Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Mau review kendaraan yang ada? Silakan post disini...

Moderators: FRD, y_anjasrana, artoodetoo, b8099ok, F 272, ginting

User avatar
Suryaputra
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2104
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Jakarta - Bekasi

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by Suryaputra »

JukeJoken wrote: 02 Dec 2020, 11:33 Kalau Sienta sepengalaman ane 3 tahun pake , durability kurang Om.. pas tahun pertama dan kedua pake , shockbreaker depan dah ganti , bearing support depan dah ganti , lower arm satu set juga udah ganti , mounting mesin dah kena 2 biji , komponen di rem apa gitu saya lupa ada yang pecah , tensioner pulley juga udah ganti pas tahun kedua , sekarang tensioner dah masalah lagi.

kalau sisi plusnya , Tenaganya oke. Respon CVTnya juga dibanding merek lain menurut saya lebih oke. Handlingnya juga oke banget , lincah , lebih enak dari Xpander ane yang digembar gembokkan suspensinya mirip Evo 10 :mky_04: suspensinya juga nyaman banget , kecuali tipe V , bannya pake 195 50 , terlalu tipis , pas ane naikin ke 195 50 kayak tipe Q (tipe V sama Q profil bannya beda) , jadi lebih enak. tapi sekarang ane ganti 195 60 jadi empuk banget.

kalau soal Head unit , yang punya model lama kayak saya lebih bagus dari yang facelift , soalnya yang lama itu HUnya dari Kenwood , seri DDX.
sama satu hal yang nyebelin , tangki bensinnya kecil , 35 liter doang , jadi rangenya gak jauh jauh banget kalau jalan.
ane jg klo ngisi tangki mobilio sekitaran 35 liter dah penuh.
mungkin sesuai jg sama FC nya yg irit om.

tangkinya range rover 100 liter, tp borosnya jg ampun2an bs 3x lipat lbh boros klo dipakai :upss:

jd bisa dibilang total jarak tempuhnya mirip2 antara RR dan Mpv 1500cc, hanya beda performa aja :big_biglaugh:
*Colek Me if I'm Wrong

Tags:
rakyatwkwkland
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 71
Joined: 01 Sep 2019, 16:45
Location: Jekardah
Daily Vehicle: K15B-4AT

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by rakyatwkwkland »

lemonadelovers wrote: 03 Dec 2020, 11:01
ChZ wrote: 03 Dec 2020, 09:38 akhirnya ada review mpv toyota yang bukan avanza innova :ngacir:
rakyatwkwkland wrote: 02 Dec 2020, 17:47 Nice comparation oom! :off_good_job:

Btw, berhubung oom punya ketiga-tiganya, ane mau nanya pendapat oom. Untuk alphard yang generasi ini, apakah naikannya sudah jauh lebih nyaman dari generasi2 sebelumnya?

Karena terus terang ane pernah numpang naik alphard gen 1, yang masuk indo masih lewat IU itu loh. Entah lah, tapi menurut ane naikannya seperti kurang sesuai dengan selisih harga kelas di bawahnya. Padahal sepertinya kondisi kaki2 masih sehat dan masih senyap, odo juga masih cukup rendah (atau emang dasar ekspektasi ane yang ketinggian yak? wkwkwkwk :big_slap: ) sebagai perbandingan, ane juga pernah numpang naik batumakam biskuit serena c26 dengan kondisi kaki dah gluduk2, odo lebih tinggi. Tapi impresi ane, ane ngerasa kalau dua mobil itu dibandingkan, melihat harga alphard yang biasanya 2x lipat harga c26, kalo menurut pendapat pribadi ane naikan dan peredaman NVH alphard kayanya gak nyampe 2x lipatnya dari c26 deh... Jadi ane merasa sebenernya selisih harga yang segitu banyak yang paling berasa cuma kabin yang jauh lebih luas, interior yang lebih mewah dan tentunya bq yang lebih baik, sama engine yang rada gedean dikit.

Tapi sebenernya untuk alphard gen 1 dan 2 ane gak heran, karena suspensinya masih torsion beam! Nah, yang generasi transformer ini kan udah double wishbone, mungkin oom sebagai owner alphard dan voxy bisa memberikan pendapat bagaimana perbandingan kenyamanannya. Apakah selisih kenyamanannya sebanding dengan selisih harganya?

Terima kasih oom :big_smile]
alphard di indonesia memang menang image. sebenarnya naikannya ga seberapa special...

saya pernah naik ANH20 alphard kalo dibandingin sama E52 Elgrand sih brasa jelek bener bantingannya. E52 Elgrand jauh lebih superior. pdhl itu elgrand ATPM vs alphard IU full spek...

dan di alpat gen 2 ini buat posisi supir agak ngeselin, krn postur bonnet yang pesek akhirnya ruang roda agak sedikit mengganggu legroom driver. pake sepatu atau sendal yang agak gede dijamin sering nyangkut dah.

AGH30 vellfire saya jg pernah coba ni jujur yah jauh lebih nyaman dr alpat previous gen, cuma tetep brasanya mobil kelas 500 juta nyamannya... bukan mobil kelas 1 miliar. nyamannya on-par saja dengan new CR-V turbo... bahkan owner vellfire nya barusan beli CRV 2.000cc baru waktu itu bilang koq vellfire sama CRV ga beda jauh gini naikannya malah lebih demen bawa CRV...

bahkan kalo mau ekstrem sy naik hiace langsung ga inget blas apa itu alphard... jauhhhhhhh enakan hiace. cuma ya hiace memang dalemnya plastik tidak ada interior trimming yang mevvah dan fitur penunjang luxury...

+ limbungnya alpat lbh terasa dibanding elgrand karena mobil ini kalo liat posturnya jangkung bener kayak APV luxio... tingginya nyaris 1.9m smentara elgrand cuma 1.8m...
Yg bikin bantingan anh20 gak enak krna suspensi belakangnya blm multilink/ double wishbone
Nah ini, toyota emang keterlaluan ya. Mobil 1M suspensi belakangnya masih torsion beam! Ibarat kata, masa konstruksi suspensinya masih 11 12 dengan konstruksi suspensinya calya? Mobil dengan harga jauh di bawahnya udah lumayan banyak loh yg suspensi independen. Kalo ga salah c24 sudah independen kan? Bahkan Guling Cortez yg top trimnya dgn harga jauh lebih murah udah independen... :big_bored:

Gen 3 memang sudah jadi double wishbone. Secara teori, double wishbone memang lumayan mengurangi guncangan saat menerabas jalan jelek, karena konstruksinya yang independen. Jadi kalau ban kanan ngehajar lubang, yang sebelah kiri jadi lebih berkurang goyangannya. Tapi dengan konstruksi double wishbone, bukan berarti so pasti meningkatkan kenyamanan secara drastis. Karena kombinasi perangkat lainnya macam per, shockbreaker, dll juga berpengaruh. Ada aja kok mobil yang suspensi belakangnya masih torsion beam tapi bisa dibuat enak. Kalau baca review2 orang, memang gen 3 ini kenyamanannya sudah meningkat. Tapi gak sedikit juga yang menyebutkan kalau gen 3 ini bantingannya tetap tidak enak untuk mobil harga 1M. Salah satu yang ane ingat, pernah ada member di marih yang membandingkan alphard transformernya dengan kia grand sedonannya. Kl ga salah, intinya doi bilang, "percayalah, sesungguhnya grand sedona itu masih lebih enak dari alphard". Padahal mah grand sedona harganya jauh lebih murah. Makanya, ane masih penasaran dan kepengen juga nyobain numpang alphard gen 3 ini, apakah masih tetap tidak enak spt gen sebelumnya...
Hendrieen
New Member of Junior Mechanic
New Member of Junior Mechanic
Posts: 20
Joined: 09 Jun 2020, 11:20

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by Hendrieen »

Nah bagaimana nih, dengan voxy & serena atau alphard & elgrand he he..
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10497
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by ChZ »

rakyatwkwkland wrote: 03 Dec 2020, 13:22
lemonadelovers wrote: 03 Dec 2020, 11:01
Yg bikin bantingan anh20 gak enak krna suspensi belakangnya blm multilink/ double wishbone
Nah ini, toyota emang keterlaluan ya. Mobil 1M suspensi belakangnya masih torsion beam! Ibarat kata, masa konstruksi suspensinya masih 11 12 dengan konstruksi suspensinya calya? Mobil dengan harga jauh di bawahnya udah lumayan banyak loh yg suspensi independen. Kalo ga salah c24 sudah independen kan? Bahkan Guling Cortez yg top trimnya dgn harga jauh lebih murah udah independen... :big_bored:

Gen 3 memang sudah jadi double wishbone. Secara teori, double wishbone memang lumayan mengurangi guncangan saat menerabas jalan jelek, karena konstruksinya yang independen. Jadi kalau ban kanan ngehajar lubang, yang sebelah kiri jadi lebih berkurang goyangannya. Tapi dengan konstruksi double wishbone, bukan berarti so pasti meningkatkan kenyamanan secara drastis. Karena kombinasi perangkat lainnya macam per, shockbreaker, dll juga berpengaruh. Ada aja kok mobil yang suspensi belakangnya masih torsion beam tapi bisa dibuat enak. Kalau baca review2 orang, memang gen 3 ini kenyamanannya sudah meningkat. Tapi gak sedikit juga yang menyebutkan kalau gen 3 ini bantingannya tetap tidak enak untuk mobil harga 1M. Salah satu yang ane ingat, pernah ada member di marih yang membandingkan alphard transformernya dengan kia grand sedonannya. Kl ga salah, intinya doi bilang, "percayalah, sesungguhnya grand sedona itu masih lebih enak dari alphard". Padahal mah grand sedona harganya jauh lebih murah. Makanya, ane masih penasaran dan kepengen juga nyobain numpang alphard gen 3 ini, apakah masih tetap tidak enak spt gen sebelumnya...
Yang jadi dilema terkadang mobil seperti small hatch dan mpv itu butuh ruang extra dan ini mengakibatkan penggunaan torsion beam jadi sangat lumrah di mobil harga miliaran spt alpat dan odyssey RC.

Torsion beam tidak selalu mobil murah, kelebihannya jelas more simple design tidak perlu bangun suspensi dengan konstruksi link link dan arm arm rumit, sepenuhnya bergantung pada rekayasa shocks dan springs. bahkan bbrp hot hatches yang cetak lap record nurburgring spt megane rs lama pakai torsion beam. At the cost of ride quality tentu saja. Makanya current gen hot hatches balik pakai multilink spt civic FK8.

Mgkn mayoritas mpv kotak itu tidak didesain untuk jalanan indonesia, jadi kelemahan torsion beam di jalan mulus nyaris tidak noticeable. Torsion beam baru ketauan kelemahannya kalau sudah kena jalan gelombang, goncangan di kabin bagian belakang rasanya malah jadi excessive.

Dan kita jg harus ingat toyota selalu menomorsatukan simplicity design dibanding pabrikan lain dan memang jagonya bikin mobil dgn ride quality medioker tapi itulah rahasia mereka punya reputasi bulletproof : mechanical design nya kelewat simple. Corolla pun pre TNGA pakai torsion beam.

Toyota tidak selalu terbaik dan ternyaman tapi terkuat dan termudah di repair iya :big_biglaugh:
Last edited by ChZ on 03 Dec 2020, 15:09, edited 2 times in total.
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
User avatar
pendoli
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 611
Joined: 01 Jan 2016, 21:51

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by pendoli »

Wkwkwk yes, alphard anh30 nyaman tapi ya ga nyaman 1M lah, cuma menang leganya aja. Kemaren sempet coba biem seri 5 yg setelah diskon harga mirip2 ya masi enakan biem 😆

Lom coba offeringsnya nissan ni, showroomnya tinggal dikit yak
User avatar
bensinsolar
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 565
Joined: 27 Sep 2016, 15:34

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by bensinsolar »

Penasaran dengan offerings size XL (Lexus LM) dibanding Alphard ride qualitynya...
rakyatwkwkland
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 71
Joined: 01 Sep 2019, 16:45
Location: Jekardah
Daily Vehicle: K15B-4AT

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by rakyatwkwkland »

ChZ wrote: 03 Dec 2020, 15:05
rakyatwkwkland wrote: 03 Dec 2020, 13:22
lemonadelovers wrote: 03 Dec 2020, 11:01
Yg bikin bantingan anh20 gak enak krna suspensi belakangnya blm multilink/ double wishbone
Nah ini, toyota emang keterlaluan ya. Mobil 1M suspensi belakangnya masih torsion beam! Ibarat kata, masa konstruksi suspensinya masih 11 12 dengan konstruksi suspensinya calya? Mobil dengan harga jauh di bawahnya udah lumayan banyak loh yg suspensi independen. Kalo ga salah c24 sudah independen kan? Bahkan Guling Cortez yg top trimnya dgn harga jauh lebih murah udah independen... :big_bored:

Gen 3 memang sudah jadi double wishbone. Secara teori, double wishbone memang lumayan mengurangi guncangan saat menerabas jalan jelek, karena konstruksinya yang independen. Jadi kalau ban kanan ngehajar lubang, yang sebelah kiri jadi lebih berkurang goyangannya. Tapi dengan konstruksi double wishbone, bukan berarti so pasti meningkatkan kenyamanan secara drastis. Karena kombinasi perangkat lainnya macam per, shockbreaker, dll juga berpengaruh. Ada aja kok mobil yang suspensi belakangnya masih torsion beam tapi bisa dibuat enak. Kalau baca review2 orang, memang gen 3 ini kenyamanannya sudah meningkat. Tapi gak sedikit juga yang menyebutkan kalau gen 3 ini bantingannya tetap tidak enak untuk mobil harga 1M. Salah satu yang ane ingat, pernah ada member di marih yang membandingkan alphard transformernya dengan kia grand sedonannya. Kl ga salah, intinya doi bilang, "percayalah, sesungguhnya grand sedona itu masih lebih enak dari alphard". Padahal mah grand sedona harganya jauh lebih murah. Makanya, ane masih penasaran dan kepengen juga nyobain numpang alphard gen 3 ini, apakah masih tetap tidak enak spt gen sebelumnya...
Yang jadi dilema terkadang mobil seperti small hatch dan mpv itu butuh ruang extra dan ini mengakibatkan penggunaan torsion beam jadi sangat lumrah di mobil harga miliaran spt alpat dan odyssey RC.

Torsion beam tidak selalu mobil murah, kelebihannya jelas more simple design tidak perlu bangun suspensi dengan konstruksi link link dan arm arm rumit, sepenuhnya bergantung pada rekayasa shocks dan springs. bahkan bbrp hot hatches yang cetak lap record nurburgring spt megane rs lama pakai torsion beam. At the cost of ride quality tentu saja. Makanya current gen hot hatches balik pakai multilink spt civic FK8.

Mgkn mayoritas mpv kotak itu tidak didesain untuk jalanan indonesia, jadi kelemahan torsion beam di jalan mulus nyaris tidak noticeable. Torsion beam baru ketauan kelemahannya kalau sudah kena jalan gelombang, goncangan di kabin bagian belakang rasanya malah jadi excessive.

Dan kita jg harus ingat toyota selalu menomorsatukan simplicity design dibanding pabrikan lain dan memang jagonya bikin mobil dgn ride quality medioker tapi itulah rahasia mereka punya reputasi bulletproof : mechanical design nya kelewat simple. Corolla pun pre TNGA pakai torsion beam.

Toyota tidak selalu terbaik dan ternyaman tapi terkuat dan termudah di repair iya :big_biglaugh:
wakakakaka :mky_07: :mky_02:

Kalo ini sih bener banget, ane juga setubuh eh setujuh sama yg satu ini

Yah walaupun ga semua line up, tapi emang mostly kecenderungannya mobil2 toyota mudah di repair itu bener banget. Sparepart ori mungkin belum tentu yang bener2 paling murah, tapi at least kebanyakan mekanik akan mudah buat benerinnya.

Kalau torsion beam dengan tujuan supaya konstruksinya lebih simple, lebih mudah dan murah saat dipebaikinya juga, rasanya sih cukup make sense. Mazda juga melakukannya di Mazda 3 yg baru

Ya walaupun sebenernya selain tujuan di atas juga ada tujuan terseloeboeng untuk cost cutting... :ngacir: :ngacir: :ngacir:
nyotsaeba
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 179
Joined: 04 May 2017, 21:22
Location: Jakarta
Daily Vehicle: Innova

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by nyotsaeba »

Suryaputra wrote:
JukeJoken wrote: 02 Dec 2020, 11:33 Kalau Sienta sepengalaman ane 3 tahun pake , durability kurang Om.. pas tahun pertama dan kedua pake , shockbreaker depan dah ganti , bearing support depan dah ganti , lower arm satu set juga udah ganti , mounting mesin dah kena 2 biji , komponen di rem apa gitu saya lupa ada yang pecah , tensioner pulley juga udah ganti pas tahun kedua , sekarang tensioner dah masalah lagi.

kalau sisi plusnya , Tenaganya oke. Respon CVTnya juga dibanding merek lain menurut saya lebih oke. Handlingnya juga oke banget , lincah , lebih enak dari Xpander ane yang digembar gembokkan suspensinya mirip Evo 10 :mky_04: suspensinya juga nyaman banget , kecuali tipe V , bannya pake 195 50 , terlalu tipis , pas ane naikin ke 195 50 kayak tipe Q (tipe V sama Q profil bannya beda) , jadi lebih enak. tapi sekarang ane ganti 195 60 jadi empuk banget.

kalau soal Head unit , yang punya model lama kayak saya lebih bagus dari yang facelift , soalnya yang lama itu HUnya dari Kenwood , seri DDX.
sama satu hal yang nyebelin , tangki bensinnya kecil , 35 liter doang , jadi rangenya gak jauh jauh banget kalau jalan.
ane jg klo ngisi tangki mobilio sekitaran 35 liter dah penuh.
mungkin sesuai jg sama FC nya yg irit om.

tangkinya range rover 100 liter, tp borosnya jg ampun2an bs 3x lipat lbh boros klo dipakai :upss:

jd bisa dibilang total jarak tempuhnya mirip2 antara RR dan Mpv 1500cc, hanya beda performa aja :big_biglaugh:
Setelah pandemi ini, mbl saya tanki 80 liter, average daily cons 12,5 l/km (90%tol).
Nah tiap isi solar saya reset trip A, minggu lalu isi setelah odo di trip 800km, masih sisa seperempat tank kurang, range di mid masih 100 an.
Gokil juga, sekali isi solar jalan bisa 900 km wkwkwk...
User avatar
Suryaputra
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2104
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Jakarta - Bekasi

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by Suryaputra »

ChZ wrote: 03 Dec 2020, 15:05
rakyatwkwkland wrote: 03 Dec 2020, 13:22
lemonadelovers wrote: 03 Dec 2020, 11:01
Yg bikin bantingan anh20 gak enak krna suspensi belakangnya blm multilink/ double wishbone
Nah ini, toyota emang keterlaluan ya. Mobil 1M suspensi belakangnya masih torsion beam! Ibarat kata, masa konstruksi suspensinya masih 11 12 dengan konstruksi suspensinya calya? Mobil dengan harga jauh di bawahnya udah lumayan banyak loh yg suspensi independen. Kalo ga salah c24 sudah independen kan? Bahkan Guling Cortez yg top trimnya dgn harga jauh lebih murah udah independen... :big_bored:

Gen 3 memang sudah jadi double wishbone. Secara teori, double wishbone memang lumayan mengurangi guncangan saat menerabas jalan jelek, karena konstruksinya yang independen. Jadi kalau ban kanan ngehajar lubang, yang sebelah kiri jadi lebih berkurang goyangannya. Tapi dengan konstruksi double wishbone, bukan berarti so pasti meningkatkan kenyamanan secara drastis. Karena kombinasi perangkat lainnya macam per, shockbreaker, dll juga berpengaruh. Ada aja kok mobil yang suspensi belakangnya masih torsion beam tapi bisa dibuat enak. Kalau baca review2 orang, memang gen 3 ini kenyamanannya sudah meningkat. Tapi gak sedikit juga yang menyebutkan kalau gen 3 ini bantingannya tetap tidak enak untuk mobil harga 1M. Salah satu yang ane ingat, pernah ada member di marih yang membandingkan alphard transformernya dengan kia grand sedonannya. Kl ga salah, intinya doi bilang, "percayalah, sesungguhnya grand sedona itu masih lebih enak dari alphard". Padahal mah grand sedona harganya jauh lebih murah. Makanya, ane masih penasaran dan kepengen juga nyobain numpang alphard gen 3 ini, apakah masih tetap tidak enak spt gen sebelumnya...
Yang jadi dilema terkadang mobil seperti small hatch dan mpv itu butuh ruang extra dan ini mengakibatkan penggunaan torsion beam jadi sangat lumrah di mobil harga miliaran spt alpat dan odyssey RC.

Torsion beam tidak selalu mobil murah, kelebihannya jelas more simple design tidak perlu bangun suspensi dengan konstruksi link link dan arm arm rumit, sepenuhnya bergantung pada rekayasa shocks dan springs. bahkan bbrp hot hatches yang cetak lap record nurburgring spt megane rs lama pakai torsion beam. At the cost of ride quality tentu saja. Makanya current gen hot hatches balik pakai multilink spt civic FK8.

Mgkn mayoritas mpv kotak itu tidak didesain untuk jalanan indonesia, jadi kelemahan torsion beam di jalan mulus nyaris tidak noticeable. Torsion beam baru ketauan kelemahannya kalau sudah kena jalan gelombang, goncangan di kabin bagian belakang rasanya malah jadi excessive.

Dan kita jg harus ingat toyota selalu menomorsatukan simplicity design dibanding pabrikan lain dan memang jagonya bikin mobil dgn ride quality medioker tapi itulah rahasia mereka punya reputasi bulletproof : mechanical design nya kelewat simple. Corolla pun pre TNGA pakai torsion beam.

Toyota tidak selalu terbaik dan ternyaman tapi terkuat dan termudah di repair iya :big_biglaugh:
mazda 3 aja skrg pakai torsion beam.
krn low cost of maintenance, hemat ruang dan less noise krn less parts.

https://www.wapcar.my/news/is-torsion-b ... kwards-889

klo independen, lbh bnyk partsnya :ngacir:
*Colek Me if I'm Wrong
kunaskun
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2927
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by kunaskun »

bensinsolar wrote: 03 Dec 2020, 15:22 Penasaran dengan offerings size XL (Lexus LM) dibanding Alphard ride qualitynya...
pasti enak. it's a lexus. mau berapa jelek saya yakin tetep enak. senggaknya liatin logo saja sudah berasa nyaman :big_slap:
adityabp
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1151
Joined: 07 May 2014, 09:36

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by adityabp »

Agak OOT.
Kalo Alphard torsion beam vs Hyundai H1 rigid axle, kira2x lebih nyaman yg mana ya?
:big_think:
lemonadelovers
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1280
Joined: 26 Apr 2014, 11:42

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by lemonadelovers »

adityabp wrote: 03 Dec 2020, 20:27 Agak OOT.
Kalo Alphard torsion beam vs Hyundai H1 rigid axle, kira2x lebih nyaman yg mana ya?
:big_think:
H1 kelemahannya bantingannya keras om. Apalagi klo lg gak full load
JukeJoken
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 256
Joined: 09 Jan 2016, 15:03
Location: Tangerang
Daily Vehicle: Mitsubishi Xpander

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by JukeJoken »

well wrote: 03 Dec 2020, 11:40
JukeJoken wrote: 02 Dec 2020, 11:33 Kalau Sienta sepengalaman ane 3 tahun pake , durability kurang Om.. pas tahun pertama dan kedua pake , shockbreaker depan dah ganti , bearing support depan dah ganti , lower arm satu set juga udah ganti , mounting mesin dah kena 2 biji , komponen di rem apa gitu saya lupa ada yang pecah , tensioner pulley juga udah ganti pas tahun kedua , sekarang tensioner dah masalah lagi.

kalau sisi plusnya , Tenaganya oke. Respon CVTnya juga dibanding merek lain menurut saya lebih oke. Handlingnya juga oke banget , lincah , lebih enak dari Xpander ane yang digembar gembokkan suspensinya mirip Evo 10 :mky_04: suspensinya juga nyaman banget , kecuali tipe V , bannya pake 195 50 , terlalu tipis , pas ane naikin ke 195 50 kayak tipe Q (tipe V sama Q profil bannya beda) , jadi lebih enak. tapi sekarang ane ganti 195 60 jadi empuk banget.

kalau soal Head unit , yang punya model lama kayak saya lebih bagus dari yang facelift , soalnya yang lama itu HUnya dari Kenwood , seri DDX.
sama satu hal yang nyebelin , tangki bensinnya kecil , 35 liter doang , jadi rangenya gak jauh jauh banget kalau jalan.
Mr Jukejoken, mohon info dong, sienta ganti ban 195/60 apa beloknya tidak gasruk apa2 y? apa penampilannya masih proper? Ane jg pengguna sienta V, rencana mau ganti 195/60 juga supaya empuk.
pakai merk apa bannya?
Sori baru balas om , ane dah setahun lebih pake 195 60 , belok aman gak gesrot kok , gak pernah kejadian gesrot. tenaga juga aman , mobil juga jadi empuk + kaki kaki kerjanya lebih ringan , tapi kalau mau naik ke 60 harus ganti 4 langsung , kalau ganti cuma depan sama belakang aja speed sensornya error. Saya pake LM705 , tapi ukuran 195 60 ada juga Michelin Primacy sama Energy , tapi LM705 so far oke. Sebelumnya pake ecopia , kurang puas.
well
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 191
Joined: 02 Jul 2020, 10:03
Location: Sub
Daily Vehicle: Sepeda Ontel

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by well »

JukeJoken wrote: 04 Dec 2020, 01:10
well wrote: 03 Dec 2020, 11:40
JukeJoken wrote: 02 Dec 2020, 11:33 Kalau Sienta sepengalaman ane 3 tahun pake , durability kurang Om.. pas tahun pertama dan kedua pake , shockbreaker depan dah ganti , bearing support depan dah ganti , lower arm satu set juga udah ganti , mounting mesin dah kena 2 biji , komponen di rem apa gitu saya lupa ada yang pecah , tensioner pulley juga udah ganti pas tahun kedua , sekarang tensioner dah masalah lagi.

kalau sisi plusnya , Tenaganya oke. Respon CVTnya juga dibanding merek lain menurut saya lebih oke. Handlingnya juga oke banget , lincah , lebih enak dari Xpander ane yang digembar gembokkan suspensinya mirip Evo 10 :mky_04: suspensinya juga nyaman banget , kecuali tipe V , bannya pake 195 50 , terlalu tipis , pas ane naikin ke 195 50 kayak tipe Q (tipe V sama Q profil bannya beda) , jadi lebih enak. tapi sekarang ane ganti 195 60 jadi empuk banget.

kalau soal Head unit , yang punya model lama kayak saya lebih bagus dari yang facelift , soalnya yang lama itu HUnya dari Kenwood , seri DDX.
sama satu hal yang nyebelin , tangki bensinnya kecil , 35 liter doang , jadi rangenya gak jauh jauh banget kalau jalan.
Mr Jukejoken, mohon info dong, sienta ganti ban 195/60 apa beloknya tidak gasruk apa2 y? apa penampilannya masih proper? Ane jg pengguna sienta V, rencana mau ganti 195/60 juga supaya empuk.
pakai merk apa bannya?
Sori baru balas om , ane dah setahun lebih pake 195 60 , belok aman gak gesrot kok , gak pernah kejadian gesrot. tenaga juga aman , mobil juga jadi empuk + kaki kaki kerjanya lebih ringan , tapi kalau mau naik ke 60 harus ganti 4 langsung , kalau ganti cuma depan sama belakang aja speed sensornya error. Saya pake LM705 , tapi ukuran 195 60 ada juga Michelin Primacy sama Energy , tapi LM705 so far oke. Sebelumnya pake ecopia , kurang puas.
mantab infonya gan.. saya juga ancang2 LM 705
adityabp
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1151
Joined: 07 May 2014, 09:36

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by adityabp »

lemonadelovers wrote: 03 Dec 2020, 21:08
adityabp wrote: 03 Dec 2020, 20:27 Agak OOT.
Kalo Alphard torsion beam vs Hyundai H1 rigid axle, kira2x lebih nyaman yg mana ya?
:big_think:
H1 kelemahannya bantingannya keras om. Apalagi klo lg gak full load
Hehehe, rigid axle emang gak bo'ong ya om.
:mky_01:
User avatar
bensinsolar
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 565
Joined: 27 Sep 2016, 15:34

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by bensinsolar »

kunaskun wrote: 03 Dec 2020, 17:58
bensinsolar wrote: 03 Dec 2020, 15:22 Penasaran dengan offerings size XL (Lexus LM) dibanding Alphard ride qualitynya...
pasti enak. it's a lexus. mau berapa jelek saya yakin tetep enak. senggaknya liatin logo saja sudah berasa nyaman :big_slap:
Iya liat logonya adem :mky_03:
Senargitar
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 307
Joined: 11 Dec 2015, 19:21

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by Senargitar »

bensinsolar wrote: 04 Dec 2020, 10:05
kunaskun wrote: 03 Dec 2020, 17:58
bensinsolar wrote: 03 Dec 2020, 15:22 Penasaran dengan offerings size XL (Lexus LM) dibanding Alphard ride qualitynya...
pasti enak. it's a lexus. mau berapa jelek saya yakin tetep enak. senggaknya liatin logo saja sudah berasa nyaman :big_slap:
Iya liat logonya adem :mky_03:
lihat harganya juga adem, bisa dapat big luxury suv/sedan eropa itu :big_biglaugh:
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10497
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by ChZ »

rakyatwkwkland wrote: 03 Dec 2020, 15:37
wakakakaka :mky_07: :mky_02:

Kalo ini sih bener banget, ane juga setubuh eh setujuh sama yg satu ini

Yah walaupun ga semua line up, tapi emang mostly kecenderungannya mobil2 toyota mudah di repair itu bener banget. Sparepart ori mungkin belum tentu yang bener2 paling murah, tapi at least kebanyakan mekanik akan mudah buat benerinnya.

Kalau torsion beam dengan tujuan supaya konstruksinya lebih simple, lebih mudah dan murah saat dipebaikinya juga, rasanya sih cukup make sense. Mazda juga melakukannya di Mazda 3 yg baru

Ya walaupun sebenernya selain tujuan di atas juga ada tujuan terseloeboeng untuk cost cutting... :ngacir: :ngacir: :ngacir:
Suryaputra wrote: 03 Dec 2020, 16:10
mazda 3 aja skrg pakai torsion beam.
krn low cost of maintenance, hemat ruang dan less noise krn less parts.

https://www.wapcar.my/news/is-torsion-b ... kwards-889

klo independen, lbh bnyk partsnya :ngacir:
mazdut sendiri bilang koq... tu mobil ga bakal ente trackday aja, ngapain ane pusing pusing bikin suspensi rumit. sosoan bilang torsion jelek sehari-hari cm anter bocah ama ke supermarket... :ngacir:
bensinsolar wrote: 03 Dec 2020, 15:22 Penasaran dengan offerings size XL (Lexus LM) dibanding Alphard ride qualitynya...
biasanya luxurious cars walau pakai base yang sama tetapi diberi beberapa touch minor yang berakhir pada experience pengguna yang sangat berbeda.

LM setau saya shock absorbernya ada tambahan lg supaya lebih meredam.

lexus LX dan TLC reguler juga seingat saya pada bilang lebih refined ride nya LX.
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
User avatar
Suryaputra
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2104
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Jakarta - Bekasi

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by Suryaputra »

ChZ wrote: 05 Dec 2020, 10:15
Suryaputra wrote: 03 Dec 2020, 16:10
mazda 3 aja skrg pakai torsion beam.
krn low cost of maintenance, hemat ruang dan less noise krn less parts.

https://www.wapcar.my/news/is-torsion-b ... kwards-889

klo independen, lbh bnyk partsnya :ngacir:
mazdut sendiri bilang koq... tu mobil ga bakal ente trackday aja, ngapain ane pusing pusing bikin suspensi rumit. sosoan bilang torsion jelek sehari-hari cm anter bocah ama ke supermarket... :ngacir:
kalah dong sama VV,
SUV 300jt-nya aja dah Full independen :ngacir:
*Colek Me if I'm Wrong
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10497
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by ChZ »

Suryaputra wrote: 05 Dec 2020, 13:31
kalah dong sama VV,
SUV 300jt-nya aja dah Full independen :ngacir:
namanya jg esyuvi ultra luxury ningrat.... :ngacir:

bentley bentayga, lambo urus aja kalah ma VV
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
Hendrieen
New Member of Junior Mechanic
New Member of Junior Mechanic
Posts: 20
Joined: 09 Jun 2020, 11:20

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by Hendrieen »

Taunya cuma VZ




avanza :big_slap:
Pboyz97
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2550
Joined: 09 Oct 2016, 22:14
Location: East Jakarta
Daily Vehicle: CX5 Elite 2018

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by Pboyz97 »

nice review om, kalo buat kenyamanan memang alphard juaranya, apalagi fitur pemanja penumpang jg lengkap hehehe. Cuma kalo buat nyetir entah kenapa kurang seenak voxy atau pun sienta. Cuma kalo mau paling all rounder sih, voxy, masih enak disetir buat ukuran MPV roti tawar dan cukup nyaman, ya mendekati alphard sih walaupun gak senyaman alphard jg secara kelas jg gaboong . kalo sienta entah knp agak kurang sreg sm bentuknya, cuma untungnya sih kenyamanannya cukup oke menurut saya buat mpv pintu geser kelas 350jt kebawah, cocok buat yg pengen mpv pintu geser yg lega dan cukup nyaman tapi dengan budget yg terjangkau kalo sienta hehehe
Past:
1NZFE 4AT / L15A 5AT / K24Z1 5AT / 2.0 Skyactiv 6AT / 4A91 4AT / 2NRFE CVT / K3VE 5MT / 1NRVE 5MT

Now:
2.5 SKYACTIV - G 6AT / 1.5 VTEC Turbo CVT / L15Z1 CVT
User avatar
remedusakti
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 245
Joined: 02 Jan 2008, 00:15

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by remedusakti »

Sedikit sharing Om2. Kebetulan pake alphard gen2 premium sound.. menurut saya mobil tergantung kebutuhannya om.. kalau untuk saya dengan anak 3 kebetulan anak ke tiga masih bayi umur 2 bulan, Alphard pilihan kendaraan paling pas, nyaman disemua baris, msh enak buat disupirin, mesin sangat halus, tenaga cukup saja, sudah pernah naik turun gunung aman2 saja, bbm lumayan irit untuk kapasitas mesin 2400 cc..

Cuma Alphard agak kurang cocok di jalanan yang jelek, kl dibandingkan dengan naik pajero/fortune.. cuma ya menurut saya sesuai lah dengan desain peruntukannya..

Dari sisi penumpang, berhubung saya punya anak bayi, anak umur 8 an 11 tahun saat road trip di compare dengan kendaraan lain yang pernah saya pakai ( old pajero sport, all new pajero sport dan land cruiser prado ) kata istri saya Alphard paling nyaman dan gak bisa digantikan demgam mobil lain kenyamanan terutama isteriornya.. kursi proper disemua baris, taruh bayi diatas bantal juga saat jalan aman gak gelundung, space interior mewah, tempat penyimpanan berlimpar, ac dingin dan triple zone, pengaturan space kursi dan bagasi juara, keluar masuk mobil sangat mudah pintu geser, lantai flat dari depan ampe belakang. Dan untuk orang awam pun, duduk dialphard kemudian bahkan pindah ke land cruiser saya jamin pasti akan bilang nuansa mewah akan lebih tetasa di alphard, kebetulan itu yang terlontar dsri istri saya kebetulan dia awam otomotif..

Kekurangan alphard menurut saya adalah kurang colokan USB buat charger HP dipenumpang belakang, dan head unit bahasa jepang..

Untuk suspensi menurut saya cukup nyaman, dan pas. Tidak empuk kemudian limbung bikin mual namun tidak juga keras..

Satu kurangnya adalah untuk jalan gradakan getarannya akan lebih terasa dikabin. Khas sasis monokok, mercy e class pun yang pernah saya naiki sama demikian.. kalau ini sasis ladder lebih unggul karna getaran tidak langsung disalurkan kekabin namun diredam dulu oleh mounting body..
User avatar
sefkaz
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 52
Joined: 14 Feb 2018, 11:31
Location: Depok
Daily Vehicle: Mio

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by sefkaz »

ini sudah bukan komparasi si ... ngga apple to apple :p
racho
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 360
Joined: 29 Dec 2012, 05:59
Location: CID +6221
Daily Vehicle: Kawa EX650E

Re: Review Compare Roti Tawar size S - M - L: sienta - voxy - alphard

Post by racho »

APV = Alphard-driver Preparation Vehicle

:mky_03:
ChZ wrote: 03 Dec 2020, 10:21
adityabp wrote: 03 Dec 2020, 10:06
Baca yg dibold, tetiba inget pas naik mikrolet APV trus duduk di depan, lah jadi kayak duduk di warteg krn kaki kiri naik krn nginjek spakbor.
:big_biglaugh:
nahh waktu saya duduk di kursi driver alpat juga brasa nyupir alpat rasa nyupir APV gini :mky_05: ya emang mobil ini duduk di blakang enaknya cuma ya gak kayak APV juga sih nyetirnya.

untung aja gen 3 udah gak gini
The Government wants Power! They rob it from our engines.

Kawasaki EX650E '12 | Mitsubishi NA4W '08 | Subaru DBA-YA5 '09
Post Reply