Hallo,
Menjelang datangnya hari Paskah, forum Seraya Motor mengadakan acara Bakti Sosial. Dimohon kiranya rekan2 forum dapat ikut berpartisipasi di dalamnya.
Link : viewtopic.php?f=13&t=22181
Jumlah dana hingga saat ini (27Mar) : 1.599.000
Terima kasih.

Hyundai Matrix vs Suzuki Aerio

Segala mobil tipe minibus/station (Kijang, Kuda, Panther, dll).

Moderators: ricz, y_anjasrana, imingwahyudi, madcat015, ChZ, billyd1773dz, amfibi, imsus2c, ZombiEE, Turboman

User avatar
Equalizer
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 570
Joined: 19 Aug 2002, 13:44

Hyundai Matrix vs Suzuki Aerio

Postby Equalizer » 16 Jun 2003, 14:40

Berhubung lagi seru ngebahas Aerio, aku coba angkat berita lama ini deh :wink:

Sumber = mobilmotor.co.id

Kini mobil-mobil cross over mulai memperoleh tempat di hati konsumen. Rupanya kebutuhan mereka telah berkembang pesat dan tidak lagi bisa terpenuhi oleh produk yang ada. Maklum, the real MPV mempunyai dimensi bodi besar yang tidak selalu dibutuhkan pemakainya. Sedangkan interior sedan relatif terbatas. Solusinya? Ya, mobil cross over semacam inilah.
 
DISAIN DAN RANCANG BANGUN

Hyundai Matrix: Mobil ini punya latar belakang yang unik berkat campur sari antar berbagai sentuhan Eropa. Urusan di luar disain diserahkan kepada divisi Hyundai Eropa yang bertempat di Jerman. Sedangkan aspek disain dikerjakan oleh biro Pininfarina di Italia. Makanya, Hyundai Matrix berhak menempelkan emblem Pininfarina yang prestisius itu. Gaya Pininfarina terlihat pada pilar D yang membulat dan kaca jendela luas dari pintu hingga ke bawah batas beltline untuk mengoptimalkan visibilitas penumpang ke arah luar. Disainnya landai di depan, meninggi di tengah, dan menukik tajam di belakang. Trik platform sharing juga diterapkan untuk Matrix dengan mengambil basis Elantra untuk memperoleh bodi kompak tapi lega.
 
Suzuki Aerio: Bodi Aerio lebih panjang daripada sedan hatchback tapi lebih pendek ketimbang station wagon. Suzuki mengawinkan kedua mazhab itu untuk memperoleh keuntungan ganda; hatchback yang station wagon dan station wagon yang hatchback. Disainnya bergaya Italia dan dipenuhi pola styling Ford Focus ZX series. Lekukan bodinya serba edgy dengan kontur menyerupai huruf A yang terlihat di bagian lampu depan dan lampu belakang. Rancang bangun Aerio juga lebih baru. Agar lebih kokoh dan kedap suara, bodinya diperkuat dan diberi bushing karet pada sub frame belakang.
 
Disain  
Hyundai Matrix ***1/2   
Suzuki Aerio   ***1/2  
Rancang bangun
Hyundai Matrix ***1/2 
Suzuki Aerio  ***1/2
 
Komentar: Soal disain terserah preferensi dan selera Anda. Rancang bangun keduanya sama-sama memiliki terobosan baru yang menghasilkan bodi monokok kokoh dan nyaman dikendarai.
    
INTERIOR

Hyundai Matrix: Panel instrumen utama ada di tengah dasbor serupa mobil-mobil Eropa era 1950-an dan 1960-an. Sedangkan panel instrumen kedua berisi lampu-lampu peringatan berada tepat di depan muka pengemudi. Perlu adaptasi beberapa waktu, tapi setelah terbiasa hanya perlu dilirik saja karena posisinya di-off set ke arah pengemudi. Berbeda dengan mobil Korea Selatan lainnya, Matrix lebih baik dalam hal material interior. Dasbornya dilapisi bahan hitam bergaris sehingga terkesan sporti. Material plastik murahan juga mulai dikurangi. Kabin Matrix dirancang untuk 5 orang penumpang dewasa seukuran 175cm. Jok belakang dapat di-reclining, dilipat, dan digeser maju-mundur sejauh 195mm. Di bawah lantai jok belakang ada dua laci tambahan. Sandaran jok depan dimanfaatkan sebagai tempat meja lipat. Kabin Matrix menyediakan ruang kaki cukup lega bagi penumpang dengan tinggi badan 175cm atau lebih. 
 
Suzuki Aerio: Kendati berbodi khas sedan hatchback, interior terasa lega berkat atap yang tinggi. Akses masuk keluar penumpang lebih terasa sedan karena pintu-pintunya besar, lebar, dan posisi joknya rendah. Penataan interiornya simpel tapi efektif  sehingga tersedia ruang gerak cukup bagi  para penumpang di jok depan dan belakang. Disain dasbornya sipit dan mini yang terbelah secara simetris sebelah kiri kanan untuk menghemat biaya produksi agar mudah dijual ke negara dengan sistem kemudi kanan dan kiri. Latar belakangnya LCD berwarna oranye, hitam untuk tachometer, spidometer, bahan bakar, dan temperatur. Yang unik, indikator temperatur mesin dihilangkan. Saat mesin dingin, menyala warna biru dan sebaliknya warna merah muncul jika mesin kepanasan. Jiwa MPV dibuktikan Aerio melalui pemanfaatan setiap celah kabin sebagai tempat penyimpanan yang tersebar di berbagai lokasi. 

Interior
Hyundai Matrix ***1/2
Suzuki Aerio   ***1/2

Komentar: Matrix lebih baik dalam hal efektivitas pemanfaatan kabin. Aerio unggul di sektor disain interior yang lebih fresh dan modern.
 
KINERJA MEKANIKAL DAN PENGENDARAAN
 
Hyundai Matrix: Tidak ada teknologi yang istimewa dari mesin Alpha II ini. Sistem pengapian distributorless dengan 2 koil untuk 4 busi dan pengaturan katup model HLA (hydraulic lash adjuster) sudah menjadi aplikasi biasa saat ini. Respons mesin terasa optimal antara 2.500-4.000rpm dan baru "menendang" setelah mencapai 3.000rpm.  Kinerja transmisi juga baik, rasionya cocok dengan karakter mesin dan perpindahan antar gigi mirip mobil Eropa. Walau tanpa ABS, performa remnya cukup baik. Suspensi independen MacPherson strut di depan dan multi link di belakang cukup stabil, hanya terasa sedikit gejala body roll atau limbung. Seting suspensinya terasa medium hard. Memang agak keras ketika melintasi jalan berlubang, tapi pada umumnya cukup nyaman. Gejala oversteer dan understeer relatif minimal. 
 
Suzuki Aerio: Mobil baru dengan teknologi baru seperti VVT (variable valve timing) untuk  menyesuaikan kerja katup dengan kondisi pemakaian agar output mesin lebih optimal. Torsi mesin terdistribusi merata mulai 1.500-4.000rpm sehingga tidak ada gejala "kosong" setiap perpindahan gigi. Transmisinya punya gear ratio cukup baik dan gate gap tiap gigi agak jauh. Fitur ABS dan EBD menghasilkan kinerja pengereman bagus walau  masih memakai kombinasi cakram ventilasi dan tromol. Stabilitas Aerio termasuk baik, sedangkan bounching dan pitching-nya terasa minimal. Selain karena titik beratnya rendah (bodi sedan) juga dibantu suspensi jenis medium dan ban tipis lumayan lebar. Gejala body roll mulai terasa di atas 100km/jam ketika melintasi tikungan. Gejala understeer mulai muncul pada kecepatan 100km/jam atau lebih. 
 
Mekanikal    
Hyundai Matrix ***  
Suzuki Aerio   ***1/2  
 
Pengendaraan
Hyundai Matrix ***
Suzuki Aerio  ***
 
Komentar: Untuk kerja mesin Aerio lebih unggul berkat teknologi baru VVT sehingga kemampuannya merata. Pengendaraan keduanya hampir sama karena seting suspensinya dibuat medium.
 
NILAI JUAL

Hyundai Matrix:  Nilai jualnya lumayan baik. Tetapi perlu dicatat, ada dua varian Matrix (GLS dan GLX) dengan perbedaan fasilitas dan fitur. Tercatat antara lain kantung udara, sistem rem ABS, tilt steering, sabuk keselamatan belakang, tirai penutup barang, pemanas kaca belakang, dan wiper penghapus kaca belakang. Kondisi tersebut perlu Anda pertimbangkan dengan cermat.
 
Suzuki Aerio: Membandingkan harga, penampilan dan fungsinya, jelas Aerio punya nilai jual lebih baik. Dengan harga lebih kompetitif, Anda memperoleh sejumlah fasilitas dan fitur yang setingkat di atas pesaing sekelas. Sangat layak jadi bahan pertimbangan Anda untuk dikomparasi dengan produk sejenis dari merek lain.  
 
Nilai jual  
Hyundai Matrix ***
Suzuki Aerio  ***1/2
 
Komentar: Aerio sedikit lebih baik karena harganya lebih kompetitif namun memiliki pertimbangan fasilitas yang menarik.[/url]

User avatar
mamie
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 132
Joined: 02 May 2003, 14:01

Postby mamie » 16 Jun 2003, 15:36

hmm .. rasanya iming2 merk jepang atau korea berpengaruh juga deh :roll:

ya gak sih ? :mrgreen:

User avatar
y_anjasrana
SM Moderator
SM Moderator
Posts: 8305
Joined: 14 Feb 2003, 16:05

Postby y_anjasrana » 16 Jun 2003, 16:00

Gak suka hyundai matrix! :evil: Kecuali dikasih gratiz.... :lol: :lol: :lol:
Accurate V3&4 Accounting System Consultant

Image <=== Click me to call mods....

User avatar
DigitALL
New Member of Mechanic Master
New Member of Mechanic Master
Posts: 9522
Joined: 15 May 2003, 23:12

Postby DigitALL » 16 Jun 2003, 23:34

Kalau saya sih lebih milih HYUNDAI MATRIX. Tenaga besar dan konsumsi bahan bakar lumayan irit. Di design sama Pininfarina (designer kondang asal Itali yang juga design Ferrari).

User avatar
y_anjasrana
SM Moderator
SM Moderator
Posts: 8305
Joined: 14 Feb 2003, 16:05

Postby y_anjasrana » 30 Jun 2003, 12:07

No comment dah....!!! 8) 8) 8)
Accurate V3&4 Accounting System Consultant

Image <=== Click me to call mods....

ortimus
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 25
Joined: 30 Sep 2003, 13:45

Postby ortimus » 08 Dec 2003, 11:31

Masih lebih baik Hyundai Matrix, interior lebih lega, dan lebih mantab untuk dikendarai.

User avatar
DigitALL
New Member of Mechanic Master
New Member of Mechanic Master
Posts: 9522
Joined: 15 May 2003, 23:12

Postby DigitALL » 08 Dec 2003, 16:55

No others! Just Hyundai MATRIX !

User avatar
Yongis_CD
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 746
Joined: 22 Aug 2002, 12:58

Postby Yongis_CD » 09 Dec 2003, 11:07

tadinya saya juga ga suka liat bentuknya dari luar...tapi kemaren jalan2 sama temen......wah interiornya mewah nyaman dan lega.....
menurut saya keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing2 lah....dua2 nya saya suka........

User avatar
DigitALL
New Member of Mechanic Master
New Member of Mechanic Master
Posts: 9522
Joined: 15 May 2003, 23:12

Postby DigitALL » 09 Dec 2003, 20:18

Matrix punya head room dan leg room lebih luas. Interion pun designya ergonomis, jadi banyak ruang yang tersisa untuk barang.


Return to “Minibus / Station Types”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests



cron