Pabrik Nissan Indonesia tutup

Berita atau peristiwa yang berhubungan dengan dunia otomotif, silakan bahas disini...

Moderators: FRD, y_anjasrana, artoodetoo, b8099ok, F 272, ginting

Forum rules
Please include all reference link used on the topic.
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10702
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by ChZ »

evanbngdor wrote: 01 Jun 2020, 09:49
Perancis dalam ambil keputusan cenderung lebih berani dan instan, tidak berpikir panjang, dan lebih fokus ke citra, penampilan, hedonisme. Hari ini bilang A, bulan depan bilang B juga bisa.

Sedangkan Hongkong dalam ambil keputusan cenderung play safe dan memikirkan komprehensif yang lebih melihat banyak faktor dan lebih merata, tidak memfokuskan ke satu sektor. Kalaupun lebih memfokuskan satu sektor itu ya untuk sustainability perusahaan aja.
ini kyknya tipikal asian vs european bener yak oom.

asian businessman lebih ke sustainability.
european lebih ke image.

makany dari dulu eropa selalu dipandang lebih mewah, lebih maju secara peradaban. sementara asians terkenal emg jago bisnis.

dr productnya jg keliatan

french,german,british cars itu lbh ke penampilan dan teknologi aneh-aneh, tp cenderung tidak reliabel. klo mau dimasukin mungkin american jg termasuk, gimana2 ras kulit putih amerika khan emang turunan eropa jg.
japanese, chinese, korean cars lebih ke practicality, urusan bikin teknologi baru lambat bgt, tp reliabel. produk china okelah masih blom keliatan tp rasanya jg arahnya ke sini.

perpaduan keduanya jadilah batumakam...
some parts are stupidly robust macem enjin nya... some parts easy to fall apart macem kaki-kakinya...
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
evanbngdor
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1930
Joined: 13 Sep 2015, 10:08

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by evanbngdor »

ChZ wrote: 01 Jun 2020, 12:59
evanbngdor wrote: 01 Jun 2020, 09:49
Perancis dalam ambil keputusan cenderung lebih berani dan instan, tidak berpikir panjang, dan lebih fokus ke citra, penampilan, hedonisme. Hari ini bilang A, bulan depan bilang B juga bisa.

Sedangkan Hongkong dalam ambil keputusan cenderung play safe dan memikirkan komprehensif yang lebih melihat banyak faktor dan lebih merata, tidak memfokuskan ke satu sektor. Kalaupun lebih memfokuskan satu sektor itu ya untuk sustainability perusahaan aja.
ini kyknya tipikal asian vs european bener yak oom.

asian businessman lebih ke sustainability.
european lebih ke image.

makany dari dulu eropa selalu dipandang lebih mewah, lebih maju secara peradaban. sementara asians terkenal emg jago bisnis.

dr productnya jg keliatan

french,german,british cars itu lbh ke penampilan dan teknologi aneh-aneh, tp cenderung tidak reliabel. klo mau dimasukin mungkin american jg termasuk, gimana2 ras kulit putih amerika khan emang turunan eropa jg.
japanese, chinese, korean cars lebih ke practicality, urusan bikin teknologi baru lambat bgt, tp reliabel. produk china okelah masih blom keliatan tp rasanya jg arahnya ke sini.

perpaduan keduanya jadilah batumakam...
some parts are stupidly robust macem enjin nya... some parts easy to fall apart macem kaki-kakinya...
Iyesss, sebenernya ngga ada yg salah, tergantung target dari strateginya aja, mau lebih membangun brand image dari segi penampilan atau reliability. Atau bisa aja kedua nya.

Cuma ya tetep rumus hukum ekonomi pasti berlaku, penampilan&reliability OK, otomatis cost nya tinggi. Cost&Reliability OK, otomatis penampilan ngga OK. Begitu seterusnya, dan ini berlaku untuk segala industri perusahaan.

Tipikal asian vs european itu gampang banget kok kalo kita mau analisis sendiri, coba aja tonton film box office, perhatiin scene yg lg kerja atau di kantor. Dari busana yg dipake aja beda jauh antara european&asian
:mky_01:
1995 - Toyota Great Corolla SEG 1.6 M/T
2013 - Toyota Grand New Kijang Innova G 2.5 M/T
2016 - Honda CRV 2.0 M/T
Greenhunter
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 192
Joined: 25 Aug 2014, 21:12

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Greenhunter »

Herman7103 wrote: 01 Jun 2020, 09:55 Sebenarnya pengalaman saya pribadi di mobil Nissan yg saya gunakan sekarang terbukti mesinnya kuat minum BBM premium tok tanpa additive aditive an terus selama 6 tahun ini tanpa masalah asal kita sebagai ownernya konsisten saja selalu ganti oli mesin dan filter olinya tiap 6 atau 7 bulan, aman di saya ngak pernah mogok atau rewel kok mesinnya. 6 tahun lebih saya piara Nissan All New Grand Livina, yg pernah saya ganti partsnya karena lifetime cuma lkaret wiper depan, aki, dan kanvas rem depan serta 1 bohlam LED saja, mah benar benar memuaskan karena biayanya benar benar ngak bikin dompetku tipis. Kedepan nanti harapan saya cuma kalau situasi dan kondisi keuangan yg saat ini lagi bangun rumah baru selesai dan sudah memungkinkan sih pengen beli Nissan Leaf EV. Saya pribadi ngak pernah berpikir mau beli merk lain lagi yg katanya lebih realible. Pengalaman pribadi adalah referensi terbaik yg kita miliki dibandingkan katanya katanya orang wkwkwk.

Sharing yg ok, saya pribadi pakaj nissan OGL 2014 sampai skrg juga gak pernah aneh aneh ganti partnya dan trrbayar dengan nyaman dan iritnya, di tol juga sangat stabil dibanding sikembar A&Z
Michaelktp
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 574
Joined: 02 Nov 2013, 15:00

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Michaelktp »

ANA1.3G M/T akhir 2011 terasa seperti pesawat mau take off kalau di jalan tol.
Lebih parah rasanya dari Old Avanza 1.3G M/T 2004 bahkan Daihatsu Taruna 1.6L karburator tahun 2000 saya dulunya
Oleh karena itu saya lebih memilih SpinDies 1.3D tahun 2014 yang jauh lebih stabil kalau ke jalur tol luar kota. ANA terpaksa hanya jadi penjaga garasi dengan odometer masih 68K km sementara SpinDies tembus 180K km hahaha.
Cikampek Plant milik PT.NMI memang sudah defunct total tapi layanan bengkel dan spare part Nissancars tetap berjalan seperti biasa. Sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan jangan terpengaruh oleh ketakutan tak logis dari konsumen awam.
User avatar
Herman7103
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1383
Joined: 03 Oct 2016, 06:17
Location: SOUTH SUMATRA
Daily Vehicle: All New Grand Livina CVT

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Herman7103 »

Greenhunter wrote:
Herman7103 wrote: 01 Jun 2020, 09:55 Sebenarnya pengalaman saya pribadi di mobil Nissan yg saya gunakan sekarang terbukti mesinnya kuat minum BBM premium tok tanpa additive aditive an terus selama 6 tahun ini tanpa masalah asal kita sebagai ownernya konsisten saja selalu ganti oli mesin dan filter olinya tiap 6 atau 7 bulan, aman di saya ngak pernah mogok atau rewel kok mesinnya. 6 tahun lebih saya piara Nissan All New Grand Livina, yg pernah saya ganti partsnya karena lifetime cuma lkaret wiper depan, aki, dan kanvas rem depan serta 1 bohlam LED saja, mah benar benar memuaskan karena biayanya benar benar ngak bikin dompetku tipis. Kedepan nanti harapan saya cuma kalau situasi dan kondisi keuangan yg saat ini lagi bangun rumah baru selesai dan sudah memungkinkan sih pengen beli Nissan Leaf EV. Saya pribadi ngak pernah berpikir mau beli merk lain lagi yg katanya lebih realible. Pengalaman pribadi adalah referensi terbaik yg kita miliki dibandingkan katanya katanya orang wkwkwk.

Sharing yg ok, saya pribadi pakaj nissan OGL 2014 sampai skrg juga gak pernah aneh aneh ganti partnya dan trrbayar dengan nyaman dan iritnya, di tol juga sangat stabil dibanding sikembar A&Z
Om Greenhunter, kalau prinsip saya saya selama kendaraan nya ngak rewel dan BBM nya cukup premium aja ngak pernah ngambek dan biaya maintenancenya reasonable keep terus. All New Grand Livina series sudah ngak diproduksi lagi jadi ngak bakal jadi mobil pasaran (Rare) di jangka panjang nanti.
Betul mobil ini nyaman, stabil dan top speed nya ngak bikin malu lah.
Saya share biaya selama 6 tahun biaya pemeliharaannya terdiri dari:
Total Biaya selama 3 tahun saat masih waranty selalu servis di Bengkel Nissan sekitar Rp 6,8 juta.
After masa warranty habis, seringnya servis di bengkel biasa dimana oli mesin dan filter oli saya bawa sendiri,
jadi ongkos ganti oli berkisar 30 ribu sampai 50 ribu saja total 5 kali sebesar 3 X Rp 50.000 + 2 X Rp 30.000 jadi Rp 210 ribu dan terakhir karena dapat promo discount servis 20 persen di bulan Des tahun 2019 saya servis ke beres lagi untuk ganti kanvas rem serta servis berkala 80 ribu KM di odo Mobil saat itu baru 73 ribu KM kena Biaya Rp 1.18 juta.
Selama 6 tahun ini part mobil yg pernah diganti :
1. Karet Wiper Depan (Ganti pakai Wiper Bosch Frameless Advantage Rp 124 ribu )
2. Aki (ganti pakai aki Yuasa NS40ZL seharga Rp 600 ribu dipotong jual aki lama Rp 150 ribu jadi cuma bayar Rp 450 ribu)
3. Bohlam lampu stop lamp belakang(ganti lampu led tidak bermerk Rp 100 ribu)
4. 2 ban depan (tetap beli Dunlop SP 300 seharga Rp 1,25 juta) dan 2 ban belakang (ganti ke Ban Dunlop LM 704 seharga Rp 1,35 juta)
5. Kanvas rem depan ( ganti non OEM beli online Rp 174 ribu termasuk ongkir).
Saya bingung kalau ada yang bilang biaya pelihara mobil Nissan Mahal wkwkwk. Kenyataan di saya biasa saja kaya piara mobil LCGC aja wkwkwk.
:glodak:
HR15DE 2014
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3015
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by kunaskun »

Pugman wrote: 01 Jun 2020, 00:03 Nah itu dia Om, Honda dan Suzuki itu lebih rajin facelift daripada Nissan, bahkan Toyota yang ibarat kata ada di atas angin aja cekatan banget, kita lihat aja begitu Avanza di hajar Es blender, ga lama facelift muncul dengan fitur yang meningkat pesat, biarpun ya cuma begitu-begitu aja, at least mereka kasih perlawanan. Mazda yang pasarnya jauh lebih kecil aja bolak-balik kasih model baru yang bahkan bisa dibilang full fitur. All new Mazda 3 aja berani jual ga lama dari global rilis.
Nissan udah dihajar kanan kiri depan belakang masih adem ayem aja.
Saya juga ga paham kulturnya Indomobil, Seperti ga punya nilai tawar terhadap prinsipal, Suzuki R2 saja memprihatinkan padahal mereka terkenal punya mesin bagus cuma desainnya aja yang ga masuk selera sini, Padahal Honda dan Yamaha Indonesia aja bisa bikin produk yang menyesuaikan selera sini seperti old R25 dan CBR250RR.
ya nissan sejak lama ternyata memang ada problem di HQ. tapi ya gitu ditutup2in baru d sekarang meledug kemana2. :big_biglaugh:
dan khusus Indo dapat bonus dibawah Indomobil. :big_think:

suzuki roda dua mah kaya suzuki roda empat. jualan yang penting ada aja :big_peace:
Zaxis wrote: 01 Jun 2020, 09:27 Yah toyota emang pinter jual sesuai kebutuhan orang sini
Orang sini butuh nya mobil kuat tahan banting ga nyaman ga apa dibikin lah avanza
Bikin lagi mesin bisa minum solar busuk krn orang sini mau nya operasional cost murah
sebetulnya bukan operational cost murah atau kuat dikasi solar busuk.
tapi karena market leader otomatis part kw banyak, karena lebih banyak yang beli part kw daripada original :big_biglaugh: mau umur pake pendek atau nantinya bikin rusak juga sebodo amat yang penting jalan saja.
ya itu pengalaman saya pribadi ya. part daitoyo mana murah si. filter oli avanza xenia 1300cc saja harganya lebih mahal dari Nissan punya, padahal Nissan punya made in Japan, dan hebatnya Nissan di Indo seingat saya filter oli cuma 3 macam, lupa yg beda sendiri mobil apa. tapi DaiToyo diluaran tentunya banyak banget yang murmer apalagi kalau sudah pake embel2 kw :mky_04: pemakai mana tau (dan mana mau tau) yang mana original beneran sama kw1/2/3 yg lucunya kalau dipikir2 kw1/2/3 mah kerjaan yang jualan saja, palsu ya palsu tapi sengaja dicampur2 dengan OEM/3rd party biar bisa jualan.
belum bicara part lain :big_grin: ga ada yang kalahin DaiToyo urusan gini. :big_biglaugh:
erwinign
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2490
Joined: 19 Apr 2014, 10:45
Location: SRG

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by erwinign »

kunaskun wrote: 01 Jun 2020, 19:38
Pugman wrote: 01 Jun 2020, 00:03 Nah itu dia Om, Honda dan Suzuki itu lebih rajin facelift daripada Nissan, bahkan Toyota yang ibarat kata ada di atas angin aja cekatan banget, kita lihat aja begitu Avanza di hajar Es blender, ga lama facelift muncul dengan fitur yang meningkat pesat, biarpun ya cuma begitu-begitu aja, at least mereka kasih perlawanan. Mazda yang pasarnya jauh lebih kecil aja bolak-balik kasih model baru yang bahkan bisa dibilang full fitur. All new Mazda 3 aja berani jual ga lama dari global rilis.
Nissan udah dihajar kanan kiri depan belakang masih adem ayem aja.
Saya juga ga paham kulturnya Indomobil, Seperti ga punya nilai tawar terhadap prinsipal, Suzuki R2 saja memprihatinkan padahal mereka terkenal punya mesin bagus cuma desainnya aja yang ga masuk selera sini, Padahal Honda dan Yamaha Indonesia aja bisa bikin produk yang menyesuaikan selera sini seperti old R25 dan CBR250RR.
ya nissan sejak lama ternyata memang ada problem di HQ. tapi ya gitu ditutup2in baru d sekarang meledug kemana2. :big_biglaugh:
dan khusus Indo dapat bonus dibawah Indomobil. :big_think:

suzuki roda dua mah kaya suzuki roda empat. jualan yang penting ada aja :big_peace:
Padahal di motor itu suzuki punya satria FU, GSX-R, GSX-S yg potensi banget ya om. FU aja sempet booming dulu. Yg mobil sih cara jualannya udah mendingan, walaupun blm bisa ngangkat banget
Don't Judge The Book By It's Cover
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3015
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by kunaskun »

erwinign wrote: 01 Jun 2020, 19:44 Padahal di motor itu suzuki punya satria FU, GSX-R, GSX-S yg potensi banget ya om. FU aja sempet booming dulu. Yg mobil sih cara jualannya udah mendingan, walaupun blm bisa ngangkat banget
saya kurang paham roda dua, tapi dari yg saya lihat, memang sama saja cara jualannya. launching, hype, promo2, jualan laku, didiemin, lama2 basi sendiri, udah merosot, baru sadar, panik, bikin FL sana sini, hype lagi, penjualan naik dikit tapi ga banyak, lama2 nyerah, suntik mati, ganti model lain atau new gen. ya gitu saja terus. :big_biglaugh:

apalagi sekarang udah kentara banget, passenger car ambil gampang saja dari India. udah ga mau pusing (logis secara bisnis), jangan2 emang itu pabrik passenger car mau ditutup saja secara Wagon R saja udah kaya ga dijual lagi.
AR93
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 66
Joined: 12 May 2020, 12:32
Daily Vehicle: Suzuki Swift ST

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by AR93 »

kunaskun wrote: 31 May 2020, 22:02
Pugman wrote: 30 May 2020, 23:48 Saya cuma mau bilang, bahwa produsen otomotif non market leader di Indonesia punya virus mematikan, namanya Virus Bosan. Ya konsumen yang beli produknya lebih gampang bosan (dengan berbagai macam alasan) dibandingkan sama Toyota, ga tau kenapa dan memang hanya Toyota yang punya Anti virus ini.
Apalagi untuk Brand mobil diluar Top 5 di Indonesia, dan memang mereka perlu usaha yang lebih untuk menjaga Awareness. Cara yang mungkin ya harus lebih sering update produk entah nambah varian, facelift atau buat produk all new, Jadi supaya sering diliput.
Wuling sejauh ini cukup baik dalam menjaga Awareness dengan meluncurkan produk secara bertahap juga varian-varian tidak diluncurkan sekaligus. Mulai dari Confero, Cortez lalu Almaz mereka kenalkan satu persatu.
Confero yang baru diluncurkan 2 tahun lalu, hari ini saja sudah cukup redup eksistensinya, hype nya sudah lewat. Mau tidak mau harus ada yang di refresh, entah facelift atau tambah varian baru, mungkin matic dengan CVT? Dan telat sedikit saja, saya yakin tak lama Confero akan tidak terdengar lagi penjualannya.
Parahnya adalah Nissan lebih slow respon dalam update produk, kalau dibilang lagi krisis nyatanya Nissan bisa beli Mitsubishi, secara globalpun saya anggap Nissan tidak dalam kompetisi yang baik, bahkan Toyota jauh lebih agresif, Honda dan Mazda juga cukup sering update produk mereka.
Semoga setelah masa transisi join antara Nissan Mitsubishi, mereka bisa lebih lincah.
DaiToyo itu punya resep jitu, mereka lebih tahu pasar di daerah seperti apa, ga jualan di kota besar tak masalah, karena di daerah tetap berkibar. karena mereka konsisten dari dulu membentuk pasar Indonesia. Makanya pameo soal bajaj dikasi merek toyota juga otomatis laku :big_biglaugh:

soal brand awareness menurut saya ga mesti juga. contoh Honda dan Suzuki, santai2 saja FL 2-3 tahun sekali. toh mereka tetap dicari. karena mereka exist, main di volume kecil tidak masalah, yang penting jualan. karena tau, ga mungkin menang lawan daitoyo2, curi2 market saja, yg penting pabrik jalan.

kalau dibalik ya seperti Hino atau Dyna. yang penting jualan, karena tahu percuma ga bisa lawan palkon = pala koneng. :big_biglaugh:

Dan NMI sejak awal dibawah bendera Indomobil. ga berdiri sendiri. dari dulu hobi bikin marketing dan PR blunder. lihat saja user livina, dari awal sampe ganti generasi pun penyakit tetap sama: fuel gauges karena fuel pump ngaco. blunder ekspansi pabrik khusus Nissan Evalia = NV200 karena yakin produk global jadi pasti diterima Indo sebagai passenger car boxy. terus heboh soal nissan march yang pake stiker mobil ini boros walau banyak cerita soal "udang di balik batu". terus gimana terjun bebasnya Xtrail yang sempet sikut2an dengan CRV, atau Livina yg dipoles sedemikian rupa jadi lawan Innova bukan Avanza.

kebiasaan suzuki dibawa2 juga ke Nissan, soal males promo terutama. launching, hype, laku, uda didiemin aja mati sendiri, tar kelabakan baru FL, hype dikit, tetep ga laku2 banget, terus nyerah, didiemin aja, tau2 ganti generasi atau discontinue. gitu saja terus.
Saya rasa walaupun punya persen saham yg lumayan di NMI (dulu 25 persenan skrg 19,9), Indomobil gak bisa berbuat banyak soal produk karena itu tergantung pada prinsipal, R&D juga gak ada di Indonesia, misalnya mereka mau bikin facelift sendiri mentok2 cuma tuker velg sama ganti cat di gril, atau pasang bodykit dan head unit gajelas. Pengen jual produk baru harus dengan persetujuan prinsipal karena secara region juga ada pembagian produk segala macem, wajar akhirnya NMI rugi terus dan indomobil cuma berani pasang 19,9 persen biar kerugian NMI ga mempengaruhi laporan keuangan indomobil, belum lagi dealer yg menyerah jualan Nissan seperti MPM milik sandiaga uno.

Sama kayak Suzuki, Indomobil cuma pegang saham seuprit jadi ya cuman nurut sama prinsipal, jadi Indomobil cenderung gak bisa disalahkan, tapi memang kalo bahas VW-Audi, Renault sebelum dipegang Maxindo dan Kia sekarang Indomobil pegang full control terhadap strategi produk
erwinign
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2490
Joined: 19 Apr 2014, 10:45
Location: SRG

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by erwinign »

kunaskun wrote: 01 Jun 2020, 19:48
erwinign wrote: 01 Jun 2020, 19:44 Padahal di motor itu suzuki punya satria FU, GSX-R, GSX-S yg potensi banget ya om. FU aja sempet booming dulu. Yg mobil sih cara jualannya udah mendingan, walaupun blm bisa ngangkat banget
saya kurang paham roda dua, tapi dari yg saya lihat, memang sama saja cara jualannya. launching, hype, promo2, jualan laku, didiemin, lama2 basi sendiri, udah merosot, baru sadar, panik, bikin FL sana sini, hype lagi, penjualan naik dikit tapi ga banyak, lama2 nyerah, suntik mati, ganti model lain atau new gen. ya gitu saja terus. :big_biglaugh:

apalagi sekarang udah kentara banget, passenger car ambil gampang saja dari India. udah ga mau pusing (logis secara bisnis), jangan2 emang itu pabrik passenger car mau ditutup saja secara Wagon R saja udah kaya ga dijual lagi.
Assembly sini msh ketolong buat ekspor, ertiga, carry om. Lumayan lah drpd nyungsep gara2 dah bangun pabrik gede di cikarang :big_biglaugh:
Don't Judge The Book By It's Cover
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3015
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by kunaskun »

erwinign wrote: 01 Jun 2020, 20:09 Assembly sini msh ketolong buat ekspor, ertiga, carry om. Lumayan lah drpd nyungsep gara2 dah bangun pabrik gede di cikarang :big_biglaugh:
saya sampe lupa loh ertiga itu rakitan Indo. kirain India juga :big_weee:
ya bangun pabrik mah ga ada ruginya buat merek sebetulnya, apalagi kalau sempet kepake, karena toh nantinya kalau tutup bisa disewain/buat CKD dulu. nanti kalau butuh ya buka lagi. kaya pabrik Chevy kan. buka tutup berapa kali tu :big_biglaugh:
cuma memang si Nissan bener2 wasted case. sungguh konyol. era 2000an comeback, sukses banget, tapi makin lama makin kedodoran yang nyatanya karena HQ berantakan yg terus berlanjut kemana2. ya semoga cepet2 bereslah, boring liat DaiToyo nguasain market lagi.
pengendiesel
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1146
Joined: 22 May 2016, 11:20

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by pengendiesel »

Kok ane lama lama jadi pengen ketawa ketiwi sendiri baca komen om2 di sini.

No offense yah....nulis teori dan analisa what if jauh lebih gampang daripada do the real action.
Apakah kalau om2 di sini dikasih posisi strategis untuk pengembangan bisnis brand mobil 2nd-3rd tier yakin bisa survive? Kalo ane yang dikasih kesempatan itu sih ane yakin....yakin bakal kolaps juga hahaha
Faktornya terlalu banyak, dan harus diakui, brand2 market leader sudah terlalu susah digoyang. Mereka bangun brand dengan budget yang sudah gak bisa dihitung lagi
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10702
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by ChZ »

pengendiesel wrote: 01 Jun 2020, 20:34 Kok ane lama lama jadi pengen ketawa ketiwi sendiri baca komen om2 di sini.

No offense yah....nulis teori dan analisa what if jauh lebih gampang daripada do the real action.
Apakah kalau om2 di sini dikasih posisi strategis untuk pengembangan bisnis brand mobil 2nd-3rd tier yakin bisa survive? Kalo ane yang dikasih kesempatan itu sih ane yakin....yakin bakal kolaps juga hahaha
Faktornya terlalu banyak, dan harus diakui, brand2 market leader sudah terlalu susah digoyang. Mereka bangun brand dengan budget yang sudah gak bisa dihitung lagi
hihihi gapapa namanya jg forum oom... apalagi kondisi ga bs gerak kemana mana gini. anggep aj obrolan warung kopi...

yah macem obrolan politik warung kopi lah...

sejauh yang kita tulis sebatas apa yg keliatan mata aj, ada hal-hal yg keliatan mata emg ga beres... misal product life cycle lambat dan drama prinsipal. klo ane si menyoroti dari 2 hal ini.

yg penting yang manusiawi aj kalo mengkritik... gmn2 yg duduk di kursi executive board itu pasti bkn orang bodo jg, mereka jau lebih paham ginian drpd kita-kita... tp mereka jg orang, kaga sempurna, ada kebijakan blunder dan lucu-lucu lain.

ane sangat yakin orang duduk di executive board batumakam paham life cycle... gawsa dibahas di sini jg pasti mereka pada ngerti kondisi perusahaannya ga ideal, tp kadang yah birokasi ntu emang rumit... sebesar toyota aj blundernya ada.

macem pemerintahan lah, ga hrs jadi presiden buat mengkritik presiden. tp ada yg namanya pengamat, yg memang pny bidang ilmu mumpuni bwt mengkritik kebijakan presiden yg jelas-jelas salah, mentri dan anggota depeer jg ane yakin ada aj yang ngerti.

sama lah di SM sini biarpun bkn executive board batumakam, tp ga dikit jg yg pengusaha dan profesional, pada tajir dan pinter-pinter... jd sah-sah aj...
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
DOHC
Member of Mechanic Master
Member of Mechanic Master
Posts: 20711
Joined: 01 Feb 2009, 00:48
Location: in engine bay with carbonfibre as roof

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by DOHC »

pengendiesel wrote: 01 Jun 2020, 20:34 Kok ane lama lama jadi pengen ketawa ketiwi sendiri baca komen om2 di sini.

No offense yah....nulis teori dan analisa what if jauh lebih gampang daripada do the real action.
Apakah kalau om2 di sini dikasih posisi strategis untuk pengembangan bisnis brand mobil 2nd-3rd tier yakin bisa survive? Kalo ane yang dikasih kesempatan itu sih ane yakin....yakin bakal kolaps juga hahaha
Faktornya terlalu banyak, dan harus diakui, brand2 market leader sudah terlalu susah digoyang. Mereka bangun brand dengan budget yang sudah gak bisa dihitung lagi
saya sehh ga bakal komen terlalu berandai2 dgn teori2

tp yg bsa saya gambarin sbg ex user nissan yg ogah punya nissan lg, yah emang kualitas SDM dan mobil nya mmg caur, makanya ga heran pabrik nya tutup, datsun bangkrut, dsb

Pas lg hype dgn grand livina nya, kualitas mobil ga bsa djaga, terlalu banyak problem utk suatu mobil baru, dan dr pihak prinsipal ga ad upaya cepat utk recall atau tanggung jawab, musti proaktif nge cek sendiri kontek beres sendiri, kl ga yah mreka pura2 bego anggap ga ad apa2.. bahkan gen2 awal kualitas spare parts nya jg ampas.. bkin used car center tp ga brani beli barang sendiri dgn harga normal.. jd yah gmana mau bersaing dgn market leader yg ud lebi well established

honestly, saya malah kaget, ini brand masi exist ampe detik ini.. mungkin kedepan nya ga beda ama chevy atau ford (yg mungkin itu yg terbaik utk brand nissan dsini)

ngerebut posisi market leader emg ga gampang (dan mungkin mustahil kl cuman sekelas nissan), tp at least mreka bsa coba lah utk bangun pondasi kecil yg baik
numpang lewat aja.... :ngacir: :ngacir:
pengendiesel
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1146
Joined: 22 May 2016, 11:20

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by pengendiesel »

DOHC wrote: 01 Jun 2020, 21:43
pengendiesel wrote: 01 Jun 2020, 20:34 Kok ane lama lama jadi pengen ketawa ketiwi sendiri baca komen om2 di sini.

No offense yah....nulis teori dan analisa what if jauh lebih gampang daripada do the real action.
Apakah kalau om2 di sini dikasih posisi strategis untuk pengembangan bisnis brand mobil 2nd-3rd tier yakin bisa survive? Kalo ane yang dikasih kesempatan itu sih ane yakin....yakin bakal kolaps juga hahaha
Faktornya terlalu banyak, dan harus diakui, brand2 market leader sudah terlalu susah digoyang. Mereka bangun brand dengan budget yang sudah gak bisa dihitung lagi
saya sehh ga bakal komen terlalu berandai2 dgn teori2

tp yg bsa saya gambarin sbg ex user nissan yg ogah punya nissan lg, yah emang kualitas SDM dan mobil nya mmg caur, makanya ga heran pabrik nya tutup, datsun bangkrut, dsb

Pas lg hype dgn grand livina nya, kualitas mobil ga bsa djaga, terlalu banyak problem utk suatu mobil baru, dan dr pihak prinsipal ga ad upaya cepat utk recall atau tanggung jawab, musti proaktif nge cek sendiri kontek beres sendiri, kl ga yah mreka pura2 bego anggap ga ad apa2.. bahkan gen2 awal kualitas spare parts nya jg ampas.. bkin used car center tp ga brani beli barang sendiri dgn harga normal.. jd yah gmana mau bersaing dgn market leader yg ud lebi well established

honestly, saya malah kaget, ini brand masi exist ampe detik ini.. mungkin kedepan nya ga beda ama chevy atau ford (yg mungkin itu yg terbaik utk brand nissan dsini)

ngerebut posisi market leader emg ga gampang (dan mungkin mustahil kl cuman sekelas nissan), tp at least mreka bsa coba lah utk bangun pondasi kecil yg baik
idem om, ane dulu pelihara ogl. kebetulan mobil ane jarang rusak macam2 kayak punya om, servis juga dilayani dengan baik, bahkan sa yang kasih tau kalo shockbreaker belakang bocor dan diganti secara free.
cuma problemnya pas itu ada 2 :
- ngelitik forever
- tambah lama angka penjualan tambah turun dan gak ada model baru yang bisa menggebrak pasar. jadi ane ambil keputusan mending cepat2 dijual aja sebelum terlambat.
jadi ya...imho brand power masih sangat menentukan di market indo
DOHC
Member of Mechanic Master
Member of Mechanic Master
Posts: 20711
Joined: 01 Feb 2009, 00:48
Location: in engine bay with carbonfibre as roof

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by DOHC »

pengendiesel wrote: 01 Jun 2020, 22:14
DOHC wrote: 01 Jun 2020, 21:43
pengendiesel wrote: 01 Jun 2020, 20:34 Kok ane lama lama jadi pengen ketawa ketiwi sendiri baca komen om2 di sini.

No offense yah....nulis teori dan analisa what if jauh lebih gampang daripada do the real action.
Apakah kalau om2 di sini dikasih posisi strategis untuk pengembangan bisnis brand mobil 2nd-3rd tier yakin bisa survive? Kalo ane yang dikasih kesempatan itu sih ane yakin....yakin bakal kolaps juga hahaha
Faktornya terlalu banyak, dan harus diakui, brand2 market leader sudah terlalu susah digoyang. Mereka bangun brand dengan budget yang sudah gak bisa dihitung lagi
saya sehh ga bakal komen terlalu berandai2 dgn teori2

tp yg bsa saya gambarin sbg ex user nissan yg ogah punya nissan lg, yah emang kualitas SDM dan mobil nya mmg caur, makanya ga heran pabrik nya tutup, datsun bangkrut, dsb

Pas lg hype dgn grand livina nya, kualitas mobil ga bsa djaga, terlalu banyak problem utk suatu mobil baru, dan dr pihak prinsipal ga ad upaya cepat utk recall atau tanggung jawab, musti proaktif nge cek sendiri kontek beres sendiri, kl ga yah mreka pura2 bego anggap ga ad apa2.. bahkan gen2 awal kualitas spare parts nya jg ampas.. bkin used car center tp ga brani beli barang sendiri dgn harga normal.. jd yah gmana mau bersaing dgn market leader yg ud lebi well established

honestly, saya malah kaget, ini brand masi exist ampe detik ini.. mungkin kedepan nya ga beda ama chevy atau ford (yg mungkin itu yg terbaik utk brand nissan dsini)

ngerebut posisi market leader emg ga gampang (dan mungkin mustahil kl cuman sekelas nissan), tp at least mreka bsa coba lah utk bangun pondasi kecil yg baik
idem om, ane dulu pelihara ogl. kebetulan mobil ane jarang rusak macam2 kayak punya om, servis juga dilayani dengan baik, bahkan sa yang kasih tau kalo shockbreaker belakang bocor dan diganti secara free.
cuma problemnya pas itu ada 2 :
- ngelitik forever
- tambah lama angka penjualan tambah turun dan gak ada model baru yang bisa menggebrak pasar. jadi ane ambil keputusan mending cepat2 dijual aja sebelum terlambat.
jadi ya...imho brand power masih sangat menentukan di market indo
mungkin biar adil

saya liat dr pihak nissan sendiri jg ad berbenah, terbukti dr testi user2 pemakai GL facelift ud jauh lebi minim problem, corong bensin pake yg plastik, bushing2 kaki2 yg ud beda, magnetic clutch dan selang ac jenis baru, parts kaki2 yg beberapa ud beda, bahkan ampe upgrade twin injector cvtc, cabut egr demi si gelitik forever itu

cuman yah rada telat, imej nya ud mulai kegerus dalam

kl dr kacamata awam saya, menjadi market leader itu berarti yah peka dan sigap thd customer, dan itu dibangun terus2an sepnajang waktu.. something yg nissan failed to do utk market sini, brapa taon tuh pemakai OGL awal yg dapet barang ampas baru bsa membuat mreka improve mobil nya
numpang lewat aja.... :ngacir: :ngacir:
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10702
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by ChZ »

DOHC wrote: 01 Jun 2020, 22:23 cuman yah rada telat, imej nya ud mulai kegerus dalam

kl dr kacamata awam saya, menjadi market leader itu berarti yah peka dan sigap thd customer, dan itu dibangun terus2an sepnajang waktu.. something yg nissan failed to do utk market sini, brapa taon tuh pemakai OGL awal yg dapet barang ampas baru bsa membuat mreka improve mobil nya
ini sama kayak waktu mereka improve datsun. cross itu enak, kualitasnya jauh di atas datgo lawas, mounting mesinnya lebih enak lbh ga geter-geter, dan multimedia nya canggih, lalu punya VSC. tp yahh udah kadung imej produknya rusak dari awal... selama 4 taun. 4 taun itu imej produk uda terbentuk dalem bgt di kepala konsumen...

mengenai peka dan sigap dgn konsumen... ane pikir kita bisa liat crisis management nya si toyota dan honda... ini yg bikin biarpun ada produknya bermasalah tapi mereka pinter whitewashing di media... PR job matters.

urusan putujedak nya anki anf... mereka fast response bgt, jawabannya emang ngeselin "edukasi" tp stidaknya byk yang claim dan uda puas... walau ada jg yg blom puas. tp apa yang diberitain media, itu yang akan jadi persepsi masyarakat. dan dgn ini persepsi masyarakat toyota = fast response.

honda waktu kasus civic turbo overheating jg whitewashing di media dengan memenuhi permintaan tuker unit baru si penuntut... biarpun ada yg blom puas tp stidaknya trust masyarakat terjaga... si jonpis does the PR job well... persepsi masyarakat ahond tanggung jawab ama produknya, apalagi byk umumin recall.

yg ga puas dan komplen ke ahond toyota ? banyak. inget dl di awal di SM pada misuh-misuh jawaban toyota soal edukasi edukasi...

tp ngaruh ke penjualan? kaga. cuan jalan terusss... suara di SM mahh suara minor doank, kalah kenceng ama mainstream media. biarpun sebenernya pasti beberapa ATPM executives jg tau dan baca SM.

suka ga suka, itulah seninya berpolitik dan bisnis... media adl corong terpenting buat menggerakkan persepsi.
Last edited by ChZ on 01 Jun 2020, 23:24, edited 4 times in total.
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
User avatar
Herman7103
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1383
Joined: 03 Oct 2016, 06:17
Location: SOUTH SUMATRA
Daily Vehicle: All New Grand Livina CVT

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Herman7103 »

DOHC wrote:
pengendiesel wrote: 01 Jun 2020, 22:14
DOHC wrote: 01 Jun 2020, 21:43 saya sehh ga bakal komen terlalu berandai2 dgn teori2

tp yg bsa saya gambarin sbg ex user nissan yg ogah punya nissan lg, yah emang kualitas SDM dan mobil nya mmg caur, makanya ga heran pabrik nya tutup, datsun bangkrut, dsb

Pas lg hype dgn grand livina nya, kualitas mobil ga bsa djaga, terlalu banyak problem utk suatu mobil baru, dan dr pihak prinsipal ga ad upaya cepat utk recall atau tanggung jawab, musti proaktif nge cek sendiri kontek beres sendiri, kl ga yah mreka pura2 bego anggap ga ad apa2.. bahkan gen2 awal kualitas spare parts nya jg ampas.. bkin used car center tp ga brani beli barang sendiri dgn harga normal.. jd yah gmana mau bersaing dgn market leader yg ud lebi well established

honestly, saya malah kaget, ini brand masi exist ampe detik ini.. mungkin kedepan nya ga beda ama chevy atau ford (yg mungkin itu yg terbaik utk brand nissan dsini)

ngerebut posisi market leader emg ga gampang (dan mungkin mustahil kl cuman sekelas nissan), tp at least mreka bsa coba lah utk bangun pondasi kecil yg baik
idem om, ane dulu pelihara ogl. kebetulan mobil ane jarang rusak macam2 kayak punya om, servis juga dilayani dengan baik, bahkan sa yang kasih tau kalo shockbreaker belakang bocor dan diganti secara free.
cuma problemnya pas itu ada 2 :
- ngelitik forever
- tambah lama angka penjualan tambah turun dan gak ada model baru yang bisa menggebrak pasar. jadi ane ambil keputusan mending cepat2 dijual aja sebelum terlambat.
jadi ya...imho brand power masih sangat menentukan di market indo
mungkin biar adil

saya liat dr pihak nissan sendiri jg ad berbenah, terbukti dr testi user2 pemakai GL facelift ud jauh lebi minim problem, corong bensin pake yg plastik, bushing2 kaki2 yg ud beda, magnetic clutch dan selang ac jenis baru, parts kaki2 yg beberapa ud beda, bahkan ampe upgrade twin injector cvtc, cabut egr demi si gelitik forever itu

cuman yah rada telat, imej nya ud mulai kegerus dalam

kl dr kacamata awam saya, menjadi market leader itu berarti yah peka dan sigap thd customer, dan itu dibangun terus2an sepnajang waktu.. something yg nissan failed to do utk market sini, brapa taon tuh pemakai OGL awal yg dapet barang ampas baru bsa membuat mreka improve mobil nya
Benar product Nissan generasi terakhir sebelum discontinue dan ganti ke versi expander sudah ada improvement dibanding versi OGL yg ada beberapa problem, yg belum saya temui di versi ANGL setelah saya gunakan selama 6 tahun ini. Saya masih suka Nissan cars dan kalau pun nanti beli mobil lagi masih akan beli Nissan lagi dan ngak akan beli mobil merk lain wkwkwk. Market leader di sini memang baik edukasi custumernya, ini saya akui dan spare part nya memang sangat banyak dari OEM,.KW 1 sampai KW 7 juga ada wkwkwk.
:glodak:
HR15DE 2014
KielConstantine
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 904
Joined: 03 Jul 2013, 13:23
Location: Indonesia

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by KielConstantine »

Sudah saatnya nissan jadi kek mazda indon. Ambil niche market saja. Import model yg aneh2. Bring the fairlady, GT-R. Model2 yg estate. Full CBU. Pangkas semua biaya operasional yang ga penting.

Lupakanlah ngelawan toyota/honda yg emang jagonya mass product volume maker. Skarang memang masih ada Livina jelmaan xpander buat lawan. Seandainya suatu saat nyungsep. Udh lupain aja itu livindut.

Ga usah mimpi mau jadi market leader jualan masspro. Jadi niche market udh cukup banget dengan operasional perusahaan yg lebih ramping. Dengan gitu brand imagenya bakal lebih terangkat.
S̶h̶e̶e̶r̶ ̶D̶r̶i̶v̶i̶n̶g̶ ̶P̶l̶e̶a̶s̶u̶r̶e̶
Sheer Repairing Pleasure :big_smoking:
evanbngdor
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1930
Joined: 13 Sep 2015, 10:08

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by evanbngdor »

ChZ wrote: 01 Jun 2020, 23:10
DOHC wrote: 01 Jun 2020, 22:23 cuman yah rada telat, imej nya ud mulai kegerus dalam

kl dr kacamata awam saya, menjadi market leader itu berarti yah peka dan sigap thd customer, dan itu dibangun terus2an sepnajang waktu.. something yg nissan failed to do utk market sini, brapa taon tuh pemakai OGL awal yg dapet barang ampas baru bsa membuat mreka improve mobil nya
ini sama kayak waktu mereka improve datsun. cross itu enak, kualitasnya jauh di atas datgo lawas, mounting mesinnya lebih enak lbh ga geter-geter, dan multimedia nya canggih, lalu punya VSC. tp yahh udah kadung imej produknya rusak dari awal... selama 4 taun. 4 taun itu imej produk uda terbentuk dalem bgt di kepala konsumen...

mengenai peka dan sigap dgn konsumen... ane pikir kita bisa liat crisis management nya si toyota dan honda... ini yg bikin biarpun ada produknya bermasalah tapi mereka pinter whitewashing di media... PR job matters.

urusan putujedak nya anki anf... mereka fast response bgt, jawabannya emang ngeselin "edukasi" tp stidaknya byk yang claim dan uda puas... walau ada jg yg blom puas. tp apa yang diberitain media, itu yang akan jadi persepsi masyarakat. dan dgn ini persepsi masyarakat toyota = fast response.

honda waktu kasus civic turbo overheating jg whitewashing di media dengan memenuhi permintaan tuker unit baru si penuntut... biarpun ada yg blom puas tp stidaknya trust masyarakat terjaga... si jonpis does the PR job well... persepsi masyarakat ahond tanggung jawab ama produknya, apalagi byk umumin recall.

yg ga puas dan komplen ke ahond toyota ? banyak. inget dl di awal di SM pada misuh-misuh jawaban toyota soal edukasi edukasi...

tp ngaruh ke penjualan? kaga. cuan jalan terusss... suara di SM mahh suara minor doank, kalah kenceng ama mainstream media. biarpun sebenernya pasti beberapa ATPM executives jg tau dan baca SM.

suka ga suka, itulah seninya berpolitik dan bisnis... media adl corong terpenting buat menggerakkan persepsi.
Memang teori halo effect dari Thorndike itu benar adanya dan sangat mempengaruhi image di awal, dalam semua hal pasti begitu. Cuma image itu bisa berubah seiring waktu kalo yang bersangkutan melakukan hal-hal ubahan dalam hal positif/ke arah lebih baik.

Sayangnya dalam hal nissan&datsun ini, terlalu lama mereka membuat sebuah improvement di produknya. Alhasil yg tadinya halo effect nya itu normal, akhirnya jadi image permanen. Udah susah diubah.

Beda hal nya dengan toyota&daihatsu, apalagi kalo ngeliat perjalanan Avanza dr awal launching sampai facelift pertama. Itu ada beberapa improvement2 kecil&silent recall yang mungkin tidak disadari sama pengguna kecuali dari toyota nya sendiri yg menginfokan. Contohnya, tanpa ada publikasi, tau2 di tahun kedua penjualannya itu semua tipe avanza udah dilengkapi mud guard.
1995 - Toyota Great Corolla SEG 1.6 M/T
2013 - Toyota Grand New Kijang Innova G 2.5 M/T
2016 - Honda CRV 2.0 M/T
User avatar
12punch
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 121
Joined: 10 Apr 2019, 15:58
Location: Tangerang
Daily Vehicle: Ford Fiesta Sedan MK7 2012
Contact:

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by 12punch »

saham mitsubishi Global itu sudah dibeli Nissan kan ya?
rasanya berita2 seperti ini tidak akan mempanikkan wkwkwk Nissan aja ternyata yg punya saham mitsubishi skrg,
penjualan indonesia kayanya bagus2 aja di Mitsubishi, jadi Nissannya harusnya ikutan aman dong ya?
" In times of crisis, we stand united! “
User avatar
Herman7103
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1383
Joined: 03 Oct 2016, 06:17
Location: SOUTH SUMATRA
Daily Vehicle: All New Grand Livina CVT

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Herman7103 »

12punch wrote:saham mitsubishi Global itu sudah dibeli Nissan kan ya?
rasanya berita2 seperti ini tidak akan mempanikkan wkwkwk Nissan aja ternyata yg punya saham mitsubishi skrg,
penjualan indonesia kayanya bagus2 aja di Mitsubishi, jadi Nissannya harusnya ikutan aman dong ya?
Nissan kata CEO barunya konsent nya di China dan USA sementara Renault di Europe dan Africa serta Mitsu di Asean Market.
Nissan belum akan segera bangkrut karena penjualannya di China market YTD april 2020 masih top three diantara japan automaker. Aman.
Justru yg memprihatinkan penjualan mobil di dalam negeri yg bulan April tahun ini yg drop tinggal ribuan unit doank wkwkwk.
Screenshot_2020-06-02-10-12-16-920_com.android.browser.jpg
Screenshot_2020-06-02-10-12-16-920_com.android.browser.jpg (36.79 KiB) Viewed 80 times
:glodak:
HR15DE 2014
erwinign
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2490
Joined: 19 Apr 2014, 10:45
Location: SRG

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by erwinign »

Herman7103 wrote: 02 Jun 2020, 10:15
12punch wrote:saham mitsubishi Global itu sudah dibeli Nissan kan ya?
rasanya berita2 seperti ini tidak akan mempanikkan wkwkwk Nissan aja ternyata yg punya saham mitsubishi skrg,
penjualan indonesia kayanya bagus2 aja di Mitsubishi, jadi Nissannya harusnya ikutan aman dong ya?
Nissan kata CEO barunya konsent nya di China dan USA sementara Renault di Europe dan Africa serta Mitsu di Asean Market.
Nissan belum akan segera bangkrut karena penjualannya di China market YTD april 2020 masih top three diantara japan automaker. Aman.
Justru yg memprihatinkan penjualan mobil di dalam negeri yg bulan April tahun ini yg drop tinggal ribuan unit doank wkwkwk.
Screenshot_2020-06-02-10-12-16-920_com.android.browser.jpg
Nissan kl dari dulu di china sih oke terus om, terbukti disana yang namanya sylphy-pulsar-sentra-livina-livina geniss-xtrail itu buanyak banget disana. Dan livina pun sebenernya dikembangin buat pasar china awalnya
Don't Judge The Book By It's Cover
User avatar
Herman7103
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1383
Joined: 03 Oct 2016, 06:17
Location: SOUTH SUMATRA
Daily Vehicle: All New Grand Livina CVT

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Herman7103 »

erwinign wrote:
Herman7103 wrote: 02 Jun 2020, 10:15
12punch wrote:saham mitsubishi Global itu sudah dibeli Nissan kan ya?
rasanya berita2 seperti ini tidak akan mempanikkan wkwkwk Nissan aja ternyata yg punya saham mitsubishi skrg,
penjualan indonesia kayanya bagus2 aja di Mitsubishi, jadi Nissannya harusnya ikutan aman dong ya?
Nissan kata CEO barunya konsent nya di China dan USA sementara Renault di Europe dan Africa serta Mitsu di Asean Market.
Nissan belum akan segera bangkrut karena penjualannya di China market YTD april 2020 masih top three diantara japan automaker. Aman.
Justru yg memprihatinkan penjualan mobil di dalam negeri yg bulan April tahun ini yg drop tinggal ribuan unit doank wkwkwk.
Screenshot_2020-06-02-10-12-16-920_com.android.browser.jpg
Nissan kl dari dulu di china sih oke terus om, terbukti disana yang namanya sylphy-pulsar-sentra-livina-livina geniss-xtrail itu buanyak banget disana. Dan livina pun sebenernya dikembangin buat pasar china awalnya
Yup, Nissan Sylphy YTD April 2020 masih menduduki puncak dari segi total sales untuk period Jan-Apr 2020 setahu saya. Tahun lalu penjualan terbanyak masih dikuasai VW lavida.
Nissan cukup berhasil di China market, dan tidak berhasil di Indo Market wkwkwk.
:glodak:
HR15DE 2014
erwinign
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2490
Joined: 19 Apr 2014, 10:45
Location: SRG

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by erwinign »

Herman7103 wrote: 02 Jun 2020, 10:58
erwinign wrote:
Herman7103 wrote: 02 Jun 2020, 10:15 Nissan kata CEO barunya konsent nya di China dan USA sementara Renault di Europe dan Africa serta Mitsu di Asean Market.
Nissan belum akan segera bangkrut karena penjualannya di China market YTD april 2020 masih top three diantara japan automaker. Aman.
Justru yg memprihatinkan penjualan mobil di dalam negeri yg bulan April tahun ini yg drop tinggal ribuan unit doank wkwkwk.
Screenshot_2020-06-02-10-12-16-920_com.android.browser.jpg
Nissan kl dari dulu di china sih oke terus om, terbukti disana yang namanya sylphy-pulsar-sentra-livina-livina geniss-xtrail itu buanyak banget disana. Dan livina pun sebenernya dikembangin buat pasar china awalnya
Yup, Nissan Sylphy YTD April 2020 masih menduduki puncak dari segi total sales untuk period Jan-Apr 2020 setahu saya. Tahun lalu penjualan terbanyak masih dikuasai VW lavida.
Nissan cukup berhasil di China market, dan tidak berhasil di Indo Market wkwkwk.
Buat merk jepang disana lbh tepatnya stabil sih om kl nissin, krn juga dibawah payung dongfeng nissan (sama kaya honda, sokon disana). Tapi memang best selling disana tetep VW yg sikat semuanya. Kl toyota, kaya alphard-crown-camry itu masih lumayan sering liat. Honda, yg pasti itu CRV-avancier-HRV itu banyak (terutama CRV itu banyak banget)
Don't Judge The Book By It's Cover
Post Reply