First 1000km with CRV Turbo non Prestige

Mau review kendaraan yang ada? Silakan post disini...

Moderators: ChZ, ginting, FRD, artoodetoo, b8099ok, F 272

Post Reply
sandeq
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 49
Joined: 14 Mar 2017, 13:47
Location: makassar

First 1000km with CRV Turbo non Prestige

Post by sandeq » 19 Aug 2017, 13:18

Halo rekan2 SM-ers,
Saya mau sharing experience dengan kendaraan yg sdh ramai diperbincangkan disini
Sudah di Preview dan Review dengan sangat komplit oleh suhu CHZ, mohon maaf bila banyak kekurangan

Kenapa CRV
Setelah 9 Thn dengan Xtrail T31 2.0 MT dan AT (long term Review menyusul) mulai melirik calon pengganti
dImulai dengan Test Drive beberapa mobil incaran, Chevy Captiva dan TrailBlazer sgt OK tp Trax sdh ada dirumah, tdk berani ngumpul Chevy.
Pindah ke ANPS Dakar CBU, kebetulan lg diskon 24jt, engine & tranny mantap tp suspensi terlalu empuk, dan rem terlalu sensitif.
Saat ada pameran lihat New CRV, bentuk lumayan mantap. spek juga terdengar bagus.
Cari2 review blm ada, yg ada hanya Preview dr Bro CHZ yg bergizi dan beberapa First look dr Youtube Indonesia.
Buka review luar, rata2 memuji tp yg ditest yg AWD :big_think:
Setelah melewati proses diskusi dirumah, akhirnya diputuskan mengambil CRV Turbo non Prestige, Hitam
alasan; 1 Lebih murah 40jt
2 Sunroof tdk diperlukan
3 Power backdoor tdk perlu
4 Lebih suka design velgnya walau sepintas mirip BRV
5 Fitur dan interior sama dgn Prestige
yg disayangkan tdk ada 6 airbags, Headlamps LED dan ternyata Ban juga dapatnya Dunlop bukan Bridgestone seperti di tipe Prestige dan 2.0 :big_dunno: (why Ahond)
setelah pemesanan sblm Idul Fitri akhirnya pertengahan juli dapat kabar kl mau Warna Abu2 barang bisa segera dikirim
ImageImage
Keputusan tetap menunggu Hitam. Dan awal Agustus yg ditunggu akhirnya tiba
Image
ImageImage
Image
Penampilan Ok, terkesan agak ceper berotot dgn bahu yg kekar. Build quality so so, bagus tp ada bbrp yg kurang
ImageImage
Sambungan list yg kurang rapih dan ruang roda belakang yg sdh pakai bahan karpet tapi sayang kurang rapih. Oh iya bahan karpet juga membungkus ruang roda cadangan dan tangki bensinImage
Masuk kedalam hampir tdk ada perbedaan dgn Prestige yg sdh dibahas, hanya minus sunroof, pasenger electric seat & only 2 airbags.
How it Rides
Setelah beres inspeksi, langsung jalan dan hmmm *posisi duduk rendah rasa bawa sedan besar dgn view yg cukup baik tdk terhalang dashboard.
Pengaturan kursi lengkap sampai lumbar support yg dpt naik turun
Setir nyaman, tebal digenggam dgn lingkar kemudi yg cukup kecil. Pindahkan transmisi dr P terasa agak keras pdhl rem sdh terinjak penuh.
Masuk D dan jalan, setir terasa lincah, agak ringan saat pelan. Feedback cukup baik dibandingkan T31 yg jd Benchmark sy.
Suara mesin halus bila RPM rendah, mendekati 3000 mulai masuk kekabin dan raungannnya jelek.
Transmisi juga sangat halus
Langsung ke SPBU terdekat, namun sayang blm tersedia RON 98, di manualbook hanya tertera RON minimal 91 so Pertamax yg mengisi tangki BBM.
Hr ke2 mulai menjalankan tugas rutin kedaerah. Jarak dr Mks 270km, rutin pp tiap minggu.
Cruising dgn kecepatan 80-100 sangat nikmat mode Normal, bantingannya cukup empuk (T31 msh lebih empuk) bodyroll minim, sangat nikmat melewati tikungan, terasa lengket dijalan. Melewati jalan rusak juga masih acceptable bantingannya.
Odometer digital membuat sedikit repot menjaga kecepatan konstan, tdk terasa speed sdh diatas 100 krn mesin sgt bertenaga dan halus serta tdk terasa kencang. Tidak perlu balap untuk kencang he he
Cruising 100km/jam Rpm sekitar 1600.
Pindah mode Eco, terasa respons jd berat tp sentakan transmisi saat pelan/ start&go jd sangat halus. Saat mau nyusul di mode eco, mobil terasa malas bergerak, injak gas lbh dalam trans downshift mesin meraung sedikt dan tenaga keluar berlebihan.
Coba transmisi di S, lebih responsif, Rpm selalu diatas 2500. Paling nyaman di mode normal.
Mobil ini kencang tp sense of speednya minimal, compared to Trax. Trax lbh terasa kencang. Kelihatan lebih Family oriented. Rasa nikmat yg ada di T31 sbgn besar sdh terwakil disini.
Peredaman cukup baik kecuali dari ban belakang masih agak terdengar terutama saat dijalan beton. Apa krn Dunlop?? Untuk jln beton msh lbh nikmat T31
Fuel Cons lukot ramai lancar bisa sampai 14.7 km/l MID.
Isi pertamax 300rb sdh bisa 550km, not bad dgn tenaga mesin besar.
Lampu halogen surprisingly cukup terang
Kembali ke Mks lalu lanjut kegunung muatan 6 org dewasa+ barang. Cukup lapang. Setir mantap menghadapi tikungan, setir selalu bisa diprediksi. Tansmisi tetap di D, tanjakan semua terasa ringan namun saat penurunan tdk ada engine brake samasekali bila trans di D. T31 is better in here.
Pindah ke S, menurun sdh ada engine brake, tapi saat menanjak meraung krn RPM diatas 3000 walaupun tanjakannya ringan. Padleshift kurang cocok krn ikut berputar dgn setir, jadinya + kadang dikiri kadang dikanan. +-tdk ada di dituas transmisi. Akhirnya dpt cara yg efektif, trans tetap di D, saat turun pakai paddleshift turunkan gigi, saat nanjak tinggal gas biarkan dia memilih sendiri gigi yg pas.
Saat hujan agak merepotkan, wiper non auto dgn intermitten yg tdk ada speed adjuster sgt merepotkan. Intermitten terlalu lambat, continuous terlalu cepat even in level1. Cmon ahond 500jt masa kalah sm nissan March.Image
Saat ini Image
Alhamdulillah sdh berjalan lebih 1000km dan cukup puas.
Oh iya lupa Headunit bagus krn besar tapi menu pengaturan sound sgt terbatas, lalot minta ampun u baca flashdish. Suara jelek pdhl speaker tiap pintu sdh + tweeter.
Navigasi cukup bagus, namun skala tdk berubah sesuai kecepatan mobil, tdk bisa melihat tikungan didepan. Suara peringatan hanya untuk belokan.
Maaf banyak kekurangan. Maklum first timeImage Image

Sent from my Lenovo S1a40


This topic has 124 replies

You must be a registered member and logged in to view the replies in this topic.


Register Login
 
Post Reply

Return to “Review Corner”