SerayaMotor.com

Indonesian Automotive Discussion Forum
It is currently 24 Apr 2014, 22:10

All times are UTC + 7 hours





Post new topic Reply to topic  [ 403 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3, 4, 5 ... 17  Next
Author Message
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 10:41 
Offline
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
User avatar

Joined: 14 Mar 2007, 11:28
Posts: 889
Location: Jakarta
Lalu kenapa harus max torsi? Torsi artinya berapa besar kemampuan mesin yang sudah dihubungkan dgn gearbox yg memiliki ratio gigi tertentu dalam menggerakan mobil. Gigi Kalo kita ganti gigi sesuai dgn max torsi, mesin tidak bekerja lebih berat dalam menggerak mobil. Contohnya pada gigi 1 pada rpm 2000 kita dah ganti gigi ke 2. Karena torsi masih kurang dan ratio gigi tdk sesuai dgn kecepatan mobil yg ada, mesin akan berkerja ekstra dan ujung2nya boros dan bisa banting klep.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 10:45 
Offline
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
User avatar

Joined: 14 Mar 2007, 11:28
Posts: 889
Location: Jakarta
Lalu kenapa harus max torsi? Torsi artinya berapa besar kemampuan mesin yang sudah dihubungkan dgn gearbox yg memiliki ratio gigi tertentu dalam menggerakan mobil. Gigi Kalo kita ganti gigi sesuai dgn max torsi, mesin tidak bekerja lebih berat dalam menggerak mobil. Contohnya pada gigi 1 pada rpm 2000 kita dah ganti gigi ke 2. Karena torsi masih kurang dan ratio gigi tdk sesuai dgn kecepatan mobil yg ada, mesin akan berkerja ekstra dan ujung2nya boros dan bisa banting klep. Maka dgn max torsi ganti gigi mesin bekerja optimal dan tidak harus bekerja ekstra dlm menggerakkan mobil dan akhirnya irit.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 11:28 
Offline
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic

Joined: 22 Feb 2007, 11:31
Posts: 225
Bung Winata,

Saya juga masih bingung, mungkin ada yg bisa explain tentang bagaimana penggunaan rpm supaya dapat efisiensi konsumsi BBM, seperti yg dibilang kalo mau irit ganti gigi di rpm 4800, jadi kita harus geber mesin, apa itu tidak malah membuat boroos?? bung sithlord ato yg lain ada pendapat?


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 11:28 
Offline
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic

Joined: 30 Nov 2005, 18:44
Posts: 96
Turboman wrote:
andihp wrote:
Winata wrote:

bung winata,
Maksud saya bukan liat dimananya, tapi pertanyaan saya adalah darimana anda dapat angka mulai dari 4300 rpm baru ganti gigi kalo mau efisien, kenapa enggak 4500rpm atu 4200rpm misalnya?


Angka Max. Torque nya oom

Ganti gigi yg ideal di zona RPM sekitar max. Torque / at least 80% max torque

Dan utk cruising pun idealnya jikalau mesin berputar di sekitar daerah Max. Torque CMIIW

Hal ini juga relatif thd pembebanan, jikalau GVW mobil tdk begitu berat & dinaiki 1 orang maka zona range ganti gigi akan lebih flexible, krn mesin nggak begitu terbebani, tetapi jika seiring bertambahnya beban maka usahakan ganti gigi makin mendekati daerah Torsi maksimum.


Koreksi kalau salah.


Top banget penjelasannya bung Turboman (ndak spt tukang obat yg blm mampu membedakan CVTC/Continous Variable valve Timing Control dgn CVT/Continous Variable Transmision, untung saja Mr. Shiga ndak sempat baca :lol: ).

Cuman mau nambahin sedikit aza mengenai cara pengendaraan mobil dgn transmisi CVT yg lebih efisien/hemat bahan bakar, coba simak pengalamannya di http://motoring.asia1.com.sg/cgi-bin/mo ... p=1#000000
Ternyata pengendaraan mobil dgn transmisi CVT akan lebih hemat bensin (13-14 km/liter) saat dijalankan dgn torsi yg lebih tinggi (rpm 2500 keatas) dibandingkan klu dijalankan lebih lambat dgn menjaga putaran mesin < 2000 rpm (konsumsi bensin menjadi turun menjadi 10 km/liter :( ). CMIIW


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 11:38 
Offline
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
User avatar

Joined: 14 Mar 2007, 11:28
Posts: 889
Location: Jakarta
Waduh bung wardana. Mungkin anda bawa jazznya yg torsi maxnya 4000rpm aja. Jd anda merasa 4800rpm itu tinggi. Spec tiap mesin beda. Ingat jgn digeber ampe 4800rpm tp injak gas slow aja ampe 4800rpm baru ganti. Kalo jazz anda geber lgs kickdown ampe 4000rpm jg boros.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 11:51 
Offline
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic

Joined: 22 Feb 2007, 11:31
Posts: 225
Bung winata,

Jazz saya matic, saya jarang kickdown, paling kalo mau nyalip aja. yg saya maksud untuk mobil manual.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 12:14 
Offline
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer

Joined: 21 Sep 2005, 09:21
Posts: 1632
Bung Smatic, excuse me, apakah anda lagi nyindir saya ?....


OK, saya akui saya bukan expert dalam hal mesin. TAPI setau saya mesin HR15DE saat ini cuman ada 3 tipe. Conventional matik, CVT dan XtronicCVT. Nah, coba deh teman teman confirm yang di pasang di Livina sekarang apakah tipe yang conventional matik atau yang CVT ?


Pls, jangan nada begitu. Anda juga kadang salah, dan saya koreksi baik baik. Mana mesin Toyota baru itu 70% lebih irit banding mesin MR ?


Suasana sudah enak, saya ngak inggin muncul suasana tidak enak yang baru....


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 12:51 
Offline
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
User avatar

Joined: 14 Mar 2007, 11:28
Posts: 889
Location: Jakarta
Memang begitu caranya utk irit kalo manual pny. Sbnrnya kalo rpm 3000 itu jg uda boleh ganti tp ya ga seirit pd waktu rpm 4800. Kalo a/t mau irit mendingan Overdrive. Biasanya OD kan rpmnya tinggi2 iya kan.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 12:53 
Offline
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic

Joined: 16 Mar 2007, 12:13
Posts: 120
Walah ini website http://www.nissan.co.id/ kok Bandwidth Limit Exceeded ???
jangan-jangan .... hmmm... :roll:


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 12:53 
Offline
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
User avatar

Joined: 14 Mar 2007, 11:28
Posts: 889
Location: Jakarta
Memang begitu caranya utk irit kalo manual pny. Sbnrnya kalo rpm 3000 itu jg uda boleh ganti tp ya ga seirit pd waktu rpm 4800. Kalo a/t mau irit mendingan Overdrive. Biasanya OD kan rpmnya tinggi2 iya kan.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 13:06 
Offline
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer

Joined: 21 Sep 2005, 09:21
Posts: 1632
Pula, dulu saya dengar kalau matik conventional lebih berasa saat ada perpindahan gigi, dan CVT tidak, smooth.


Nah, pakai Serena, itu transmisi smooth juga. Ngak berasa ada perpindahan gigi. Ngak rasa ada menyentak. Memang labelnya CVTC, tapi saya tidak merasa ada perpindahan gigi sama sekali, beda ama Honda Stream saya VTEC itu. Thats why saya kirain mesin Serena ku juga CVT. Can't feel any gear change ! Saya benar atau salah ?


OK lah. Jika CVTC adalah continuous variable valve timing .... artinya adalah ini system untuk atur timing valve, dan CVT adalah continuous variable transmission yang tidak punya gigi, saya inggin tanya teman teman yang pintar mesin :


Apakah bisa atau tidak CVT dan CVTV exist di satu mesin, satu package ? Artinya bisa kah 1 mesin ada CVTC untuk atur valve timingnya dan CVT untuk pakai transmisi tanpa gigi ? Who knows bisa dan NMI cuman print CVTCnya dan tidak print CVTnya juga ?


Sebab mesin conventional matik Tiida ada label E-AT, dan saya tidak pernah lihat label ini di data Livina, maupun Latio.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 13:43 
Offline
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic

Joined: 22 Feb 2007, 11:31
Posts: 225
justru itu bung sithlord, pertama kali saya coba livina 1,5 matic saya sempat bingung kok perpindahan gigi halus seperti honda jazz saya dulu yang sdh mengadopsi CVT, padahal ada yg bilang matic livina conventional.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 13:47 
Offline
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
User avatar

Joined: 16 Feb 2006, 17:31
Posts: 556
Sithlord wrote:
Pula, dulu saya dengar kalau matik conventional lebih berasa saat ada perpindahan gigi, dan CVT tidak, smooth.


Nah, pakai Serena, itu transmisi smooth juga. Ngak berasa ada perpindahan gigi. Ngak rasa ada menyentak. Memang labelnya CVTC, tapi saya tidak merasa ada perpindahan gigi sama sekali, beda ama Honda Stream saya VTEC itu. Thats why saya kirain mesin Serena ku juga CVT. Can't feel any gear change ! Saya benar atau salah ?


OK lah. Jika CVTC adalah continuous variable valve timing .... artinya adalah ini system untuk atur timing valve, dan CVT adalah continuous variable transmission yang tidak punya gigi, saya inggin tanya teman teman yang pintar mesin :


Apakah bisa atau tidak CVT dan CVTV exist di satu mesin, satu package ? Artinya bisa kah 1 mesin ada CVTC untuk atur valve timingnya dan CVT untuk pakai transmisi tanpa gigi ? Who knows bisa dan NMI cuman print CVTCnya dan tidak print CVTnya juga ?


Sebab mesin conventional matik Tiida ada label E-AT, dan saya tidak pernah lihat label ini di data Livina, maupun Latio.


wkatu testdrive colt tmen, seinget saya memank cvt tuh kalo digeber suaranya sama terus..dari rpm bawah sampe ke atas..hehe

gak gitu enak sih..gmana gitu..mnk gara2 gak biasa kali yah


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 14:49 
Offline
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer

Joined: 21 Sep 2005, 09:21
Posts: 1632
Ngak lah. Mesin Serena kalau saya injak gas mau accelerasi kencang, suaranya juga ikut naik kok saat rpm makin naik. Ada feedback suara kok.


Cuman yaitu, perpindahan giginya SMOOTH ! Seperti apa ya bung Uch....


PahX SPX ! Uch ! No. Not that again. Seperti Smooth as SILK ! Sutra ! And NOT that SUTRA !


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 15:21 
Offline
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
User avatar

Joined: 30 May 2006, 14:02
Posts: 1746
Kalo soal pindah gigi, gw lebih setuju "...kenali karakter mobil anda. Rasakan RPM paling bawah tapi nggak sampe terasa berat.. " . Daripada menyebut "...sekitar RPM Torsi max...". Kalo macet, cuman dapet gigi 1 dan 2 doang, masa RPM 4400 terus bikin efisien. Bisa jebol ntar..

Kalo penumpang cuman 1-2 orang, di gigi 1-2 mungkin (mungkin lho, jadi kenali mobil anda) mesin tidak butuh torsi gede2 banget, torsi kecil aja udah cukuup, karena low gear akan membuat beban berat terasa ringan di mesin. Tapi lagi bawa 3 orang kayak Pretty Asmara... ? he..he.. sorry No offense buat PA.

Bung Sithlord.. jangan disinggung lagi..


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 15:35 
Offline
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer

Joined: 21 Sep 2005, 09:21
Posts: 1632
Yeah, Right ..... It hurts ..... If ONLY.....


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 15:39 
Offline
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic

Joined: 12 Apr 2007, 13:14
Posts: 41
Mau nanya nih yg biasa pake premium atau pertamax. Gua udah 5 taun pakenya solar terus sih. Waktu dulu banget pake mobil bensin blon ada pertamax kayanya.
Kan livina katanya bisa pake premium, tapi resiko lebih boros dan mesin lebih cepet kotor. Disarankan pake pertamax. Yg mau gua tanyain, kan skrg banyak tuh aditif buat premium supaya kaya pertamax. Itung2an sih kayanya lebih murah pake premiun ditambah aditif dibanding beli pertamax. Gimana? Kalo pake aditif gitu dengan dibanding pake pertamax, apa plus minusnya. Thx yah.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 15:53 
Offline
New Member of Junior Mechanic
New Member of Junior Mechanic

Joined: 12 Apr 2007, 23:39
Posts: 18
Sithlord wrote:
Pula, dulu saya dengar kalau matik conventional lebih berasa saat ada perpindahan gigi, dan CVT tidak, smooth.


Nah, pakai Serena, itu transmisi smooth juga. Ngak berasa ada perpindahan gigi. Ngak rasa ada menyentak. Memang labelnya CVTC, tapi saya tidak merasa ada perpindahan gigi sama sekali, beda ama Honda Stream saya VTEC itu. Thats why saya kirain mesin Serena ku juga CVT. Can't feel any gear change ! Saya benar atau salah ?


OK lah. Jika CVTC adalah continuous variable valve timing .... artinya adalah ini system untuk atur timing valve, dan CVT adalah continuous variable transmission yang tidak punya gigi, saya inggin tanya teman teman yang pintar mesin :


Apakah bisa atau tidak CVT dan CVTV exist di satu mesin, satu package ? Artinya bisa kah 1 mesin ada CVTC untuk atur valve timingnya dan CVT untuk pakai transmisi tanpa gigi ? Who knows bisa dan NMI cuman print CVTCnya dan tidak print CVTnya juga ?


Sebab mesin conventional matik Tiida ada label E-AT, dan saya tidak pernah lihat label ini di data Livina, maupun Latio.


Jelas bisa bung, karena CVTC adalah teknologi bukaan katup pada mesin, sedang CVT (Continuously Variable Transmission) adalah teknologi transmisi. Jelas 2 hal yang berbeda.
Contoh mudahnya di Indonesia bisa dilihat di Honda Jazz/New City, dimana mesinnya memakai teknologi VTEC (mirip dengan CVTC di Nissan) sedangkan transmisi otomatisnya menggunakan teknologi CVT.
CMIIW.

Btw, salam kenal semuanya. :)


Last edited by dr.rantisi on 13 Apr 2007, 15:55, edited 1 time in total.

Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 15:54 
Offline
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer

Joined: 21 Sep 2005, 09:21
Posts: 1632
Guys, kalau saya bilang, ini mesin sudah bisa kencang, sudah irit. Hitung sendiri pakai Pertamax atau Premium ngak beda gitu jauh kok. Kecuali tiap bulan jalan say 5000 km.


Kalau saya ngak suka additive. Just Pertamax will do....


Tapi kalau mesin boros 1:6, pakai Pertamax atau Premium mungkin lebih berasa. Anyway mesin Livina sudah di ijinkan pakai Premium kok. ATPM ngak mungkin sembarangan ijinkan jika tidak di test. Pasti dah di test, sebab jika tidak, banyak problem nanti ATPM rugi sendiri.


Cuman pasti lebih boros (meskipun ngak akan beda amat jauh juga), dan anda tidak akan bisa manfaatkan the FULL POWER of Livina's machines...


Still, mau pakai Premium, its there for you to use it, apalagi kalau keluar kota lagi terpaksa... Go ahead jika anda tetap mau.... Wong mesin VTEC Stream saya sudah pakai premium sesuai rekomendasi Honda 5 tahun selama ini juga baik baik saja tuh...


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 16:05 
Offline
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic

Joined: 12 Apr 2007, 13:14
Posts: 41
Thx bung sithlord, saya cuma penasaran aja. Tapi tetep saya pengen tau pengaruh aditif tuh efek plus minusnya sampe segimana. Anyone yg udah coba pls?
Btw, livina pake Catalytic Converter ga? Kalo ternyata pake, berarti musti pake premium TT dan kalo udah gitu, lebih gampang pake pertamax. Soalnya di bandung ga tau tuh premium TT ada dimana aja. Selama ini ga pernah perhatiin soalnya.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 16:21 
Offline
New Member of Junior Mechanic
New Member of Junior Mechanic

Joined: 12 Apr 2007, 23:39
Posts: 18
foomy wrote:
Thx bung sithlord, saya cuma penasaran aja. Tapi tetep saya pengen tau pengaruh aditif tuh efek plus minusnya sampe segimana. Anyone yg udah coba pls?
Btw, livina pake Catalytic Converter ga? Kalo ternyata pake, berarti musti pake premium TT dan kalo udah gitu, lebih gampang pake pertamax. Soalnya di bandung ga tau tuh premium TT ada dimana aja. Selama ini ga pernah perhatiin soalnya.


Seharusnya sudah, karena pemerintah sudah menetapkan standar emisi gas buang Euro II untuk semua kendaraan produksi 2007 ke atas sehingga hampir pasti semua kendaraan produksi baru akan dilengkapi dengan catalytic converter untuk membantu menurunkan kadar emisi gas buang (kecuali mungkin truk). CMIIW.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 16:23 
Offline
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
User avatar

Joined: 14 Mar 2007, 11:28
Posts: 889
Location: Jakarta
Quote:
kalo soal pindah gigi, gw lebih setuju "...kenali karakter mobil anda. Rasakan RPM paling bawah tapi nggak sampe terasa berat.. " . Daripada menyebut "...sekitar RPM Torsi max...". Kalo macet, cuman dapet gigi 1 dan 2 doang, masa RPM 4400 terus bikin efisien. Bisa jebol ntar..


Justru macat harus gigi 1 dan 2 dong, kalo gigi 3 ya banting klep alias merusak valve. Mesin itu jebol apabila RPM melewati batas redline kalo tinggi2 tapi masih di batas white line mana bisa jebol.

Liat majalah otomotif edisi lalu, di sisi pertanyaan orang ama otomotif tentang bagaimana supaya irit. Dia juga menganjurkan pindah gigi sesuai dengan max torsi. Mungkin LIVINA ini torsinya rada beda ama mobil laen. mobil laen ada yang max torsinya hanya 3500 atau 4000RPM. tapi kan livina 1.8 4800rpm.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 16:29 
Offline
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
User avatar

Joined: 30 May 2006, 14:02
Posts: 1746
Winata wrote:
Quote:
kalo soal pindah gigi, gw lebih setuju "...kenali karakter mobil anda. Rasakan RPM paling bawah tapi nggak sampe terasa berat.. " . Daripada menyebut "...sekitar RPM Torsi max...". Kalo macet, cuman dapet gigi 1 dan 2 doang, masa RPM 4400 terus bikin efisien. Bisa jebol ntar..


Justru macat harus gigi 1 dan 2 dong, kalo gigi 3 ya banting klep alias merusak valve. Mesin itu jebol apabila RPM melewati batas redline kalo tinggi2 tapi masih di batas white line mana bisa jebol.


Betul gigi 1 & 2, tapi apa terus dipertahankan RPM 4400..? Apa RPM 2000 aja akan terasa berat..? Naik gigi dari 1 ke 2 di RPM 2500 apakah akan nglitik..? TIDAK, kecuali bawa semen 10 zak. Itu yg misleading dgn istilah " driving di RPM torsi max akan efisien..". Saat macet, gigi 2 kalo RPM 4400 terlalu kencang, lalu dia driving di gigi 1 RPM 4400. Emang nggak langsung jebol sih, tapi RPM segitu gigi 1 selama 1-2 jam bisa2 overheat.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 16:46 
Offline
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
User avatar

Joined: 14 Mar 2007, 11:28
Posts: 889
Location: Jakarta
Quote:
Betul gigi 1 & 2, tapi apa terus dipertahankan RPM 4400..? Apa RPM 2000 aja akan terasa berat..? Naik gigi dari 1 ke 2 di RPM 2500 apakah akan nglitik..? TIDAK, kecuali bawa semen 10 zak. Itu yg misleading dgn istilah " driving di RPM torsi max akan efisien..". Saat macet, gigi 2 kalo RPM 4400 terlalu kencang, lalu dia driving di gigi 1 RPM 4400. Emang nggak langsung jebol sih, tapi RPM segitu gigi 1 selama 1-2 jam bisa2 overheat.


Mesin itu kalo tinggi mana bisa overheat, itu tergantung bagaimana anda maintenance radiator coolantnya. Memang di RPM 2500 ganti gigi memang tidak ngelitik atau kata laen banting klep tapi kita liat disini keiritannnya. Memang suara perpindahan gigi dari 2500 nyaman dan ga berisik mesinnya tapikan kadang mesin bekerja berat untuk menggerakkan mobil di gigi 2 yang dimana titik torsi sehingga waktu sampai gigi 2 anda pijak gas harus dalam2, kalo anda pijak gas sedikit mobil akan lag sedikit majunya dan terjadi keborosan lagi.

Ya uda ujung2nya bagaimana kebiasaan orang bawa mobil deh. Gw sih pake optra tiap rpm 4 ganti gigi soalnya torsi maksnya 4000rpm. Gw dapatin dalam kota 1:9-11 tuh.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostMessage posted...: 13 Apr 2007, 18:05 
Offline
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic

Joined: 05 Feb 2007, 15:55
Posts: 312
dr.rantisi wrote:
foomy wrote:
Thx bung sithlord, saya cuma penasaran aja. Tapi tetep saya pengen tau pengaruh aditif tuh efek plus minusnya sampe segimana. Anyone yg udah coba pls?
Btw, livina pake Catalytic Converter ga? Kalo ternyata pake, berarti musti pake premium TT dan kalo udah gitu, lebih gampang pake pertamax. Soalnya di bandung ga tau tuh premium TT ada dimana aja. Selama ini ga pernah perhatiin soalnya.


Seharusnya sudah, karena pemerintah sudah menetapkan standar emisi gas buang Euro II untuk semua kendaraan produksi 2007 ke atas sehingga hampir pasti semua kendaraan produksi baru akan dilengkapi dengan catalytic converter untuk membantu menurunkan kadar emisi gas buang (kecuali mungkin truk). CMIIW.


Livina udah pake catalytic converter (CC) dimana hasil kompresinya 10.5 : 1 untuk tipe 1.5L dan 9.X (X lupa mungkin 9.8) : 1 untuk 1.8L.

Rasanya pernah dibahas di threat test drive livina di bali coba baca lagi deh, so untuk Livina lebih baik pake pertamax, karena klu pakai premium akan lebih boros. Tapi pake premium juga BISA kok.


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 403 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3, 4, 5 ... 17  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 23 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB® Forum Software © phpBB Group