Pabrik Nissan Indonesia tutup

Berita atau peristiwa yang berhubungan dengan dunia otomotif, silakan bahas disini...

Moderators: FRD, y_anjasrana, artoodetoo, b8099ok, F 272, ginting

Forum rules
Please include all reference link used on the topic.
aryoajiwibowo
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 93
Joined: 12 Feb 2016, 14:50

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by aryoajiwibowo »

Yang jd pertanyaan knpa indo selalu kalah dg thailand dimana mereka jd basis produksi asean ya..... Pdhl market kita besar lo sebelom covid sih
:big_smoking:
garduinduk
New Member of Junior Mechanic
New Member of Junior Mechanic
Posts: 19
Joined: 07 Aug 2016, 14:56

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by garduinduk »

Infonya pabrik Nissan ini akan dipakai Mitsubishi?
User avatar
Pugman
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1375
Joined: 16 Aug 2014, 11:39

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Pugman »

Saya cuma mau bilang, bahwa produsen otomotif non market leader di Indonesia punya virus mematikan, namanya Virus Bosan. Ya konsumen yang beli produknya lebih gampang bosan (dengan berbagai macam alasan) dibandingkan sama Toyota, ga tau kenapa dan memang hanya Toyota yang punya Anti virus ini.
Apalagi untuk Brand mobil diluar Top 5 di Indonesia, dan memang mereka perlu usaha yang lebih untuk menjaga Awareness. Cara yang mungkin ya harus lebih sering update produk entah nambah varian, facelift atau buat produk all new, Jadi supaya sering diliput.
Wuling sejauh ini cukup baik dalam menjaga Awareness dengan meluncurkan produk secara bertahap juga varian-varian tidak diluncurkan sekaligus. Mulai dari Confero, Cortez lalu Almaz mereka kenalkan satu persatu.
Confero yang baru diluncurkan 2 tahun lalu, hari ini saja sudah cukup redup eksistensinya, hype nya sudah lewat. Mau tidak mau harus ada yang di refresh, entah facelift atau tambah varian baru, mungkin matic dengan CVT? Dan telat sedikit saja, saya yakin tak lama Confero akan tidak terdengar lagi penjualannya.
Parahnya adalah Nissan lebih slow respon dalam update produk, kalau dibilang lagi krisis nyatanya Nissan bisa beli Mitsubishi, secara globalpun saya anggap Nissan tidak dalam kompetisi yang baik, bahkan Toyota jauh lebih agresif, Honda dan Mazda juga cukup sering update produk mereka.
Semoga setelah masa transisi join antara Nissan Mitsubishi, mereka bisa lebih lincah.
rakyatwkwkland
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 96
Joined: 01 Sep 2019, 16:45
Location: Jekardah
Daily Vehicle: K15B-4AT

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by rakyatwkwkland »

aryoajiwibowo wrote: 30 May 2020, 20:24 Yang jd pertanyaan knpa indo selalu kalah dg thailand dimana mereka jd basis produksi asean ya..... Pdhl market kita besar lo sebelom covid sih
Kenapa indo selalu kalah dgn thailand dalam hal basis produksi di ASEAN, kalo nurut nubie sih karena selera pasarnya. Kalo thai kan seleranya dcab, suv ladder dan monocoque, sedan, dan hatchback yg mana kebanyakan jenis mobil tsb sesuai dgn selera kebanyakan negara lain di dunia, sedangkan indo selera pasarnya adl mpv/minibus yg mana jenis mobil itu bukan selera kebanyakan pasar negara2 di dunia. SUV/crossover juga lumayan sih, tapi sptnya mungkin pangsa pasarnya masih kalah dengan di thai DM. Jadi mau kita penjualan sebesar apapun toh yg laris di sini MPV, jadinya ya paling cuma jadi basis produksi MPV aja. Sedangkan yang laris di dunia macam sedan, hatchback, dan crossover masih kalah laris di sini, jadinya jarang ada yg diproduksi di sini. Kl sedan setau ane yg diproduksi di sini kl jepangan paling macam vios aja, sisanya eropaan yg skd macam mercy ato biem. Kl suv/crossover paling juga cuma macam hrv, crv, pajero, fortuner, rushter, sama suv brand china. Sisanya kebanyakan CBU. :off_no:

Sekian pendapat dr nubie, ini salah satunya juga yg sy baca dari artikel berita online. :mky_08:
Zaxis
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 727
Joined: 07 Dec 2016, 16:34

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Zaxis »

Dah paling bener beli wuling aja ada pabrik nya disini
Pboyz97
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2605
Joined: 09 Oct 2016, 22:14
Location: East Jakarta
Daily Vehicle: CX5 Elite 2018

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Pboyz97 »

Judulnya ambigu nih, harusnya Nissan Tutup Pabrik di Indonesia. Karena ATPM Nissan blm cabut kek Datsun sama Chevy, cuma tutup pabriknya doang, itupun udh dari bulan maret yg lalu. Jadi Nissan indo gak tutup, cuma produknya aja bakal CBU semua dari Thailand dan jepang, kecuali livina, karena emg numpang sm xpander di pabriknya mitsu

Jadi buat om TS, keep aja livinanya , apalgi masih enak dan blm ada jajan aneh2 kek matic dll. Buat jangka panjang sepertinya masih aman kok, kalo jual, livina emg dari dulu pasarannya ancur dibanding LMPV jepang lainnya. Tapi buat jaga2, mulai cari2 bengkel spesialis nissan, karena pasti lebih murah dibanding beres

Semoga aja Nissan gak bernasib sama seperti datsun dan chevy, tapi dengan rincian jualan bulan ini cuma 58 unit secara keseluruhan kok jadi ragu ya, susah buat survive disini. Semoga aja NMI cepet tobat dengan gak terus terusan males upgrade spek produknya biar tetep dicintai loyalis dan konsumennya
Last edited by Pboyz97 on 31 May 2020, 11:59, edited 1 time in total.
Past:
1NZFE 4AT / L15A 5AT / K24Z1 5AT / 2.0 Skyactiv 6AT / 4A91 4AT / 2NRFE CVT / K3VE 5MT / 1NRVE 5MT

Now:
2.5 SKYACTIV - G 6AT / 1.5 VTEC Turbo CVT / L15Z1 CVT
Pboyz97
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2605
Joined: 09 Oct 2016, 22:14
Location: East Jakarta
Daily Vehicle: CX5 Elite 2018

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Pboyz97 »

Zaxis wrote: 31 May 2020, 10:06 Dah paling bener beli wuling aja ada pabrik nya disini
Gak jaminan lho ada pabrik disini bakal bertahan lama, contohnya datsun sm chevy, biarpun punya pabrik di indo gak jaminan life existence ATPMnya panjang, paling bener beli mobil yg udh teruji realibility dan ASS nya aja di Indo, serta udh punya pabrik disini

Kalo wuling kok saya masih kurang yakin ya, harus dilihat lagi 1-2 kedepan bagaimana realibilitynya , bukan maksud menjelek2an mobcin, cuma melihat fakta masa lalu kalo mobcin punya kesan yg kurang baik dimata org Indo seperti gelly , cherry, dan ZNA, wuling dan DFSK perlu usaha keras buat membuktikan realibility dan life exixtance ATPM nya di Indo, biar org pada percaya sm mobcin, walaupun saya akui wuling dan DFSK punya value for money dibanding rivalnya dari jepang berkat fitur, BQ dan kenyamanannya, tapi sorry to say , perlu pembuktian 1-2 tahun lagi untuk melihat seberapa awet mobil ini jika dipakai di Indo, semoga saja tetap eksis dan tidak bernasib seperti datsun, chevy ,gelly, ZNA ,dan Cherry
Past:
1NZFE 4AT / L15A 5AT / K24Z1 5AT / 2.0 Skyactiv 6AT / 4A91 4AT / 2NRFE CVT / K3VE 5MT / 1NRVE 5MT

Now:
2.5 SKYACTIV - G 6AT / 1.5 VTEC Turbo CVT / L15Z1 CVT
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10702
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by ChZ »

Pugman wrote: 30 May 2020, 23:48 Saya cuma mau bilang, bahwa produsen otomotif non market leader di Indonesia punya virus mematikan, namanya Virus Bosan. Ya konsumen yang beli produknya lebih gampang bosan (dengan berbagai macam alasan) dibandingkan sama Toyota, ga tau kenapa dan memang hanya Toyota yang punya Anti virus ini.
Apalagi untuk Brand mobil diluar Top 5 di Indonesia, dan memang mereka perlu usaha yang lebih untuk menjaga Awareness. Cara yang mungkin ya harus lebih sering update produk entah nambah varian, facelift atau buat produk all new, Jadi supaya sering diliput.
Wuling sejauh ini cukup baik dalam menjaga Awareness dengan meluncurkan produk secara bertahap juga varian-varian tidak diluncurkan sekaligus. Mulai dari Confero, Cortez lalu Almaz mereka kenalkan satu persatu.
Confero yang baru diluncurkan 2 tahun lalu, hari ini saja sudah cukup redup eksistensinya, hype nya sudah lewat. Mau tidak mau harus ada yang di refresh, entah facelift atau tambah varian baru, mungkin matic dengan CVT? Dan telat sedikit saja, saya yakin tak lama Confero akan tidak terdengar lagi penjualannya.
Parahnya adalah Nissan lebih slow respon dalam update produk, kalau dibilang lagi krisis nyatanya Nissan bisa beli Mitsubishi, secara globalpun saya anggap Nissan tidak dalam kompetisi yang baik, bahkan Toyota jauh lebih agresif, Honda dan Mazda juga cukup sering update produk mereka.
Semoga setelah masa transisi join antara Nissan Mitsubishi, mereka bisa lebih lincah.
tahapan product life cycle ini paling dasar dalam proses jual-menjual barang... ane yakin eksekutif marketing batumakam pasti ngerti bgt soal ini.

knp ada itungan 5 taonan atau 7 taon ganti model, itu jg pasti ad product life cycle nya. facelift-facelift ga penting itu kadang utk menjaga cycle ini sebelum konsumen jenuh, krn ngembangin 1 model baru itu butuh biaya dan waktu lama sblm rilis pasar.

sbnrnya produk atoyot dan batumakam itu sama-sama tuanya loh, stidaknya produk yang laris. GL keluar 2007 baru ganti model 2019, Serena 2004 - 2013. Innova keluar 2004 baru ganti model 2015. Avanza 2003 - 2011. Fortuner 2005 - 2016.

batu makam sbnrnya jago bikin market baru, tp ga fokus. skali berhasil dapet market ga dipertahanin. livina, juke, xtrail, maret... smua pernah jd market leader di segmennya

strateginya mao ekspansi terus, ibarat perang ud nguasain 1 daerah tp kaga dipertahanin malah sibuk invasi sono-sini, pertahanannya blm diperkuat, ya direbut lagi lahh... makany produk batu makam itu sangat buanyak tp ga ad yang sukses bertahan lama, ane ampe bingung liat pricelist batu makam bused produk banyak gini tp knp ama wuling aja keok yak...

atoyot sebenernya jg produknya banyak, tp ibarat kata doi punya kota-kota utama buat jd stronghold, defense nya diperkuat... dan itu yg dipertahanin terus. yg laen cm buat tambahan. yg stronghold nya bgitu uda mao runtuh, uda bangun benteng baru lagi.

batu makam merasa ud legowo ga ada plan buat antisipasi upcoming threat macem kompetitor baru dan produk baru dr kompetitor lama. batu makam dan produk-produk gurem lain misalnya chevy itu kekurangan cult follower a.k.a fanbase, fanbase nya cuma rame di medsos a.k.a tim mendang mending.

smentara atoyot, ahond, sisuka, itu punya fanbase kuat. ke depannya mazdut yang bakal punya fanbase kuat, dan wuling. fanbase kuat yg dijaga loyalitasnya biasa susah berpaling ke lain hati... tilu berlian ? fanbase nya kuat di truk... contoh fanbase kuat adalah ketika ada orang pake kijang bergenerasi-generasi gak bosen-bosen... fenomena gini jarang bgt di batumakam.

+ public speaking nya atoyot dan media coverage nya lebih kenceng atoyot... bandingin kasus putujedak vs kasus nissin maret boros yg berlarut-larut...

kasus putujedak byk yang berakhir memuaskan biarpun ga dkit juga yg masih kecewa. kasus nissin maret boros, ntu user yang pake baju tulisan nissin maret boros keliaran jg dibiarin aja... ya makin jatoh lah ntu reputasi merek, walo yg keliaran dibilang kek orang gila ama netijen.
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
Astargea
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 240
Joined: 31 Mar 2018, 21:14

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Astargea »

aryoajiwibowo wrote: 30 May 2020, 20:24 Yang jd pertanyaan knpa indo selalu kalah dg thailand dimana mereka jd basis produksi asean ya..... Pdhl market kita besar lo sebelom covid sih
Market sudah established dan gampang jualan disana, gak harus bikin produk baru kayak disini. Tinggal ambil sedan atau HB dari market lain, bikin disana, jual pasti laku. Disini kalo praktiknya kayak gitu berat, buktinya dari 20 mobil terlaris di Indonesia di 2019 yang produk global cuma bisa dihitung jari
User avatar
walid_007
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2927
Joined: 30 Mar 2013, 07:52
Location: pekalongan, indonesia

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by walid_007 »

Salah satu blunder nya yakni buat datsun .. langsung deh ma sama lagi dealernya ma nissan ... Org yg dateng ke dealer kek lgsg ilfill lah..

Harusnya malah nissan showoff product2 kek GTR suntik in ke bbrp dealer... Buat dealer/showroom juga jangan jadi 1 sama bengkel.. perlu split apalagi kek di kota2 gede yg dah terlalu byk dealer nya

Buat dealer yg mewah.. n looks exclusive
Klo perlu belajar ma lexus tuh sales2 nya... Bukan asal terima doang imho cmn sales astra grup dan mb lah yg kelihatan professional..
Image

LGX
the legend of toyota
User avatar
Pugman
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1375
Joined: 16 Aug 2014, 11:39

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Pugman »

ChZ wrote: 31 May 2020, 12:58
Pugman wrote: 30 May 2020, 23:48 Saya cuma mau bilang, bahwa produsen otomotif non market leader di Indonesia punya virus mematikan, namanya Virus Bosan. Ya konsumen yang beli produknya lebih gampang bosan (dengan berbagai macam alasan) dibandingkan sama Toyota, ga tau kenapa dan memang hanya Toyota yang punya Anti virus ini.
Apalagi untuk Brand mobil diluar Top 5 di Indonesia, dan memang mereka perlu usaha yang lebih untuk menjaga Awareness. Cara yang mungkin ya harus lebih sering update produk entah nambah varian, facelift atau buat produk all new, Jadi supaya sering diliput.
Wuling sejauh ini cukup baik dalam menjaga Awareness dengan meluncurkan produk secara bertahap juga varian-varian tidak diluncurkan sekaligus. Mulai dari Confero, Cortez lalu Almaz mereka kenalkan satu persatu.
Confero yang baru diluncurkan 2 tahun lalu, hari ini saja sudah cukup redup eksistensinya, hype nya sudah lewat. Mau tidak mau harus ada yang di refresh, entah facelift atau tambah varian baru, mungkin matic dengan CVT? Dan telat sedikit saja, saya yakin tak lama Confero akan tidak terdengar lagi penjualannya.
Parahnya adalah Nissan lebih slow respon dalam update produk, kalau dibilang lagi krisis nyatanya Nissan bisa beli Mitsubishi, secara globalpun saya anggap Nissan tidak dalam kompetisi yang baik, bahkan Toyota jauh lebih agresif, Honda dan Mazda juga cukup sering update produk mereka.
Semoga setelah masa transisi join antara Nissan Mitsubishi, mereka bisa lebih lincah.
tahapan product life cycle ini paling dasar dalam proses jual-menjual barang... ane yakin eksekutif marketing batumakam pasti ngerti bgt soal ini.

knp ada itungan 5 taonan atau 7 taon ganti model, itu jg pasti ad product life cycle nya. facelift-facelift ga penting itu kadang utk menjaga cycle ini sebelum konsumen jenuh, krn ngembangin 1 model baru itu butuh biaya dan waktu lama sblm rilis pasar.

sbnrnya produk atoyot dan batumakam itu sama-sama tuanya loh, stidaknya produk yang laris. GL keluar 2007 baru ganti model 2019, Serena 2004 - 2013. Innova keluar 2004 baru ganti model 2015. Avanza 2003 - 2011. Fortuner 2005 - 2016.

batu makam sbnrnya jago bikin market baru, tp ga fokus. skali berhasil dapet market ga dipertahanin. livina, juke, xtrail, maret... smua pernah jd market leader di segmennya

strateginya mao ekspansi terus, ibarat perang ud nguasain 1 daerah tp kaga dipertahanin malah sibuk invasi sono-sini, pertahanannya blm diperkuat, ya direbut lagi lahh... makany produk batu makam itu sangat buanyak tp ga ad yang sukses bertahan lama, ane ampe bingung liat pricelist batu makam bused produk banyak gini tp knp ama wuling aja keok yak...

atoyot sebenernya jg produknya banyak, tp ibarat kata doi punya kota-kota utama buat jd stronghold, defense nya diperkuat... dan itu yg dipertahanin terus. yg laen cm buat tambahan. yg stronghold nya bgitu uda mao runtuh, uda bangun benteng baru lagi.

batu makam merasa ud legowo ga ada plan buat antisipasi upcoming threat macem kompetitor baru dan produk baru dr kompetitor lama. batu makam dan produk-produk gurem lain misalnya chevy itu kekurangan cult follower a.k.a fanbase, fanbase nya cuma rame di medsos a.k.a tim mendang mending.

smentara atoyot, ahond, sisuka, itu punya fanbase kuat. ke depannya mazdut yang bakal punya fanbase kuat, dan wuling. fanbase kuat yg dijaga loyalitasnya biasa susah berpaling ke lain hati... tilu berlian ? fanbase nya kuat di truk... contoh fanbase kuat adalah ketika ada orang pake kijang bergenerasi-generasi gak bosen-bosen... fenomena gini jarang bgt di batumakam.

+ public speaking nya atoyot dan media coverage nya lebih kenceng atoyot... bandingin kasus putujedak vs kasus nissin maret boros yg berlarut-larut...

kasus putujedak byk yang berakhir memuaskan biarpun ga dkit juga yg masih kecewa. kasus nissin maret boros, ntu user yang pake baju tulisan nissin maret boros keliaran jg dibiarin aja... ya makin jatoh lah ntu reputasi merek, walo yg keliaran dibilang kek orang gila ama netijen.
Nah betul, itu dia yang saya bilang, Toyota Punya anti virus bosen untuk konsumennya. Produk Toyota malah lebih tua dari Nissan, tapi bisa konsisten di banyak hal. Mungkin Nissan ini Ibarat Yamaha kalau di Roda 2, buka banyak segmen baru, tapi kurang pandai menjaga produk akhirnya ditelikung lagi sama Honda..
Untung saja Yamaha sedikit berubah akhir-akhir ini sehingga bisa bertahan.
Nissan memang bener jago juga bikin segmen baru, tapi seperti sampeyan bilang mereka lengah menjaga produknya,
Terano dan X-trail itu menurut saya awal mula SUV jadi booming.
Juke bahkan awal mula bentuk aneh dan letak lampu ga lazim yang sekarang malah jadi tren
Serena juga sebenarnya awal mula populernya medium mpv boxy.
Grand Livina juga sebenarnya awal mula mpv yang punya desain cantik luar dalam dan value tinggi.
Datgo bahkan jadi LCGC 5+2 yang paling value
Teana udah bagus juga ga segera diupgrade padahal punya Altima yang udah keren
mike22
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1236
Joined: 15 Nov 2010, 17:28
Daily Vehicle: K24 RM3

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by mike22 »

Salahnya sih dulu kiblatnya ke merk sebelah yg "produksi massal" tp waktu itu engga siap sm aftersalesnya, jadi banyak konsumen yg pada tahun ke 4-5 saat ganti mobil ya balik lagi ke merk sebelah for the sake of peace of mind.
Merk T & H cukup pintar bikin konsumen repeat order, apalagi suka ada improvement+facelift.
Takutnya merk lainnya jg nyusul si batumakam gara2 korona sih.
User avatar
Herman7103
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1383
Joined: 03 Oct 2016, 06:17
Location: SOUTH SUMATRA
Daily Vehicle: All New Grand Livina CVT

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Herman7103 »

Pabrik Nissan boleh tutup tapi untuk 2021 akan ada beberapa model yang diupdate

https://m.youtube.com/watch?v=KK9xYcUBikE

https://m.youtube.com/watch?v=aiqOLRJi7nU#

Semoga harganya saat masuk Indonesia masih masuk akal.
Masih ngarep.com
:glodak:
HR15DE 2014
Shonen
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 551
Joined: 27 Jan 2013, 20:34

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Shonen »

Nissan makin ancur aja abis carlos ghosn diburu terbukti citranya ancur di seluruh dunia...kalo soal bisnis di indo si namanya bukan pemimpin pasar ga bsa selamat lah kalo dalemnya jg bobrok untuk tata kelolanya...harga ga bakal semurah pemimpin pasar ya taulah dsini gmn...lobi2 dkk..klo ga ada fulus ya semua ga bakal jalan tambah lagi iklim di indo buruh, pabrik, pungli dkk..bbrp pabrik besar bukan cuma mobil lagi mikir untuk pindahin pabriknya ke vietnam krn pemerintah kasih insentif dan skema pajaknya lebih reasonable utk jadi basis produksi..cth liat aja demo2 buruh..di vietnam mana ada demo setaon sekali..minta naik 20 sampe 40 persen...klo yg masi produksi krn mikir jadi market leader tapi yg non market leader ga ada alasan utk produksi ke depan...cth h miring niat mau inves miliaran dolar tapi sampe skrg pabriknya ga perna jadi...jualan sepi sunyi senyap...
hotoriii
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 66
Joined: 09 Jan 2020, 12:59
Location: Indonesia
Daily Vehicle: Toyota

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by hotoriii »

turut berduka untuk mereka2 yg cari makan di lingkungan pabrik roda empat nissan ...
gpp sih mayoritas merk roda empat jd domain importir selama biaya2 yg bikin mahal itu hilang, toh skarang bisnis roda tiga viar meningkat kan, kalau indonesia belum bisa memajukan roda empat ya bisa dimulai roda tiga dulu pelan2, roda empat domainnya bisnis2 independen dulu saja ...
dinikmati dan santai sj sperti di pantai hidup disini, memang hidup di indonesia harus pelan2 progressnya ...
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10702
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by ChZ »

Pugman wrote: 31 May 2020, 16:17
Nah betul, itu dia yang saya bilang, Toyota Punya anti virus bosen untuk konsumennya. Produk Toyota malah lebih tua dari Nissan, tapi bisa konsisten di banyak hal. Mungkin Nissan ini Ibarat Yamaha kalau di Roda 2, buka banyak segmen baru, tapi kurang pandai menjaga produk akhirnya ditelikung lagi sama Honda..
Untung saja Yamaha sedikit berubah akhir-akhir ini sehingga bisa bertahan.
Nissan memang bener jago juga bikin segmen baru, tapi seperti sampeyan bilang mereka lengah menjaga produknya,
polanya seperti.... katakan ane user juki 2011... ud 5 taon nih bosen mao ganti. mau ke nissan lagi... juki modelnya masih sama-sama aj. sementara di ahond ada haerpi, mazdut ada cx3.

masa mao ganti juki baru yg model nya sama persis... hahahahha.

ganti innova 2004 ke GNKI aj masih keliatan beda mukanya.
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
User avatar
dieselkiki
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 560
Joined: 24 Oct 2008, 17:42

Re: Nissan indonesia tutup

Post by dieselkiki »

FU27 wrote: 30 May 2020, 09:15 No hope lah pabrikan satu ini. Prinsipalnya ga jelas kebijakannya. Belum lagi dramanya sama Mr. Bean.

Tapi klo operasional sih ga tutup. Cuma pabrik aja yang tutup. Jadi semua produk (kecuali Livina yang dibuat di mitsubishi) CBU
wkwkwkw.....mr.bean tepuk tangan bleh. minimal ketawa seneng dikit
- faith humanity freedom -
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3015
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by kunaskun »

Pugman wrote: 30 May 2020, 23:48 Saya cuma mau bilang, bahwa produsen otomotif non market leader di Indonesia punya virus mematikan, namanya Virus Bosan. Ya konsumen yang beli produknya lebih gampang bosan (dengan berbagai macam alasan) dibandingkan sama Toyota, ga tau kenapa dan memang hanya Toyota yang punya Anti virus ini.
Apalagi untuk Brand mobil diluar Top 5 di Indonesia, dan memang mereka perlu usaha yang lebih untuk menjaga Awareness. Cara yang mungkin ya harus lebih sering update produk entah nambah varian, facelift atau buat produk all new, Jadi supaya sering diliput.
Wuling sejauh ini cukup baik dalam menjaga Awareness dengan meluncurkan produk secara bertahap juga varian-varian tidak diluncurkan sekaligus. Mulai dari Confero, Cortez lalu Almaz mereka kenalkan satu persatu.
Confero yang baru diluncurkan 2 tahun lalu, hari ini saja sudah cukup redup eksistensinya, hype nya sudah lewat. Mau tidak mau harus ada yang di refresh, entah facelift atau tambah varian baru, mungkin matic dengan CVT? Dan telat sedikit saja, saya yakin tak lama Confero akan tidak terdengar lagi penjualannya.
Parahnya adalah Nissan lebih slow respon dalam update produk, kalau dibilang lagi krisis nyatanya Nissan bisa beli Mitsubishi, secara globalpun saya anggap Nissan tidak dalam kompetisi yang baik, bahkan Toyota jauh lebih agresif, Honda dan Mazda juga cukup sering update produk mereka.
Semoga setelah masa transisi join antara Nissan Mitsubishi, mereka bisa lebih lincah.
DaiToyo itu punya resep jitu, mereka lebih tahu pasar di daerah seperti apa, ga jualan di kota besar tak masalah, karena di daerah tetap berkibar. karena mereka konsisten dari dulu membentuk pasar Indonesia. Makanya pameo soal bajaj dikasi merek toyota juga otomatis laku :big_biglaugh:

soal brand awareness menurut saya ga mesti juga. contoh Honda dan Suzuki, santai2 saja FL 2-3 tahun sekali. toh mereka tetap dicari. karena mereka exist, main di volume kecil tidak masalah, yang penting jualan. karena tau, ga mungkin menang lawan daitoyo2, curi2 market saja, yg penting pabrik jalan.

kalau dibalik ya seperti Hino atau Dyna. yang penting jualan, karena tahu percuma ga bisa lawan palkon = pala koneng. :big_biglaugh:

Dan NMI sejak awal dibawah bendera Indomobil. ga berdiri sendiri. dari dulu hobi bikin marketing dan PR blunder. lihat saja user livina, dari awal sampe ganti generasi pun penyakit tetap sama: fuel gauges karena fuel pump ngaco. blunder ekspansi pabrik khusus Nissan Evalia = NV200 karena yakin produk global jadi pasti diterima Indo sebagai passenger car boxy. terus heboh soal nissan march yang pake stiker mobil ini boros walau banyak cerita soal "udang di balik batu". terus gimana terjun bebasnya Xtrail yang sempet sikut2an dengan CRV, atau Livina yg dipoles sedemikian rupa jadi lawan Innova bukan Avanza.

kebiasaan suzuki dibawa2 juga ke Nissan, soal males promo terutama. launching, hype, laku, uda didiemin aja mati sendiri, tar kelabakan baru FL, hype dikit, tetep ga laku2 banget, terus nyerah, didiemin aja, tau2 ganti generasi atau discontinue. gitu saja terus.
User avatar
Pugman
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1375
Joined: 16 Aug 2014, 11:39

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Pugman »

kunaskun wrote: 31 May 2020, 22:02
Pugman wrote: 30 May 2020, 23:48 Saya cuma mau bilang, bahwa produsen otomotif non market leader di Indonesia punya virus mematikan, namanya Virus Bosan. Ya konsumen yang beli produknya lebih gampang bosan (dengan berbagai macam alasan) dibandingkan sama Toyota, ga tau kenapa dan memang hanya Toyota yang punya Anti virus ini.
Apalagi untuk Brand mobil diluar Top 5 di Indonesia, dan memang mereka perlu usaha yang lebih untuk menjaga Awareness. Cara yang mungkin ya harus lebih sering update produk entah nambah varian, facelift atau buat produk all new, Jadi supaya sering diliput.
Wuling sejauh ini cukup baik dalam menjaga Awareness dengan meluncurkan produk secara bertahap juga varian-varian tidak diluncurkan sekaligus. Mulai dari Confero, Cortez lalu Almaz mereka kenalkan satu persatu.
Confero yang baru diluncurkan 2 tahun lalu, hari ini saja sudah cukup redup eksistensinya, hype nya sudah lewat. Mau tidak mau harus ada yang di refresh, entah facelift atau tambah varian baru, mungkin matic dengan CVT? Dan telat sedikit saja, saya yakin tak lama Confero akan tidak terdengar lagi penjualannya.
Parahnya adalah Nissan lebih slow respon dalam update produk, kalau dibilang lagi krisis nyatanya Nissan bisa beli Mitsubishi, secara globalpun saya anggap Nissan tidak dalam kompetisi yang baik, bahkan Toyota jauh lebih agresif, Honda dan Mazda juga cukup sering update produk mereka.
Semoga setelah masa transisi join antara Nissan Mitsubishi, mereka bisa lebih lincah.
DaiToyo itu punya resep jitu, mereka lebih tahu pasar di daerah seperti apa, ga jualan di kota besar tak masalah, karena di daerah tetap berkibar. karena mereka konsisten dari dulu membentuk pasar Indonesia. Makanya pameo soal bajaj dikasi merek toyota juga otomatis laku :big_biglaugh:

soal brand awareness menurut saya ga mesti juga. contoh Honda dan Suzuki, santai2 saja FL 2-3 tahun sekali. toh mereka tetap dicari. karena mereka exist, main di volume kecil tidak masalah, yang penting jualan. karena tau, ga mungkin menang lawan daitoyo2, curi2 market saja, yg penting pabrik jalan.

kalau dibalik ya seperti Hino atau Dyna. yang penting jualan, karena tahu percuma ga bisa lawan palkon = pala koneng. :big_biglaugh:

Dan NMI sejak awal dibawah bendera Indomobil. ga berdiri sendiri. dari dulu hobi bikin marketing dan PR blunder. lihat saja user livina, dari awal sampe ganti generasi pun penyakit tetap sama: fuel gauges karena fuel pump ngaco. blunder ekspansi pabrik khusus Nissan Evalia = NV200 karena yakin produk global jadi pasti diterima Indo sebagai passenger car boxy. terus heboh soal nissan march yang pake stiker mobil ini boros walau banyak cerita soal "udang di balik batu". terus gimana terjun bebasnya Xtrail yang sempet sikut2an dengan CRV, atau Livina yg dipoles sedemikian rupa jadi lawan Innova bukan Avanza.

kebiasaan suzuki dibawa2 juga ke Nissan, soal males promo terutama. launching, hype, laku, uda didiemin aja mati sendiri, tar kelabakan baru FL, hype dikit, tetep ga laku2 banget, terus nyerah, didiemin aja, tau2 ganti generasi atau discontinue. gitu saja terus.
Nah itu dia Om, Honda dan Suzuki itu lebih rajin facelift daripada Nissan, bahkan Toyota yang ibarat kata ada di atas angin aja cekatan banget, kita lihat aja begitu Avanza di hajar Es blender, ga lama facelift muncul dengan fitur yang meningkat pesat, biarpun ya cuma begitu-begitu aja, at least mereka kasih perlawanan. Mazda yang pasarnya jauh lebih kecil aja bolak-balik kasih model baru yang bahkan bisa dibilang full fitur. All new Mazda 3 aja berani jual ga lama dari global rilis.
Nissan udah dihajar kanan kiri depan belakang masih adem ayem aja.
Saya juga ga paham kulturnya Indomobil, Seperti ga punya nilai tawar terhadap prinsipal, Suzuki R2 saja memprihatinkan padahal mereka terkenal punya mesin bagus cuma desainnya aja yang ga masuk selera sini, Padahal Honda dan Yamaha Indonesia aja bisa bikin produk yang menyesuaikan selera sini seperti old R25 dan CBR250RR.
adty
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 907
Joined: 04 Sep 2014, 09:06

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by adty »

Selama bengkel non resmi andalan warga nissan di Kemayoran dan BSD tetap buka, ndak masalah :big_biglaugh:
Penikmat roti tawar beroda
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10702
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by ChZ »

Pugman wrote: 01 Jun 2020, 00:03
kunaskun wrote: 31 May 2020, 22:02
kebiasaan suzuki dibawa2 juga ke Nissan, soal males promo terutama. launching, hype, laku, uda didiemin aja mati sendiri, tar kelabakan baru FL, hype dikit, tetep ga laku2 banget, terus nyerah, didiemin aja, tau2 ganti generasi atau discontinue. gitu saja terus.
Saya juga ga paham kulturnya Indomobil, Seperti ga punya nilai tawar terhadap prinsipal, Suzuki R2 saja memprihatinkan padahal mereka terkenal punya mesin bagus cuma desainnya aja yang ga masuk selera sini, Padahal Honda dan Yamaha Indonesia aja bisa bikin produk yang menyesuaikan selera sini seperti old R25 dan CBR250RR.
blakangan cap S uda nyadar kesalahan ini dan mulai berbenah... stidaknya cap S produknya ga outdated-outdated amat dan mulai rajin keluarin produk baru tiap taon.

ane rasa si batumakam kepengaruh jg ama drama-drama prinsipal jd ga bisa kompak bikin grand plan ke depan. Ghosn emang baru dimakzulkan, tp menurut beberapa crita yang ane dnger, dramanya ud terjadi jauh sebelum itu... as early as ntu aliansi dimulai krn kultur france-japan beda jauh.
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
Zaxis
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 727
Joined: 07 Dec 2016, 16:34

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Zaxis »

Yah toyota emang pinter jual sesuai kebutuhan orang sini
Orang sini butuh nya mobil kuat tahan banting ga nyaman ga apa dibikin lah avanza
Bikin lagi mesin bisa minum solar busuk krn orang sini mau nya operasional cost murah
evanbngdor
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1930
Joined: 13 Sep 2015, 10:08

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by evanbngdor »

ChZ wrote: 01 Jun 2020, 09:08
Pugman wrote: 01 Jun 2020, 00:03
kunaskun wrote: 31 May 2020, 22:02
kebiasaan suzuki dibawa2 juga ke Nissan, soal males promo terutama. launching, hype, laku, uda didiemin aja mati sendiri, tar kelabakan baru FL, hype dikit, tetep ga laku2 banget, terus nyerah, didiemin aja, tau2 ganti generasi atau discontinue. gitu saja terus.
Saya juga ga paham kulturnya Indomobil, Seperti ga punya nilai tawar terhadap prinsipal, Suzuki R2 saja memprihatinkan padahal mereka terkenal punya mesin bagus cuma desainnya aja yang ga masuk selera sini, Padahal Honda dan Yamaha Indonesia aja bisa bikin produk yang menyesuaikan selera sini seperti old R25 dan CBR250RR.
blakangan cap S uda nyadar kesalahan ini dan mulai berbenah... stidaknya cap S produknya ga outdated-outdated amat dan mulai rajin keluarin produk baru tiap taon.

ane rasa si batumakam kepengaruh jg ama drama-drama prinsipal jd ga bisa kompak bikin grand plan ke depan. Ghosn emang baru dimakzulkan, tp menurut beberapa crita yang ane dnger, dramanya ud terjadi jauh sebelum itu... as early as ntu aliansi dimulai krn kultur france-japan beda jauh.
Setuju, kultur perancis&jepang itu bener2 beda. Jangankan perancis&jepang, perancis&hongkong aja beda jauh, padahal hongkong bisa dibilang ngga strict kayak jepang. Pengalaman di kantor saya sih gitu. Setiap kali petinggi2 itu meeting untuk atur strategi, ngga bisa klop, beda banget pandangan dan prioritasnya.

Perancis dalam ambil keputusan cenderung lebih berani dan instan, tidak berpikir panjang, dan lebih fokus ke citra, penampilan, hedonisme. Hari ini bilang A, bulan depan bilang B juga bisa.

Sedangkan Hongkong dalam ambil keputusan cenderung play safe dan memikirkan komprehensif yang lebih melihat banyak faktor dan lebih merata, tidak memfokuskan ke satu sektor. Kalaupun lebih memfokuskan satu sektor itu ya untuk sustainability perusahaan aja.
1995 - Toyota Great Corolla SEG 1.6 M/T
2013 - Toyota Grand New Kijang Innova G 2.5 M/T
2016 - Honda CRV 2.0 M/T
User avatar
Herman7103
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1383
Joined: 03 Oct 2016, 06:17
Location: SOUTH SUMATRA
Daily Vehicle: All New Grand Livina CVT

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by Herman7103 »

Sebenarnya pengalaman saya pribadi di mobil Nissan yg saya gunakan sekarang terbukti mesinnya kuat minum BBM premium tok tanpa additive aditive an terus selama 6 tahun ini tanpa masalah asal kita sebagai ownernya konsisten saja selalu ganti oli mesin dan filter olinya tiap 6 atau 7 bulan, aman di saya ngak pernah mogok atau rewel kok mesinnya. 6 tahun lebih saya piara Nissan All New Grand Livina, yg pernah saya ganti partsnya karena lifetime cuma lkaret wiper depan, aki, dan kanvas rem depan serta 1 bohlam LED saja, mah benar benar memuaskan karena biayanya benar benar ngak bikin dompetku tipis. Kedepan nanti harapan saya cuma kalau situasi dan kondisi keuangan yg saat ini lagi bangun rumah baru selesai dan sudah memungkinkan sih pengen beli Nissan Leaf EV. Saya pribadi ngak pernah berpikir mau beli merk lain lagi yg katanya lebih realible. Pengalaman pribadi adalah referensi terbaik yg kita miliki dibandingkan katanya katanya orang wkwkwk.
:glodak:
HR15DE 2014
aryoajiwibowo
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 93
Joined: 12 Feb 2016, 14:50

Re: Pabrik Nissan Indonesia tutup

Post by aryoajiwibowo »

Hmmm berarti nissan sudah lupa hakekat bisnis otomotif menggunakan culture bisnis jepang ya ...yg dikejar penguasaan market leader aja
:big_smoking:
Post Reply