Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Mau review kendaraan yang ada? Silakan post disini...

Moderators: FRD, y_anjasrana, artoodetoo, b8099ok, F 272, ginting

User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10482
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by ChZ »

Mungkin ini sudah review Sienta yang entah ke berapa kali di forum ini :mky_01:

Tetapi mungkin alasan pembenarannya karena kebanyakan review adalah tipe Q - top grade. Review trio roti tawar barusan adalah Q, dan dulu saya juga pernah buat impresi awal tipe Q.

viewtopic.php?f=19&t=24189

Image
Sienta Q oren yang pernah saya review...

Jadi lumayan dapet alasan pembenaran buat review tipe V di sini :ngacir:

Dan karena dibeli dengan kondisi 2nd, semakin ada pembenaran lagi :big_grin:

Kenapa Sienta ?

Sebenarnya rencana pembelian Sienta ini cukup tidak direncanakan. Hanya sekedar chit-chat hari Minggu yang langsung terealisasi H+1 karena di sebuah showroom kenalan ready barangnya.

Dan Sienta ini didapatkan dengan "tukar-kembalian" dua mobil : VW Golf MK6 dan Suzuki Splash AT. Yep, tidak salah baca. VW Golf kami akhirnya diputuskan untuk jual. Selain untuk menghemat ruang garasi rumah, juga karena sekali lagi : It's a german. Bayangkan betapa jeblok resale value sebuah mobil jerman karena hasil menjual dua mobil hanya kembali 10 juta :big_weee:

Image
Babai Golep.

Bukan karena tidak sanggup biayain perawatan atau rewel atau apa, tetapi lebih ke permasalahan yang sebenarnya di luar masalah biaya : waktu. Yep, mengurus sebuah hatchback Jerman itu cobaannya lebih ke masalah waktu. Maklum kami bukan golongan ongkang ongkang kaki duit dateng sendiri yang udah bisa ninggalin kerjaan buat sekedar bolak balik bengkel bahkan untuk perkara sepele sekalipun.

Lagian untuk hatchback sudah ada Civic :big_weee: jadi seperti kata seorang pengguna 325i E90 anggota skuad endless money pit german car di forum ini : "Semua akan Toyota pada waktunya" :big_biglaugh:

Sedangkan Splash ya karena ini Sienta dibeli memang sejatinya untuk nyokap ane... dan Splash adalah mobil operasional nyokap.

Kenapa Sienta dan bukan yang lain ?

Well, karena Suzuki Splash punya keterbatasan di soal ruang. Bagaimanapun ia adalah sebuah citycar dan bukan van. Sedangkan kesibukan nyokap membutuhkan kendaraan yang mampu muat barang berukuran besar - ya bukan barang sih, hewan lbh tepatnya. Jadi dirasa postur van dengan bibir bagasi rendah seperti Sienta akan sangat practical.


Di awal Sienta muncul bahkan saya sudah mikir ini mobil yang cocok buat bawa piaraan karena iklan ini

Dan resale value mobil ini yang sangat jeblok membuat Sienta jadi satu-satunya opsi menarik untuk van non-commercial berukuran compact :big_grin: Harga deal unit V tahun 2016 ini setara dengan Toyota Agya baru. Bahkan saya baru saja kemarin menemukan tipe Q 2018 dijual dengan 200 juta kecil saja.

And it's a Toyota. What's the worst that could happen ? :big_grin:

Image

An Attractive Van

Tentu saja saya tidak perlu berbuih-buih cerita tentang bagaimana Sienta adalah van dengan desain nyentrik. Berbeda dengan long-lost rival nya : Honda Freed, atau kakak-kakaknya : Voxy dan Alphard/Vellfire, Sienta datang dengan bentuk yang eksentrik dengan lekuk-lekuk membulat dan wajah yang mengingatkan saya pada hoax terkenal : "kutukan anak durhaka" yang ternyata adalah perut ikan pari :big_weee:

Image

Image

Image

Ini juga alasan kenapa kami tidak keberatan dengan Sienta warna hitam. Mobil hitam terakhir kami adalah 10 thn yang lalu : Civic FD1 dan selama ini kami selalu menghindari mobil warna hitam karena perawatannya susah dan di rumah akan berpotensi menjadi "playground" bagi antek madcat.

Pembenaran untuk beli warna hitam di Sienta adalah menyamarkan bentuk "nyentrik" nya. List kanan-kiri bumper yang seperti kumis lele itu sungguh mengganggu. Beruntung ini tipe V jadi tidak ada bodykit heboh nan gondrong.

Dan Sienta V dilengkapi dengan velg 16 inch kontroversial yang sama dengan Q........ tetapi memiliki size ban yang ternyata beda. Sienta V dilengkapi ban Bridgestone Turanza ER33 (good thing ini bukan Ekopeyang atau Enash*t) 195/50/16. Ban profil 50 di sebuah mobil van! Kurang sporti apa mobil ini ? Bahkan lebih tipis dari ban Honda Jazz GE.

Image

Sedangkan tipe Q memiliki ban 195/55/16.

The Not-so-smart Cabin

Seperti bagian luarnya, bagian dalam Sienta juga didesain untuk menjadi atraktif. Desain dash nya memiliki dua layer dan laci penyimpanan atas-bawah di sisi passenger. Meter clusternya berada di atas setir dan untuk tipe V MIDnya hanya monokrom biasa.

Image

Image

Image

Sienta V tidak memiliki sh*tloads of features seperti Q - tetapi mayoritas fitur yang ada di sini sudah cukup mumpuni untuk sehari - hari.

Yang saya suka setiap kontrol di Sienta ini sangat mudah digunakan dan tidak ada trik tertentu. Misalnya, mengubah jam cukup memencet tombol di belakang setir. Kiri untuk jam dan kanan untuk menit. Lalu mengganti mode PSD jadi manual pun tinggal memencet switch di belakang setir juga, dan karena mobil ini akan dipakai sebagian oleh driver jadi me-manualkan PSD menjadi cara termudah untuk mencegah driver lupa dan menggeser PSD nya secara manual.

Lalu fitur yang selalu jadi favorit saya : dive-in seat baris ketiga, dan karena memang akan difungsikan sebagai van bawa barang jadi fitur ini sangat berguna dan saving a lot of space di belakang.

Image

However... ada cukup banyak bagian yang mengganggu di interior Sienta.

Pertama adalah posisi tuas transmisi yang katanya "disesuaikan dengan pasar Indonesia" - mungkin nihonjin di Toyota Astra berpikir bahwa pasar indonesia menyukai posisi tuas Avanza dan Rush yang berada seratus mil di lantai. No, seriously, itu bagian yang justru kami paling tidak suka, tetapi malah diterapkan di Sienta.

Image

Image
Penerapan tuas transmisi di lantai ini memberi masalah lain selain kesulitan menjangkaunya : ruang kaki driver. Akibat adanya tambahan pada dash bagian bawah untuk peletakan transmisi, akhirnya tunnel ini justru mempersempit ruang kaki kiri driver sehingga tidak bisa selonjor. Beruntunglah ini sebuah van dengan posisi kursi tinggi sehingga kaki tinggal saya tekuk 90 derajat dan tidak ada masalah, walaupun terasa aneh karena kaki kiri tidak selonjor.

Lalu anda berharap karena ini van - kenyamanan penumpang lebih diutamakan. Tetapi anda salah besar.

Komplain pengguna Sienta spek Indonesia adalah absennya format kursi captain seat. Saya awalnya berpikir ini bukan masalah besar, tetapi turns out saya salah. Ini adalah MPV sliding doors yang mana bahkan mobil seperti Alphard saja tidak punya door trim, dan keberadaan captain seat untuk mobil mpv sliding doors adalah necessary. Kalaupun tidak ada sliding doors biasanya diberi armrest, dan fatalnya Sienta keluaran awal tidak diberi armrest - baru facelift sudah terdapat armrest. Itupun setelah Toyota "mendengarkan masukan konsumen"
"Dulu pertimbangannya armrest atau captain seat, tapi ternyata armrest, dan itu kami pasang di Sienta baru," ucapnya.
https://otomotifnet.gridoto.com/read/23 ... ang-begini
Image

Artinya kalau supir anda adalah pensiunan supir AKAP - anda hanya bisa bersandar pada Yang Mahakuasa dan oh sh*t bar.

Jadi mobil ini tanggung untuk jadi driver's car, tanggung juga untuk jadi proper family car.

All Good until the next U-Turn

Untuk apa membahas performa di mobil van ?

Well, memangnya pembahasan soal performa pernah relevan bagi netijen di Indonesia - yang cuma banding bandingin fitur ?

Tentu saja anda tidak memerlukan powertrain 1.5 Liter Turbocharged bertenaga 300hp - tetapi anda juga pasti kesal kalau untuk nyalip saja butuh ancang-ancang dari sepuluh kilometer yang lalu, bukan ? So what you need is decent powertrain, not sensor sensoran yang dalam tiga hari pemakaian akan selalu stay off karena mulai dirasa mengganggu.

Sienta memiliki kombinasi powertrain plek dengan New Yaris : 2NR-FE 1.5 Liter Dual VVT-i DOHC bertenaga 107 hp / 140 Nm. 11 hp lebih rendah dan 5 Nm lebih rendah dari Honda Freed. Bedanya, Sienta memakai CVT jadi ini package yang lebih efisien, obviously.

Image

Mobil ini memang seperitnya dirancang untuk lingkungan urban di Jepang - behavior mobil ini di kecepatan 0-40 sangat tenang sekali, relaxing, seperti van. Akselerasinya tidak menghentak seperti NZ-engine, tetapi smooth. CVT works well untuk mobil seperti ini - tidak seperti 4AT di Avanza dan Xpander yang saya selalu merasa kejar-kejaran speed saking tidak tenangnya.

Untuk medium-speed acceleration power surge nya cukup kuat, CVT slip sampai 3.000 RPM dan kecepatan naik perlahan. Yang jelas cukup untuk salip-menyalip di dalam kota. Kelebihan mesin 2NR memang memiliki mid to high end torque yang lebih tidak kosong dbanding NZ - walaupun jelas king di kelas 1.500cc adalah L15Z1 Honda yang masih tak terkalahkan sejak 13 tahun yang lalu.

Sienta V entah mengapa terasa memiliki setir yang cukup "berbobot", mungkin faktor ban profil 50 dan ban bukan tipe eco ecoan. Malah entah kenapa saya rasakan lebih terasa berbobot dari Yaris "lele" yang cuma berat tapi rasanya kopong. Dan dengan bodyroll yang minim, damping suspensi yang lebih mature dari Freed, Sienta rasanya enak sekali buat nekuk-nekuk di medium speed.

Tetapi ada dua kelemahan utama Sienta V :

Pertama adalah karena ban profil 50, setiap lewat jalan berlubang selalu "GUBRAK GUBRAK". Mungkin kalau Sienta ada punya banyak masalah di kaki-kaki, salah satu penyebabnya ya ini.

Kedua jelas saja : the infamous radius putar... radius putar Sienta adalah 5.7 meter (V dan Q). Lucunya di tipe G dengan velg 15 inch radius putarnya hanya 5.3 meter. Turun sangat signifikan walaupun hanya beda 1 inch, entah faktor apa yang mempengaruhinya.

Jika ingin tau 5.7 meter sebesar apa : Toyota Camry punya radius putar 5.8 meter. Jadi mendadak mobil ini berubah menjadi sebuah Toyota Camry ketika bertemu jalan sempit dan U-Turn. Klakson mobil lain pun tak terhindarkan karena anda bikin macet, apalagi dengan populasi biker bgst yang semakin mengkhawatirkan yang selalu lupa bahwa sebuah kendaraan roda dua punya komponen bernama rem untuk menghentikan laju saat ada pengemudi putar balik, prosesi putar balik anda akan lebih lama daripada prosesi pemberkatan nikah.

Ya, memang seburuk itu.

Good Value, non-commercial Van.

Sienta adalah mobil yang memiliki banyak flaw. Jika saja mobil ini dibiarkan memiliki desain seperti di Jepang sana, mungkin flawnya tidak akan sebanyak ini. Mobil ini ergonominya buruk, dan harganya tidak murah.

Tetapi resale valuenya buruk - dan ini sebuah Toyota. Kapan lagi ? Sebuah van non-komersial dengan ruang kabin sangat besar dan anda tetap terlihat stylish daripada mengendarai Toyota Agya baru. Dan tidak ada pilihan lain untuk van kompak non-komersial kondisi seken yang lebih layak daripada Sienta. Honda Freed termuda adalah tahun 2013 dan sudah tidak diproduksi oleh HPM. Mobil seperti ini di Indonesia ibarat dapat dua mobil : sebuah van serbaguna dan sebuah family car yang tidak kelihatan seperti mobil rental.

Image
It is a van indeed... atapnya lebih tinggi dari Honda CR-V.

Kalau anda punya extra budget, tipe Q tahun 2018 sudah bisa didapatkan di dua ratusan dan dengan tawar tawar sikit rasanya di bawah 200 juga dapat.
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
Tampanman
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 287
Joined: 31 Dec 2018, 19:52
Location: Jakarta
Daily Vehicle: Mazda2 yaris

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by Tampanman »

Review yang bagus om, lupa pernah baca dimana sienta 2021 yang all new katanya akan keluar, tampangnya tidak akan "aneh" lagi, mirip2 freed, tapi denger rumor juga sienta tidak akan dijual lagi di indo..
mike22
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1230
Joined: 15 Nov 2010, 17:28
Daily Vehicle: K24 RM3

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by mike22 »

2016 itu first batch ya om?
Dulu banyak yg ngeluh tarikan bawahnya lemot jd kurang narik saat nanjak, trus taun 2018 ada improvement air intake cmiiw.
Last edited by mike22 on 12 Dec 2020, 14:16, edited 1 time in total.
roadmap
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 193
Joined: 04 Nov 2018, 11:34
Location: Jakarta
Daily Vehicle: Honda

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by roadmap »

Review yg keren om as always....

Saya liat bentuk body Sienta (terutama tampak depan) saja tidak tertarik, setelah baca review om, saya semakin gak tertarik.

Posisi tuas transmisi, kursi row 2 tanpa captain seat, power, dan radius putar untuk mobil ukuran tersebut cukup membuat mundur. Tapi tetap bisa menjadi pilihan bagi yg butuh van kecil/mobil keluarga yg tidak terlihat seperti mobil rental atau taksol.

quyquy
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 547
Joined: 08 Dec 2015, 23:08

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by quyquy »

Jangan lupakan stabilnya si sienta padahal dia sebuah van..

Mungkin bener ya desain asli jepang jauh lebih matang.

Lalu desain ergonomi jok driver sienta juga superb.
Dipakai jalan jauh gak bikin capek nyetirnya.

Trs gara2 sistem pelipatan dive in, cerukan dibawah jok kedua sangat luas dan dalam buat masukin kaki. Shg penumpang jok ketiga bisa masuk dng nyaman. Duduknya juga kaki nggak ngegantung.
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10482
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by ChZ »

Tampanman wrote: 12 Dec 2020, 13:21 Review yang bagus om, lupa pernah baca dimana sienta 2021 yang all new katanya akan keluar, tampangnya tidak akan "aneh" lagi, mirip2 freed, tapi denger rumor juga sienta tidak akan dijual lagi di indo..
ini ya oom?

Image

kalau sienta tidak dijual lagi di indonesia bisa jadi sih, krn Toyota justru kayaknya ngembangin platform FWD buat mobil MPV baru seukuran avanza...
mike22 wrote: 12 Dec 2020, 14:15 2016 itu first batch ya om?
Dulu banyak yg ngeluh tarikan bawahnya lemot jd kurang narik saat nanjak, trus taun 2018 ada improvement air intake cmiiw.
nah iya seorang ex-user sienta di sini juga ada yang bilang kalo air intake 2018 up sudah beda.
roadmap wrote: 12 Dec 2020, 14:16 Review yg keren om as always....

Saya liat bentuk body Sienta (terutama tampak depan) saja tidak tertarik, setelah baca review om, saya semakin gak tertarik.

Posisi tuas transmisi, kursi row 2 tanpa captain seat, power, dan radius putar untuk mobil ukuran tersebut cukup membuat mundur. Tapi tetap bisa menjadi pilihan bagi yg butuh van kecil/mobil keluarga yg tidak terlihat seperti mobil rental atau taksol.

Image
tul, makanya saya bilang karena mobil ini 2nd nya jeblok jadi sangat menarik utk yang ingin family van yang tidak bakal dikira rentalan :big_grin:

dan karena mobil ini tidak jadi mobil utama di rumah jadi ya sudah kita get away dengan semua kelemahannya. andai toyota tidak mengubah format dash JDMnya saja sienta bisa jauh lebih enak...
quyquy wrote: 12 Dec 2020, 14:34 Jangan lupakan stabilnya si sienta padahal dia sebuah van..

Mungkin bener ya desain asli jepang jauh lebih matang.

Lalu desain ergonomi jok driver sienta juga superb.
Dipakai jalan jauh gak bikin capek nyetirnya.

Trs gara2 sistem pelipatan dive in, cerukan dibawah jok kedua sangat luas dan dalam buat masukin kaki. Shg penumpang jok ketiga bisa masuk dng nyaman. Duduknya juga kaki nggak ngegantung.
betul itu dia oom. Sienta ini bener bener stabil dan tenang. bener bener sepertinya memang desain untuk JDM van : stabil dan enak buat low speed cruise di kota.

jok driver mungkin relatif ke size badan ya, saya gak terlalu masalah tapi papa saya yang agak gemuk cukup bermasalah bilangnya jok sienta kecil... sehari-hari doi pake ekpandir :mky_01: tapi iya kenyamanan joknya lebih baik sienta daripada ekpandir... saya nyetir kelamaan di ekpandir ada berasa pegel pegelnya.

nahh iya dive in seatnya malah jadi extra space buat legroom yak. saya emang punya sweet spot untuk JDM minivan gini karena row 3 nya buat sy jauh lebih proper daripada avanza dan innova yang kakinya cenderung ngegantung akibat design ladder frame rear wheel drive.
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
KielConstantine
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 851
Joined: 03 Jul 2013, 13:23
Location: Indonesia

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by KielConstantine »

Aku cinta Toyota....

Kemaren sempet mikir ente nulis di thread sebelah, angkat sienta buat bawa makhluk kaki 4. Ternyata bawa doggy ya wkwkwk..

Ini Toyota ke-brapa di garasi jadinya bro ? Biasanya honda mulu kan...

Dan percaya enggak percaya, gw baca ini review si chris didalem kabin endless money pits dengan tulisan nongol kek gini di i-drive.

Image
Memang badzingan...

:wkkk:

Btw, bye bye golepp... nanti ada rejeki ganti GTI MK7 ya chris... :mky_03:
S̶h̶e̶e̶r̶ ̶D̶r̶i̶v̶i̶n̶g̶ ̶P̶l̶e̶a̶s̶u̶r̶e̶
Sheer Repairing Pleasure :big_smoking:
User avatar
Herman7103
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1354
Joined: 03 Oct 2016, 06:17
Location: SOUTH SUMATRA

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by Herman7103 »

KielConstantine wrote:Aku cinta Toyota....

Kemaren sempet mikir ente nulis di thread sebelah, angkat sienta buat bawa makhluk kaki 4. Ternyata bawa doggy ya wkwkwk..

Ini Toyota ke-brapa di garasi jadinya bro ? Biasanya honda mulu kan...

Dan percaya enggak percaya, gw baca ini review si chris didalem kabin endless money pits dengan tulisan nongol kek gini di i-drive.

Image
Memang badzingan...

:wkkk:

Btw, bye bye golepp... nanti ada rejeki ganti GTI MK7 ya chris... :mky_03:
Om Kiel ini benar benar bikin gue ngak brani beli BMW wkwkwk padahal asli jujur aja ya om, gue sebenernya naksir banget sama design mobil BMW, Cakeppp . Kalau Sienta mah design ikan pari kagak bisa gue cerna outlooknya wkwkwk
jelekkk.
:glodak:
HR15DE 2014
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10482
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by ChZ »

KielConstantine wrote: 12 Dec 2020, 17:34 Aku cinta Toyota....

Kemaren sempet mikir ente nulis di thread sebelah, angkat sienta buat bawa makhluk kaki 4. Ternyata bawa doggy ya wkwkwk..

Ini Toyota ke-brapa di garasi jadinya bro ? Biasanya honda mulu kan...

Dan percaya enggak percaya, gw baca ini review si chris didalem kabin endless money pits dengan tulisan nongol kek gini di i-drive.

Image
Memang badzingan...

:wkkk:

Btw, bye bye golepp... nanti ada rejeki ganti GTI MK7 ya chris... :mky_03:
Kalo kumulatifnya enggak tau tapi kalo yang exist ya kedua :mky_07: satunya nganggur.

btw sama... waktu golep gw mau dijual jg muncul tulisan : ABS AND TRC ERROR :big_weee: tiap dibejeg bejeg kluar EPC warning :wkkk:

Gw lagi demen WRX STi nih harganya tinggal sapekgo... :big_smoking: mayan lah pemanasan sebelum beli FK8 :big_biglaugh: head gasket jebol masih mending daripada sensor sensor ngambek tanpa aba-aba terus mendadak datang tagihan... :ngacir:

FK8 harganya gak ngotak.... Masa 2017 masih kepala lapan. Kan padahal "cuma" civic di modif :ngacir: :big_weee:
Last edited by ChZ on 12 Dec 2020, 18:25, edited 1 time in total.
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10482
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT -

Post by ChZ »

Herman7103 wrote: 12 Dec 2020, 17:45 Om Kiel ini benar benar bikin gue ngak brani beli BMW wkwkwk padahal asli jujur aja ya om, gue sebenernya naksir banget sama design mobil BMW, Cakeppp . Kalau Sienta mah design ikan pari kagak bisa gue cerna outlooknya wkwkwk
jelekkk.
Ya masa sienta dibandingin bmw yah... Hahaha.

Kalo gak butuh van jg gak angkut sienta... Berhubung the best option available aja sih.

abisnya van nissan jg commercial look sih... design roti tawarnya juga mak ane gak demen.
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
JukeJoken
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 256
Joined: 09 Jan 2016, 15:03
Location: Tangerang
Daily Vehicle: Mitsubishi Xpander

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by JukeJoken »

Wah.. Btw tipe yang lama ini walau gak punya Armrest , banyak lebihnya dibanding yang facelift Om , ane pernah komen di video review sienta di Yutub sampe jadi top comment :big_grin:

Beda yang facelift sama yang belum facelift :
-Handle pintu di doortrim versi lama chrome , yang baru jadi plastik abu abu
- Tombol power window jadi gak ada lampunya lagi , versi lama di masing masing pintu ada lampunya , yang di sisi driver nyala semua , yang baru lampu jadi di tombol sisi driver doang , itu juga ada yang dikurangin lampunya , banyak yang jadi gak nyala.
- Auto leveling headlamp gak ada lagi di V facelift , Q facelift jadi manual leveling , V 2016-2018 manual leveling , yang baru jadi gak ada headlamp leveling
- Glove box depan versi lama ada hidrolisnya jadi soft-opening , yang baru gaada lagi , jadi langsung mental mau di tipe mana juga.
- Tempat penyimpanan di atas glove box engsel buka-tutupnya lebih kasar , versi lama lebih soft
- Headunitnya gak sebagus yang lama , yang lama pengaturan audionya detail , OEMnya dari Kenwood , yang punya facelift ini gak seenak yang lama

Interior fromage (putih gading) gak ada lagi , banyak yang gak tau ada pilihan interior putih buat V dan Q kalau eksteriornya warna hitam , quartz brown , atau orange , padahal unik jadi sama kayak yang versi jepang. Ane ambil quartx brown interior putih , dipakein emblem hybrid belakang dan fender sama stiker emisi jepang , pernah lagi isi bensin ditanya orang belakang "pak ini hybrid beneran ? kok interiornya putih ?" :mky_04:

Posisi air intake yang 2018 kebawah juga agak aneh , dibelakang mesin. Kalau yang 2018 keatas udah pindah ke kiri mesin.
Penyakit bawaannya itu tensioner sih , ane dah 77 ribu KM 2 kali ganti tensioner , ngorok mulu mesinnya.
Sama kaki kaki , ane dah ganti semua full sampe lower arm , engine mounting juga dah 2 biji yang diganti.
Ban juga ane ganti jadi 195 60 R16 , dari yang lama 195 50 , biar kaki kaki kerjanya lebih enteng wkwkwk

List part yang udah diganti waktu masih waranty , + lower arm kiri kanan yang belum ketulis , setelah waranty selesai , mounting kanan jebol sama tensioner kena lagi :ungg:
download/file.php?mode=view&id=40920
IMG_9652.jpg
Salam dari Sienta Hybrid jadi jadian ane Om wkwkwk
download/file.php?mode=view&id=40918
download/file.php?mode=view&id=40919
You do not have the required permissions to view the files attached to this post.
doge
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 498
Joined: 18 Jan 2016, 21:54

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by doge »

sienta..

mobil yg diindonesiakan (shifter floor mount, bench seat, ac double blower, dan opsi mt) dan tdk diterima dg baik oleh org indo

mindah shifter di lante krn dlu freed disama"in sm grenmek (yg tmpt shifternya di dasbor; yg ntah knp alphard vellfire g ikut kena bully)

btw freed termuda seingetku th 2015 apa 2016 gtu (yg grilnya nebel kromnya, lampu blkgnya ada aksen krom, ac db, steer switch, reading lamp bwt row 2, interior item, ada opsi warna ungu (ala" mnp nya r34) sm champagne(beige?))
:ngacir:
jessboy
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 114
Joined: 09 May 2017, 10:09
Location: jabodetabek
Daily Vehicle: mobil bekas
Contact:

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by jessboy »

JukeJoken wrote: 12 Dec 2020, 18:36 Wah.. Btw tipe yang lama ini walau gak punya Armrest , banyak lebihnya dibanding yang facelift Om , ane pernah komen di video review sienta di Yutub sampe jadi top comment :big_grin:

Beda yang facelift sama yang belum facelift :
-Handle pintu di doortrim versi lama chrome , yang baru jadi plastik abu abu
- Tombol power window jadi gak ada lampunya lagi , versi lama di masing masing pintu ada lampunya , yang di sisi driver nyala semua , yang baru lampu jadi di tombol sisi driver doang , itu juga ada yang dikurangin lampunya , banyak yang jadi gak nyala.
- Auto leveling headlamp gak ada lagi di V facelift , Q facelift jadi manual leveling , V 2016-2018 manual leveling , yang baru jadi gak ada headlamp leveling
- Glove box depan versi lama ada hidrolisnya jadi soft-opening , yang baru gaada lagi , jadi langsung mental mau di tipe mana juga.
- Tempat penyimpanan di atas glove box engsel buka-tutupnya lebih kasar , versi lama lebih soft
- Headunitnya gak sebagus yang lama , yang lama pengaturan audionya detail , OEMnya dari Kenwood , yang punya facelift ini gak seenak yang lama

Interior fromage (putih gading) gak ada lagi , banyak yang gak tau ada pilihan interior putih buat V dan Q kalau eksteriornya warna hitam , quartz brown , atau orange , padahal unik jadi sama kayak yang versi jepang. Ane ambil quartx brown interior putih , dipakein emblem hybrid belakang dan fender sama stiker emisi jepang , pernah lagi isi bensin ditanya orang belakang "pak ini hybrid beneran ? kok interiornya putih ?" :mky_04:

Posisi air intake yang 2018 kebawah juga agak aneh , dibelakang mesin. Kalau yang 2018 keatas udah pindah ke kiri mesin.
Penyakit bawaannya itu tensioner sih , ane dah 77 ribu KM 2 kali ganti tensioner , ngorok mulu mesinnya.
Sama kaki kaki , ane dah ganti semua full sampe lower arm , engine mounting juga dah 2 biji yang diganti.
Ban juga ane ganti jadi 195 60 R16 , dari yang lama 195 50 , biar kaki kaki kerjanya lebih enteng wkwkwk

List part yang udah diganti waktu masih waranty , + lower arm kiri kanan yang belum ketulis , setelah waranty selesai , mounting kanan jebol sama tensioner kena lagi :ungg:
download/file.php?mode=view&id=40920
IMG_9652.jpg

Salam dari Sienta Hybrid jadi jadian ane Om wkwkwk
download/file.php?mode=view&id=40918
download/file.php?mode=view&id=40919
apa semua sienta ada masalah sama tensioner ya?
untuk kaki kaki dan engine mounting kalo udah 77 rb km ganti itu kayaknya masih wajar
BTW itu instrumen odometer letaknya cukup tinggi apa gak ganggu visibilitas ya?
Mencari referensi info mobil bekas yang akurat dan terpercaya
JukeJoken
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 256
Joined: 09 Jan 2016, 15:03
Location: Tangerang
Daily Vehicle: Mitsubishi Xpander

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by JukeJoken »

jessboy wrote: 12 Dec 2020, 20:57
JukeJoken wrote: 12 Dec 2020, 18:36 Wah.. Btw tipe yang lama ini walau gak punya Armrest , banyak lebihnya dibanding yang facelift Om , ane pernah komen di video review sienta di Yutub sampe jadi top comment :big_grin:

Beda yang facelift sama yang belum facelift :
-Handle pintu di doortrim versi lama chrome , yang baru jadi plastik abu abu
- Tombol power window jadi gak ada lampunya lagi , versi lama di masing masing pintu ada lampunya , yang di sisi driver nyala semua , yang baru lampu jadi di tombol sisi driver doang , itu juga ada yang dikurangin lampunya , banyak yang jadi gak nyala.
- Auto leveling headlamp gak ada lagi di V facelift , Q facelift jadi manual leveling , V 2016-2018 manual leveling , yang baru jadi gak ada headlamp leveling
- Glove box depan versi lama ada hidrolisnya jadi soft-opening , yang baru gaada lagi , jadi langsung mental mau di tipe mana juga.
- Tempat penyimpanan di atas glove box engsel buka-tutupnya lebih kasar , versi lama lebih soft
- Headunitnya gak sebagus yang lama , yang lama pengaturan audionya detail , OEMnya dari Kenwood , yang punya facelift ini gak seenak yang lama

Interior fromage (putih gading) gak ada lagi , banyak yang gak tau ada pilihan interior putih buat V dan Q kalau eksteriornya warna hitam , quartz brown , atau orange , padahal unik jadi sama kayak yang versi jepang. Ane ambil quartx brown interior putih , dipakein emblem hybrid belakang dan fender sama stiker emisi jepang , pernah lagi isi bensin ditanya orang belakang "pak ini hybrid beneran ? kok interiornya putih ?" :mky_04:

Posisi air intake yang 2018 kebawah juga agak aneh , dibelakang mesin. Kalau yang 2018 keatas udah pindah ke kiri mesin.
Penyakit bawaannya itu tensioner sih , ane dah 77 ribu KM 2 kali ganti tensioner , ngorok mulu mesinnya.
Sama kaki kaki , ane dah ganti semua full sampe lower arm , engine mounting juga dah 2 biji yang diganti.
Ban juga ane ganti jadi 195 60 R16 , dari yang lama 195 50 , biar kaki kaki kerjanya lebih enteng wkwkwk

List part yang udah diganti waktu masih waranty , + lower arm kiri kanan yang belum ketulis , setelah waranty selesai , mounting kanan jebol sama tensioner kena lagi :ungg:
download/file.php?mode=view&id=40920
IMG_9652.jpg

Salam dari Sienta Hybrid jadi jadian ane Om wkwkwk
download/file.php?mode=view&id=40918
download/file.php?mode=view&id=40919
apa semua sienta ada masalah sama tensioner ya?
untuk kaki kaki dan engine mounting kalo udah 77 rb km ganti itu kayaknya masih wajar
BTW itu instrumen odometer letaknya cukup tinggi apa gak ganggu visibilitas ya?
Temen sama kenalan ane yang pake sienta sih ngeluhnya sama om , pas di gas rpm rendah suka ngorok.
visibilitas dari instrument clusternya sih menurut ane lebih enak dari mobil lain , karena antara jalan dan speedometer ada dalam satu pandangan.
Kalau soal kaki kaki yang ganti di 20000 KM itu bunyinya udah sejak baru Om , baru diganti di 20000 KM
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10482
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by ChZ »

JukeJoken wrote: 12 Dec 2020, 18:36 Wah.. Btw tipe yang lama ini walau gak punya Armrest , banyak lebihnya dibanding yang facelift Om , ane pernah komen di video review sienta di Yutub sampe jadi top comment :big_grin:

Beda yang facelift sama yang belum facelift :
-Handle pintu di doortrim versi lama chrome , yang baru jadi plastik abu abu
- Tombol power window jadi gak ada lampunya lagi , versi lama di masing masing pintu ada lampunya , yang di sisi driver nyala semua , yang baru lampu jadi di tombol sisi driver doang , itu juga ada yang dikurangin lampunya , banyak yang jadi gak nyala.
- Auto leveling headlamp gak ada lagi di V facelift , Q facelift jadi manual leveling , V 2016-2018 manual leveling , yang baru jadi gak ada headlamp leveling
- Glove box depan versi lama ada hidrolisnya jadi soft-opening , yang baru gaada lagi , jadi langsung mental mau di tipe mana juga.
- Tempat penyimpanan di atas glove box engsel buka-tutupnya lebih kasar , versi lama lebih soft
- Headunitnya gak sebagus yang lama , yang lama pengaturan audionya detail , OEMnya dari Kenwood , yang punya facelift ini gak seenak yang lama

Interior fromage (putih gading) gak ada lagi , banyak yang gak tau ada pilihan interior putih buat V dan Q kalau eksteriornya warna hitam , quartz brown , atau orange , padahal unik jadi sama kayak yang versi jepang. Ane ambil quartx brown interior putih , dipakein emblem hybrid belakang dan fender sama stiker emisi jepang , pernah lagi isi bensin ditanya orang belakang "pak ini hybrid beneran ? kok interiornya putih ?" :mky_04:

Posisi air intake yang 2018 kebawah juga agak aneh , dibelakang mesin. Kalau yang 2018 keatas udah pindah ke kiri mesin.
Penyakit bawaannya itu tensioner sih , ane dah 77 ribu KM 2 kali ganti tensioner , ngorok mulu mesinnya.
Sama kaki kaki , ane dah ganti semua full sampe lower arm , engine mounting juga dah 2 biji yang diganti.
Ban juga ane ganti jadi 195 60 R16 , dari yang lama 195 50 , biar kaki kaki kerjanya lebih enteng wkwkwk

List part yang udah diganti waktu masih waranty , + lower arm kiri kanan yang belum ketulis , setelah waranty selesai , mounting kanan jebol sama tensioner kena lagi :ungg:
wah gile lengkap abis :big_exellent:

gak nyangka ya oom ternyata versi facelifted malah disunat... tp kadang saya pikir emang beberapa atpm itu setiap nge facelift mobil selalu demen nyunatin barang barang gak keliatan mainly elektroniknya... yah jarang ada user yang komplen juga sih kalo nggak teliti :ungg: tinggal ngga usah masukin ke brosur orang tetep bakal bilang sienta mobil bagus.

oh ya soal filter udara ini yang jadi komplen ane dari awal mobil ini muncul... gak ngebayangin itu copot saringan udara harus buka wiper dulu. Repotnya saingan ama HR15 nissan. honda L15 aja di freed lumayan ruang nya agak gede banding jazz GE.

nahhh ternyata bener kecurigaan ane kalo tensionernya kambuh... ada gejala gejala kek HRV adik ane dl waktu tensionernya rusak. suara ngorokk waktu low speed. bearing roda kiri juga agak bunyi.
doge wrote: 12 Dec 2020, 20:41 sienta..

mobil yg diindonesiakan (shifter floor mount, bench seat, ac double blower, dan opsi mt) dan tdk diterima dg baik oleh org indo

mindah shifter di lante krn dlu freed disama"in sm grenmek (yg tmpt shifternya di dasbor; yg ntah knp alphard vellfire g ikut kena bully)

btw freed termuda seingetku th 2015 apa 2016 gtu (yg grilnya nebel kromnya, lampu blkgnya ada aksen krom, ac db, steer switch, reading lamp bwt row 2, interior item, ada opsi warna ungu (ala" mnp nya r34) sm champagne(beige?))
padahal ya sekarang toyota malah demen pake shifter di dash... calya sigra itu contohnya :big_biglaugh: makanya bingung juga kalo dibilang orang indonesia ga suka shifter di dasbor, lah itu grenmeki pada gak masalah. alphard vellfire jg pada diem.

giliran honda bikin sesuatu yang sbenernya ada di rival rivalnya malah dibully : dasbor mirip antar lineup (padahal mersi dasbor mirip semua), shifter di dash (sudah ada granmax gitu juga padahal), knob ac kompor (padahal mobil pake knob ac manual ala kompor juga banyak banget).

Freed terakhir seingat ane 2015 om dan itupun udah gak terlalu laku. pada larinya ke mobilio semua wkwkwkwk dan sekarang mobilio ikutan gak laku.
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
Venturtle
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1506
Joined: 25 Jan 2017, 16:12

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by Venturtle »

JukeJoken wrote: 12 Dec 2020, 18:36 Wah.. Btw tipe yang lama ini walau gak punya Armrest , banyak lebihnya dibanding yang facelift Om , ane pernah komen di video review sienta di Yutub sampe jadi top comment :big_grin:

Beda yang facelift sama yang belum facelift :
-Handle pintu di doortrim versi lama chrome , yang baru jadi plastik abu abu
- Tombol power window jadi gak ada lampunya lagi , versi lama di masing masing pintu ada lampunya , yang di sisi driver nyala semua , yang baru lampu jadi di tombol sisi driver doang , itu juga ada yang dikurangin lampunya , banyak yang jadi gak nyala.
- Auto leveling headlamp gak ada lagi di V facelift , Q facelift jadi manual leveling , V 2016-2018 manual leveling , yang baru jadi gak ada headlamp leveling
- Glove box depan versi lama ada hidrolisnya jadi soft-opening , yang baru gaada lagi , jadi langsung mental mau di tipe mana juga.
- Tempat penyimpanan di atas glove box engsel buka-tutupnya lebih kasar , versi lama lebih soft
- Headunitnya gak sebagus yang lama , yang lama pengaturan audionya detail , OEMnya dari Kenwood , yang punya facelift ini gak seenak yang lama

Interior fromage (putih gading) gak ada lagi , banyak yang gak tau ada pilihan interior putih buat V dan Q kalau eksteriornya warna hitam , quartz brown , atau orange , padahal unik jadi sama kayak yang versi jepang. Ane ambil quartx brown interior putih , dipakein emblem hybrid belakang dan fender sama stiker emisi jepang , pernah lagi isi bensin ditanya orang belakang "pak ini hybrid beneran ? kok interiornya putih ?" :mky_04:

Posisi air intake yang 2018 kebawah juga agak aneh , dibelakang mesin. Kalau yang 2018 keatas udah pindah ke kiri mesin.
Penyakit bawaannya itu tensioner sih , ane dah 77 ribu KM 2 kali ganti tensioner , ngorok mulu mesinnya.
Sama kaki kaki , ane dah ganti semua full sampe lower arm , engine mounting juga dah 2 biji yang diganti.
Ban juga ane ganti jadi 195 60 R16 , dari yang lama 195 50 , biar kaki kaki kerjanya lebih enteng wkwkwk

List part yang udah diganti waktu masih waranty , + lower arm kiri kanan yang belum ketulis , setelah waranty selesai , mounting kanan jebol sama tensioner kena lagi :ungg:
download/file.php?mode=view&id=40920
IMG_9652.jpg

Salam dari Sienta Hybrid jadi jadian ane Om wkwkwk
download/file.php?mode=view&id=40918
download/file.php?mode=view&id=40919
dulu pas ANKI improvement, tombol tombol lampu di doortrim tipe G dan V juga banyak yang disunat..padahal ini mengurangi estetika terutama ketika jalan malam liat lampu lampu di doortrim banyak yang ga hidup :big_bored:
erwinign
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2335
Joined: 19 Apr 2014, 10:45
Location: SRG

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by erwinign »

doge wrote: 12 Dec 2020, 20:41 sienta..

mobil yg diindonesiakan (shifter floor mount, bench seat, ac double blower, dan opsi mt) dan tdk diterima dg baik oleh org indo

mindah shifter di lante krn dlu freed disama"in sm grenmek (yg tmpt shifternya di dasbor; yg ntah knp alphard vellfire g ikut kena bully)

btw freed termuda seingetku th 2015 apa 2016 gtu (yg grilnya nebel kromnya, lampu blkgnya ada aksen krom, ac db, steer switch, reading lamp bwt row 2, interior item, ada opsi warna ungu (ala" mnp nya r34) sm champagne(beige?))
Freed terakhir ya des 2015 om. Sisa2 stok sampe feb 2016 itu. Ciri2nya yg E interior black, rearlamp bag sampingnya silver, E ada multifunction steer. Equipmentnya mirip sama yg JDM freed2 terakhir itu
Don't Judge The Book By It's Cover
DOHC
Member of Mechanic Master
Member of Mechanic Master
Posts: 20274
Joined: 01 Feb 2009, 00:48
Location: in engine bay with carbonfibre as roof

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by DOHC »

Venturtle wrote: 12 Dec 2020, 22:20
dulu pas ANKI improvement, tombol tombol lampu di doortrim tipe G dan V juga banyak yang disunat..padahal ini mengurangi estetika terutama ketika jalan malam liat lampu lampu di doortrim banyak yang ga hidup :big_bored:
plus minus om

lampu biru nya disunat, tp dikasi grill yg ud dicat utk type G ama V, bukannya grill item jelek polosan kaya yg lama.. trus yg type V dapet projektor headlamp kaya Q

trus kl ga salah yg bensin ud dapet setting utk euro 4 utk yg facelift (lebi irit ??)


cuman emg sehh, itu lampu biru d tiap pintu sesuatu banget.. simple touch tp berasa agak mevvah dikit gt, saya kl nyetir malem jg lebi gampang mo liat pencetan power window nya
numpang lewat aja.... :ngacir: :ngacir:
fl4b1e
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 165
Joined: 27 Dec 2015, 22:18

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by fl4b1e »

Good point and great review as always Chri

alasan saya incer mobil ini gantiin March istri adalah: selain karena harga toyota ini lumayan jeblok (selain yaris kalau ga salah) ya buat kami ya pintu geser serta ground clearance yg rendah tuk oma yang mulai susah gerak. Dan dive in seat ini bisa dipakai tuk masukkin stroller atau kursi roda tuk oma.

Dan ya kalau ambil yg preFL jadi ga dapet armrest. Padahal si oma butuh arm rest tuk pegangan.

Ujung2nya tahan budget dulu tuk ambil yang FL deh..
Venturtle
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1506
Joined: 25 Jan 2017, 16:12

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by Venturtle »

DOHC wrote: 12 Dec 2020, 23:29
Venturtle wrote: 12 Dec 2020, 22:20
dulu pas ANKI improvement, tombol tombol lampu di doortrim tipe G dan V juga banyak yang disunat..padahal ini mengurangi estetika terutama ketika jalan malam liat lampu lampu di doortrim banyak yang ga hidup :big_bored:
plus minus om

lampu biru nya disunat, tp dikasi grill yg ud dicat utk type G ama V, bukannya grill item jelek polosan kaya yg lama.. trus yg type V dapet projektor headlamp kaya Q

trus kl ga salah yg bensin ud dapet setting utk euro 4 utk yg facelift (lebi irit ??)


cuman emg sehh, itu lampu biru d tiap pintu sesuatu banget.. simple touch tp berasa agak mevvah dikit gt, saya kl nyetir malem jg lebi gampang mo liat pencetan power window nya
ANKI bensin kalo diisi pertamax dibanding pertalite apa lebih irit atau sama aja, om?

oh ya, euro 4 masih bisa pertalite ? ga ada pengaruh ke jenis bahan bakar yg dipake kan? :ungg:

itu lampu biru full di tiap pintu selain buat ambient kabin di malam hari jadi lebih nyaman, juga buat lebih gampang cari tombol tombolnya.. sayang banget detail kecil kaya gini aja disunat. :big_dunno:

ANKI facelift 2020 mesti dicek dulu, apa ada detail detail kecil yg disunat ya? semoga saja tidak. :mky_01:
User avatar
hosea
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 335
Joined: 27 Mar 2013, 09:05

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by hosea »

Sienta....dr awal ga suka exteriornya, interior nya apalagi. Sekarang baca review nya, malah bersyukur ga beli. Tahun 2012 beli Freed, cukup puas, hanya akhirnya dijual karena bagi saya masih lemot... apalagi Sienta.

Seriously, Om...kenapa ga Freed saja, atau second nya Voxy?
doge
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 498
Joined: 18 Jan 2016, 21:54

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by doge »

DOHC wrote: 12 Dec 2020, 23:29
Venturtle wrote: 12 Dec 2020, 22:20
dulu pas ANKI improvement, tombol tombol lampu di doortrim tipe G dan V juga banyak yang disunat..padahal ini mengurangi estetika terutama ketika jalan malam liat lampu lampu di doortrim banyak yang ga hidup :big_bored:
plus minus om

lampu biru nya disunat, tp dikasi grill yg ud dicat utk type G ama V, bukannya grill item jelek polosan kaya yg lama.. trus yg type V dapet projektor headlamp kaya Q

trus kl ga salah yg bensin ud dapet setting utk euro 4 utk yg facelift (lebi irit ??)


cuman emg sehh, itu lampu biru d tiap pintu sesuatu banget.. simple touch tp berasa agak mevvah dikit gt, saya kl nyetir malem jg lebi gampang mo liat pencetan power window nya
mana nyunatnya g nanggung lg.. itu di anki improvement 2018up yg sisi driver ternyata g cm lampunya yg diilangin, panelnya pun dignti yg g tembus cahaya.. jd klo mw kasi lampu di driver side switch panel mesti gnti sepanel itu sm pny venturer -.-
:ngacir:
DOHC
Member of Mechanic Master
Member of Mechanic Master
Posts: 20274
Joined: 01 Feb 2009, 00:48
Location: in engine bay with carbonfibre as roof

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT - "Semua akan Toyota pada Waktunya"

Post by DOHC »

Venturtle wrote: 12 Dec 2020, 23:57
DOHC wrote: 12 Dec 2020, 23:29
Venturtle wrote: 12 Dec 2020, 22:20
dulu pas ANKI improvement, tombol tombol lampu di doortrim tipe G dan V juga banyak yang disunat..padahal ini mengurangi estetika terutama ketika jalan malam liat lampu lampu di doortrim banyak yang ga hidup :big_bored:
plus minus om

lampu biru nya disunat, tp dikasi grill yg ud dicat utk type G ama V, bukannya grill item jelek polosan kaya yg lama.. trus yg type V dapet projektor headlamp kaya Q

trus kl ga salah yg bensin ud dapet setting utk euro 4 utk yg facelift (lebi irit ??)


cuman emg sehh, itu lampu biru d tiap pintu sesuatu banget.. simple touch tp berasa agak mevvah dikit gt, saya kl nyetir malem jg lebi gampang mo liat pencetan power window nya
ANKI bensin kalo diisi pertamax dibanding pertalite apa lebih irit atau sama aja, om?

oh ya, euro 4 masih bisa pertalite ? ga ada pengaruh ke jenis bahan bakar yg dipake kan? :ungg:

itu lampu biru full di tiap pintu selain buat ambient kabin di malam hari jadi lebih nyaman, juga buat lebih gampang cari tombol tombolnya.. sayang banget detail kecil kaya gini aja disunat. :big_dunno:

ANKI facelift 2020 mesti dicek dulu, apa ada detail detail kecil yg disunat ya? semoga saja tidak. :mky_01:
Irit nya sama om antara pertamak ama pertalit, krn metik nya otomatis maen d rpm rendah mulu, regardless mo bensin apapun.. tp respon mesin yg berasa beda jauh om, pertamak nendang banget, tp anehnya full tenk pertabo malah biasa aj

Euro 4 mahh ga ngaruh mo pertalit atau pertamak.. honda yg ud euro 4 aj masi bnyak yg cekokin premium atau pertalit
doge wrote: 13 Dec 2020, 11:51
DOHC wrote: 12 Dec 2020, 23:29
Venturtle wrote: 12 Dec 2020, 22:20
dulu pas ANKI improvement, tombol tombol lampu di doortrim tipe G dan V juga banyak yang disunat..padahal ini mengurangi estetika terutama ketika jalan malam liat lampu lampu di doortrim banyak yang ga hidup :big_bored:
plus minus om

lampu biru nya disunat, tp dikasi grill yg ud dicat utk type G ama V, bukannya grill item jelek polosan kaya yg lama.. trus yg type V dapet projektor headlamp kaya Q

trus kl ga salah yg bensin ud dapet setting utk euro 4 utk yg facelift (lebi irit ??)


cuman emg sehh, itu lampu biru d tiap pintu sesuatu banget.. simple touch tp berasa agak mevvah dikit gt, saya kl nyetir malem jg lebi gampang mo liat pencetan power window nya
mana nyunatnya g nanggung lg.. itu di anki improvement 2018up yg sisi driver ternyata g cm lampunya yg diilangin, panelnya pun dignti yg g tembus cahaya.. jd klo mw kasi lampu di driver side switch panel mesti gnti sepanel itu sm pny venturer -.-
Busett.. itu niat sehh nyunat nya

Ampe ganti panel sgala
numpang lewat aja.... :ngacir: :ngacir:
vipere
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 887
Joined: 17 Feb 2014, 15:41

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT -

Post by vipere »

ChZ wrote: 12 Dec 2020, 18:19
Herman7103 wrote: 12 Dec 2020, 17:45 Om Kiel ini benar benar bikin gue ngak brani beli BMW wkwkwk padahal asli jujur aja ya om, gue sebenernya naksir banget sama design mobil BMW, Cakeppp . Kalau Sienta mah design ikan pari kagak bisa gue cerna outlooknya wkwkwk
jelekkk.
Ya masa sienta dibandingin bmw yah... Hahaha.

Kalo gak butuh van jg gak angkut sienta... Berhubung the best option available aja sih.

abisnya van nissan jg commercial look sih... design roti tawarnya juga mak ane gak demen.
van nissan jangan deh, stop and go di tanjakan lembang, sekitar jalan sersan bajuri aja full penumpang,gigi 1, injek gas sampe mentok,kira2 beberapa detik kemudian baru jalan, udah kuatir aja gak bisa nanjak. untung dulu gue gak nuntut nissan kayak merek sebelah.hehehe. skr udah dijual.
black2345
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 173
Joined: 30 Sep 2015, 16:29

Re: Used 2016 Toyota Sienta V CVT -

Post by black2345 »

vipere wrote: 13 Dec 2020, 12:58
ChZ wrote: 12 Dec 2020, 18:19
Herman7103 wrote: 12 Dec 2020, 17:45 Om Kiel ini benar benar bikin gue ngak brani beli BMW wkwkwk padahal asli jujur aja ya om, gue sebenernya naksir banget sama design mobil BMW, Cakeppp . Kalau Sienta mah design ikan pari kagak bisa gue cerna outlooknya wkwkwk
jelekkk.
Ya masa sienta dibandingin bmw yah... Hahaha.

Kalo gak butuh van jg gak angkut sienta... Berhubung the best option available aja sih.

abisnya van nissan jg commercial look sih... design roti tawarnya juga mak ane gak demen.
van nissan jangan deh, stop and go di tanjakan lembang, sekitar jalan sersan bajuri aja full penumpang,gigi 1, injek gas sampe mentok,kira2 beberapa detik kemudian baru jalan, udah kuatir aja gak bisa nanjak. untung dulu gue gak nuntut nissan kayak merek sebelah.hehehe. skr udah dijual.
evalia not recomended berarti om?

padahal ane lagi nyari gerobak buat jualan & muat etalase2 toko.. hehehe
Post Reply