan, pembatalan karena peserta inti rapat koordinasi (rakor) mengenai tiket angkutan udara berhalangan hadir.

"Rapat Koordinasi Terbatas (rakortas) terkait tarif tiket angkutan udara, sedianya pagi ini jam 09.00. Namun karena Bu Menteri BUMN (Rini Soemarno) dan Pak Menhub (Budi Karya) mendampingi Bapak Presiden pada acara peresmian Jalan Tol Pandaan-Malang hari ini jam 10.00 di Malang, maka Rakortas ditunda," kata Susi saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Senin (13/5/2019).


https://finance.detik.com/berita-ekonom ... eritautama


batal karena menterinya nemenin pak presiden :wkkk:

Senargitar
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 256
Joined: 11 Dec 2015, 19:21

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by Senargitar » 13 May 2019, 11:29

dizco wrote:
13 May 2019, 11:02
Senargitar wrote:
12 May 2019, 17:03
mike22 wrote:
12 May 2019, 15:55

Btw duduk di excecutive class sering jadi bahan buat posting di instagram kok.
Berapa banyak yg beli excecutive/business class cm utk pamer d medsos?
duduk doang nggak usah beli tiket kelas itu kok

saya pakai garuda bulan april lalu dari cgk-jog, lihat ada artis dan anaknya numpang duduk di kelas bisnis, minta difoto pramugari, lalu pindah duduk ke kelas ekonomi di belakang

pencitraan doang :mky_07:
:big_biglaugh: :big_biglaugh:

demi pansos :wkkk:

User avatar
sintoni
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2747
Joined: 05 Jun 2014, 20:03
Daily Vehicle: Yaris

Re: Fenomena Mahalnya Tiket Pesawat Domestik

Post by sintoni » 13 May 2019, 11:32

dizco wrote:
13 May 2019, 11:02
Senargitar wrote:
12 May 2019, 17:03
mike22 wrote:
12 May 2019, 15:55

Btw duduk di excecutive class sering jadi bahan buat posting di instagram kok.
Berapa banyak yg beli excecutive/business class cm utk pamer d medsos?
duduk doang nggak usah beli tiket kelas itu kok

saya pakai garuda bulan april lalu dari cgk-jog, lihat ada artis dan anaknya numpang duduk di kelas bisnis, minta difoto pramugari, lalu pindah duduk ke kelas ekonomi di belakang

pencitraan doang :mky_07:
Serius ini om? Haha.

Boleh dikasitau inisalnya?

Post Reply