Peraturan pajak jual beli rumah bekas

Bingung harus posting dimana? Silakan letakkan disini...

Moderators: F 272, y_anjasrana, ginting, FRD, artoodetoo, b8099ok

Post Reply
coipan
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 241
Joined: 22 Feb 2015, 00:15

Peraturan pajak jual beli rumah bekas

Post by coipan » 13 Jan 2020, 23:11

Gan ane mw tanya ,ane masih aman soal rencana beli rumah.

Nah rencana ane mw beli rumah bekas dengan luas tanah 400m , luas bangunan 750m dengan nilai transaksi 7miliar.

Nah yang ane mw tnya brp biaya pengurusan pajak yang harus ane bayar? Apakah ppn yang harus dibayarkan itu 10% jdi sekitar 700juta untuk disetor ke negara?

Nah selain ppn itu apa ada biaya lain2 ? Bisa tolong dirinciin untuk kasus ane? Terimakasih suhu

Mbeekmbeek
New Member of Junior Mechanic
New Member of Junior Mechanic
Posts: 21
Joined: 22 Feb 2017, 18:08
Location: Cirebon
Daily Vehicle: Daihatsu

Re: Peraturan pajak jual beli rumah bekas

Post by Mbeekmbeek » 14 Jan 2020, 05:05

Setahu saya untuk pembelian rumah second tidak kena PPN om, kecuali pembelian rumah baru ke developer dengan status Pengusaha kena pajak (PKP).
Setahu saya juga untuk jual beli tanah/bangunan
Penjual kena PPh 2,5% yg sebelumnya 5%(tahun 2016 ke bawah). Untuk pembeli kena BPHTB 5%. Biaya tersebut belum sama biaya PPAT, sertifikat dll.

sammyjimun
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 130
Joined: 12 Jul 2016, 07:38

Re: Peraturan pajak jual beli rumah bekas

Post by sammyjimun » 14 Jan 2020, 08:09

coba share aja, thn kmaren baru ambil rmh 2nd, untuk angka tgt dr bank/notaris sm daerah
biaya notaris: ploting, cek sertipikat, roya + PNBP (pemilik lama/sebelumnya), cek sertipikat setelah roya, geo kkp & znt, akta jual beli, balik nama, PNBP, akta pengosongan
biaya bank: legalisasi SKU, cek setalh BN, perjanjian kredit, SKMHT, APHT, pendaftaran HT, PNBP HT

klo ane kmaren total2 utk biaya2 + tax kurleb 8 - 10% dr harga transaksi

Lee27
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 45
Joined: 11 Jan 2016, 11:08

Re: Peraturan pajak jual beli rumah bekas

Post by Lee27 » 14 Jan 2020, 08:48

Klo pajak, berarti urusannya yg sama Kantor Pelayanan Pajak Pratama (Instansi Pusat) dan Kantor Pelayanan Pajak Daerah (Badan Pengelolaaan Keuangan dan Pajak Daerah).

KPP Pratama: Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) sebesar 2,5% yg ditanggung penjual.
BPKPD: BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan) sebesar 5% yg ditanggung pembeli.

Contoh:
Jual-Beli rumah 7M. maka pajak nya:
1. PPh Final (Penjual harus bayar): Nilai Jual x Tarif = 7M x 2,5% = 175juta
2. BPHTB (Pembeli harus bayar): (Nilai Jual atau NPOP* Harga Pasar - NPOPTKP**) x 5% = (7M - 75juta) x 5% =346,25juta

catatan:
* NPOP : Nilai Perolehan Objek Pajak
**NPOPTKP: Nilai Perolehan Tidak Kena Pajak. Setiap kabupaten/kota bisa berbeda beda. e.g. sby=75jt, jkt=80jt

Jadi uang pajaknya ada yg masuk ke Kas Daerah dan ada yang masuk ke Modul Penerimaan Negara (Pusat)

PPN
1. PPN hanya untuk rumah baru (non rusun/ non subsidi).
2. Misal agan coi beli rumah dari sebuah perusahaan yang berstatus PKP (Pengusaha Kena Pajak ~ Pemungut PPN), maka akan dikenakan PPN 10% dari nilai transaksi. Dasar Hukumnya UU PPN Pasal 16 D (Penjualan Aktiva yang untuk tujuan semula tidak untuk diperjualbelikan)
*Jadi lebih mahal dong? Ya iya pastinya.

Penjelasan di atas hanya ttg pajak. Biaya notaris, BPN, bang reman , akamsi, akamsiong belum termasuk ya:D

PS: Klo ngakalin harga transaksi gimana? Di depan notaris "diset / understate" di akta
Tidak disarankan. Tapi sering terjadi. hehe
Klo orang pajaknya (KPP) mengendus malah bisa runyam. Uji arus uang, Rekening Koran, Market Value, dsb.. Sanksi berkali lipat. Klo BPKPD mah lebih selow... CMIIW

sammyjimun
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 130
Joined: 12 Jul 2016, 07:38

Re: Peraturan pajak jual beli rumah bekas

Post by sammyjimun » 14 Jan 2020, 09:24

Lee27 wrote:
14 Jan 2020, 08:48
PS: Klo ngakalin harga transaksi gimana? Di depan notaris "diset / understate" di akta
Tidak disarankan. Tapi sering terjadi. hehe
Klo orang pajaknya (KPP) mengendus malah bisa runyam. Uji arus uang, Rekening Koran, Market Value, dsb.. Sanksi berkali lipat. Klo BPKPD mah lebih selow... CMIIW
iya, udh susah skarang mau ngakalin ini, org bank ama notaris jg ga mnyarankan, even cm d kurangin dikit aja

coipan
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 241
Joined: 22 Feb 2015, 00:15

Re: Peraturan pajak jual beli rumah bekas

Post by coipan » 14 Jan 2020, 09:54

Lee27 wrote:
14 Jan 2020, 08:48
Klo pajak, berarti urusannya yg sama Kantor Pelayanan Pajak Pratama (Instansi Pusat) dan Kantor Pelayanan Pajak Daerah (Badan Pengelolaaan Keuangan dan Pajak Daerah).

KPP Pratama: Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) sebesar 2,5% yg ditanggung penjual.
BPKPD: BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan) sebesar 5% yg ditanggung pembeli.

Contoh:
Jual-Beli rumah 7M. maka pajak nya:
1. PPh Final (Penjual harus bayar): Nilai Jual x Tarif = 7M x 2,5% = 175juta
2. BPHTB (Pembeli harus bayar): (Nilai Jual atau NPOP* Harga Pasar - NPOPTKP**) x 5% = (7M - 75juta) x 5% =346,25juta

catatan:
* NPOP : Nilai Perolehan Objek Pajak
**NPOPTKP: Nilai Perolehan Tidak Kena Pajak. Setiap kabupaten/kota bisa berbeda beda. e.g. sby=75jt, jkt=80jt

Jadi uang pajaknya ada yg masuk ke Kas Daerah dan ada yang masuk ke Modul Penerimaan Negara (Pusat)

PPN
1. PPN hanya untuk rumah baru (non rusun/ non subsidi).
2. Misal agan coi beli rumah dari sebuah perusahaan yang berstatus PKP (Pengusaha Kena Pajak ~ Pemungut PPN), maka akan dikenakan PPN 10% dari nilai transaksi. Dasar Hukumnya UU PPN Pasal 16 D (Penjualan Aktiva yang untuk tujuan semula tidak untuk diperjualbelikan)
*Jadi lebih mahal dong? Ya iya pastinya.

Penjelasan di atas hanya ttg pajak. Biaya notaris, BPN, bang reman , akamsi, akamsiong belum termasuk ya:D

PS: Klo ngakalin harga transaksi gimana? Di depan notaris "diset / understate" di akta
Tidak disarankan. Tapi sering terjadi. hehe
Klo orang pajaknya (KPP) mengendus malah bisa runyam. Uji arus uang, Rekening Koran, Market Value, dsb.. Sanksi berkali lipat. Klo BPKPD mah lebih selow... CMIIW
Oh kalo beli rumah bekas atas nama pribadi berarti ga ush bayar ppn 10% lgi ya? Soalnya saya baca artikel di sini
You do not have the required permissions to view the files attached to this post.

Lee27
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 45
Joined: 11 Jan 2016, 11:08

Re: Peraturan pajak jual beli rumah bekas

Post by Lee27 » 14 Jan 2020, 13:52

Yak, saya sependapat dengan artikel tsb. Penjual biasa non PKP ngga ada PPN.

Yg kena PPN kemungkinan 2 saja. Developer sama Badan PKP.

Post Reply